E-Journal Universitas Wiraraja
Not a member yet
2235 research outputs found
Sort by
PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR UNTUK KESEHATAN LINGKUNGAN YANG LEBIH BAIK DI KABUPATEN SUMENEP
The progress in the industrial sector has the potential to produce waste that can pollute and damage the environment. Wastewater is a major problem because it can have a negative impact on the environment and public health. Water pollution occurs because business owners does not manage wastewater at Wastewater Treatment Plant (IPAL). This research aims to analyze the implementation of water pollution control policy especially that caused by the shrimp pond industry in Sumenep Regency and solving the problems. This research is a normative juridical research, legal science approach and primary data as the main data is obtained from various legal materials related to research supported also by secondary and tertiary data as additional data. The results showed that the implementation of Sumenep Regency Regent Regulation No. 1 of 2016 concerning Water Quality Management and Water Pollution Control has not been implemented properly. It is necessary to create policies to control industrial wastewater pollution by the preparation of Regional Regulations, which contain criminal and/or administrative sanctions, and also contain the obligation for every shrimp pond owner must be equipped with IPAL so it’s more effective to protecting the environment and disciplining the society
PENGARUH PROFITABILITAS, KEPUTUSAN INVESTASI KEPUTUSAN PENDANAAN, DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN REAL ESTATE DAN PROPERTY YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Research on the effect of profitability, investment decisions, funding decisions and dividend policy on firm value includes several objectives, namely: 1) Knowing the description of variable analysis of profitability, investment decisions, funding decisions, dividend policy and firm value in the property and real estate sector. 2) Knowing the effect between profitability on the value of companies incorporated in the property and real estate sector. 3) Knowing the effect between investment decisions on the value of companies incorporated in the property and real estate sector. 4) Knowing the effect between funding decisions on the value of companies incorporated in the property and real estate sector. 5) Knowing the effect between dividend policy on the value of companies incorporated in the property and real estate sector. The method used in this research is quantitative method with descriptive and associative approaches. The result of this study is that Pofitabilitas on Firm Value does not have a significant effect. Investment Decision on Company Value does not have a significant influence. Funding Decisions on Firm Value do not have a significant effect. Dividend Policy on Firm Value has a significant influence
PENGARUH PEMBERDAYAAN DAN KOMPETENSI TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN CV. JAKAHARTA PALEMBANG
This study aims to examine the effect of employee competence and empowerment on improving employee performance at CV Jakaharta Palembang. Quantitative strategy was adopted as the research method in this study. Sixty employees were sampled in this investigation. Employees of CV Jakaharta Palembang were given questionnaires as part of the data collection methodology. Data analysis was conducted by multiple linear regression. SPSS 24 was used in the data processing of this study. The research findings show that employee performance is influenced by the empowerment component
PENGARUH PERPUTARAN TOTAL ASET DAN PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP RETURN ON ASET PADA PERUSAHAAN SEKTOR CONSUMER NON – CYCLICALS YANG TERDAFTAR DI BEI
The purpose of this study is to investigate the impact of total asset turnover (TATO) and inventory turnover (ITO) on return on asset (ROA) for companies in the consumer non-cyclicals sector listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI). The population in this study consists of companies in the consumer non-cyclicals sector listed on the BEI from 2020 to 2023. The sampling method used is purposive sampling, and 25 companies were obtained as samples. The data analysis technique used includes classical assumption tests (Multicollinearity, Heteroscedasticity, and Autocorrelation tests), Multiple Linear Regression Analysis, Hypothesis Testing (t-test and F-test), and Coefficient of Determination. The data processing in this study uses SPSS software for windows version 27. The results of the testing show that total asset turnover (X1) has a positive effect on ROA (Y) with a t-statistic value of 2.303 > t-table value of 1.98472 and significance level of 0.024 < 0.05. On the other hand, inventory turnover (X2) does not have an effect on ROA (Y) with a t-statistic value of 1.401 < 1.98472 or less than the t-table value. Based on the results from the coefficient of determination table, the adjusted R² value is 0.076. This means that the ability of independent variables such as total asset turnover, accounts receivable turnover, and inventory turnover in explaining dependent variable ROA is 7.6%, while 92.4% is explained by other variables not investigated in this study
ANALISIS FAKTOR MUAT (LOAD FACTOR) KAPAL PENYEBERANGAN BAKAHUENI – MERAK PADA KONDISI ARUS PUNCAK DAN KONDISI NORMAL
Transportation consists of facilities and infrastructure to smooth the wheels of the economy, strengthen national unity and integrity and influence almost all aspects of life. One type of transportation is sea transportation which functions to connect people from one island to another by using water transportation such as ships. The purpose of this research is to analyze the loading factor of ships at peak and normal condition and to estimate the number of vehicles at the Bakauheni-Merak ferry port for the next three years. The research method for collecting secondary data is by visiting related agencies, as well as calculating ship loading factors and forecasting vehicle productivity using the linear regression analysis method. From the results of the calculation of the load factor in the normal condition of 2017-2019 it produces a load factor value that does not exceed 30% -58%, while in the peak condition of 2017-2019 and 2022 there is a value that exceeds 100%, namely 105% -140%, so it is necessary to increase the number of trips at the Bakauheni-Merak port pier.Transportasi merupakan sarana untuk memperlancar roda perekonomian, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa serta mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan. Salah satu jenis transportasi yaitu transportasi laut yang berfungsi menghubungkan penduduk antara satu pulau dengan pulau yang lain dengan menggunakan angkutan air seperti kapal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisisa nilai faktor muat kapal pada arus puncak dan normal serta mengestimasi jumlah kendaraan pada pelabuhan penyeberangan Bakauheni-Merak untuk waktu tiga tahun mendatang. Metode penelitian pengumpulan data sekunder dengan mendatangi instansi-instansi terkait, serta menghitung faktor muat kapal dan peramalan produktivitas kendaraan menggunakan metode analisis regresi linier. Dari hasil perhitungan load factor pada arus normal tahun 2017-2019 menghasilkan nilai load factor yang tidak melebihi 30%-58 % sedangkan pada arus puncak tahun 2017-2019 dan 2022 terdapat nilai yang melebihi 100 % yaitu 105%-140 %, sehingga perlu adanya penambahan jumlah trip pada dermaga pelabuhan Bakauheni-Merak
ANALISIS SOSIOLOGI HUKUM TERDAP FENOMENA GELANDANGAN DAN PENGEMIS YANG ADA DI MASYARAKAT
Gelandangan dan pengemis merupakan masalah sosial yang cukup meresahkan di kalangan masyarakat. Istitalah geelandangan dan pengemis di pakai untuk orang ataupun kelompok di masyarakat yang memiliki keaadan ekonomi yang kurang baik dan tidak mempunyai hunian serta rumah yang paten dan memiliki mata pencaharian dari hasil meminta minta kepada orang lain. Di indonesia sudah memiliki perarturan khusus mengenai gelandangan dan pengemis yakni pasal 504 dan pasal 505 namun adanya kedua pasal tersebut belum cukup untuk menekan laju pertumbuhan gelandangan dan pengemis di indonesia. Dengan begitu penting peran pemerintah untuk melakukan atau mengadakan pemeliharaan terhadap gelandangan dan pengemis sebagai mana yang telah tercantum di Praturan Pemerintah (PP) nomor 31 tahun 1980. Dimana di dalam PP tersebut telah tercantum upaya pemeliharaan pemerintah terhadap gelandangan dan pengemis.dimana upaya pemerintah tersebut di harapkan dapat menekan laju pertumbuhan gelandangan dan pengemis agar tidak ada lagi ketimpangan sosial yang akan terjadi di kalangan masyarakat indonesia baik deperkotaan maupun di des
KOMPETENSI HUKUM PIDANA DALAM PENANGGULANGAN KEJAHATAN MAYANTARA
Cyber crime merupakan salah satu bentuk atau dimensi baru kejahatan masa kini yang mendapat perhatian luas dunia Internasional. Teknologi yang berkembang pada saat i ni ternyata memiliki dampak negatif yang sangat luas bagi seluruh bidang kehidupan moden saat ini. Walaupun berbagai kongres dan konvensi internasional yang telah didahului dengan bernagai pertemuan dan kajian ilmiah mengenai Cyber crime (tindak pidana mayantara) telah sering dilakukan diberbagai negara, termasuk di Indonesia, tidaklah mudah untuk mnanggulangi permasalahan cyber crime. Kesulitan dalam penanganan cyber crie tersebut diantaranya karena cyber crime merupakan kejahatan yang dilakukan dalam ruang lingkup elektronik sehingga untuk penanggulangannya, diperlukan keahlian khusus, prosedur investigasi, dan kekuatan dasar hukum yang mungkin tidak tersedia pada aparat penegak hukumdi negara yang bersangkutan.. Selain itu cyber crime melampaui batas-batas negara, sedangkan upaya penyidikan dan penegakan hukum selama ini dibatasi dalam wilayah teritorial negaranya sendiri ditambah lagi dengan struktur terbuka jaringan komuter Internasional yang memberikan peluang kepada pengguna untuk memilih lingkungan Hukum (negara) yang belum mengkriminalisasi cyber crime. Dengan memperhatikan permasalahan tersebut dapat dikatakan bahwa kebijakan hukum pidana bukan merupakan satu-satunya solusi untuk penangguangan cybercrime. Buku ini tidak hanya penting bagi mahasiswa dosen fakultas hukum, namun juga pentaing bagi mereka yang bergelut dibidang informatika, serta kepolisian untuk mengetahui kebijakan yang berlaku dalam upaya penanggulangan cybercrime serta perkembangan cybercrime itu sendiri sekarang ini. Permasalahan utama yang muncul terkait dengan kompetensi hukum pidana dalam penanggulangan kejahatan mayantara (cyber crime) meliputi: Kurangnya pemahaman tentang aspek teknis kejahatan mayantara di kalangan penegak hukum, hakim, dan jaksa. Tujuan penelitian tersebut adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis kompetensi hukum pidana dalam penanggulangan kejahatan mayantara (cyber crime). Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki sejauh mana hukum pidana dapat efektif dalam mencegah, mendeteksi, dan menindak kejahatan mayantara, serta untuk memahami sejauh mana kerangka hukum saat ini dapat menangani tantangan yang dihadapi dalam ranah hukum mayantara. Penelitian ini metode penelitian hukum normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Identifikasi kebutuhan akan keahlian khusus dalam penegakan hukum terkait dengan cybercrim
PELATIHAN PEMBUATAN ECO-SOUVENIR BERBAHAN DASAR LIMBAH PLASTIK DI DESA MARENGAN DAYA KABUPATEN SUMENEP
Sampah plastik saat ini menjadi permasalahan nasional dan internasional, karena unsur bahan plastik yang tidak mudah terurai itu menjadikan banyak pencemaran lingkungan baik itu di pedesaan maupun perkotaan. Banyaknya penggunaan bahan plastik membuat stok sampah semakin menggunung. Wilayah sasaran program pengabdian ini adalah Desa Marengan Daya. Desa Marengan Daya merupakan salah satu dari 16 desa yang termasuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur. Eco-souvenir merupakan sebuah paving block yang menggunakan bahan dasar sampah dari bahan-bahan daur ulang terutama sampah plastik jenis HDPE yaitu terdiri dari tutup botol, wadah oli, dan wadah sabun cair. Maka dari itu pelatihan pembuatan eco-souvenir dihadirkan sebagai solusi penanganan sampah plastik yang bersifat circular economy dengan mengubah sampah plastik menjadi sebuah souvenir yang menarik dan memiliki nilai jual tinggi. Metode yang dilakukan dalam program pengabdian ini adalah sosialisasi dan praktek. Sosialisasi dilakukan dengan pengenalan alat dan bahan yang dibutuhkan serta bagaimana cara penjualannya. Selain itu, peserta program pengabdian pun langsung melakukan praktek pembuatan eco-souvenir secara langsung. Kegiatan ini diharapkan dapat menyadarakan masyarakat akan pentingnya memilah sampah dan kesadaran bahwa sampah berpotensi untuk menjadi pendapatan sampingan
KEJAHATAN KEUANGAN PADA TINDAK PIDANA MONEY LAUNDERING DALAM MENGHILANGKAN JEJAK KEJAHATAN
Hal yang melatar belakangi pembuatan penelitian ini adalah, karna banyaknya kasus atau modus tindak pidana money laundering yang belum tertangani dengan maksimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana modus yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana pencucian uang, dan juga bagaimana penegakan hukum terhadap pelaku serta hal apa saja yang menjadi isu hukum dan kekosongan, kekaburan, atau konflik hukum pada kasus tindak pidana pencucian uang ini. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, maka disimpulkan: 1. Modus pencucian uang yang dapat dilakukan untuk menyembunyikan uang dari hasil tindak pidana korupsi di Indonesia secara umum dilakukan adalah placement (upaya menempatkan dana yang dihasilkan dari suatu aktifitas kejahatan melalui system keuangan), layering (upaya untuk memisahkan atau lebih menjauhkan hasil kejahatan dari sumbernya atau menciptakan serangkaian transaksi yang kompleks untuk menyamarkan/mengelabui sumber dana “haram” tersebut) dan integration (upaya untuk menetapkan suatau landasan sebagai suatu ‘legimate explanation’ bagi hasil kejahatan). 2. Proses penanganan perkara tindak pidana pencucian uang tidak ada bedanya dengan penanganan perkara tindak pidana lainnya. Hanya saja, dalam penanganan tindak pidana pencucian uang melibatkan suatu institusi yang relatif baru yaitu PPTAK. Setelah menerima hasil dari PPTAK, kemudian penyidik kepolisian melanjutkan peyeledikan dan penyidikan tindak pidana pencucian uang dengan mendasarkan pada KUHA
SOSIALISASI METODE PELAKSANAAN DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) PEKERJAAN DRAINASE PADA APARATUR DESA PINGGIRPAPAS KEC. KALIANGET KAB. SUMENEP
Drainase didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan/atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal, yang secara umum terdiri dari pekerjaan tanah dan pekerjaan pasangan. Staf/ tenaga ahli yang ada di desa Pinggirpapas yang ada belum sepenuhnya menguasai dengan benar mengenai metode pelaksanan dan penyusunan rencana anggaran biaya (RAB) pada pekerjaan saluran drainase yang baik sesuai dengan aturan yang berlaku. Kesalahan dalam memperkirakan akan memberikan dampak yang cukup besar tergantung dari nilai pekerjaan yang akan di rancang. Lebih lanjut lagi dalam perencanaan ini ada beberapa teknik yang harus dikuasai untuk mengestimasi secara kasar dalam penentuan jumlah pekerjaan. Berdasarkan hasil rekapitulasi pre test dan post test yang diberikan pada peserta dengan 8 item pertanyaan sebelum sosialisasi tingkat pemahaman peserta sebesar 6,3 % sedangkan sesudah sosialisasi tingkat pemahaman peserta sebesar 83,3 %. Hasil dari kegiatan ini memberikan peningkatan pengetahuan sebesar 77 %