Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
    1643 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA

    Get PDF
    Media pembelajaran yang tepat akan menghasilkan pembelajaran yang bermakna. Pembelajaran yang bermakna tersebutlah yang kemudian akan menghasilkan hasil belajar IPA yang baik, namun nyatanya media yang digunakan seringkali hanya buku tulis atau LKS dengan sesekali menggunakan powerpoint, dan masih banyak peserta didik yang nilainya berada dibawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas, kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran ular tangga untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi sistem ekskresi manusia. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model pengembangan 3D (Define, Design, Develop). Penelitian ini diuji cobakan pada peserta didik kelas VIII A di SMP Negeri 21 Banjarmasin. Teknik analisis data yang digunakan yaitu persentase dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan mendapatkan skor validitas 81%, skor kepraktisan 87,89 % dan skor keefektifan sebesar 0,48. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan media pembelajaran ular tangga dinyatakan valid, sangat praktis, dan efektif digunakan pada pembelajaran IPA di SMP dan dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik

    KETERAMPILAN METAKOGNITIF PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA

    Get PDF
    This study aims to determine the metacognitive skills of students using the experiential learning model on the subject of the human respiratory system. The research method used is Quasi Experiment with Non-Equivalent Control Group Design. The research population used in this research series was students at MTs Nurul Huda in the Sukabumi district, the experimental class numbered 20, and the control class had the same number, namely 20 students. Taking the two sample classes was carried out using a purposive sampling method. The research instrument used a metacognitive skills questionnaire; several tests were used, including the N-Gain, normality, homogeneity, and hypothesis testing. The results showed a difference in the mean and N-gain values of the scores obtained by the two research classes. It was shown that the experimental class had a higher average score of 86 than the control class of 76. While the N-Gain value of the experimental class was 0.33 can be categorized as moderate, and the control class 0.30 is categorized as low. Besides that, based on hypothesis testing on the independent sample t-test, it shows a 2-tailed sig value. of 0.000 which means H0 is rejected and H1 is accepted. So it can be concluded that applying the Experiential Learning model affects improving students' metacognitive skills in the subject of the human respiratory system

    PENGEMBANGAN E-MODUL TEMA KEMAGNETAN DAN PEMANFAATANNYA DALAM PRODUK TEKNOLOGI UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA

    Get PDF
    Kegiatan belajar mengajar yang berorientasi pada berpikir kreatif sepenuhnya belum terlaksana secara optimal. Berpikir kreatif dapat dilatih dengan menggunakan bahan ajar berupa E-Modul tema Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk Teknologi untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Model yang digunakan adalah Research and Development (R D) dengan model penelitian dan pengembangan Sugiyono yang dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan peneliti dengan dibatasi hanya pada tahap uji coba terbatas. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat efisiensi dari bahan ajar E-modul sudah masuk dalam kategori “Valid” serta kevalidan E-Modul tema Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk Teknologi secara keseluruhan mendapatkan hasil rata-rata sebesar 89,9% dengan kategori "Sangat Valid" dengan validasi ahli materi memperoleh persentase nilai sebesar 94,7% dengan kategori "Sangat Valid", validasi ahli media memperoleh persentase nilai sebesar 90,2% pada kategori "Sangat Valid" dan guru IPA memperoleh persentase nilai sebesar 84,8% pada kategori "Sangat Valid". Respon siswa memperoleh persentase nilai sebesar 86,5% dengan kategori "Sangat Efisien".

    KONSEP DASAR PROFESI KEPENDIDIKAN KONSEP DASAR KOMPETENSI GURU

    Get PDF
    SMKN 1 REJOTANGAN adalah SMK yang diapit oleh beberapa desa yaitu  desa tenggur, desa kaliwungu dan desa ariojeding. SMKN 1 REJOTANGAN bisa dibilang sekolah yang sangat diminati oleh beberapa siswa siswi karena sekolah tersebut bisa menjamin jika lulus bisa langsung dapat pekerjaan, karena BKK (Bursa Kerja Khusus) yang ada disekolah banyak bekerja sama dengan perusahaan perusahaan yang ada di dalam kota maupun luar kota atupun di luar negeri. Contoh nya Perusahaan yang ada di negara Jepang. Oleh karena itu, banyak siswa dan siswi yang minat bersekolah di SMKN 1 REJOTANGAN. Kualitas Pendidikan di SMKN 1 REJOTANGAN tidak main main karena infratuktur yang memadai dan juga kualitas guru yang kompeten dapat membuat pembelajaran berlangsung tanpa ada kendala. Tujuan penelitian untuk mengetahui konsep dasar profesi kependidikan dan konsep dasar kompetensi guru yang ada di SMKN 1 REJOTANGAN

    ANALISIS DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR PERUSAHAAN MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA TOGAF 10 DI DIVISI OPERASIONAL LAYANAN PADA PT.XYZ

    Get PDF
    Perkembangan sistem informasi dan teknologi informasi sangat penting karena mempengaruhi akselerasi dan efisiensi di segala bidang, sehingga membantu tercapainya tujuan bisnis. Namun dalam praktiknya, tidak semua perusahaan, termasuk PT. XYZ, mampu menerapkan dan mengembangkan teknologi sistem informasi yang tepat guna untuk memenuhi kebutuhan dan mencari solusi atas permasalahannya. PT. XYZ adalah perusahaan yang menyediakan layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. PT. XYZ memiliki beberapa divisi dan departemen diantaranya adalah Divisi Operasional Layanan. Divisi Operasional Layanan memiliki beberapa kendala yang terkait dengan pengembangan teknologi informasi khususnya di bidang layanan operasional dan infrastruktur, seperti: otomatisasi proses bisnis yang kurang optimal, pemetaan sumber daya jaringan dan infrastruktur yang tidak lengkap dan terintegrasi, sumber daya teknisi yang lemah, dan hubungan laporan gangguan yang tidak terintegrasi. Oleh karena itu, solusi enterprise architecture (EA) diperlukan untuk menyeimbangkan kebutuhan bisnis dan teknologi. Enterprise Architecture (EA) dirancang menggunakan metode TOGAF ADM 10. Pada perancangan EA dimulai dengan fase Preliminary Phase hingga fase Opportunities Solution. Hasil akhir dari penelitian ini adalah dokumen analisis dan perancangan arsitektur perusahaan dan IT Roadmap yang bermanfaat untuk memecahkan masalah yang dihadapi dan menjadi panduan untuk usulan perbaikan yang mendukung penerapan dan pengembangan sistem teknologi informasi yang sesuai untuk kebutuhan Divisi Operasional Layanan

    IMPELEMENTASI ENTERPRISE ARCHITECTURE DALAM MENINGKATKAN MUTU & AKREDITASI RUMAH SAKIT MENGGUNAKAN TOGAF ADM 9.2

    Get PDF
    Rumah sakit Hermina menghadapi tantangan dalam meningkatkan mutu pelayanan dan mencapai akreditasi yang diperlukan untuk menjaga standar kualitas yang tinggi. Namun, pengelolaan sumber daya, informasi, dan proses yang kompleks memerlukan pendekatan yang terstruktur dan holistik untuk memecahkan masalah ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan Enterprise Architecture (EA) dengan mengadopsi Framework TOGAF ADM 9.2. Tahap-tahap ADM digunakan untuk menganalisis, merancang, dan mengimplementasikan perubahan dalam infrastruktur teknologi informasi dan proses bisnis di rumah sakit Hermina. Selain itu, data kualitatif dan kuantitatif dikumpulkan melalui wawancara, survei, dan analisis dokumen untuk mendukung perancangan EA yang efektif. Hasil penelitian ini mencakup perancangan enterprise architecture yang komprehensif untuk rumah sakit Hermina, termasuk pemetaan proses bisnis, identifikasi kebutuhan teknologi informasi, dan rekomendasi perbaikan. Implementasi rencana EA ini telah memberikan peningkatan yang signifikan dalam efisiensi operasional, transparansi, dan akurasi informasi, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan mutu pelayanan dan pencapaian akreditasi yang diinginkan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan perancangan Enterprise Architecture menggunakan Framework TOGAF ADM 9.2 adalah solusi yang efektif untuk mengatasi masalah kompleks dalam bidang mutu dan akreditasi rumah sakit. Perancangan Enterprise Architecture menggunakan Framework TOGAF ADM 9.2 menghasilkan proyek pengembangan aplikasi AKKURA sebagai solusi dari keterlibatan arsitektur yang dibuat pada Bidang Mutu Akreditasi. Proyek ini mengutamakan modul indikator mutu dan modul SKM BSC sebagai targeting

    KERANGKA SISTEM ASET DIGITAL PADA INFRASTRUKTUR BLOCKCHAIN YANG SEJALAN DENGAN SYARIAH ISLAM

    Get PDF
    Aset digital mengalami pertumbuhan signifikan dalam era digital bahkan menjadi pilar utama dalam perubahan paradigma keuangan global. Fenomena ini mencakup cryptoassets, token digital, properti digital, dan lainnya, yang semuanya dikelola secara digital. Sebagian aset digital dapat digunakan sebagai alat pembayaran dan lainnya tetap sebagai media investasi. Blockchain memainkan peran krusial dalam mendukung ekosistem aset digital, dimana aset digital diamankan dengan teknologi kriptografi yang dikenal dengan cryptoassets. Namun tantangan seperti regulasi, volatilitas pasar, dan masalah lingkungan memerlukan solusi lintas sektor diberbagai negara. Bagi pengguna aset digital yang beragama Islam, kepatuhan terhadap prinsip syariah menjadi isu yang penting, yaitu bagaimana menciptakan lingkungan yang sesuai dengan syariah. Masalah terkait larangan gharar, maisir, riba dan prinsip keadilan dalam transaksi. Prinsip syariah pada cryptocurrency tidak hanya menciptakan lingkungan finansial yang sesuai dengan nilai-nilai Islam, tetapi juga memberikan kepastian hukum, menjaga keseimbangan distribusi kekayaan masyarakat, dan memastikan bahwa aktivitas ekonomi memberikan manfaat positif secara luas. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan kerangka sistem aset digital pada infrastruktur blockchain yang sejalan dengan prinsip syariah Islam. Kerangka ini diharapkan dapat mendorong penerapan aset kripto yang lebih luas dan berkelanjutan. Artikel ini malaporkan hasil penelitian yang telah selesai merumuskan ekosistem cryptocurrency sesuai syariah dengan enam pilar utama, yaitu Perisai Syariah, Platform Blockchain, Aplikasi, Pertukaran dan Pasar, serta Regulasi Keuangan. Ekosistem cryptocurrency tersebut merupakan sebuah kerangka sistem aset digital pada infrastruktur blockchain yang memberikan landasan kokoh untuk mencapai kesesuaian dengan prinsip-prinsip syariah

    Pembuatan Aplikasi Berbasis Augmented Reality sebagai Media Edukasi Virus secara Atraktif dan Interaktif

    Get PDF
    Wabah suatu virus secara cepat dan masih mewujudkan dampak yang beragam di setiap aspek kehidupan manusia. Beragam kebijakan sebagai upaya preventif terhadap dampak negatif wabah virus dilakukan seperti vaksinasi, pembatasan sosial, dan edukasi protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan menerapkan augmented reality sebagai media edukasi terkait struktur virus dan protokol kesehatan berdasarkan kepustakaan ilmiah secara atraktif dan interaktif. Proses penelitian dilakukan melalui metode Multimedia Development Life Cycle yang terdiri dari tahapan: penentuan konsep; perancangan; pengumpulan materi; pembuatan; pengujian; dan pendistribusian hasil aplikasi. Proses pengujian aplikasi dilakukan melalui pendekatan uji pendeteksian marker dan user acceptance test. Penelitian ini berhasil membuat aplikasi berbasis teknologi augmented reality sebagai media edukasi dalam bentuk objek virtual tiga dimensi. Pengujian yang dilakukan oleh pihak ahli medis berhasil mengidentifikasi kelayakan aplikasi sebagai media edukasi. Pengujian pendeteksian marker juga berhasil mengidentifikasi penggunaan aplikasi secara optimal berdasarkan jarak baca mulai150 cm sampai 9 cm, sudut baca mulai 90o sampai 16o, dan persentase luas permukaan marker terhalang tidak lebih dari 65%

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN PROGRAM KHUSUS PENGEMBANGAN DIRI UNTUK ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL BERBASIS MOBILE LEARNING

    Get PDF
    Karakteristik disabilitas intelektual dan kebutuhan program khusus pengembangan diri, perlu diciptakan pembelajaran dibuat semenyenangkan mungkin agar penyandang disabilitas intelektual dapat memahami pesan yang disampaikan oleh guru. Tujuan dari pengembangan media pembelajaran menghasilkan produk media pembelajaran mata pelajaran program khusus pengembangan diri siswa Fase C dan D dengan disabilitas intelektual dalam bentuk aplikasi android agar menghasilkan pembelajaran yang efektif. penelitian ini, menggunakan metode penelitian Research and Development (R D) dengan mengadaptasi model 4-D yaitu define, desighn, develop, dan disseminate. Penelitian ini menggunakan tiga tahapan define, design, dan develop. dengan teknik pengumpulan data dengan kuisioner, dan teknik analisis data menggunakan penghitungan skor rata-rata. Uji validasi ahli materi menyimpulkan 82% berada pada kategori layak. Uji validasi ahli media menyimpulkan 82% berada pada kategori layak. Uji validasi ahli desain 94% berada pada kategori sangat layak. Uji kepraktisan oleh guru menyimpulkan 89% berada pada kategori sangat layak. Uji keefektifan menyimpulkan 80.83% berada pada kategori layak

    ANALISIS PERFORMANSI JARINGAN 4G LTE DENGAN METODE DRIVE TEST PADA GEDUNG XYZ

    Get PDF
    Bidang teknologi mengalami perkembangan yang sangat pesat, perkembangan ini menjadi tantangan tersendiri untuk penyedia layanan maupun user untuk terus bisa mengikuti teknologi. Gedung xyz merupakan sebuah perpustakaan yang memiliki visi untuk menjadi leader dari pusat ilmu dan pengetahuan berbasis teknologi informasi dalam mendukung Universitas Entrepreneur Global. Sesuai dengan visi gedung xyz, perlu adanya analisis performansi jaringan 4G LTE guna mengetahui kualitas sinyal 4G LTE untuk kelancaran penggunaannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur kualitas performansi jaringan 4G LTE dengan bantuan aplikasi G-NetTrack Pro dan menggunakan metode walk test. Pengumpulan data dilakukan dengan menentukan titik pada gedung xyz yang akan dilalui selama pengukuran. Pengukuran dilakukan sebanyak tiga kali yaitu pada pagi hari, siang hari, dan sore hari dengan kondisi yang berbeda-beda. Analisis data akan berfokus pada tiga parameter yaitu RSRP, RSRQ, dan SNR sehingga dengan mengukur tiga parameter tersebut akan mengetahui kualitas jaringan 4G LTE pada objek penelitian ini. Hasil pengukuran akan dianalisis sesuai dengan KPI pada masing-masing parameter untuk mengetahui baik buruknya kualitas jaringan. Temuan dari penelitian ini akan memberikan informasi tentang kualitas jaringan 4G LTE pada gedung xyz dan dapat membantu penyedia layanan untuk bisa mengembangkan kualitas sinyal yang ada

    1,575

    full texts

    1,643

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇