E-Journal Universitas Wiraraja
Not a member yet
2235 research outputs found
Sort by
ARAH BARU PEMBANGUNAN PARIWISATA MADURA
Pembangunan pariwisata Madura menghadapi tantangan dan peluang signifikan dalam mengembangkan destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing. Dalam konteks ini, peran pemerintah, swasta, masyarakat lokal, media massa, dan akademisi menjadi krusial dalam menentukan arah baru yang diambil dalam pembangunan pariwisata Madura. Pemerintah daerah Madura memiliki tanggung jawab utama dalam merumuskan kebijakan dan regulasi yang mendukung pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan, sambil memastikan pelestarian budaya dan lingkungan. Di sisi lain, sektor swasta berperan dalam investasi infrastruktur pariwisata dan pengelolaan destinasi, yang penting untuk meningkatkan kualitas layanan dan daya saing Madura sebagai tujuan wisata. Masyarakat lokal, dengan pengetahuan mendalam tentang budaya dan sumber daya alam Madura, berperan dalam pelestarian warisan budaya, menyediakan layanan hospitality, dan mengembangkan produk wisata berbasis lokal yang autentik. Media massa memegang peran sebagai penghubung antara Madura dan audiens global, dengan menyampaikan informasi tentang atraksi pariwisata, kekayaan budaya, dan inisiatif pembangunan yang sedang berlangsung. Sementara itu, akademisi memberikan kontribusi krusial melalui riset, advokasi keberlanjutan, dan pendidikan untuk meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan industri pariwisata Madura. Komunikasi yang terbuka, kolaboratif, dan berkelanjutan antara semua stakeholders adalah kunci dalam merancang strategi pembangunan pariwisata yang holistik dan berkesinambungan di Madura, memastikan manfaat ekonomi yang adil, pelestarian lingkungan yang berkelanjutan, serta pengalaman wisata yang memuaskan bagi pengunjung
PROBLEMATIKA TERKINI IMPLEMENTASI SAK EMKM SEBUAH STUDI LITERATUR
SAK EMKM menjadi regulasi terbaru setelah SAK ETAP, yang mana SAK EMKM dikhususkan untuk para pelaku UMKM. Tujuan dari kajian ini untuk mengungkap lebih dalam mengenai problematika para pelaku atas implementasi SAK EMKM dengan menggunakan metode studi kepustakaan (library research). Data sekunder adalah data utama yang digunakan dalam kajian ini yang berupa literatur-literatur yang berkaitan dengan tujuan kajian, data tersebut diperoleh menggunakan teknik dokumentasi melalui alat bantu PoP v8. Hasil kajian ini mengungkapkan bahwa tidak dapat diterapkannya SAK EMKM disebabkan oleh 1) penyelenggara UMKM tidak membuat laporan keuangan 2) penyelenggara UMKM telah membuat laporan keuangan dengan sederhana atau sepengetahuan pemilik, 3) ada faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi SAK EMKM seperti pemahaman akuntansi, latar belakang pendidikan, kompetensi dan kualitaas sumber daya manusia, persepsi pelaksana UMKM, kesiapan pelaku UMKM, sosialisasi SAK EMKM, edukasi/pelatihan dan ukuran UMKM
PENERAPAN PENCATATAN AKUNTANSI DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN SAK EMKM
Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) digunakan oleh entitas mikro, kecil, dan menengah sebagai pedoman penyusunan laporan keuangan. Tujuan penggunaan SAK EMKM untuk memudahkan pelaku usaha EMKM dalam penyusunan laporan keuangan. UMKM Arta Express merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman paket atau barang ke luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pencatatan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM pada UMKM Arta Express. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan Arta Express belum sesuai SAK EMKM yang berlaku. Laporan keuangan Arta Express hanya pencatatan penerimaan pengeluaran kas dan laporan keuangan laba rugi. Hal tersebut terjadi dikarenakan kurangnya pemahaman dalam penyusunan laporan keuangan yang baik serta SDM yang kurang memadai
LITERASI LINGKUNGAN SISWA SMP DI DAERAH KEPULAUAN
Isu lingkungan kini telah menjadi perbincangan global. Permasalahan lingkungan disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perubahan iklim, kepunahan sumber daya alam, dan kerusakan lingkungan yang dipicu oleh aktivitas manusia. Oleh karena itu, kemampuan literasi lingkungan yang baik diperlukan untuk menghadapi permasalahan tersebut sejak dini khususnya di level sekolah. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis mengenai literasi lingkungan siswa SMP di daerah kepulauan. Penelitian ini menggunakan metode narrative literature review yaitu studi literatur yang dilakukan dengan cara membandingkan dan menganalisis literatur yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian literatur yang telah dilakukan diantaranya yaitu literasi lingkungan siswa di daerah kepulauan berada pada kategori sedang hingga tinggi. Namun, literasi lingkungan siswa di daerah bukan kepulauan berada pada kriteria rendah hingga tinggi. Kemampuan literasi lingkungan siswa mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA baik di kepulauan maupun bukan kepulauan berada pada level yang hampir sama. 
PERBANYAK BIBIT POHON PISANG ( Musa paradisiaca L) DENGAN METODE KULTUR JARINGAN
Kultur jaringan merupakan salah satu cara untuk membudidayakan suatu jaringan tanaman menjadi tanaman kecil yang mempunyai sifat sama seperti induknya. Pohon pisang merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah ditemukan di daerah sumenep, Daerah tersebut masih belum ada yang menggunakan metode kultur jaringan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium biokimia/analisa hasil pertanian Universitas Wiraraja Madura. Media yang digunakan yaitu agar,bonggol pohon pisang dan bakterioksida yang berperan untuk membunuh bakteri dengan metode kultur jaringan. Bertujuan unruk memperbanyak bibit pohon pisang. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perkembangan dalam explan yang ditanam dan tingkat keberhasilannya 0% karna kurangnya kesadaran peneliti untuk mengikuti peraturan Laboratorium saat proses penanaman explan ke media agar. Pada saat pengamatan hari ke tujuh media agar mengalami kontaminasi bakteri dan jamur. Kontaminasi tersebut diperkirakan terjadi pada saat penanaman eksplan ke suatu media agar. Cara membedakan media agar yang terkontaminasi bakteri dan jamur dapat dilihat dari bentuk agar yang berlendir atau tumbuh bulu halus diatas permukaanny
MENGANALISIS PENGARUH HAK CIPTA DALAM GANGGUAN AI PADA SEKTOR MEDIA
Aspek hak cipta menjadi semakin penting dalam era disrupsi AI, terutama di industri media. AI memiliki potensi untuk menciptakan konten baru yang mungkin melanggar hak cipta seseorang. Misalnya, AI dapat menciptakan musik, artikel, atau bahkan film yang mirip dengan karya yang sudah ada. Ini tentunya menimbulkan pertanyaan tentang siapa yang sebenarnya memiliki hak cipta atas karya tersebut. Disisi lain, AI juga dapat digunakan untuk melacak dan mencegah pelanggaran hak cipta. Dengan kemampuan untuk menganalisis data dalam jumlah besar, AI dapat membantu perusahaan media dalam melacak penggunaan ilegal dari karya mereka dan mengambil tindakan yang tepat. Namun, peraturan dan hukum yang ada saat ini belum sepenuhnya siap untuk menghadapi tantangan ini. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan organisasi terkait untuk merumuskan hukum dan peraturan baru yang dapat melindungi hak cipta di era AI. Permasalahan utamanya karena Permasalahan perlindungan hak cipta terhadap karya-karya yang dihasilkan oleh AI, Kesulitan dalam mendeteksi dan mencegah pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh AI, Permasalahan dalam menentukan penyelesaian dan kompensasi atas pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh AI, Tantangan dalam mengatur dan mengawasi penggunaan AI dalam industri media untuk memastikan bahwa hak cipta dari karya-karya yang dihasilkan oleh AI tetap terlindungi, Perlu adanya kerangka hukum yang jelas dan komprehensif mengenai hak cipta dalam konteks AI. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat memengaruhi hak cipta dalam industri media, termasuk bagaimana disrupsi AI mempengaruhi proses kreatif, distribusi, dan perlindungan hak cipta. Selain itu, penelitian ini mungkin juga bertujuan untuk menemukan solusi atau rekomendasi terkait dengan regulasi atau kebijakan yang dapat membantu melindungi hak cipta dalam konteks disrupsi AI. Penelitian ini merupakan metode penelitian hukum normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlu adanya kerja sama antara industri media, pembuat kebijakan, dan pengembang teknologi untuk menemukan solusi yang seimbang antara menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi teknologi AI dan melindungi hak cipta para pencipta konten. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya pendidikan dan kesadaran tentang hak cipta dalam lingkungan digital yang terus berkemban
PENDAMPINGAN POKDAKAN SAWALA TANJUNGBUANA DALAM RENCANA PENYUSUNAN STRATEGI PEMASARAN SEBAGAI UPAYA PENGUATAN BARGAINING POSITION
Pokdakan Sawala Tanjungbuana Desa Tanjungpura Kecamatan Rajapolah saat ini masih mengalami berbagai macam permasalahan terkait pemasaran. Maka dari itu, perlu perhatian khusus dari para stakeholder terhadap hambatan yang dialami oleh Pokdakan Sawala Tanjungbuana karena perkembangan usaha ditentukan oleh ketepatan strategi pemasaran. Disamping itu, persaingan di antara pelaku usaha semakin ketat, sehingga kemampuan untuk menjangkau pasar menjadi kunci utama bagi kelangsungan Pokdakan. Saat ini Pokdakan Sawala Tanjungbuana menjual ikan nila segar biflok, sedangkan terdapat potensi diversifikasi produk dendeng ikan nila. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat agar Pokdakan dapat memahami prinsip, strategi, dan bauran pemasaran. Metode pelaksanaan program dilakukan melalui penyuluhan dan pendampingan secara langsung yang dilakukan di Desa Tanjungpura. Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan diskusi permasalahan yang dihadapi oleh anggota Pokdakan Sawala Tanjungbuana. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berdampak terhadap pemahaman peserta terhadap pentingnya strategi pemasaran terkait dengan STP (Segmenting Targeting Position), dan faktor bauran pemasaran 4 P (Product, Price, Place, dan Promotion) dalam pemasaran dendeng ikan nila
Penerapan Sistem Pendukung Keputusan Untuk Seleksi Mahasiswa Berprestasi Menggunakan Metode Copras
Technological developments are increasingly rapid, students must be able to adapt to changes, be enthusiastic about learning, and care about sustainable development. Therefore, the Independent Campus Learning Policy (MBKM). A Decision Support System (DSS) or Decision Support System (DSS) is a system that is able to provide problem solving capabilities and communication capabilities for problems with semi-structured and unstructured conditions. The COPRAS method or Combination of Ratio Assessment is a multi-criteria decision analysis method used the alternatives involved in a decision. This research aims to obtain ranking results of outstanding students quickly and objectively without requiring a lot of effort. The results of this ranking will help Graha Nusantara Padangsidimpuan University, especially the Faculty of Engineering, Computer Science Study Program, in selecting outstanding students. From the conclusion above, the student selected to be in first place is A3 in the name of Benny Matondang with a score of 99.972 in first place
Evaluasi Model Jaringan Saraf Tiruan Berbasis LSTM dalam Memprediksi Fluktuasi Harga Bitcoin
Amid the highly volatile fluctuations in the cryptocurrency market, the ability to accurately predict Bitcoin prices becomes crucial for investors and financial analysts. This study aims to develop a predictive model using Long Short-Term Memory (LSTM) Neural Networks, a specific form of recurrent neural network, to predict Bitcoin prices. Historical data on daily closing prices of Bitcoin from 2015 to 2023 was used to train and test the model. Following data preprocessing, which included normalization and the creation of a time series dataset, the LSTM model was constructed with two LSTM layers and two dense layers to enhance the predictive analysis. The model was trained with the data split into 80% for training and 20% for testing. Results show that the LSTM model was able to produce fairly accurate predictions with a low loss value on the test data. Further evaluation through comparison with baseline models showed significant improvements in predictive accuracy. This research demonstrates the potential application of advanced machine learning techniques in financial analysis, particularly in predicting the prices of highly volatile assets like Bitcoin. With continuous improvements to the model architecture and parameter optimization, Bitcoin price predictions could become more reliable, helping stakeholders make more informed investment decisions
Sosialisasi Pembentukan Forum Anak Di Kabupaten Sumenep
Forum anak merupakan jembatan komunikasi antara anak dan pemerintah untuk berpartisipasi dalam pembangunan sebagai pelopor dan pelapor. Anak tidak hanya dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan dalam keluarga tetapi juga harus berperan aktif dalam aspek pembangunan. Beberapa permasalahan pembentukan forum anak 1) anak belum memahami fungsi dan perannya dalam pembentukan forum anak; 2) tidak memahami sepenuhnya hak anak; 3) Anak belum mampu mengkomunikasikan kepentingannya secara kooperatif. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membentuk forum anak tingkat kecamatan, menyuarakan kepentingan Pengarusutamaan Hak Anak dan Melatih anak – anak untuk berkomunikasi melalui materi public speaking . Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode diskriptif kualitatif. Hasil kegiatan PKM menunjukkan bahwa pengarusutamaan Hak Anak dan terinisiasinya forum anak tingkat kecamatan. Tiga faktor penting yang mempengaruhi efektifitas sosialisasi dalam pengabdian yang pertama yaitu Terbentuknya forum anak di tiga kecamatan yaitu kecamatan lenteng, kecamatan gending dan kecamatan bluto. Kedua pemenuhan hak anak dapat di ketahui secara langsung oleh masyarakat dan yang ketiga Public
Speaking merupakan kebutuhan dasar dalam mengembangkan komunikasi yang baik bagi anak – anak di lingkungan masyarakat.
Kata Kunci: Sosialisasi, Pembentukan, Forum Ana