Jurnal Gemaedu - Jurnal Ilmiah Pendidikan
Not a member yet
100 research outputs found
Sort by
Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Fisika Ditinjau Dari Kemampuan Dasar Matematika Siswa Kelas X SMA Tulus Bhakti Jati Asih Bekasi
The purpose of this study is to examine the effect of the interaction of learning-based learning method to physics learning outcomes in the review of mastery of basic mathematical skills. This research was conducted at SMAS Jati Asih Bekasi with the sample of 130 students. The method used is the experimental method with design treatment by level factorial 2 x 2 and using a quantitative approach. Instruments used to measure physics learning outcomes and basic mathematical skills are used multiple choice questions. Calculation of quantitative data analysis is done using Two Path Analysis. Based on the results of the analysis can be concluded that learning using Problem Based Learning model can improve physics learning outcomes and basic math skills better when compared with improvements in classes that use conventional learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF BIOLOGI SISWA
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap keterampilan berpikir kritis dan kreatif biologi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Jenis pengujian hipotesis yang digunakan adalah Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Hasil analisis membuktikan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran terhadap keterampilan berpikir kritis dan kreatif biologi siswa secara multivariate; (2) terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran terhadap keterampilan berpikir kritis biologi siswa; (3) terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran terhadap keterampilan berpikir kreatif biologi siswa. Analisis penelitian membuktikkan terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dan praktikum terhadap keterampilan berpikir kritis dan kreatif biologi siswa, maka guru diharapkan bisa memilih model pembelajaran tersebut untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (high-order thinking skills) siswa guna mencapai tujuan pembelajaran sesuai kompetensi inti pada kurikulum 2013.
 
KETERKAITAN PERSEPSI SISWA ATAS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PADA PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa atas kompetensi pedagogik guru terhadap pemahaman konsep matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Sampel yang digunakan yaitu 56 siswa sebagai sampel penelitian dengan menggunakan teknik proposional random sampling dari seluruh kelas XII IPA Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Bekasi. Pengumpulan data dilaksanakan dengan pemberian tes pemahaman konsep dan penyebaran angket. Pengujian hipotesis dengan analis regresi linier sederhana. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2015. Berdasarkan hasil hipotesis dan analisis data, disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan persepsi siswa atas kompetensi pedagogik guru terhadap pemahaman konsep matematika. Implikasi dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika dapat dilakukan dengan meningkatkan persepsi siswa atas kompetensi pedagogik guru
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA OPERASI HITUNG BILANGAN MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DI KELAS 1 SDN JATIPULO 01 PAGI
Tujuan dari penelitian merupakan penelitian tindakan kelas atau classroom research yang bertujuan untuk mencari cara-cara yang lebih baik dalam memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar matematika dalam materi Operasi Hitung Bilangan dengan menggunakan pendekatan kontektual. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2011 sampai Januari tahun 2012 dengan subyek penelitian sejumlah 40 siswa yang duduk di kelas I SDN Jati Pulo 01 Pagi. Fokus penelitian adalah peningkatan hasil belajar matematika dengan menggunakan pendekatan kontekstual di kelas I Sekolah Dasar.Metode panelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Action Research Classroom) dengan menggukan model proses siklus. Siklus dilakukan sebanyak 2 kali yaitu siklus I dan siklus II. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan proporsi untuk mengetahui peningkatan hasil belajar. Dari hasil analisis diperoleh data rata-rata kualitas proses pembelajaran siklus I mencapai 67.00 siklus II mencapai 80.50 Sedangkan presentasi hasil belajar siklus I mencapai 65%, siklus II mencapai 87%. Terdapat peningkatan hasil belajar siswa dan siklus ke siklus yaitu setelah dilakukan tindakan siklus I dan siklus II dengan kenaikan 22%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan pendekatan kontekstual hasil belajar matematika tentang materi Operasi Hitung Bilangan di kelas I SDN Jati Pulo 01 Pagi Jakarta meningkat
PENGARUH PENGUASAAN KONSEP IPADAN KEMAMPUAN PENALARAN IPA TERHADAP KETERAMPILAN MEMBUAT ALAT PERAGA IPA
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran (1) pengaruh langsung penguasaan konsep IPA terhadap keterampilan membuat alat peraga IPA. (2) pengaruh langsung kemampuan penalaran IPA terhadap keterampilan membuat alat peraga IPA. (3) pengaruh langsung penguasaan konsep IPA terhadap kemampuan penalaran IPA. (4) pengaruh tidak langsung penguasaan konsep IPA terhadap keterampilan membuat alat peraga IPA melalui kemampuan penalaran IPA. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey korelatif dengan tiga variabel. Penelitian dilaksanakan pada MTs N di Jakarta Pusat pada tahun ajaran 2015/2016. Sampel dalam penelitian menggunakan simple random sampling sebanyak 120 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes dan praktikum siswa. Data dianalisis terlebih dahulu dengan uji persyaratan analisis data, dilakukan analisis inferensial untuk pengujian hipotesis penelitian. Analisis inferensial menggunakan teknik analisis 2 jalur. Dari hasil pengolahan data diperoleh (1) Terdapat pengaruh langsung yang signifikan penguasaan konsep IPA terhadap keterampilan membuat alat peraga IPA. (2) Terdapat pengaruh langsung kemampuan penalaran IPA terhadap keterampilan membuat alat peraga IPA. (3) Terdapat pengaruh langsung yang signifikan penguasaan konsep IPA terhadap kemampuan penalaran IPA. (4) Terdapat pengaruh tidak langsung yang tidak signifikan penguasaan konsep IPA terhadap keterampilan membuat alat peraga IPA melalui kemampuan penalaran IPA.
 
Pengaruh Metode Ekspositori Terhadap Hasil Belajar Pada Pokok Bahasan Garis dan Sudut di Kelas VII SMP Mitra Bintaro Tangerang
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh Metode Ekspositori terhadap hasil belajar matematika, khususnya pada pokok bahasan Garis dan Sudut di SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survey. Sampel penelitian berjumlah 26 peserta didik Kelas VII B SMP Mitra Bintaro Tangerang yang diajarkan menggunakan Metode Ekspositori. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh langsung yang signifikan penggunaan metode ekspositori terhadap hasil belajar matematika pada pokok Bahasan Garis dan Sudut di Kelas VII SMP MITRA BINTARO Tangerang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode ekspositori berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar matematika peserta didik yang diajarkan pada Pokok Bahasan Garis dan Sudut di Kelas VII SMP MITRA BINTARO Tangerang
Peningkatan Kompetensi Siswa Kelas XII Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik Smk Negeri 1 Karawang Pada Mata Pelajaran Sistem Pengendali Elektronik Melalui Metode Kooperatif STAD
This study aims to determine the effectiveness of the Student Team Achievement Division (STAD) technique of cooperative learning with the help of learning media Electronic Control System in improving the competency of class XII students in the expertise of Electrical Power Engineering in KARAWANG STATE VOCATIONAL SCHOOL on electronic control system subjects. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle in this study consists of four stages of implementation, namely planning, action, observation, and reflection. Data collection was carried out using the instruments of affective observation sheets, psychomotor observation sheets, as well as pre-test and post-test instruments. The data analysis technique used is by reducing data, data exposure, and drawing conclusions. The results of the study showed an increase in student competence in the affective, psychomotor, and cognitive aspects after the implementation of the cooperative learning method of the STAD technique with the help of learning media Electronic Control Systems. In the affective aspect there was an increase of 48.21%, with the percentage of affective aspects of students in the first meeting amounting to 56%, increasing to 83% at the sixth meeting. In the psychomotor aspect there was an increase of 22.15%, with the psychomotor mean of students on job sheet 1 amounting to 67.66, increasing to 82.65 on job sheet 4. In the cognitive aspect there was an increase of 110.9%, with a value the average pre-test cycle 1 was 38.53, increasing to 81.26 in the post-test cycle 2
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI DAUR HIDUP HEWAN MELALUI PENGGUNAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES PADA SISWA KELAS IV SDN LUBANG BUAYA 01 PAGI
Penelitian tindakan kelas dengan judulpeningkatan hasil belajar ipa pada materi daur hidup hewan melalui penggunaan pembelajaran kooperatif model examples non examples pada siswa kelas IV di SDN Lubang Buaya 01 Pagi, bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif model examples non examples dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada materi daur hidup hewan. Penelitian ini dilakukan dikelas IV Sekolah Dasar Negeri Lubang Buaya 01 Pagi Kecamatan Cipayung Jakarta Timur pada semester ganjil tahun pelajaran 2015-2016, pada bulan Agustus sampai September 2015. Penelitian ini menggunakan 2 siklus yaitu Siklus I dan Siklus II. Hasil penelitian menunjukkan data pada siklus I hasil belajar siswa sebesar 75 %. Sedangkan pada Siklus II hasil belajar siswa diperoleh data sebesar 92,86 %. Berdasarkan data yang diperoleh pada penelitian yang telah dilakukan, didapat beberapa hal yaitu Pembelajaran kooperatif model examples non examples dapat meningkatkan hasil belajar IPA, menciptakan pola interaksi siswa yang lebih baik dalam berdiskusi seperti memberikan pendapat, bertanya dan bekerjasama, serta meningkatkan motivasi belajar siswa
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENCATAT TRANSAKSI KEUANGAN KE DALAM JURNAL MELALUI METODE DISKUSI SISWA KELAS X AKUNTANSI 2 SMK NEGERI 18 JAKARTA SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2016/2017.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X akuntansi 2 Sekolah Menengah Kejuruan 18 Jakarta semester I tahun pelajaran 2016/2017 pelajaran akuntansi perusahaan jasa dan dagang khususnya kompetensi dasar mencatat transaksi keuangan ke dalam buku harian atau jurnal. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskripsi dengan pendekatan action research. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi 2 Sekolah Menengah Kejuruan 18 Jakarta Selatan. Hasil analisis deskripsi mengungkapkan, bahwa pada Siklus I, rata-rata hasil belajar 75,71 dengan persentase ketuntasan 71 %, dan pada siklus II, rata-rata hasil mengalami kenaikan menjadi 84,53 dengan persentase ketuntasan 97%. Aktivitas belajar dalam kegiatan pembelajaran juga mengalami kenaikan dari siklus I dibanding siklus II, siklus I 69,11% dan siklus II 91,47% sehingga mengalami kenaikan 22,36%.yang terdiri partisipasi aktif, interaksi siswa dengan kelompok, melaksanakan tugas tepat waktu dalam menyelesaikan tugas.
This study aims to determine whether the discussion method can improve the results of class X student of accounting 2 Vocational High School 18 South Jakarta the first semester of the school year 2016/2017 accounting subjects and trading services company in particular the basic competencies record financial transactions in the diary or journal. This type of research is research description with action research approach. The research subject is class X Accounting 2 Vocational High School 18 South Jakarta. The results of descriptive analysis revealed that in the first cycle, an average of 75.71 with the percentage of learning outcomes completeness 71%, and the second cycle, average yield rose to 84.53 with the percentage of completeness 97%. Activities learned in the learning activities also increased from the first cycle compared to the second cycle, the first cycle and cycle II 69.11% 91.47% 22.36% so that the increase consisted .The active participation, student interaction with a group, carry out the task on time in completing the task
PENDEKATAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFTIPE NHT RECIPROCAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS XII.1 SMAN 1 CIGOMBONG
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas ,dilaksanakan secara kolaboratif dan bertujuan untuk mengetahui keberhasilan siswa dalam pengusaan materi sesuai dengan tujuan pembelajaran yang direncanakan, dan merupakan tolak ukur keefektifan kegiatan pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga guru dapat mengetahui kelebihan dan kelemahan proses pembelajaran.Penelitian ini dilaksanakan di kelas XII.IPA.1 SMA Negeri 1 Cigombong pada bulan Agustus-September tahun ajaran 2014/2015. Sampel dalam penelitian, terdapat 40 siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki, dan 22 siswa perempuan dengan karakteristik individu yang beragam.Nilai hasil belajar matematika siswa kelas XII.IPA.1 sebelum dilakukan penerapan pembelajaran Kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) Reciprocal adalah sebesar 60,77 .Setelah dilakukan tidakan pada siklus I nilai rata-rata matematika siswa mencapai 67,1 dan pada siklus II mencapai 74,4, sedangkan antusias siswa mengalami peningkatan, pada siklus I tindakan I mencapai 56,41 % dan pada tindakan 2 meningkat menjadi 71,39%. Pada siklus II, antusias siswa lebih meningkat, yaitu pada tindakan 1 mencapai 77,78% dan pada tindakan 2 mencapai 86,11%.Berdasarkan hasil yang dicapai, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) Reciprocal dapat meningkatkan hasil belajar siswa
This research is a class action research, carried out collaboratively and aims to know the success of students in material pengusaan in accordance with planned learning objectives, and is a benchmark of the effectiveness of learning activities in improving student learning outcomes, so that teachers can know the advantages and disadvantages of the learning process . This research was conducted in class XII.IPA.1 SMA Negeri 1 Cigombong in August-September academic year 2014/2015. The sample in the study, there are 40 students consisting of 18 male students, and 22 female students with diverse individual characteristics. The value of mathematics learning outcomes of students of class XII.IPA.1 before the implementation of cooperative learning type NHT (Numbered Head Together) Reciprocal is equal to 60.77. After done the action on cycle I the average score of mathematics students reached 67.1 and on cycle II reached 74.4, while the student enthusiasm increased, in the first cycle action I reached 56.41% and in action 2 increased to 71.39%. In cycle II, students' enthusiasm is more increased, that is in action 1 reach 77,78% and in action 2 reach 86,11%. Based on the results achieved, it can be concluded that the application of cooperative learning type NHT (Numbered Head Together) Reciprocal can improve student learning outcomes