E-Journal Universitas Wiraraja
Not a member yet
    2235 research outputs found

    PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, UMUR PERUSAHAAN, LEVERAGE, PROFITABILITAS TERHADAP KETEPATAN WAKTU PENYAMPAIAN LAPORAN KEUANGAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, umur perusahaan, leverage, dan profitabilitas terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan pada perusahaan sektor industri manufaktur. Studi ini menggunakan pendekatan bibliometrik berbasis VOSviewer dengan mengkaji publikasi ilmiah terkait yang diperoleh melalui perangkat lunak Publish or Perish. Data yang dianalisis mencakup publikasi ilmiah periode 2021 hingga 2025. Hasil pemetaan bibliometrik menunjukkan bahwa topik-topik seperti transparansi fiskal, digitalisasi, dan tata kelola pelaporan keuangan menjadi klaster utama dalam penelitian ini. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa ukuran perusahaan dan umur perusahaan memiliki kecenderungan positif terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan, sementara leverage dan profitabilitas menunjukkan pengaruh yang bervariasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur mengenai faktor-faktor yang memengaruhi ketepatan waktu pelaporan keuangan, serta dapat menjadi acuan bagi perusahaan dan regulator dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan di sektor manufaktur

    PENGARUH LITERASI KEUANGAN, GAYA HIDUP DAN PENDAPATAN TERHADAP KEMAMPUAN PENGELOLAAN KEUANGAN PRIBADI SISWA/I SMA NEGERI 87 JAKARTA SELATAN

    Full text link
    This study aims to analyze the effect of financial literacy, lifestyle, and income on personal financial management among students of SMA Negeri 87 Jakarta Selatan. The problem addressed is how these factors influence Generation Z’s financial behavior in managing pocket money. The research applied a quantitative approach using multiple linear regression with 88 respondents. Partial tests show that financial literacy has a significant effect (β = 0.257; t = 3.431; Sig = 0.001), lifestyle has a significant effect (β = 0.599; t = 10.152; Sig = 0.000), and income also has a significant effect (β = 0.027; t = 3.677; Sig = 0.000). The simultaneous test obtained F = 71.248 with Sig F = 0.000 and Adjusted R² = 0.708, indicating that the three variables explain 70.8% of personal financial management variation. These findings highlight the importance of financial literacy and lifestyle control in shaping healthy financial habits.     Keywords : Financial Literacy, Lifestyle, Consumer Behavior, Financial Management, Generation Z.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, gaya hidup, dan pendapatan terhadap kemampuan pengelolaan keuangan pribadi siswa SMA Negeri 87 Jakarta Selatan. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana faktor-faktor tersebut memengaruhi perilaku finansial generasi Z dalam mengelola uang saku. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linear berganda pada 88 responden. Hasil uji parsial menunjukkan literasi keuangan berpengaruh signifikan (β = 0,257; t = 3,431; Sig = 0,001), gaya hidup berpengaruh signifikan (β = 0,599; t = 10,152; Sig = 0,000), dan pendapatan juga berpengaruh signifikan (β = 0,027; t = 3,677; Sig = 0,000). Uji simultan menghasilkan F = 71,248 dengan Sig F = 0,000 serta Adjusted R² = 0,708, yang berarti ketiga variabel menjelaskan 70,8% variasi pengelolaan keuangan pribadi. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi keuangan dan pengendalian gaya hidup dalam membentuk kebiasaan finansial yang sehat.     Kata Kunci : Literasi Keuangan, Gaya Hidup, Perilaku Konsumtif, Pengelolaan Keuangan, Generasi Z

    KAJIAN SISTEM PEMASARAN KOMODITAS SAYURAN SEGAR DI AKANCATANI KABUPATEN SUMENEP

    Full text link
    Akancatani sebagai pedagang mampu memberikan solusi untuk memenuhi permintaan masyarakat khususnya di Madura. Dalam proses pemasarannya terdapat beberapa hambatan, seperti menjaga kualitas produk sayuran segar, metode pendistribusian dan perluasan pasar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sistem pemasaran komoditas sayuran segar di Akancatani Kabupaten Sumenep. Lokasi penelitian di Akancatani yang berlokasi di Jl. Mahoni No.45, Pangarangan, Kec. Kota Sumenep, Kab. Sumenep. Populasi dan sampel pada penelitian yaitu informan utama, informan kunci, dan informan pendukung. Metode pengambilan data dengan cara obsevasi dan wawancara sebagai menggali informasi yang ada di Akancatani. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui sistem pemasaran sayuran segar yang ada di Akancatani. Dari hasil penelitian ini diperoleh sistem pemasaran yang dilakukan Akancatani, Bauran pemasaran : Produk sayuran segar (selada kriting, pakcoy, cabai rawit merah, cabai rawit hijau, caisim, kangkung). Distribusi pemasaran : Saluran Pemasaran tingkat 0 (Akancatani-Konsumen) dan Tingkat 1 (Akancatani-Indomart-Konsumen). Margin pemasaran : Saluran pemasaran yang paling efisien pada saluran pemasaran tingkat 0, karena yang memiliki margin share lebih rendah dari pada saluran pemasaran tingkat 1 dan satuan produk sayuran segar yang lebih efisien adalah selada kriting dengan nilai share biaya pemasaran tingkat 0 (2%) dan tingkat 1 (20%) dan Share keuntungan  tingkat 0 (98%), tingkat 1 (80%)

    MUTU TEPUNG RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) (KAJIAN: SIFAT FISIK, KIMIA, ORGANOLEPTIK)

    Full text link
    Rumput laut Eucheuma cottoni merupakan komoditas yang melimpah di indonesia terutama di Sumenep yang menghasilkan 3.224,70 ton/ 5.795 ha pertahun dan baru dimanfaatkan 141,324 ha, maka di perlukan pengembangan dalam penanganan hasil dari rumput laut yang dihasilkan salah satunya adalah tahap pengeringan rumput laut. Rumput laut Eucheuma cottonii banyak memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh dan dapat dimanfaatkan dalam bidang farmaseutika dan neutraseutika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama pengeringan terhadap mutu, kadar air dan kadar serat tepung rumput laut. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan melakukan percobaan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam atau ANNOVA (Analysis of Variance) dan uji BNJ dengan perlakuan suhu dan waktu S1 : W1 (50:5), S1 : W2 (50:6), S2 : W1 (60:5), S2 : W1 (60:6), S3 : W1 (70:5), S2 : W2 (70:6). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air yang dihasilkan sebesar 8,14%-10,57% dan kadar serat sebesar 13,37%-31,51%, maka tepung rumput laut pada penelitian ini memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI)

    DESAIN GRAFIS MEMPERKUAT DIGITAL MARKETING KEPADA WIRAUSAHA MUDA LDII KABUPATEN SUMENEP

    Full text link
    Era digital menjadi tantangan dan peluang dalam berbisnis, tantangan dan peluang tersebut perlu dijawab dengan kemampuan yang diasah sesuai perkembangan. Para Pelaku bisnis online menjadi semakin diminati banyak kalangan, bahkan hampir semua masyarakat yang tidak memiliki toko secara umum juga melakukan penjualan online, Hal tersebut karena dianggap mudah dan praktis. Perkembangan tersebut juga harus diikuti para pemuda LDII di era digital. Para Pemuda LDII merupakan pemuda yang aktif dalam melakukan binsis dan usaha bertujuan untuk mensejahterakan para anggota khususnya dan masyarakat sumenep pada umumnya yang menikmati fasilitas tersebut. Diusianya yang masih dini tersebut masih belum memanfaatkan penjualan di dunia online karena keterbatasan sumber daya manusia, hal tersebut telah diupayakan mendapatkan solusi dengan adanya pelatihan dan pengabdian dari Universitas Wiraraja dan mahasiswa bisnis digital. Para pemuda LDII yang minim pengetahuan dan  masih belum memiliki pengalaman penjualan online. Untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukan adanya pelatihan dan pendampingan terkait tentang menjadi seorang digital marketer. Program pengabdian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal memulai usaha online dengan mereka dituntut memiliki mental yang kreatif dan inovatif

    EVALUASI PERATURAN BUPATI NOMOR 80 TAHUN 2018 TENTANG KEBIJAKAN PENGELOLAAN PARKIR BERLANGGANAN

    Full text link
    Parkiran menjadi fenomena yang sering dijumpai dalam sistem transportasi. Fenomena tersebut terjadi hampir di seluruh kota yang ada di Indonesia. Evaluasi kebijakan parkir berlangganan di Kab. Sumenep dilatar belakangi oleh jukir ilegal yang sering menyalahgunakan lahan parkir untuk mendapatkan keuntungan. Lahan parkir menjadi masalah yang penting dan mendesak yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerinatah kota. Di jelaskan bahwa objek retribusi Pelayanan dan Penyediaan tempat parkir di tepi jalan umum, jalan umum sebagaimana dimaksud di tetapkan oleh Bupati. Dari hal tersebut jelaslah, bahwasannya Pemerintah dalam hal ini Bupati sebagai Kepala Pemerintah mempunyai kebijakan dan kewenangan dalam menentukan titik-titik dan lokasi jalan umum yang dijadikan sebagai objek retribusi parkir. Banyaknya penyalahgunaan lahan parkir yang terjadi di Kabupaten Sumenep yang berlokasi di Indomart Jl. DR. Cipto, di sepanjang jalan Jl. Jendral Sudirman, dan sepanjang jalan Jl. Diponegoro. Penelitian ini bertujuan untukmengevaluasi kebijakan pengelolaan parkir berlangganan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan retribusi parkir berlangganan di Sumenep bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menertibkan perparkiran. Namun, masih terdapat kendala dalam pelaksanaan kebijakan parkir berlangganan, yaitu masih banyak masyarakat yang belum mematuhi aturan dan juru parkir liar yang masih beroperasi. Kata Kunci: Kebijakan, Evaluasi Kebijakan, Pengelolaan Parkir Berlanggana

    PENGEMBANGAN DESA WISATA KERIS DALAM PERSPEKTIF MODAL SOSIAL DI DESA AENG TONGTONG KECAMATAN SARONGG

    Full text link
    Desa Aeng Tongtong merupakan desa yang ditetapkan sebagai desa wisata keris dengan jumlah empu terbanyak dan pernah mendapat penghargaan dari UNESCO. Meskipun demikian, pengembangan desa ini masih kurang optimal dan tidak sepenuhnya mencerminkan tempat wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengembangan desa wisata keris dalam perspektif modal sosial di Desa Aeng Tongtong Kecamatan Saronggi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Berfokus pada tiga unsur modal sosial yang ada di desa Aeng Tongtong yang menunjukan bahwa: 1) Norma yang ada memastikan semua aktivitas wisata berbasis budaya dengan penghormatan dan dipertahankan keasliannya seperti melakukan puasa penyucian diri dan penjamasan keris pada bulan Muharram. 2) Jaringan yang kuat antara kepala desa, ketua desa ini wisata, BUMDes, empu dan pihak eksternal sangat penting untuk meningkatkan kunjungan serta mengadakan perkumpulan rutin untuk mengembangkan desa wisata. 3) Kepercayaan Antusiasme dan dukungan aktif masyarakat terhadap pengembangan desa wisata terlibat langsung pada acara penjamasan keris dan kegiatan desa wisata, kepercayaan masyarakat terhadap nilai historis dan budaya keris menjadi pondasi utama yang memperkuat keberhasilan dan keberlanjutan pengembangan desa wisata. Modal sosial memainkan peran penting dalam pengembangan desa wisata yang menjadi kunci utama dalam pembangunan dan kemajuan desa wisata keris yang ada desa Aeng Tongtong kecamatan Saronggi. Kata Kunci: Pengembangan, desa wisata keris, modal sosial

    KUALITAS PELAYANAN BADAN KARANTINA INDONESIA BALAI KARANTINA HEWAN, IKAN, DAN TUMBUHAN JAWA TIMUR UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DALAM KEGIATAN EKSPOR-IMPOR DI KANTOR PELAYANAN TANJUNG PERAK

    Full text link
    Seiring berkembangnya zaman kegiatan ekspor-impor terjadi hilirisasi beberapa komoditas di Indonesia. Kegiatan ini bukan hanya fokus pada hulu saja tetapi merambat juga ke hilir, dengan demikian, pemerintah mengambil langkah cepat sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 45 Tahun 2023 tentang pembentukan Badan Karantina Nasional. secara keseluruhan, pembentukan badan karantina adalah langkah proaktif untuk melindungi ketahanan pangan dan keberlanjutan pertanian. dengan memberikan fokus pada pencegahan, pengawasan, dan respons cepat terhadap ancaman potensial. Ketergantungan antar negara satu dengan negara lain memicu meningkatnya aktifitas perdagangan internasional dan lalu lintas barang ekspor – impor. di tengah pesatnya kegiatan perdagangan internasional Pelayanan karantina sangat vital untuk memastikan bahwa produk pangan yang masuk dan keluar dari suatu negara memenuhi standar keamanan dan kualitas yang ditetapkan. hal ini tidak hanya melindungi kesehatan konsumen tetapi juga menjaga integritas ekosistem lokal dari hama dan penyakit yang mungkin terbawa oleh produk pangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan badan karantina Indonesia balai karantina hewan, ikan, dan tumbuhan jawa timur di kantor pelayanan tanjung perak dalam mendukung ketahanan pangan melalui aktivitas ekspor-impor. fokus penelitian ini mencakup dimensi keterandalan, keresponsifan, pengetahuan atau wawasan, empati, dan berwujudan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan kepala kantor pelayanan tanjung perak, staf fungsional, dan pengguna jasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kantor pelayanan tanjung perak telah mengimplementasikan sistem manajemen digital dan teknologi pengujian modern untuk meningkatkan keterandalan. Penggunaan berbagai saluran komunikasi seperti email, telepon, WhatsApp, dan sistem informasi pengaduan online meningkatkan keresponsifan terhadap kebutuhan pengguna jasa. Pengetahuan dan wawasan petugas karantina sangat mendukung kualitas layanan, dengan pelatihan rutin dan bimbingan dari atasan yang meningkatkan kepercayaan diri staf. Empati dalam pelayanan publik dibangun melalui perhatian terhadap kebutuhan dan kekhawatiran pengguna jasa. Fasilitas fisik yang memadai, bersih, dan rapi, serta penggunaan teknologi modern seperti mesin pemeriksaan X-ray membantu dalam mendeteksi barang-barang terlarang. Kesimpulannya, Balai Karantina hewn, ikan, dan tumbuhan jawa timur di Kantor Pelayanan Tanjung Perak telah berhasil mengimplementasikan standar internasional dalam kualitas pelayanan mereka. untuk meningkatkan kualitas pelayanan lebih lanjut, disarankan untuk terus meningkatkan pelatihan bagi staf menggunakan teknologi yang lebih inovatif, dan memperkuat komunikasi dengan pengguna jasa. Kata Kunci : Ketahanan Pangan, Kualitas Pelayanan, Ekspor-Impor, Badan karantina indonesia

    ANALISIS POTENSI PELANGGARAN HAM PADA KASUS PENYELUNDUPAN NARKOBA DALAM PESPEKTIF POLITIK HUKUM

    Full text link
    Law enforcement in drug smuggling cases in Indonesia often faces serious challenges that have the potential to violate human rights (HR). These violations may occur at various stages of the legal process, including arrest, investigation, and sentencing, particularly against vulnerable suspects. In this context, legal political policies are a key element in ensuring that law enforcement aligns with HR principles. However, concerns remain regarding the extent to which these policies integrate HR protections while facing implementation challenges such as lack of oversight, limited awareness among law enforcement officers about HR values, and political and social pressures. This study aims to analyze the potential HR violations in handling drug smuggling cases, evaluate the existing legal political policies, and identify the obstacles and relevant solutions to enhance HR protection. This research employs a normative juridical method by analyzing legislation, policy documents, and case studies. The findings reveal that potential HR violations in drug smuggling cases often involve actions such as torture, arbitrary detention, and limited access to legal assistance. Indonesia's legal political policies indicate the existence of regulations incorporating HR principles, yet their implementation remains suboptimal due to weak oversight and gaps in law enforcement practices. Key obstacles include limited capacity of law enforcement officers, budget constraints, and social stigma against drug offenders. To address these issues, it is necessary to improve training for law enforcement officers, strengthen oversight mechanisms, and revise policies to ensure comprehensive integration of HR protections into the legal process

    SERVICE QUALITY AND CONSUMER PROTECTION EFFECT ON LOYALTY: TRUST AS INTERVENING VARIABLE

    Full text link
    The database of PT.PNM Aceh, especially UlaMM has shown that in the period January - PT. PNM's investigation on the relationship between customer loyalty, trust, consumer protection, and service quality produced a number of key discoveries.  The findings indicate that customer trust is greatly increased by service quality, and that consumer protection is also a key factor in building customer trust.  In particular, it was shown that trust significantly improved consumer loyalty. However, this study also highlights that service quality does not have a direct impact on customer loyalty, and trust is not effective as a mediating variable in this context. These findings suggest that while consumer protection greatly influences customer loyalty, the mechanisms for building loyalty in the banking sector are complex and require further exploration. This study emphasizes the importance of effective consumer protection measures and high service quality in fostering customer trust and loyalty

    2,109

    full texts

    2,235

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Wiraraja
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇