E-Journal Universitas Wiraraja
Not a member yet
2235 research outputs found
Sort by
HUMAN RESOURCE ACCOUNTING PRACTICES IN NEPALESE COMMERCIAL BANKS
This research aims to examine Human Resource Accounting Practices in Nepalese Commercial Banks. A descriptive design is utilized for this study. Human Resource Accounting Disclosure Index (HRADI) is applied, focusing on five main indicators: the nature of Human Resource Accounting (HRA), valuation of HRA, financial statements regarding HRA, auditing practices for HRA, and enhancement programs for HRA practices, as well as using the Lev and Schwartz Model to draw conclusions. The analysis considered all 20 commercial banks operating in Nepal as the population sample. To achieve the objectives of this research, both primary and secondary data are gathered. Primary data was collected through judgmental sampling, where selected respondents completed questionnaires, while secondary data was sourced from the annual reports of the banks. Among the 20 banks, only Standard Chartered Bank Nepal Limited (SCBNL) and Nabil Bank Limited (NBL) were included in the sample. Authorized human resource officers from these banks participated in the study. The analysis of the data utilized HRADI and the Lev and Schwartz model. Results indicated that HRADI for SCBNL and NBL were 69.23% and 76.92%, respectively, suggesting that human resource accounting practices at both banks have not reached satisfactory standards. Both institutions follow the Nepal Financial Reporting Standard, classifying human resource expenses under Personnel Expenses and Deferred Employee Expenditure, yet neither has established a true valuation for their human resources
Evaluasi Perencanaan Saluran Drainase Jalan Sepakat Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru
Sepakat Street, Payung Sekaki District, had puddles on the road surface even though it already has drainage channels on the right and left of the drain with a depth of 0.4 m and a width of 0.6 m. The purpose of this research is to evaluate the planning to improve the condition of the existing drainage channels so that they can drain water. The method used is the Gumbel distribution method to calculate the frequency of rainfall, SNI 03-3424-1994 to calculate rainfall intensity, and the Manning method to calculate flow velocity. Then the results of evaluation calculations on the drainage channel on the road agreed, Payung Sekaki sub-district, Pekanbaru City with dimensions of 0.6 meters wide and 0.4 meters high, obtained that the discharge of the existing channel that can accommodate water on the right is 0.0621 m³/s, and on the left is 0.071 m³/sec, and the total discharge from the discharge and rainfall on the right is 1.20401 m³/sec, and the left is 1.20411 m³/sec. Payung Sekaki, Pekanbaru City, the cause is that the drainage cannot accommodate the existing water discharge so there is a puddle on the road in the Sekaki Payakumbuh sub-district, Pekanbaru City, and after being re-planned according to the existing discharge, the dimensions have been planned for the right and left channels with a width of 0.6 meters and depth of 1.05 meters.Jalan Sepakat Kecamatan Payung Sekaki terdapat genangan pada permukaan jalan walaupun sudah memiliki saluran drainase di bagian kanan dan kiri drainase dengan kedalaman 0.4 m dan lebar 0.6 m. Tujuan penelitian ini untuk melakukan evaluasi perencanaan guna memperbaiki kondisi saluran drainase yang ada sehingga dapat mengalirkan air. Metode yang digunakan ialah metode Distribusi Gumbel untuk menghitung frekuensi curah hujan, SNI 03-3424-1994 untuk menghitung intensitas curah hujan, dan metode manning untuk menghitung kecepatan aliran. Maka hasil perhitungan evaluasi pada saluran drainase di Jalan Sepakat Kecamatan Payung Sekaki kota Pekanbaru dengan dimensi lebar 0.6 meter, dan tinggi 0.4 meter, diperoleh debit saluran eksisting yang dapat menampung air sebelah kanan 0.0621 m³/det, dan sebelah kiri 0.071 m³/det, dan debit total dari buangan dan curah hujan sebelah kanan 1.20401 m³/det, dan kiri 1.20411 m³/det. Dengan hasil demikian debit yang dihasilkan sekarang lebih besar dari perencanaan yang ada maka genangan air pada jalan sepakat Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru penyebabnya ialah drainase tidak dapat menampung debit air yang ada sehingga terjadinya genangan di jalan sepakat kecamatan Payung Sekaki kota Pekanbaru dan setelah di rencanakan ulang sesuai debit yang ada dimensi yang telah direncanakan untuk saluran sebelah kanan dan kiri lebar 0.6 meter dan kedalaman 1.05 meter
Analisis Kerapuhan Seismik Struktur Gedung Tak Beraturan dengan Analisis Pushover
Structural damage often occurs in buildings due to earthquake loads. Irregular buildings have a greater risk of damage due to earthquakes than regular buildings. Because the probability of an earthquake occurring in a structure cannot be predicted, an analysis is needed that can describe the vulnerability or fragility due to earthquakes. The purpose of this study was to determine the performance of irregular buildings and the probability of building damage based on seismic fragility. The method used to compile the seismic fragility curve is HAZUS, while the structural performance is obtained from the pushover analysis. Hazus is a method for estimating losses due to disasters, while the pushover analysis is in the form of a push-load application on the structure. Based on the results of the analysis, the structural performance point was obtained with a base shear force and displacement in the x direction of 4194.424 kN and 0.145 m, while in the y direction it was 4187.2016 kN and 0.152 m. The performance level of the building structure based on the analysis results is stated in the Damage Control (DC) condition according to ATC-40 and Life Safety (LS) according to FEMA 440. Based on the fragility curve, the probability of ultimate damage and yield conditions in moderate criteria and the probability of damage in the x and y directions of the building is 100%. The results of this study provide important information about the condition of irregular building structures during an earthquake so that it can be used for structural evaluation and mitigation during an earthquake.Kerusakan struktur sering terjadi pada gedung akibat beban gempa. Bangunan gedung tak beraturan memiliki resiko kerusakan lebih besar akibat gempa dibandingkan gedung beraturan. Karena probabilitas kejadian gempa pada struktur tidak dapat diprediksi, maka diperlukan analisis yang dapat menggambarkan kerawanan atau kerapuhan akibat gempa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja gedung tak beraturan dan probabilitas kerusakan gedung berdasarkan kerapuhan seismik. Metode yang digunakan untuk menyusun kurva kerapuhan seismik berupa HAZUS, sedangkan performa struktur didapatkan dari Analisis Pushover. Hazus merupakan metode perkiraan kerugian akibat bencana, sedangkan Analisis Pushover berupa aplikasi beban dorong pada struktur. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan titik kinerja struktur dengan gaya geser dasar dan perpindahan pada arah x sebesar 4194.424 kN dan 0.145 m, sedangkan pada arah y sebesar 4187.2016 kN dan 0.152 m. Tingkat kinerja dari struktur gedung berdasarkan hasil analisis dinyatakan dalam kondisi Damage Control (DC) menurut ATC-40 dan Life Safety (LS) menurut FEMA 440. Berdasarkan kurva kerapuhan, probabilitas kerusakan kondisi leleh dalam kriteria sedang (moderate) dengan probabilitas kerusakan pada arah x dan y bangunan sebesar 100%. Hasil penelitian ini memberikan informasi penting tentang kondisi struktur gedung tak beraturan saat terjadi gempa, sehingga dapat digunakan untuk evaluasi struktur dan mitigasi pada saat gempa
Analisis Peta Kekeringan Lahan Pertanian Di Kabupaten Lamongan Menggunakan NDDI (Normalized Difference Drought Index)
Agricultural land is a natural resource that plays an important role in the continuity of human life. Lamongan is one of the regencies with vast agricultural land, around 80% of the Lamongan Regency area is agricultural land consisting of rice fields and non-rice fields. However, every year Lamongan is hit by drought in several regions. Drought in Lamongan occurs on average around June - October. Several sub-districts in Lamongan are hit by drought, one of the causes of which is low rainfall during the dry season. This study used rainfall data and Landsat 8 satellite imagery with a time span of August - October 2019 - 2023. Landsat 8 imagery was adjusted to the months used, and image processing to obtain drought results in Lamongan Regency using the NDDI (Normalized Difference Drought Index). From the processing, the results obtained in October 2023 were that the area hit by severe drought was Sarirejo District with an area value of 32,490,000 m2 from the total area of Sarirejo District of 47,380,000 m2. Around 68.57% of the Sarirejo District area was hit by severe drought. This study aims to determine the area affected by drought in the Lamongan area. So it can be used for mitigation in future drought disasters.Lahan pertanian merupakan sumber daya alam yang berperan penting bagi kelangsungan kehidupan manusia. Lamongan termasuk salah satu kabupaten dengan lahan pertanian yang sangat luas, sekitar 80% wilayah Kabupaten Lamongan adalah lahan pertanian yang terdiri dari lahan pertanian sawah dan bukan sawah. Namun, setiap tahun Lamongan dilanda bencana kekeringan di beberapa daerahnya. Kekeringan di Lamongan rata-rata terjadi sekitar pada bulan Juni - Oktober. Pada beberapa kecamatan di Lamongan dilanda kekeringan yang salah satu penyebabnya adalah curah hujan yang rendah pada musim kemarau. Pada penelitian ini menggunakan data curah hujan dan citra satelit Landsat 8 dengan rentang waktu Agustus - Oktober pada tahun 2019 - 2023. Pengambilan citra Landsat 8 disesuaikan dengan bulan yang digunakan, serta pengolahan citra untuk mendapatkan hasil kekeringan di Kabupaten Lamongan menggunakan indeks kekeringan NDDI (Normalized Difference Drought Index). Dari pengolahan tersebut, didapatkan hasil pada Oktober 2023 wilayah yang dilanda kekeringan sangat berat adalah Kecamatan Sarirejo dengan nilai luas sebesar 32,490,000 m2 dari seluruh luas Kecamatan Sarirejo 47,380,000 m2. Sekitar 68.57% wilayah Kecamatan Sarirejo dilanda bencana kekeringan berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luas wilayah yang dilanda kekeringan di wilayah Lamongan. Sehingga dapat digunakan untuk mitigasi pada bencana kekeringan yang akan datang
INVENTARISASI SERANGGA SISTEM FEROMON TRAP & YELLOW TRAP TERHADAP BUDIDAYA TANAMAN
Biodiversitas atau keanekaragaman hayati dapat disebut sebagai suatu system penting pada kehidupan makhluk hidup. Banyaknya jumlah keanekaragaman hayati meliputi berbagai makhluk hidup yang berada di dunia ini, yang beruhubungan antara individu dengan yang lainnya. Serangan serangga parasitisme yang merugikan petani mengakibatkan berkurangnya hasil panen merupakan sebuah landasan dari penelitian ini untuk menginventarisasi serangga yang merupakan parasit dan menguntungkan pada ekosistem budidaya tanaman palawija sehingga petani bisa mengaplikasikan pestisida yang tepat untuk memperoleh hasil panen yang maksimal. Penelitian ini melalui metode berupa identifikasi dari serangga yang di awali dengan melakukan inventarisasi yang paling merusak di tanaman palawija, penelitian ini menggunakan traping yellow yang diletakkan pada lahan persawahan. Pemberian senyawa feromon mengakibatkan serangga jenis kelamin betina akan banyak terperangkap. Identifikasi jenis dan spesies serangga dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan informasi yang sesuai untuk aplikasi biopestisida yang tepat sasaran. Didapatkan hasil observasi jenis serangga sebanyak 166 Kelimpahan individu serangga terbesar adalah ordo diptera berdasarkan perangkap yang digunakan, jumlah yang berada di Yellow Trap berjumlah 30 dan yang berada di feromon trap berjumlah 136 dari dasar tersebut penentuan pestisida yang ramah lingkungan dapat dilakukan pengaplikasian rekomendasi jenis cendawan Beauverina bassian
Attitude Of Medical Personnel On The Implementation Of EMR (Electronic Medical Record) In Dental & Oral Hospital of Bhakti Wiyata Health Sciences Institute (RSGM IIK Bhakta) Kediri
This study explores the implementation of Electronic Medical Records (EMR) at RSGM IIK Bhakti Wiyata Kediri, focusing on medical personnel’s attitudes and the factors influencing adoption, such as knowledge, training, and support. Qualitative research was conducted through structured interviews with four informants (two dentists and two dental nurses) who had experience using the EMR system based on the Health Information Technology System (HINTS) application. The findings indicate that EMR has improved healthcare efficiency by enhancing patient data access and supporting better coordination among medical personnel. However, challenges such as slow internet connections, unstable servers, and occasional system errors hinder its full potential. Resistance to EMR adoption, primarily due to inadequate training, was also noted. Although most medical personnel expressed positive attitudes towards EMR, concerns regarding data security, including potential breaches and input errors, were significant. The study recommends addressing these issues by enhancing network infrastructure, improving server reliability, and providing more comprehensive training and technical support. Additionally, periodic system evaluations are suggested to ensure its effectiveness. These improvements are essential for increasing user confidence and optimizing EMR’s contribution to healthcare quality at RSGM IIK Bhakti Wiyata Kediri, supporting the broader digital transformation of healthcare in Indonesia
STRATEGI PEMBERDAYAAN BUMDes UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN DI GAMPONG PAYABUJOK SEULEUMAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan BUMDes Gampong Payabujok Seuleumak sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis SWOT untuk mengevaluasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kinerja BUMDes. Hasil analisis menunjukkan bahwa BUMDes memiliki kekuatan dalam hubungan yang baik dengan pemerintah desa dan potensi pasar lokal yang besar, namun juga menghadapi kelemahan dalam hal pengelolaan SDM dan keterbatasan lahan usaha. Peluang yang ada termasuk dukungan pemerintah dan kemitraan dengan industri lokal, sedangkan ancaman yang dihadapi adalah persaingan usaha yang ketat dan ketidakstabilan ekonomi. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar BUMDes memanfaatkan kekuatan internal untuk mengeksploitasi peluang eksternal melalui pelatihan pengelolaan, penggunaan teknologi dan memperluas kemitraan dengan sektor lain untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja usaha. Melalui penerapan strategi yang tepat, BUMDes berpotensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Gampong Payabujok Seuleumak dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi desa secara berkelanjutan
DAMPAK PERSEPSI MEDIA SOSIAL TERHADAP TRANSPARANSI DAN TATA KELOLA DALAM PENGELOLAAN PAJAK PADA PENERAPAN CORETAX
Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana pandangan orang tentang informasi media sosial berdampak pada transparansi dan tata kelola pengelolaan pajak saat menerapkan sistem Coretax. Penelitian ini melihat 152 publikasi ilmiah yang relevan dari tahun 2019 hingga 2020 dengan pendekatan bibliometrik yang menggunakan perangkat lunak VOSviewer dan sumber data dari Publish or Perish. Hasil pemetaan menunjukkan adanya enam klaster utama yang mewakili topik seperti transparansi fiskal, digitalisasi, dan tata kelola pemerintahan pajak. Menurut penelitian ini, media sosial memiliki kemampuan untuk meningkatkan partisipasi publik dan akuntabilitas institusional dalam pengelolaan pajak melalui penyebaran informasi dan edukasi fiskal. Selain itu, digitalisasi perpajakan melalui e-filing, blockchain, dan AI terbukti meningkatkan transparansi dan pengawasan fiskal, tetapi masih menghadapi masalah infrastruktur dan literasi digital. Selain itu, digitalisasi perpajakan melalui e-filing, blockchain, dan AI terbukti meningkatkan transparansi dan pengawasan fiskal, tetapi masih menghadapi masalah infrastruktur dan literasi digital. Studi ini menemukan bahwa reformasi perpajakan digital sangat bergantung pada kolaborasi teknologi, tata kelola yang baik, dan partisipasi masyarakat yang aktif di media sosial
PELATIHAN PEMBUATAN VISUAL PROMOSI DIGITAL PADA UMKM DESA KRIKILAN SANGIRAN
Sinergi antara sektor pariwisata serta perkembangan teknologi digital merupakan faktor yang sangat mempengaruhi aktivitas ekonomi didaerah sekitarnya terutama pada UMKM. Perkembangan ini memberi peluang bagi pelaku UMKM terutama di desa Krikilan untuk meningkatkan visibilitasnya melalui strategi pemasaran yang lebih efektif yaitu melalui promosi digital. Dalam konteks tersebut, pelatihan pembuatan visual promosi digital kepada UMKM Desa Krikilan, Sangiran bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas melalui media online. Pelatihan dilakukan dengan pemaparan konsep dasar desain grafis, serta pelatihan dasar foto produk yang relevan dan aplikatif. Seiring meningkatnya penggunaan platform e-commerce dan media sosial sebagai alat promosi jual beli, strategi visual promosi menjadi faktor utama untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Dengan mengikuti pelatihan ini, pelaku UMKM di Desa Krikilan diharapkan mampu mempromosikan UMKM yang mereka miliki secara lebih efektif dan menarik sehingga dapat lebih kompetitif di era digital serta memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan penjualan secara berkelanjutan khususnya pada media online.Sinergi antara sektor pariwisata serta perkembangan teknologi digital merupakan faktor yang sangat mempengaruhi aktivitas ekonomi didaerah sekitarnya terutama pada UMKM. Perkembangan ini memberi peluang bagi pelaku UMKM terutama di desa Krikilan untuk meningkatkan visibilitasnya melalui strategi pemasaran yang lebih efektif yaitu melalui promosi digital. Dalam konteks tersebut, pelatihan pembuatan visual promosi digital kepada UMKM Desa Krikilan, Sangiran bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas melalui media online. Pelatihan dilakukan dengan pemaparan konsep dasar desain grafis, serta pelatihan dasar foto produk yang relevan dan aplikatif. Seiring meningkatnya penggunaan platform e-commerce dan media sosial sebagai alat promosi jual beli, strategi visual promosi menjadi faktor utama untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Dengan mengikuti pelatihan ini, pelaku UMKM di Desa Krikilan diharapkan mampu mempromosikan UMKM yang mereka miliki secara lebih efektif dan menarik sehingga dapat lebih kompetitif di era digital serta memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan penjualan secara berkelanjutan khususnya pada media online
Optimalisasi Strategi Social Media Marketing untuk Meningkatkan Brand Awareness di Kubu Barat Camp
In the digital era, social media has become an effective marketing tool, especially for the outdoor equipment rental industry. Kubu Barat Camp, an MSME operating since 2016 in Malang, faces challenges in increasing brand awareness on social media platforms despite having relevant products and a strategic location. With more than 3.6 billion social media users, the opportunity to reach a wider audience is huge, but this potential has not been optimally utilized by Kubu Barat Camp. This study aims to explore the optimization of social media as a marketing tool to increase brand awareness. The research method used is qualitative, with data collection through interviews, documentation, and observation. The results of the study indicate the need for improved social media marketing strategies, including content variations such as video tutorials and customer stories, as well as expanding the use of other platforms such as TikTok and Facebook. More structured team management and budget allocation for promotions are also very important. With these steps, Kubu Barat Camp can more effectively build emotional connections with customers and increase their brand awareness