E-Journal Universitas Wiraraja
Not a member yet
2235 research outputs found
Sort by
Pelatihan Pengelolaan Sampah Sekolah Menjadi Produk Bernilai Ekonomis di SDN Tulusrejo 3 Kota Malang
Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan di SDN Tulusrejo 3 Kota Malang didasari permasalahan pengelolaan sampah sekolah yang belum maksimal, sehingga mengakibatkan Kesehatan lingkungan berdampak signifikan terhadap murid dan guru. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk mengelola sampah sekolah menjadi nilai ekonomis dan berdampak terhadap Kesehatan lingkungan sekolah. Metode pelaksanaan terbagi menjadi 3 yaitu yang pertama, memberikan pelatihan singkat terhadap siswa SD kelas 1 sampai kelas 6. Kedua, mempraktekkan pembuatan barang-barang yang memiliki nilai ekonomis dari bahan baku sampah sekolah. Ketiga, menjual hasil karya baik di lingkungan sekolah maupun luar sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa minat siswa untuk mengolah sampah di sekolah menjadi barang-barang yang bernilai ekonomis sangat tinggi. Hal ini disebabkan pihak sekolah juga mendorong program pengelolaan sampah menjadi nilai ekonomis, sehingga lingkungan sekolah menjadi lebih bersih. Bahan baku yang mudah yaitu kertas bekas, botol minuman air mineral, sedotan, serta kardus dapat direkonstruksi ulang menjadi barnag-barang yang bermanfaat dan dapat dijual di pasar lokal sekitar sekola
Penerapan Nilai-nilai Kesantunan dalam Komunikasi Media Sosial Sebagai Upaya Membangun Kesadaran Digital Bagi Generasi Z di Lingkungan Sekolah Agatha Al-Husin Desa Hamparan Perak.
Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan komunikasi santun di kalangan siswa Sekolah Agatha Al-Husin Desa Hamparan Perak. Secara khusus tujuannya adalah 1) meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya komunikasi santun di media sosial; 2) mengembangkan keterampilan komunikasi yang baik dan benar; 3) memperkuat karakter dan nilai-nilai moral siswa; 4) menciptakan lingkungan sekolah yang positif dan mendukung komunikasi santun; 5) memberdayakan orangtua dan guru dalam mendampingi siswa menggunakan media sosial. Metode yang dilaksanakan dalam program ini adalah 1) edukasi melalui media seperti video, brosur dan poster; 2) pelatihan keterampilan melalui simulasi dan role-play untuk meningkatkan keterampilan komunikasi; 3) pemanfaatan media dan teknologi dengan memberikan contoh-contoh komunikasi santun melalui video atau cerita sukses. Kegiatan PKM ini menyimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai kesantunan dalam komunikasi media sosial efektif dalam membangun kesadaran digital generasi Z. Program ini juga menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan lingkungan media sosial yang lebih sehat dan konstruktif, terutama di kalangan pelajar. Ke depan, diharapkan model edukasi serupa dapat diterapkan secara luas di berbagai institusi pendidikan untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara digital tetapi juga santun dalam berkomunikasi
ANALISIS DESAIN PERKERASAN JALAN PANTAI AMAL LAMA KOTA TARAKAN MENGGUNAKAN METODE ANALISA KOMPONEN SKBI 2.3.26.1987
Roads serve as critical infrastructure for enabling efficient, safe, and economical transportation of people and goods. Effective pavement planning must be based on methods suited to actual field conditions to ensure long-term functionality. The Road of Pantai Amal Lama, scheduled for construction in 2022, represents a new road segment requiring full construction from subgrade formation to surface layer. Given the relatively low traffic volume, the pavement design employs the Component Analysis Method outlined in SKBI 2.3.26.1987. This method primarily considers average daily traffic (ADT) and the California Bearing Ratio (CBR) of subgrade soil. Based on the analysis, the recommended layer thicknesses for a 10-year design life are: 10 cm sub-base, 20 cm base course, and 5 cm surface course. These structural dimensions form the technical basis for the road construction, aiming to ensure serviceability and durability under local conditions.Jalan raya merupakan prasarana transportasi penting yang memudahkan orang untuk mencapai tempat tujuan, mendistribusikan barang dengan cepat, aman, nyaman, dan ekonomis. Oleh karena itu dibutuhkan perencanaan jalan dengan metode yang relevan dengan kondisi lapangan, sehingga diharapkan konstruksi jalan dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan umur rencana layan jalan. Ruas Jalan Pantai Amal Lama merupakan salah satu yang akan dilakukan Pembangunan Jalan pada tahun 2022. Karena ruas jalan ini belum ada, maka perlu dilaksanakan pekerjaan konstruksinya. Dimulai dari pembentukan tanah dasar hingga lapis permukaan. Mempertimbangkan kondisi volume lalu lintas relatif rendah, maka desain perkerasan Jalan Pantai Amal Lama ini menggunakan Metode Analisa Komponen SKBI 2.3.26.1987. Variabel desain utama dalam metode ini berupa data lalulintas (LHR) dan daya dukung tanah dasar (CBR). Hasil analisisnya diperoleh tebal masing-masing lapisan perkerasan untuk umur rencana 10 tahun adalah: lapis pondasi bawah setebal 10 cm, lapis pondasi atas setebal 20 cm, dan lapis permukaan setebal 5 cm. Hasil analisis ini dapat dipergunakan untuk Pembangunan Jalan Pantai Amal Lama Kota Tarakan
EVALUASI PENERAPAN KINERJA BANGUNAN GEDUNG HIJAU MELALUI AUDIT KONSTRUKSI PADA PROYEK PERUMAHAN NASIONAL DI PURWAKARTA
The rapid growth of national housing development in Indonesia needs to consider sustainability aspects to reduce environmental impacts. One of the approaches applied is the Green Building concept, which focuses on energy efficiency, resource conservation, and good environmental quality. This study aims to evaluate the performance of Green Building implementation in a national housing project in Purwakarta Regency and to provide strategic recommendations for its improvement. This research uses a descriptive qualitative method with a case study approach, through document analysis and direct observation during the construction audit carried out by the Professional Expert Team of the Purwakarta Local Government, the Public Works and Housing Office ( Dinas PUPR), and assessors from Perum Perumnas. The assessment is based on the parameters stated in the Regulation of the Minister of Public Works and Housing No. 21 of 2021 (PERMEN PUPR No. 21/2021)concerning Green Building Performance Assessment. The results show that the project obtained a Green Building Certificate with an “Utama” (Excellent) rating of 80%, with the highest score in energy efficiency (40/46 points), followed by water efficiency (26/30 points), indoor air quality (16/18 points), and environmentally friendly materials (15/15 points). Meanwhile, site management (15/21 points), waste management (12/23 points), and wastewater management (8/12 points) were not fully optimized due to the limited application of rainwater conservation and integrated waste treatment systems. This study highlights the application of BGH in national housing projects through an official construction audit, which is still rarely explored, thus contributing to a better understanding of green building implementation in Indonesia.Pembangunan perumahan nasional yang masif perlu memperhatikan aspek keberlanjutan guna meminimalkan dampak lingkungan. Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah Bangunan Gedung Hijau (BGH), yang menekankan efisiensi energi, konservasi sumber daya, dan kualitas lingkungan yang baik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja penerapan BGH pada proyek perumahan nasional di Kabupaten Purwakarta serta memberikan rekomendasi strategis untuk peningkatan penerapannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, melalui analisis dokumen pembuktian dan observasi langsung pada proses audit konstruksi yang dilakukan oleh Tenaga Profesi Ahli dari Pemerintah Daerah Purwakarta, Dinas PUPR, dan asesor Perum Perumnas. Penilaian mengacu pada parameter dalam Peraturan Menteri PUPR No. 21 Tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja BGH. Hasil penelitian menunjukkan proyek memperoleh Sertifikat Predikat Utama (80%), dengan capaian tertinggi pada efisiensi energi (40/46 poin), diikuti efisiensi penggunaan air (26/30 poin), kualitas udara dalam ruang (16/18) dan penggunaan material ramah lingkungan (15/15 poin). Sementara itu, pengelolaan tapak (15/21 poin), pengelolaan sampah (12/23 poin), dan air limbah (8/12 poin) belum optimal karena keterbatasan sistem konservasi air hujan dan fasilitas pengolahan limbah terpadu. Studi ini menyoroti penerapan BGH pada perumahan nasional melalui audit konstruksi resmi, yang masih jarang dikaji, sehingga memperkaya pemahaman penerapan bangunan hijau di Indonesia
Pengaruh Terapi Relaksasi Autogenik terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Pasien Syndrome Dispepsia di RSUD Prof. Dr. H. Aloe Saboe Kota Gorontalo
Dyspepsia is one of the most common digestive complaints experienced by the community and can cause pain as well as discomfort in the upper abdomen, which may interfere with daily activities. To date, pain management efforts in dyspepsia patients generally involve pharmacological therapy such as the administration of antacids or acid-suppressing medications. However, the effects of these therapies are not always optimal, and some patients continue to experience recurrent pain symptoms. Therefore, non-pharmacological therapy is needed to help reduce pain symptoms independently, one of which is autogenic relaxation therapy that focuses on the patient’s ability to create a sense of relaxation in their own body. The purpose of this study was to determine the effect of autogenic relaxation therapy on reducing pain intensity in patients with dyspepsia syndrome at Prof. Dr. H. Aloei Saboe Regional General Hospital, Gorontalo City. This research used a quantitative method with a pre-experimental design and a one-group pretest–posttest approach. The study sample consisted of 15 respondents selected using accidental sampling techniques. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale, and the data were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed that autogenic relaxation therapy had an effect on reducing pain intensity in patients with dyspepsia syndrome in the Emergency Department of Prof. Dr. H. Aloei Saboe Hospital, Gorontalo City. The Wilcoxon test obtained a significance value of p = 0.000 (< 0.05). Based on these findings, it can be concluded that autogenic relaxation therapy is effective in reducing pain intensity among patients with dyspepsia syndrome and may serve as an alternative non-pharmacological intervention in dyspepsia pain management
PENAMBAHAN DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix) TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK TELUR PINDANG
Telur pindang salah satu produk olahan tradisional berbahan dasar telur yang masih banyak diminati oleh Masyarakat. Telur pindang diolah melalui kombinasi proses penggaraman dan perebusan dengan menggunakan bahan penyamak protein. Daun jeruk purut diketahui terdapat senyawa bioaktif seperti minyak atsiri, saponin, steroid, dan flavonoid. Kandungan tersebut sangat sesuai untuk meningkatkan kualitas organoleptik produk pangan, terutama dari segi aroma dan cita rasa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat penambahan daun jeruk purut yang paling sesuai pada proses pembuatan telur pindang terhadap kualitas organoleptik telur pindang seperti aroma, cita rasa, kekenyalan, warna dan kesukaan. Penelitian ini menerapkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (1%), P2 (2%), dan P3 (3%). Parameter yang diamati mencakup uji organoleptik terhadap aroma, warna, cita rasa, kekenyalan, serta tingkat kesukaan. Hasil penelitian membuktikan bahwa pemberian daun jeruk purut berpengaruh sangat signifikan (P<0,01) terhadap kualitas organoleptik telur pindang. Semakin tinggi tingkat penambahan daun jeruk purut, semakin meningkat nilai aroma, warna, cita rasa, dan tingkat kesukaan kemudian peningkatan tersebut menurunkan nilai kekenyalan telur pindang yang membuat tekstur telur pindang mejadi lebih padat serta lebih awet
Comparison of Conventional, Complementary and Distraction Therapies to Reduce Dysmenorrhea in Adolescents
Menstruation is one of the changes experienced by adolescent girls. During this period, women often experience discomfort such as dysmenorrhea, which can affect physical health and daily activities. The incidence of dysmenorrhea remains high worldwide and in Indonesia, but it can be managed through both pharmacological and non-pharmacological methods. The purpose of this study was to determine the effectiveness of conventional, complementary and diversion therapy in overcoming dysmenorrhea in adolescents. The study design was a retrospective cohort. The sample used was 35 using a purposive sampling technique at MTsN 1 Serang Regency in March-April 2025. Data analysis used in this study was the Wilcoxon Test and Kruskal-Wallis Test. The results showed that there was a significant relationship between post-test results and pre-test in complementary therapy (p = 0.005) and diversion therapy (p = 0.007) with dysmenorrhea, while conventional therapy (p = 0.458) did not have a significant relationship with dysmenorrhea. Overall, the three therapies had a significant effect on dysmenorrhea (p <0.001). The post-test results of the three therapies were analyzed and found that there was no significant relationship with dysmenorrhea (p = 0.812). This indicates that complementary and diversional therapies have comparable effectiveness in reducing dysmenorrhea pain. It is hoped that medical personnel and adolescents can begin to consider integration strategies to treat dysmenorrhea pain
DAMPAK KEPEMIMPINAN, KUALITAS KERJA DAN PROFESIONALISME TERHADAP KINERJA PERSONEL PADA LEMDIKLAT POLRI DI JAKARTA
Leadership is a person who has skills and strengths, especially superior skills in one area so that he is able to influence other people. Work quality is a result that can be measured by the effectiveness and efficiency of the work carried out. Performance is the work result that can be achieved by a person or group of people in an organization. The aim of the research is as follows: To find out whether leadership and work quality together influence the performance of Polri personnel at the National Police Education and Training Institute in Jakarta. The sampling technique used in this research, the author used the Random Sampling technique or randomly from the existing population of 451 National Police Personnel who were used as samples referring to the Slovin formula in Husein Umar, 2017, obtained a sample of 82 people. The positive influence of leadership on the performance of National Police Personnel obtained a partial value of 0.916, meaning there is a very strong influence or influence with a coefficient of determination of 83.9%. This is proven by hypothesis testing, the value obtained is to = 12.253 > t0.05 (80) = 1.660, so Ho is rejected and Ha is accepted, meaning there is a very significant effect.Kepemimpinan adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan, khususnya kecakapan kelebihan di satu bidang sehingga dia mampu mempengaruhi orang lain. Kualitas kerja merupakan suatu hasil yang dapat diukur dengan efektivitas dan efisiensi suatu pekerjaan yang dilakukan. Kinerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi. Tujuan penelitian adalah sebagai berikut: Untuk mengetahui apakah secara bersama-sama pengaruh Kepemimpinan dan Kualitas Kerja terhadap Kinerja Personel Polri Pada Lemdiklat Polri di Jakarta. Teknik pengambilan sampel yang dipakai dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik Random Sampling atau secara acak dari populasi yang ada berjumlah 451 orang Personel Polri yang di jadikan sampel mengacu pada rumus Slovin dalam Husein Umar, 2017 diperoleh 82 orang sampel. Berpengaruh positif kepemimpinan terhadap kinerja Personel Polri diperoleh nilai parsial sebesar 0,916 berarti ada pengaruh sangat kuat atau pengaruhnya dengan koefisien determinasi sebesar 83,9%. Hal di buktikan dengan uji hipotesis diperoleh nilai to = 12,253 > t0,05 (80) = 1,660, maka Ho ditolak dan Ha diterima berarti ada berpengaruh yang sangat signifikan
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA SATUSEHAT MOBILE BERDASARKAN DATA ULASAN DI GOOGLE PLAY STORE MENGGUNAKAN LOGISTIC REGRESSION
Abstract - SATUSEHAT Mobile is a digital health service application developed by the Indonesian Ministry of Health as a continuation of the PeduliLindungi application. It is designed to provide more comprehensive healthcare services in the post-COVID-19 era. This study aims to analyze user satisfaction with the SATUSEHAT Mobile application based on user reviews collected from the Google Play Store. The methodology involves web scraping of review data using Python, data processing using Orange as a visual analytics platform, and the application of Text Mining and Logistic Regression classification techniques to analyze user sentiment. Sentiments were categorized into three classes: positive, neutral, and negative, based on the ratings given by users. The analysis results show that the majority of the reviews expressed positive sentiment, followed by neutral, with only a small portion being negative. These findings provide insights into public perception of the SATUSEHAT Mobile application and can serve as valuable input for developers to
enhance the application's service quality and improve overall user satisfaction
Peningkatan Literasi Remaja Dalam Pencegahan Perkawinan Anak Di Kalangan Pelajar SMAN 1 Bluto Kabupaten Sumenep
Child marriage remains a serious problem in various regions in Indonesia. Although Law No. 16 of 2019 sets the minimum age for marriage at 19 for both men and women, the practice of early marriage remains common, particularly among adolescents. Adolescents, particularly high school students, are at a critical stage in their psychosocial development. They are beginning to form their identities, but often lack the knowledge and skills to make important decisions regarding their future, including marriage. In this context, improving adolescent literacy, including reproductive health, legal literacy, social literacy, and critical literacy, is key to preventing them from falling into child marriage. SMAN 1 BLUTO was chosen because Bluto District is one of the districts with the highest child marriage rates in Sumenep Regency. Through this community service activity, it is hoped that adolescents will improve their understanding of the negative impacts of child marriage, from health, educational, social, and economic perspectives. This activity also aims to equip adolescents with critical thinking skills and the ability to make responsible decisions regarding their future. With a participatory and contextual educational approach, schools become a strategic space for instilling child protection values and awareness of the importance of delaying marriage for a better future.Perkawinan anak masih menjadi permasalahan serius di berbagai daerah di Indonesia. Meskipun Undang-undang No. 16 Tahun 2019 telah menetapkan usia minimal perkawinan adalah 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan, praktik perkawinan usia dini masih sering terjadi, khususnya di kalangan remaja. Remaja, khususnya siswa tingkat SMA, berada pada fase kritis dalam perkembangan psikososial. Mereka mulai membentuk identitas diri, namun seringkali belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam mengambil keputusan penting terkait masa depan, termasuk dalam hal perkawinan. Dalam konteks ini, peningkatan literasi remaja baik literasi kesehatan reproduksi, hukum, sosial, maupun literasi kritis menjadi kunci dalam mencegah mereka terjebak dalam praktik perkawinan usia anak. SMAN 1 BLUTO dipilih karena Kecamatan Bluto merupakan salah satu kecamatan dengan angka perkawinan anak tertinggi di Kabupaten Sumenep. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan terjadi peningkatan pemahaman remaja mengenai dampak negatif perkawinan anak, baik dari aspek kesehatan, pendidikan, sosial maupun ekonomi. Kegiatan ini juga bertujuan membekali remaja dengan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan membuat keputusan yang bertanggungjawab terhadap masa depan mereka. Dengan pendekatan edukatif yang partisipatif dan kontekstual, sekolah menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai perlindungan anak dan kesadaran akan pentingnya menunda perkawinan demi masa depan yang lebih bai