E-Journal Universitas Wiraraja
Not a member yet
2235 research outputs found
Sort by
KAJIAN MINAT PEMUDA TERHADAP SEKTOR PERTANIAN DI DESA SEKARPURO KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MALANG
One of the supporting pillars of the economy is the agricultural sector. Various needs in supporting food security, provision of production materials, results of industrial market strategies and sources of human resources and provision of capital for other sectors are fulfilled by the agricultural sector. This research was conducted to examine the perceptions (interests) of the younger generation in the agricultural sector in Sekarpuro Village, Pakis District, Malang Regency. This study used stratified random sampling, namely sampling based on strata. The research data was collected through questionnaires and interviews. The data analysis method used is quantitative descriptive method in the form of multiple linear regression analysis using SPSS (Statistical Package for Social Science) to analyze the effect of income, capital, family environment (parental point of view), age, education and work environment on perceptions (interest young generation towards agriculture). The research results obtained are that the interest of the young generation is strongly influenced by the parents' point of view, work environment and income. Based on the findings of a study on perceptions of youth interest in the profession of rice farming, a number of 99 young people, it is known that the interest of the younger generation in agriculture strongly agrees 4% disagrees 52.5% normal 38.4% agrees 5.1. The value of 100% is the cumulative value of the sum of 4% + 52.5 % + 38.4 %+5.1% = 100%. Meanwhile, age, capital, education did not influence the perception (interest) of the younger generation in the agricultural sector
STRATEGI PENINGKATAN INCOME DI D’SRUPUT DENGAN MENGGUNAKAN MENU ENGINEERING
This research is motivated by the problems found in D’Sruput, where are drinks that have low popularity and low profitability so that the income generated is not optimal. The purpose of this study is to analyze the income increasing strategi at D’Sruput by looking atthe level of popularity and profitability of each drink. The method in this study uses a qualitative descriptive method , in which the data obtained will be processed using menu engineering with the help of Microsoft excel with beverage sales history data obtained from October 2022 - Desember2022. Based on the results of research conducted by the autor using the menu engineering method. strategies for increasing income can be determined in the from of : maintaining quality for the star category, reducting beverage costs for the plowhors category, adding or reducting recipes or making changes to products for the puzzle category and changing the menu for the dog categor
OPTIMALISASI SOSIAL MEDIA MARKETING BAGI PELAKU UKM DI KEPULAUAN
Desa Pagerungan Besar merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Sapeken yang memiliki sumber kekayaan alam yang tingi. Hal ini menyebab desa ini dapat melahirkan banyak pelaku ukm. Meskipun demikian, para pelaku ukm memiliki persoalan dalam promosi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini sangat penting untuk segera dilakukan. Terdapat dua persoalan yang diangkat dalam kegiatan ini yaitu lemahnya pengetahuan pelaku ukm terhadap sosial media dan persoalan kurangnya kemampuan dalam menggunakan sosial media sebagai media promosi. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat sosial media dan memberikan pelatihan tentang cara menggunakan sosial media sebagai media promosi. Peserta dalam kegiatan ini adalah pelaku ukm di Desa Pagerungan besar. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 20 peserta. Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi dan pelatihan. Metode ini dirasa tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh pelaku ukm di desa pagerungan besar. Terdapat tiga tahapan yang dilakukan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelasksanaan kegiatan diperoleh informasi bahwa terdapat peningkatan pemahaman para peserta kegiatan mengenai social media marketing dan cara menggunakan sosial media marketing berupa whatsapps dan instagram. untuk kegiatan selanjutnya direkomendasikan untuk melakukan kegiatan yang sama tapi dengan aplikasi social media marketing yang berbeda
PERAN PEMERINTAH DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN SUMENEP
Sampah yang timbul dari aktivitas yang dilakukan manusia semakin bertambah volumenya seiring meningkatnya populasi penduduk, tingkat konsumsi, serta kemajuan teknologi. Jumlah populasi penduduk yang mencapai 261.115.456 juta jiwa turut menyumbang suplai timbulan sampah yang menembus angka 65 juta ton/tahun (BPS, 2018:5). Proyeksi penduduk yang meningkat tentunya juga meningkatkan timbulan sampah. Berdasar pada latar belakang penulisan skripsi ini akhirnya bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Pemerintah Daerah dalam melakukan pengelolaan sampah di Kabupaten Sumenep dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Peran pemerintah daerah sebagai regulator, dinamisator dan fasilitator dalam hal ini Dinas Lingkungan hidup sudah menerapkan peran dan tugasnya dengan baik dalam melakukan pengelolaan sampah di Kabupaten Sumenep. Hanya saja dalam pelaksanaannya ataupun pengaplikasiannya belum maksimal.
Kata Kunci: Peran pemerintah, Pengelolaan Sampah, Partisipasi masyaraka
PENINGKATAN KINERJA APARATUR DESA DALAM MEWUJUDKAN KUALITAS PELAYANAN DI DESA KALIKATAK KECAMATAN ARJASA
Pelayanan kepada masyarakat merupakan kewajiban dasar Pemerintah Desa. Peningkatan kinerja aparatur desa merupakan langkah utama mewujudkan kualitas pelayanan. Sehingga Pemerintah Desa Kalikatak berupaya melakukan peningkatan kinerja pelayanan yang berkualitas agar bisa sesuai dengan harapan masyarakat, karena banyak terjadi masyarakat mengeluhkan pelayanan yang diberikan oleh aparat desa khususnya di Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan, mengetahui, dan mengkaji peningkatan kinerja aparatur Desa dalam mewujudkan kualitas pelayanan di Desa Kalikatak Kecamatan Arjasa.
Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Informan penelitian ini terdiri dari Badan Permusyawaratan Desa Kalikatak (BPD) sebagai informan kunci, Kepala Desa Kalikatak sebagai informan utama, masyarakat dan aparatur desa sebagai informan pendukung. Teknik analisis data yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menujjukkan bahwa Pemerintah Desa Kalikatak melalui pelatihan telah mengupayakan peningkatan kinerja paratur desa. Mengenai peningkatan kinerja aparatur Desa Kalikatak maka BPD membuat konsep pelatihan dan pengembangan keterampilan yang terlaksana tahun 2024 dalam mewujudkan kualitas pelayanan yang efektif. Operasional dan standar waktu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sudah diterapkan dengan baik oleh aparatur Desa Kalikatak. Pelatihan yangditerapkan memberikan manfaat yang signifikan terhadap kinerja dan komitmen aparatur desa.Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk ikut serta melaksanakan pelatihan untuk mengetahuisejauh mana pelatihan tersebut dijangkau oleh aparatur desa
EFEKTIVITAS PEMBANGUNAN PASAR CANDI DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembangunan Pasar Candi dalam mening-katkan perekonomian masyarakat Desa Candi, Kabupaten Sumenep. Pasar Candi, yang telah men-galami revitalisasi, kini menawarkan berbagai fasilitas yang lebih baik untuk kenyamanan pengunjung dan pedagang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengelola pasar, pedagang, dan masyarakat setempat, serta observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan Pasar Candi telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Revitalisasi pasar meliputi pembangunan infrastruktur seperti penyediaan toilet, mushola, jalan pasar, air bersih, dan penerangan yang telah meningkatkan kenyamanan dan ketertiban pasar. Hal ini terbukti dari peningkatan jumlah pengunjung dan pendapatan pasar. Namun, meskipun pendapatan bulanan pasar meningkat hingga Rp 3.000.000, angka ini masih jauh dari target Rp41.000.000 yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Beberapa program yang belum terlaksana, seperti pembangunan pagar pasar, menghambat pencapaian target pendapatan. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya pengelolaan yang efektif dan infrastruktur yang perlu ditingkat- kan lebih lanjut.
Kata Kunci : Efektvitas, Pembangunan, Peningkatan Perekonomian Masyaraka
KINERJA INSPEKTORAT DALAM PENGAWASAN ANGGARAN BELANJA DAERAH KABUPATEN SUMENEP
Tuntutan akuntabilitas sektor publik terhadap terwujudnya good governance di Indonesia semakin meningkat. Penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam mewujudkan tata kepemerintahan yang baik akan terwujud jika sistem pengawasan dapat berfungsi dengan efektif. Untuk itu Inspektorat mempunyai peran strategis untuk mengemban amanah mewujudkan good governance. Penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Sumenep membutuhkan pengawasan agar roda pemerintahan berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan dalam Recana Kerja dan Rencana Strategis Kabupaten Sumenep. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Kinerja Inspektorat dalam pengawasan anggaran belanja daerah di Kabupaten Sumenep pada Inspektorat Kabupaten Sumenep.
Metode yang digunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan Inspektur Kabupaten Sumenep sebagai informan kunci, kepala bidang sebagai informan utama, dan kepala sub boding dan staf sebagai informan pendukung. Reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan adalah teknik analisis data. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Kinerja Inspektorat Dalam Pengawasan Anggaran Belanja Daerah Kabupaten Sumenep selaku Inspektorat Kabupaten Sumenep untuk mengoptimalkan dan menjalankan tugas dan fungsi sebagai pengawas telah terus melakukan upaya-upaya terbaik. Pengawasan disetiap Organisasi Perangkat Daerah terus dilakukannya melalui monitoring kegiatan Organisasi Perangkat Daerah dan Pertanggung Jawaban terhadap Bupati Kabupaten Sumenep. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk melakukan penelitian dengan melibatkan masyarakat sebagai output dari kebijakan pemerintah.
Kata Kunci: Kinerja, Kebijakan Publik, Pengawasa
PENGEMBANGAN AGROPOLITAN DALAM PERSPEKTIF LOCAL ECONOMIC RESOURCES DEVELOPMENT DI KABUPATEN SUMENEP (STUDI PADA DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN KABUPATEN SUMENEP)
Pengembangan agropolitan di kabupaten sumenep melalui komoditas unggulan yaitu bawang merah mengalami alur pemasaran yang Panjang mulai dari petani ke tengkulak lalu ke pengepul besar lalu ke penjual eceran dan baru sampai ke konsumen, walaupum menjadi komodtas unggulan namun ditngkat lokal terdapat mata rantai pasar yang perlu ditangani sehingga harga stabil Penelitian ini bertujuan unuk mengetahui bagaimana pengembangan agropolitan dalaim perspektif local economic resources development di kabupaten sumenep, metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dengan Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, Teknik alanalisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Simpulan dalam penelitian ini adalah (1) tata pemerintahan, di tingkat dkabupaten telah terbentuk pengembangan kawasan agropolitan yang telah ditetapkan dalam SK Bupati sumenep nomor 188/37/KEP/435.013/2011 Dinas Pertanian sbegaia wakil pengembangan kawasan agropolitan dala kelompok kerja yang dibantu oleh balai penyuluh pertanian kecamatan rubaru, (2) bawang merah hasil pertanianian dari petani diproses menjadi prodak sampai ke pemasaran melalui Kelompok Usaha Bersama Permata Indah Rubaru, (3) kelompok sasaran, masyarakat petani bawang merah dan pelaku usaha bawang merah, (4) faktor lokasi, tanaman bawang merah di rubaru lebih tahan penyakit pada saat musim hujan dan sangat cocok dengan faktor alam dikecamatan rubaru, (5) keterkaitan dan fokus kebijakan, peratursan daerah nommor 12 tahun 2013 dan Sk Bupati Nomor 188/37/KEP/435.013/2011 sebagai fokus kebijakan dan Dinas Pertanian yang berperan secara teknis juga memberikan pelatihan forum dan praktik dilapangan yang dibantu oleh Balai Penyuluh Pertanian Rubaru (6) pembangunan berkelanjutan, melalui optimalisasi lahan kelompok usaha bersama yang mencakup ekonomi, sosial dan lingkungan.
Kata Kunci: Pengembangan Agropolitan, Local Economic Resources Development, Kabupate
Peran Branding Logo Dalam Meningkatkan Digitalisasi Usaha Mikro Kecil Menengah
Pentingnya sosialisasi digital marketing dan desain logo sebagai langkah strategis dalam meningkatkan branding Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Di era digital, UMKM di Cerme Kidul perlu memanfaatkan strategi pemasaran yang efektif guna meningkatkan daya saing. Pelaku UMKM dituntut untuk menggunakan teknologi dalam menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing usaha mereka. Digital marketing memungkinkan UMKM mempromosikan produk dengan biaya yang lebih efisien, sementara desain logo yang tepat sangat berperan dalam membangun identitas visual yang kuat dan mudah diingat oleh konsumen. Dengan menggabungkan strategi digital marketing dan desain logo yang efektif, UMKM dapat memperkuat citra merek, menarik lebih banyak pelanggan, serta meningkatkan kesadaran dan loyalitas konsumen terhadap produk atau jasa yang ditawarkan. Pelaksanaan program ini dilakukan melalui sosialisasi langkah-langkah digital marketing dan tips merancang logo yang mewakili nilai dan karakteristik bisnis UMKM. Program ini berhasil memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM tentang pentingnya teknologi informasi untuk branding dan pemasaran produk mereka, dengan harapan pelaku UMKM terus mengimplementasikan dan berinovasi mengikuti perkembangan teknologi informasi
Meningkatkan Kompetensi Digitalisasi Guru dalam Pembelajaran di SMP Negeri 1 Larangan
Seiring perkembangan digitalisasi yang sangat pesat, maka tantangan di dunia Pendidikan semakin kompleks, guru dituntut untuk mampu beradaptasi dan menguasai teknologi secara efektif dan interaktif. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi digitalisasi guru dalam pembelajaran. Metode yang digunakan yaitu pelatihan dengan kegiatan presentasi, praktik, dan diskusi interaktif. Tahapan PKM ini yaitu analisis kebutuhan sekolah, pengembangan materi, pelatihan, monitoring dan evaluasi. Hasil yang didapatkan yaitu pelatihan yang telah diberikan, memberi dampak positif terhadap peningkatan kompetensi digitalisasi guru dalam pembelajaran khususnya pada penggunaan quizizz, google sites, dan capcut. Hal ini dapat terjadi karena proses pembelajaran juga dilakukan secara interaktif dengan langsung mengimplementasikan berbagai alat bantu TIK, sehingga para peserta dapat merasakan langsung proses dan hasilnya. Saran untuk kegiatan sejenis yaitu peserta dapat diinformasikan terlebih dahulu untuk melakukan registrasi dan instalasi alat bantu yang digunakan dalam pelatihan agar waktu kegiatan pelatihan lebih efektif dan efisien