Jurnal Gemaedu - Jurnal Ilmiah Pendidikan
Not a member yet
    100 research outputs found

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE PEMECAHAN MASALAH DI KELAS 10 MIA5 SMAN 2 INDRAMAYU

    No full text
    Tujuan dari penelitian untuk mengetahui apakah dengan menggunakan metode pemecahan masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 10 SMAN 2 Indramayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah penelitian tindakan yang dilakukan dengan tujuan memperbaiki mutu praktik pembelajaran di kelas. Fokus penelitian tindakan kelas adalah siswa atau proses pembelajaran di kelas. Disain yang digunakan dalam penelitian tindakan ini adalah model Kemmis dan Mc. Taggart. Rancangan ini mempunyai siklus yang terdiri dari rencana, aksi, observasi, dan refleksi yang dilakukan secara berulang. Hasil penelitian ini menunjukkan Peningkatan hasil perolehan nilai siswa, yaitu pada siklus I diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 7,6 dengan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 65,7%, dengan jumlah siswa yang tidak mencapai KKM 12 orang. Sedangkan pada siklus II memperoleh nilai rata-rata kelas mencapai angka 9, dengan ketuntasan belajar secara klasikal 94,3%, dengan jumlah siswa yang tidak mencapai KKM 2 orang

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 35 JAKARTA DALAM PEMBELAJARAN PASSING SEPAK BOLA MELALUI METODE MENGAJAR RESIPROKAL

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan  hasil belajar passing dengan kaki bagian dalam melalui metode mengajar resiprokal. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 35 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalan metode Penelitian Tindakan (Action Research). Teknik pengambilan data dengan pengambilan data kuantitatif dan kualitatif. Pelaksanaan penelitian tindakan melibatkan ahli dalam bidang-bidang pendidikan jasmani khususnya cabang sepakbola sebagai kolaborator. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II dan diawali dengan kegiatan observasi awal. Pelaksanaan penelitian ini bersamaan dengan pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah. Hasil penelitiaan ini adanya peningkatan hasil belajar passing dengan kaki bagian dalam melalui metode mengajar resiprokal. Peningkatan tersebut terlihat dari nilai rata-rata tes awal siswa = 59.72, siklus I = 67.51 dan siklus II = 76.56. Untuk ketuntasan belajar siswa hasil tes awal siswa yang dinyatakan tuntas sejumlah 11 siswa (28.21%), siklus I siswa yang dinyatakan tuntas sejumlah 24 siswa ( 61.54%), dan siklus II siswa yang dinyatakan tuntas sejumlah 35 siswa (89.74%)

    PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA TIMBANGAN BILANGAN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PERKALIAN DAN PEMBAGIAN BILANGAN

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penggunaan alat peraga timbangan bilangan terhadap pemahaman konsep perkalian dan pembagian bilangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen. Penelitian ini dilakukan diMI Miftahul Umam Cilandak Jakarta Selatan dari tanggal 11Juli 2011 sampai dengan tanggal 30 Juli 2011 pada siswa kelas tiga. Sampel yang digunakan adalah 34 siswa kelas 3A sebagai kelas eksperimendan 35 siswa kelas 3B sebagai kelas kontrol.Instrumen penelitian yang digunakan sebagai tes hasil belajar matematika adalah 15 butir soal berbentuk essay.Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan uji-t untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemahaman konsep perkalian dan pembagian bilangan yang diajarkan dengan menggunakan alat peraga timbangan bilangan sebesar 71,71 sedangkan rata-rata kemampuan pemahaman konsep perkalian dan pembagian bilangan yang diajarkan tanpamenggunakan alat peraga timbangan bilangan sebesar 62,06.Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan ternyata diperoleh  thitung sebesar 2,63 kemudian dikonsultasikan dengan taraf signifikansi sebesar 0,05 dan derajat kebebasan 67 diperoleh nilai ttabel sebesar 1,67.  Karena thitung> ttabel(2,63>1,67) maka H0 ditolak, sehingga terdapat perbedaan pemahaman konsep perkalian dan pembagian bilangan antara kelas yang diajarkan dengan menggunakan alat peraga timbangan bilangan dengan kelas yang tidak diajarkan dengan menggunakan alat peraga timbangan bilangan. Secara keseluruhan rata-rata kemampuan pemahaman konsep perkalian dan pembagian bilangan yang diajarkan dengan menggunakan alat peraga timbangan bilanganlebih tinggi secara signifikan daripada rata-rata kemampuan pemahaman konsep perkalian dan pembagian bilangan yang diajarkan tanpa menggunakan alat peraga timbangan bilangan. Secara parsial kemampuan pemahaman konsep perkalian dan pembagian bilangan meliputi translation, interpretation, dan extrapolation, kelompok yang diajarkan dengan menggunakan alat peraga timbangan bilangan lebih baik daripada kelompok yang diajarkan tanpa menggunakan alat peraga timbangan bilangan. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh  penggunaan alat peraga timbangan bilangan terhadap pemahaman konsep perkalian dan pembagian bilangan

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SMA NEGERI DI KABUPATEN BOGOR (Eksperimen pada siswa klas X SMA Negeri di Kabupaten Bogor)

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji hipotesis pengaruh Model Pembelajaran dan Kemandirian Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika. Metode penelitian adalah metode eksperimen. Sampel penelitian diambil dari populasi terjangkau dengan teknik cluster random sampling yaitu sebanyak 52 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes hasil belajar Matematika yang diuji validitasnya dengan koefisien reliabilitasnya = 0,959, analisis data menggunkan analysis of varians (ANOVA) dua jalur/arah.Hasil pengujian menunjukkan bahwa : 1) Berdasarkan hasil analisis data dapat   disimpulkan bahwa variabel model pembelajaran berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa. 2) Variabel kemandirian belajar siswa berpengaruh secara signifikan    terhadap hasil belajar Matematika  siswa. 3) Tidak ada interaksi variabel model pembelajaran  dan  kemandirian belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa.Hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dibandingkan  dengan hasil belajar siswa yang diajar dengan metode konvensional. Model pembelajaran berbasis masalah membe.rikan kontribusi  yang sangat signifikan dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa

    LITERASI MATEMATIKA ANAK INDONESIA DALAM KANCAH DUNIA

    Full text link
    Secara umum data kualitas pendidikan Indonesia yang masih rendah dibandingkan dengan negara-negara lain bisa dilihat dari beberapa hasil survey internasional sebagai berikut: 1) Trends in International Mathematics and Sciences Study (TIMSS) menyebutkan bahwa Indonesia pada tahun 1999 berada pada urutan ke-34 untuk bidang Matematika dari 48 negara, tahun 2003 pada posisi ke-35 dari 46 negara, tahun 2007 pada posisi 36 dari 49 negara, dan pada tahun 2011 pada posisi 36 dari 40 negara yang disurvey. Banyak hal yang sudah dilakukan oleh pemerintah dalam rangka memperbaiki mutu pendidikan bangsa Indonesia, diantaranya dengan membuat Undang-undang, peraturan pemerintah, perbaikan sarana dan sarana, menggratiskan biaya pendidikan sampai pada penyempurnaan kurikulum sekolah. Namun demikian, usaha-usaha tersebut belum bisa meningkatkan mutu pendidikan seperti yang diharapkan, hal disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya: 1) Pemenuhan sarana dan prasarana yang belum merata dan belum bisa dirasakan oleh masyarakat dari sabang sampai merauke. 2) Kompetensi guru yang perlu terus ditingkatkan terutama dalam bidang praktek pengajaran dan efektivitas pengajaran. 3) Alat ukur tes yang belum memiliki standar yang baik, dalam skala nasional, regional, maupun internasional. 4) Kecenderungan guru mengajar hanya menyelesaikan target kurikulum dan bukan target kompetensi yang diinginkan oleh kurikulum.   In general, data quality of education in Indonesia is still low compared with other countries can be seen from some of the results of the international survey as follows: 1) Trends in International Mathematics and Sciences Study (TIMSS) mentioned that Indonesia in 1999 was ranked ke- 34 for Mathematics from 48 countries, in 2003 at the 35th position out of 46 countries, in 2007 at position 36 of the 49 countries, and in 2011 at position 36 of the 40 countries surveyed.. Many things have been done by the government in order to improve the quality of education of the Indonesian nation, including by making legislation, government regulations, improvement of facilities and infrastructure, eliminate the cost of education to the school curriculum improvement. However, these efforts have not been able to improve the quality of education as expected, it is caused by several things, including: 1) Compliance infrastructure is uneven and can not be felt by people from Sabang to Merauke. 2) competence of teachers needs to be improved, especially in the field of teaching practices and the effectiveness of teaching. 3) measuring instrument tests that have not had a good standard, on a national scale, regional, and international levels. 4) The trend of teachers teaching just completing the curriculum targets and instead target the competencies desired by the curriculu

    PENGARUH TEKNIK PEMBELAJARAN DAN JENIS PROGRAM STUDI TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI BACAAN BAHASA INGGRIS PADA SMK SWASTA DI KABUPATEN BOGOR

    Full text link
    Penelitian bertujuan untuk: 1) Pengaruh teknik pembelajaran  terhadap kemampuan memahami bacaan bahasa Inggris siswa. 2) Pengaruh  jenis program studi terhadap kemampuan memahami bacaan bahasa Inggris siswa. 3) Pengaruh interaktif teknik pembelajaran dan jenis program studi terhadap kemampuan memahami bacaan bahasa Inggris siswa.Metode penelitian yang digunakan adalah  eksperimen. Populasi adalah kelas XI SMK Swasta di Kabupaten Bogor. Analisis data menggunakan analysis of varians (ANOVA) dua arah dan Uji Tukey. Hasil pengujian hipotesis diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan teknik pembelajaran terhadap kemampuan memahami bacaan bahasa Inggris siswa SMK swasta di kabupaten Bogor, hal ini dibuktikan dengan nilai sig. 0,000 < 0,05 dan Fhitung = 19,604. (2) Terdapat pengaruh yang tidak signifikan jenis program studi terhadap kemampuan memahami bacaan bahasa Inggris siswa SMK swasta di kabupaten Bogor, hal ini dibuktikan dengan nilai sig. 0,990> 0,05 dan Fhitung = 0,000.(3) Terdapat pengaruh interaktif yang signifikanteknik pembelajaran dan jenis program studi terhadap kemampuan  memahami bacaan bahasa Inggris siswa SMK swasta di kabupaten Bogor, hal ini dibuktikan dengan nilai sig. 0,011< 0,05 dan Fhitung=6,719.   The study aims to: 1) The influence of learning techniques on the ability to understand English reading students. 2) Influence of study program type to students' reading comprehension skill. 3) The interactive influence of learning techniques and the types of courses on the ability to understand English reading of students. The research method used is experiment. The population is class XI SMK Swasta in Bogor Regency. Data analysis used two way analysis of variance (ANOVA) and Tukey Test. Hypothesis test results obtained conclusion as follows: (1) There is a significant influence of learning techniques on the ability to understand English reading of private SMK students in Bogor district, this is evidenced by the value of sig. 0,000 <0,05 and Fcount = 19,604. (2) There is an insignificant influence of study program type on the ability to understand English reading of private vocational students in Bogor district, as evidenced by the sig value. 0,990> 0,05 and Fhitung = 0,000. (3) There is significant interactive influence of learning technique and study program type on ability to comprehend English reading of private SMK students in Bogor district, this is proved by sig value. 0.011 <0.05 and Fcount = 6.71

    Peningkatan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Materi Wujud Zat Dan Perubahannya Melalui Metode Eksperimen Peserta Didik Kelas Vii.5 Smp Negeri 10 Kota Bekasi

    No full text
    Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam masih berpusat pada guru atau teacher centered belum mengarah pada student centered yang berarti guru belum mampu menciptakan pembelajaran dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengkontruksi dan menemukan sendiri pengetahuan dan pengalaman belajar yang bermakna bagi kehidupanya, sehingga peserta didik dapat menyelesaikan berbagai permasalahan IPA secara aktif. Hal ini berdampak pada hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA masih rendah, yaitu tingkat ketuntasan belajar dan nilai rata-rata kelas masih di bawah KKM yang ditentukan yaitu 75. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi wujud zat dan perubahannya pada peserta didik kelas VII.5 SMP Negeri 10 Kota Bekasi. Waktu pelaksanaan penelitian pada Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015 tepatnya pada bulan Oktober 2014 sampai November 2014. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VII.5 SMP Negeri 10 Kota Bekasi yang berjumlah 44 peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Hasil penelitian diperoleh data bahwa hasil tes pra penelitian nilai rata-rata kelas. Kesimpulan penelitian ini adalah metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA materi pokok wujud zat dan perubahannya di SMP Negeri 10 Kota Bekasi. Hal ini membuktikan bahwa dengan penggunaan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA materi pokok wujud zat dan perubahannya

    Pengaruh Pendekatan Savi Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Siswa

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan SAVI terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 138 Jakarta tahun ajaran 2013/2014. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen dengan desain penelitian Randomized control-group post test only. Subyek penelitian ini adalah 72 siswa yang terdiri dari 36 siswa untuk kelompok eksperimen dan 36 siswa untuk kelompok kontrol yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling pada siswa kelas VIII. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar matematika berbentuk soal uraian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t. berdasarkan perhitungan uji-t tersebut menunjukan thitung = 1.80 dan ttabel = 1,67 pada taraf signifikansi 5% yang berarti thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa ”Rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang diajar dengan pendekatan SAVI (Somatis, Auditori, Visual, dan Intelektual) lebih tinggi dari pada rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang diajar dengan pembelajaran secara konvensional”. Dengan demikian pendekatan SAVI (Somatis, Auditori, Visual, dan Intelektual) berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa

    Pengaruh Kecerdasan Logis Matematis Dan Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Prestasi Belajar Matematika

    Full text link
    The purpose of this study was to determine the effect of mathematical logical intelligence and students' critical thinking skills on mathematics learning achievement. The method used is a survey. Data collection techniques were carried out by taking UTS values ​​for mathematics learning achievement, spreading test questions for mathematical logical intelligence, and test questions for critical thinking skills. The population is class VII MTs Tanwirul Qulub, the sample is 38 students, with the sampling technique used is purposive sampling technique. Requirements test data analysis using normality test with chi squared with the results of all data are normally distributed and linearity test with the results of all linear pattern data. The results of the study obtained F_count > T table or 11.35> 3.27 at the 0.05 significance level, which means that there is the influence of mathematical logical intelligence and the ability to think critically together on mathematics learning achievement. Conclusions: (1) There is the influence of mathematical logical intelligence and critical thinking skills on mathematics learning achievement, (2) There is the influence of mathematical logical intelligence on mathematics learning achievement, and (3) There is the influence of critical thinking skills on mathematics learning achievemen

    Pengaruh Kecerdasan Intrapersonal Terhadap Kemampuan Penalaran Matematika Siswa

    Full text link
    The purpose of this study is to find out that intrapersonal intelligence has a positive influence on students' mathematical reasoning abilities in the 258 Jakarta Middle School. In addition, the author tries to prove Gardner's opinion that intrapersonal intelligence is not a superior need compared to other intelligences. Survey research method with data analysis techniques using random sampling techniques. The number of samples used was 72 students. In the normality test using Chi-square test, some conclusions can be drawn as follows: The results of the study show that the results of significant regression testing with F test obtained F count = 2.47 by taking a significance level of a = 5% and F table = 2.0 so that F count> It can be concluded that there is a significant effect of intrapersonal intelligence on students 'mathematical reasoning abilities and the contribution of intrapersonal intelligence to students' mathematical reasoning abilities of 8.032%

    94

    full texts

    100

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Gemaedu - Jurnal Ilmiah Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇