E-Journal Universitas Wiraraja
Not a member yet
2235 research outputs found
Sort by
MUTU TEPUNG RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) (KAJIAN: SIFAT FISIK, KIMIA, ORGANOLEPTIK)
Rumput laut Eucheuma cottoni merupakan komoditas yang melimpah di indonesia terutama di Sumenep yang menghasilkan 3.224,70 ton/ 5.795 ha pertahun dan baru dimanfaatkan 141,324 ha, maka di perlukan pengembangan dalam penanganan hasil dari rumput laut yang dihasilkan salah satunya adalah tahap pengeringan rumput laut. Rumput laut Eucheuma cottonii banyak memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh dan dapat dimanfaatkan dalam bidang farmaseutika dan neutraseutika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama pengeringan terhadap mutu, kadar air dan kadar serat tepung rumput laut. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan melakukan percobaan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam atau ANNOVA (Analysis of Variance) dan uji BNJ dengan perlakuan suhu dan waktu S1 : W1 (50:5), S1 : W2 (50:6), S2 : W1 (60:5), S2 : W1 (60:6), S3 : W1 (70:5), S2 : W2 (70:6). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air yang dihasilkan sebesar 8,14%-10,57% dan kadar serat sebesar 13,37%-31,51%, maka tepung rumput laut pada penelitian ini memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI)
DESAIN GRAFIS MEMPERKUAT DIGITAL MARKETING KEPADA WIRAUSAHA MUDA LDII KABUPATEN SUMENEP
Era digital menjadi tantangan dan peluang dalam berbisnis, tantangan dan peluang tersebut perlu dijawab dengan kemampuan yang diasah sesuai perkembangan. Para Pelaku bisnis online menjadi semakin diminati banyak kalangan, bahkan hampir semua masyarakat yang tidak memiliki toko secara umum juga melakukan penjualan online, Hal tersebut karena dianggap mudah dan praktis. Perkembangan tersebut juga harus diikuti para pemuda LDII di era digital.
Para Pemuda LDII merupakan pemuda yang aktif dalam melakukan binsis dan usaha bertujuan untuk mensejahterakan para anggota khususnya dan masyarakat sumenep pada umumnya yang menikmati fasilitas tersebut.
Diusianya yang masih dini tersebut masih belum memanfaatkan penjualan di dunia online karena keterbatasan sumber daya manusia, hal tersebut telah diupayakan mendapatkan solusi dengan adanya pelatihan dan pengabdian dari Universitas Wiraraja dan mahasiswa bisnis digital. Para pemuda LDII yang minim pengetahuan dan masih belum memiliki pengalaman penjualan online. Untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukan adanya pelatihan dan pendampingan terkait tentang menjadi seorang digital marketer.
Program pengabdian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal memulai usaha online dengan mereka dituntut memiliki mental yang kreatif dan inovatif
EVALUASI PERATURAN BUPATI NOMOR 80 TAHUN 2018 TENTANG KEBIJAKAN PENGELOLAAN PARKIR BERLANGGANAN
Parkiran menjadi fenomena yang sering dijumpai dalam sistem transportasi. Fenomena tersebut terjadi hampir di seluruh kota yang ada di Indonesia. Evaluasi kebijakan parkir berlangganan di Kab. Sumenep dilatar belakangi oleh jukir ilegal yang sering menyalahgunakan lahan parkir untuk mendapatkan keuntungan. Lahan parkir menjadi masalah yang penting dan mendesak yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerinatah kota. Di jelaskan bahwa objek retribusi Pelayanan dan Penyediaan tempat parkir di tepi jalan umum, jalan umum sebagaimana dimaksud di tetapkan oleh Bupati. Dari hal tersebut jelaslah, bahwasannya Pemerintah dalam hal ini Bupati sebagai Kepala Pemerintah mempunyai kebijakan dan kewenangan dalam menentukan titik-titik dan lokasi jalan umum yang dijadikan sebagai objek retribusi parkir. Banyaknya penyalahgunaan lahan parkir yang terjadi di Kabupaten Sumenep yang berlokasi di Indomart Jl. DR. Cipto, di sepanjang jalan Jl. Jendral Sudirman, dan sepanjang jalan Jl. Diponegoro. Penelitian ini bertujuan untukmengevaluasi kebijakan pengelolaan parkir berlangganan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan retribusi parkir berlangganan di Sumenep bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menertibkan perparkiran. Namun, masih terdapat kendala dalam pelaksanaan kebijakan parkir berlangganan, yaitu masih banyak masyarakat yang belum mematuhi aturan dan juru parkir liar yang masih beroperasi.
Kata Kunci: Kebijakan, Evaluasi Kebijakan, Pengelolaan Parkir Berlanggana
PENGEMBANGAN DESA WISATA KERIS DALAM PERSPEKTIF MODAL SOSIAL DI DESA AENG TONGTONG KECAMATAN SARONGG
Desa Aeng Tongtong merupakan desa yang ditetapkan sebagai desa wisata keris dengan jumlah empu terbanyak dan pernah mendapat penghargaan dari UNESCO. Meskipun demikian, pengembangan desa ini masih kurang optimal dan tidak sepenuhnya mencerminkan tempat wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengembangan desa wisata keris dalam perspektif modal sosial di Desa Aeng Tongtong Kecamatan Saronggi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Berfokus pada tiga unsur modal sosial yang ada di desa Aeng Tongtong yang menunjukan bahwa: 1) Norma yang ada memastikan semua aktivitas wisata berbasis budaya dengan penghormatan dan dipertahankan keasliannya seperti melakukan puasa penyucian diri dan penjamasan keris pada bulan Muharram. 2) Jaringan yang kuat antara kepala desa, ketua desa ini wisata, BUMDes, empu dan pihak eksternal sangat penting untuk meningkatkan kunjungan serta mengadakan perkumpulan rutin untuk mengembangkan desa wisata. 3) Kepercayaan Antusiasme dan dukungan aktif masyarakat terhadap pengembangan desa wisata terlibat langsung pada acara penjamasan keris dan kegiatan desa wisata, kepercayaan masyarakat terhadap nilai historis dan budaya keris menjadi pondasi utama yang memperkuat keberhasilan dan keberlanjutan pengembangan desa wisata. Modal sosial memainkan peran penting dalam pengembangan desa wisata yang menjadi kunci utama dalam pembangunan dan kemajuan desa wisata keris yang ada desa Aeng Tongtong kecamatan Saronggi.
Kata Kunci: Pengembangan, desa wisata keris, modal sosial
KUALITAS PELAYANAN BADAN KARANTINA INDONESIA BALAI KARANTINA HEWAN, IKAN, DAN TUMBUHAN JAWA TIMUR UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DALAM KEGIATAN EKSPOR-IMPOR DI KANTOR PELAYANAN TANJUNG PERAK
Seiring berkembangnya zaman kegiatan ekspor-impor terjadi hilirisasi beberapa komoditas di Indonesia. Kegiatan ini bukan hanya fokus pada hulu saja tetapi merambat juga ke hilir, dengan demikian, pemerintah mengambil langkah cepat sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 45 Tahun 2023 tentang pembentukan Badan Karantina Nasional. secara keseluruhan, pembentukan badan karantina adalah langkah proaktif untuk melindungi ketahanan pangan dan keberlanjutan pertanian. dengan memberikan fokus pada pencegahan, pengawasan, dan respons cepat terhadap ancaman potensial. Ketergantungan antar negara satu dengan negara lain memicu meningkatnya aktifitas perdagangan internasional dan lalu lintas barang ekspor – impor. di tengah pesatnya kegiatan perdagangan internasional Pelayanan karantina sangat vital untuk memastikan bahwa produk pangan yang masuk dan keluar dari suatu negara memenuhi standar keamanan dan kualitas yang ditetapkan. hal ini tidak hanya melindungi kesehatan konsumen tetapi juga menjaga integritas ekosistem lokal dari hama dan penyakit yang mungkin terbawa oleh produk pangan tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan badan karantina Indonesia balai karantina hewan, ikan, dan tumbuhan jawa timur di kantor pelayanan tanjung perak dalam mendukung ketahanan pangan melalui aktivitas ekspor-impor. fokus penelitian ini mencakup dimensi keterandalan, keresponsifan, pengetahuan atau wawasan, empati, dan berwujudan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan kepala kantor pelayanan tanjung perak, staf fungsional, dan pengguna jasa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kantor pelayanan tanjung perak telah mengimplementasikan sistem manajemen digital dan teknologi pengujian modern untuk meningkatkan keterandalan. Penggunaan berbagai saluran komunikasi seperti email, telepon, WhatsApp, dan sistem informasi pengaduan online meningkatkan keresponsifan terhadap kebutuhan pengguna jasa. Pengetahuan dan wawasan petugas karantina sangat mendukung kualitas layanan, dengan pelatihan rutin dan bimbingan dari atasan yang meningkatkan kepercayaan diri staf. Empati dalam pelayanan publik dibangun melalui perhatian terhadap kebutuhan dan kekhawatiran pengguna jasa. Fasilitas fisik yang memadai, bersih, dan rapi, serta penggunaan teknologi modern seperti mesin pemeriksaan X-ray membantu dalam mendeteksi barang-barang terlarang.
Kesimpulannya, Balai Karantina hewn, ikan, dan tumbuhan jawa timur di Kantor Pelayanan Tanjung Perak telah berhasil mengimplementasikan standar internasional dalam kualitas pelayanan mereka. untuk meningkatkan kualitas pelayanan lebih lanjut, disarankan untuk terus meningkatkan pelatihan bagi staf menggunakan teknologi yang lebih inovatif, dan memperkuat komunikasi dengan pengguna jasa.
Kata Kunci : Ketahanan Pangan, Kualitas Pelayanan, Ekspor-Impor, Badan karantina
indonesia
KAJIAN MINAT PEMUDA TERHADAP SEKTOR PERTANIAN DI DESA SEKARPURO KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MALANG
One of the supporting pillars of the economy is the agricultural sector. Various needs in supporting food security, provision of production materials, results of industrial market strategies and sources of human resources and provision of capital for other sectors are fulfilled by the agricultural sector. This research was conducted to examine the perceptions (interests) of the younger generation in the agricultural sector in Sekarpuro Village, Pakis District, Malang Regency. This study used stratified random sampling, namely sampling based on strata. The research data was collected through questionnaires and interviews. The data analysis method used is quantitative descriptive method in the form of multiple linear regression analysis using SPSS (Statistical Package for Social Science) to analyze the effect of income, capital, family environment (parental point of view), age, education and work environment on perceptions (interest young generation towards agriculture). The research results obtained are that the interest of the young generation is strongly influenced by the parents' point of view, work environment and income. Based on the findings of a study on perceptions of youth interest in the profession of rice farming, a number of 99 young people, it is known that the interest of the younger generation in agriculture strongly agrees 4% disagrees 52.5% normal 38.4% agrees 5.1. The value of 100% is the cumulative value of the sum of 4% + 52.5 % + 38.4 %+5.1% = 100%. Meanwhile, age, capital, education did not influence the perception (interest) of the younger generation in the agricultural sector
STRATEGI PENINGKATAN INCOME DI D’SRUPUT DENGAN MENGGUNAKAN MENU ENGINEERING
This research is motivated by the problems found in D’Sruput, where are drinks that have low popularity and low profitability so that the income generated is not optimal. The purpose of this study is to analyze the income increasing strategi at D’Sruput by looking atthe level of popularity and profitability of each drink. The method in this study uses a qualitative descriptive method , in which the data obtained will be processed using menu engineering with the help of Microsoft excel with beverage sales history data obtained from October 2022 - Desember2022. Based on the results of research conducted by the autor using the menu engineering method. strategies for increasing income can be determined in the from of : maintaining quality for the star category, reducting beverage costs for the plowhors category, adding or reducting recipes or making changes to products for the puzzle category and changing the menu for the dog categor
OPTIMALISASI SOSIAL MEDIA MARKETING BAGI PELAKU UKM DI KEPULAUAN
Desa Pagerungan Besar merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Sapeken yang memiliki sumber kekayaan alam yang tingi. Hal ini menyebab desa ini dapat melahirkan banyak pelaku ukm. Meskipun demikian, para pelaku ukm memiliki persoalan dalam promosi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini sangat penting untuk segera dilakukan. Terdapat dua persoalan yang diangkat dalam kegiatan ini yaitu lemahnya pengetahuan pelaku ukm terhadap sosial media dan persoalan kurangnya kemampuan dalam menggunakan sosial media sebagai media promosi. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat sosial media dan memberikan pelatihan tentang cara menggunakan sosial media sebagai media promosi. Peserta dalam kegiatan ini adalah pelaku ukm di Desa Pagerungan besar. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 20 peserta. Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi dan pelatihan. Metode ini dirasa tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh pelaku ukm di desa pagerungan besar. Terdapat tiga tahapan yang dilakukan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelasksanaan kegiatan diperoleh informasi bahwa terdapat peningkatan pemahaman para peserta kegiatan mengenai social media marketing dan cara menggunakan sosial media marketing berupa whatsapps dan instagram. untuk kegiatan selanjutnya direkomendasikan untuk melakukan kegiatan yang sama tapi dengan aplikasi social media marketing yang berbeda
PERAN PEMERINTAH DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN SUMENEP
Sampah yang timbul dari aktivitas yang dilakukan manusia semakin bertambah volumenya seiring meningkatnya populasi penduduk, tingkat konsumsi, serta kemajuan teknologi. Jumlah populasi penduduk yang mencapai 261.115.456 juta jiwa turut menyumbang suplai timbulan sampah yang menembus angka 65 juta ton/tahun (BPS, 2018:5). Proyeksi penduduk yang meningkat tentunya juga meningkatkan timbulan sampah. Berdasar pada latar belakang penulisan skripsi ini akhirnya bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Pemerintah Daerah dalam melakukan pengelolaan sampah di Kabupaten Sumenep dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Peran pemerintah daerah sebagai regulator, dinamisator dan fasilitator dalam hal ini Dinas Lingkungan hidup sudah menerapkan peran dan tugasnya dengan baik dalam melakukan pengelolaan sampah di Kabupaten Sumenep. Hanya saja dalam pelaksanaannya ataupun pengaplikasiannya belum maksimal.
Kata Kunci: Peran pemerintah, Pengelolaan Sampah, Partisipasi masyaraka
PENINGKATAN KINERJA APARATUR DESA DALAM MEWUJUDKAN KUALITAS PELAYANAN DI DESA KALIKATAK KECAMATAN ARJASA
Pelayanan kepada masyarakat merupakan kewajiban dasar Pemerintah Desa. Peningkatan kinerja aparatur desa merupakan langkah utama mewujudkan kualitas pelayanan. Sehingga Pemerintah Desa Kalikatak berupaya melakukan peningkatan kinerja pelayanan yang berkualitas agar bisa sesuai dengan harapan masyarakat, karena banyak terjadi masyarakat mengeluhkan pelayanan yang diberikan oleh aparat desa khususnya di Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan, mengetahui, dan mengkaji peningkatan kinerja aparatur Desa dalam mewujudkan kualitas pelayanan di Desa Kalikatak Kecamatan Arjasa.
Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Informan penelitian ini terdiri dari Badan Permusyawaratan Desa Kalikatak (BPD) sebagai informan kunci, Kepala Desa Kalikatak sebagai informan utama, masyarakat dan aparatur desa sebagai informan pendukung. Teknik analisis data yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menujjukkan bahwa Pemerintah Desa Kalikatak melalui pelatihan telah mengupayakan peningkatan kinerja paratur desa. Mengenai peningkatan kinerja aparatur Desa Kalikatak maka BPD membuat konsep pelatihan dan pengembangan keterampilan yang terlaksana tahun 2024 dalam mewujudkan kualitas pelayanan yang efektif. Operasional dan standar waktu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sudah diterapkan dengan baik oleh aparatur Desa Kalikatak. Pelatihan yangditerapkan memberikan manfaat yang signifikan terhadap kinerja dan komitmen aparatur desa.Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk ikut serta melaksanakan pelatihan untuk mengetahuisejauh mana pelatihan tersebut dijangkau oleh aparatur desa