E-Journal Universitas Wiraraja
Not a member yet
2235 research outputs found
Sort by
PENGARUH ILMU GASTRONOMI SEBAGAI DAYA TARIK MINAT MAHASISWA PADA BIDANG STUDI PENDIDIKAN TATA BOGA
The purpose of this study was to determine the influence of gastronomy as the attractiveness ofrespondents before entering the food and beverage industry with their sustainability as studentsafter taking the field of culinary education. This study uses descriptive and quantitativeresearch methods with primary data collection techniques using a questionnaire withinformants of 50 undergraduate Education and D3 Catering students from the 2020 and 2021classes. The results are (1) 54% of students are interested in exploring culinary science basedon gastronomy obtained through taste, decoration of food (platting), processing, andpreparation of food & beverage. (2) 98% of students want to continue the culinary knowledgethat has been obtained by (3) applying the amount of 40% as entrepreneurs, (4) 36% workingin restaurants, hotels or other tourism sectors, (5) 12% becoming educators, and (6) The same6% open courses and work in food & beverage companies. The conclusion is that gastronomyas a good study in enjoying food & drinks is a factor that supports the interest of respondentsbefore and after becoming a student in the culinary education department. This research is alsosupported based on research journals by; Jefriyanti, Ranti (2017) and Rosyadi, Yusril Fahmi(2020)
KEPEMIMPINAN YANG TEPAT UNTUK MEMBANGUN SEKTOR PUBLIK YANG UNGGUL
Penelitian ini membahas tentang Kepemimpinan Yang Tepat Untuk Membangun Sektor Publik Yang Unggul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berfokus pada pengumpulan dan analisis data non- numerik. Pendekatan kualitatif ini sangat cocok digunakan karena memungkinkan peneliti untuk menggali secara rinci perspektif, pengalaman, dan praktik kepemimpinan dari berbagai sudut pandang dari orang-orang yang terlibat secara langsung dalam sektor public. Hasil dari penelitian ini adalah Pemimpin yang efektif adalah mereka yang tidak hanya memiliki visi yang jelas mengenai tujuan dan arah organisasi, tetapi juga memiliki kemampuan luar biasa untuk mengkomunikasikan visi tersebut kepada seluruh anggota tim dan salah satu praktik kepemimpinan yang sangat efektif adalah berinvestasi secara berkelanjutan dalam pelatihan dan pengembangan staf untuk memastikan bahwa karyawan mereka mampu mempertahankan pengetahuan dan keterampilan terbaru. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah Penelitian ini mengungkapkan bahwa kepemimpinan yang tepat untuk membangun sektor publik yang unggul adalah kepemimpinan yang mampu mengintegrasikan visi yang jelas, transparansi, adaptabilitas, dan praktik partisipatif.
Kata Kunci : Kepemimpinan, Sektor Publi
PEMBERDAYAAN PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL (PMKS) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN HIDUP DI KABUPATEN SUMENEP (STUDI DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN SUMENEP)
Sosial (PMKS) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Hidup Di Kabupaten Sumenep yang dilaksanakan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Sumenep, mampu memanfaatkan kondisi masyarakat PMKS lebih sejahtera yaitu 1) Menciptakan suasana masyarakat berkembang yang dilaksanakan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumenep dalam memberdayakan masyarakat PMKS, salah satunya penguatan program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada wanita rawan sosial ekonomi, pemulung dan bagi pedagang kecil, dan anak terlantar, 2) Memperkuat potensi daya masyarakat PMKS yang diberdayakan Pemerintah melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumenep dengan memberikan bantuan sarana dan prasarana peralatan untuk kewirausahaan serta peralatan sekolah bagi anak kurang mampu, 3) Memberdayakan dan melindungi masyarakat PMKS, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumenep untuk berkembang dan terus berkarya dalam kewirausahaan mandir
KEBIJAKAN PERIZINAN BERUSAHA, PERIKLANAN, PEMBINAAN, DAN PENGAWASAN PELAKU USAHA DALAM PERDAGANGAN MELALUI SISTEM ELEKTRONIK (Studi Pada Pedagang Di Pasar Bangkal Kabupaten Sumenep Pasca Penutupan Aplikasi Tiktok Shop)
Dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan melalui Sistem Elektronik, Tiktok menyatakan tindakan memfasilitasi transaksi jual-beli barang di dalam Tiktok Shop. Media sosial merupakan salah satu media instan dengan berbagai kegunaan. Media sosial selain berfungsi sebagai alat komunikasi, media sosial juga berfungsi juga menjadi sarana bagi penggunanya untuk menggali secara macam informasi yang dibutuhkan dan menentukan pembentukan realitas, serta pemikiran dan pandangannya tentang dunia dan realitas sosial di dalamnya. Media sosial memiliki fungsi peranan dan berbagai pengaruh dalam kehidupan masyarakat, sehingga harus didesain ulang agar media sosial semacam ini tetap mempertahankan fungsi dan tujuan dari media sosial itu sendiri, serta menghadirkan berbagai aspek dalam kehidupan setiap individu atau kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian proposal ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif dan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Kebijakan tersebut memiliki dampak signifikan pada berbagai kelompok pedagang, terutama bagi mereka yang bergantung pada platform online untuk menjual produk. Pedagang yang sudah berjualan online merasakan penurunan penjualan dan harus mencari alternatif lain, sementara pedagang yang belum berjualan online melihat potensi untuk mulai memanfaatkan teknologi dalam bisnis mereka. Kebijakan ini juga menekankan pentingnya diversifikasi dan adaptasi dalam strategi bisnis untuk menghadapi perubahan yang tidak terduga di pasar.
Kata Kunci: Kebijakan, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023, Pedagang Kaki Lim
PENGARUH PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN BERBASIS IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL (SUATU STUDI DI KECAMATAN BLUTO KABUPATEN SUMENEP)
Terdapat beberapa hal yang membuat kurangnya partisipasi atau pun keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan program identitas kependudukan digital yang dilaksanakan oleh pemerintah. Hambatan yang timbul di masyarakat atas program identitas kependudukan digital diantaranya, kurangnya pemahaman dan informasi terkait program yang dilaksanakan oleh pemerintah, sehingga hal tersebut bisa menjadi salah satu penyebab kurangnyapartisipasi dari masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisa kuantitatif yaitu melakukan pengukuran secara objektif dengan menghitung data secara statistic, proses pengolahan data menggunakan SPSS, untuk mendapatkan relevan dan valid. Pada uji yang dilakukan, ujian parsial (uji T), t-hitung sebesar 18,738 lebih kecil dari t-tabel sebesar 0,67698 (t-hitung < t-tabel), yangmengindikasikan bahwa partisipasi masyarakat berpengaruh signifikan sebesar 78% terhadapkualitas pelayanan, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti partisi pasimasyarakat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan. Dinas kependudukan dan pencatatansisip perlu untuk meningkatkan lagi indikator- indikator yang mendapat skor rendah agar dinas kependudukan dan pencatatan sipil mampu menjadi lebih baik lagi kedepannya.
Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Kualitas Pelayanan, Identitas kependudukan
Digital dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipi
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) dr. H. MOH ANWAR KAB. SUMENEP
Permasalahan mengenai kualitas pelayanan di rumah sakit masih banyak dijumpai di beberapa daerah di Indonesia. Seperti halnya Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh Anwar di Kabupaten Sumenep. Rumah sakit ini menjadi rujukan utama masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, sehingga pelayanan yang diberikan harus berkualitas dan selaras dengan harapan masyarakat yang menggunakan pelayanan rumah sakit. Salah satu permasalahan yang terjadi pada Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar, didapat bahwa pendaftaran rawat inap cukup lama, kurangnya responsif dari para pegawai terhadap pasien. Hal ini sangat berbeda dengan kondisi masyarakat yang sangat membutuhkan pelayanan kesehatan yang optimal dan berkualitas. Oleh karena itu dibutuhkan strategi peningkatan kualitas pelayanan di rumah sakit terhadap kesejahteraan pasien pengguna layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Moh Anwar Kabupaten Sumenep. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif dan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian meunjukkan bahwa strategi RSUD untuk meningkatkan kualitas pelayanan sudah dilakukan dan diwujudkan. Seperti membuka poli pelayanan unggulan yaitu poli onkologi dan poli nyeri. Diharapkan RSUD dr. H. Moh Anwar diharapkan dapat mampu untuk membuka layanan baru sesuai dengan kebutuhan masyarakat, seperti layanan kesehatan untuk lansia, dan layanan kesehatan untuk orang-orang dengan disabilitas.
Kata Kunci: Strategi, Kualitas Pelayanan, Pelayanan Publi
Pemahaman Orang Tua Terhadap Undang-undang Perlindungan Anak sebagai Langkah Aktif Pencegahan Anak Berhadapan dengan Hukum
Berdasarkan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, anak merupakan seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun. Terdapat banyak peristiwa hukum yang ternyata melibatkan anak baik sebagai pelaku, korban, maupun saksi tidak terkecuali di Surabaya. Surabaya, sebagai salah satu kota besar dan modern di Indonesia tentu memberikan pengaruh-pengaruh terhadap tumbuh kembang anak itu sendiri sehingga apabila minimnya pengetahuan orang tua terhadap hukum yang dapat diberlakukan terhadap anak, maka akan meningkatkan potensi anak berhadapan dengan hukum. Sebagai contoh, di Surabaya marak terjadi kasus perundungan, pencurian, dan kejahatan lainnya yang melibatkan anak sebagai pelaku, korban, maupun saksi. Hal ini menunjukkan bahwa pencegahan anak berhadapan dengan hukum perlu dilakukan untuk masa depan anak itu sendiri. Mitra Penelitian adalah warga RW 6, Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo. Pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan pada Tanggal 18 Mei 2025 dengan metode penyuluhan hukum serta pendampingan hukum. Penyuluhan dan pendampingan hukum dilaksanakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat beserta Mahasiswa Fakultas Hukum. Hasil yang dicapai dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan masyarakat RW 6, Kelurahan Jagir, Surabaya terhadap hukum Indonesia yang dapat diberlakukan terhadap ana
Pengenalan Jenis Makanan Sehat terhadap Anak Usia Dini melalui Media Audio Visual di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang
Masa kanak-kanak merupakan periode krusial dalam pembentukan kebiasaan makan yang dapat memengaruhi kesehatan jangka panjang. Namun, banyak anak usia dini yang belum memahami pentingnya dalam mengkonsumsi makanan sehat, yang dapat mengakibatkan kurangnya edukasi gizi yang sesuai dengan tahapan perkembangan mereka. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak usia dini mengenai jenis makanan sehat melalui pendekatan edukatif berbasis media audio visual. Kegiatan ini dilaksanakan di lembaga PAUD di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, dengan melibatkan para murid sebagai objek, dan para guru sebagai pendukung utama pada proses pembelajaran. Metode yang digunakan meliputi pemutaran video interaktif, diskusi sederhana, dan aktivitas edukasi tentang makanan sehat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman anak-anak terhadap makanan sehat, serta respon positif dari para murid dan guru terhadap metode pembelajaran yang digunakan. Diharapkan program ini dapat menjadi model edukasi gizi yang menyenangkan dan efektif untuk diterapkan secara luas di tingkat PAUD
Peran Merek Dagang dan Sertifikasi Halal pada Proses Bisnis UMKM Tempe UD. Kauman Jaya menuju UMKM Naik Kelas
UMKM pangan memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, namun sering menghadapi kendala dalam aspek legalitas merek dagang dan pemenuhan standar halal. Permasalahan tersebut dialami oleh UD Kauman Jaya, sebuah usaha kecil menengah yang memproduksi keripik tempe di Tenggilis Mejoyo, Surabaya. Ketiadaan merek dagang terdaftar dan belum adanya penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) menyebabkan usaha ini kurang memiliki daya saing, baik di pasar lokal maupun nasional. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan kemandirian UMKM melalui pelatihan merek dagang dan SJPH. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan implementasi, serta evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman pemilik dan karyawan terkait pentingnya branding dan kehalalan produk. UD Kauman Jaya berhasil menyusun draft merek dagang, memperbaiki desain kemasan, serta menyiapkan dokumen awal SJPH sesuai standar BPJPH. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kualitas manajerial, tetapi juga memperkuat kepercayaan konsumen dan membuka peluang ekspansi pasar. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam mendorong kemandirian UMKM dan dapat direplikasi pada usaha sejenis untuk meningkatkan daya saing berbasis merek dan jaminan halal
Pendampingan Pembuatan Video Promosi Paket Wisata Desa Nyambu Kabupaten Tabanan Bali
Desa Nyambu memiliki potensi pariwisata berbasis masyarakat dengan menawarkan paket wisata berupa susur sawah dan susur budaya yang di lakukan oleh Pokdarwis Desa Nyambu. Susur sawah yang ditawarkan berupa tracking dan cycling di sepanjang jalur persawahan yang telah disiapkan. Alih fungsi lahan persawahan menjadi permukiman terus mengalami peningkatan seiring perkembangan pembangunan di Desa Nyambu. Hal ini berdampak pada perubahan jalur susur sawah yang disiapkan oleh Pokdarwis. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu dibuatkan paket wisata terbaru menyesuaikan dengan kondisi jalur susur sawah serta kesiapan masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara diskusi dan survei langsung ke lapangan. Diskusi dihadiri oleh seluruh anggota tim pengabdian dan Pokdarwis Desa Nyambu. Survei langsung lokasi wisata meliputi jalur susur sawah serta susur budaya dari masyarakat sekitar. Kegiatan pengambilan video diikuti oleh tim videografi, tim pengabdian, pokdarwis serta beberapa talent internasional. Hasil diskusi dan survei kegiatan. Hasil pengabdian berupa video promosi yang akan dipublikasikan oleh anggota Pokdarwis sehingga mampu meningkatkan antusiasme dan kunjungan wisatawan ke Desa Nyambu