Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
1643 research outputs found
Sort by
PENGARUH MEDIA PhET MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERUBAHAN ENERGI DALAM KEHIDUPAN
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh media PhET menggunakan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada materi perubahan energi dalam kehidupan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun 2023-2024. Metode penelitian yang digunakan yaitu true eksperimen. Tempat pelaksanaan penelitian Di SMP Negeri 1 Suwawa, kelas VII dengan subjek penelitian pada kelas VII-A dengan jumlah siswa 30, kelas VIII-C dengan jumlah siswa 30. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, hipotesis dan uji N-Gain. Hasil analsis data hipotesis pada tes posttest yaitu thitung -7.68 sedangkan untuk ttabel diperoleh 2.048 dengan kriteria –t1-1/2(n1+n2-2)tt1-1/2(n1+n2-2) atau -2.048 -7.68 2.048 dan pada tes pretest yaitu thitung -7.50 sedangkan untuk ttabel diperoleh 2.048 dengan kriteria –t1-1/2(n1+n2-2)tt1-1/2(n1+n2-2) atau -2.048 -7.50 2.048, dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak. Hasil uji N-Gain pada kelas kontrol yaitu 0.51 dan pada kelas eksperimen yaitu 0.78. Dengan demikian media PhET menggunakan model pembelajaran discovery learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Suwawa Kelas VII
KAJIAN PAPARAN MEDAN ELEKTROMAGNETIK ELF (EXTREMELY LOW FREQUENCY) TERHADAP pH DAN SUHU FERMENTASI BIJI KAKAO
Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan medan elektromagnetik ELF (Extremely Low Frequency) pada pH dan suhu dalam proses fermentasi untuk meningkatkan kualitas biji kakao. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen di laboratorium dengan rancangan randomized post test control group design. Penelitian ini menggunakan 5 kelompok dengan pembagian 1 kelompok kontrol dan 4 kelompok eksperimen yang dipapar medan elektromagnetik ELF pada intensitas 100 µT dan 300 µT selama 30 dan 60 menit. Selama proses fermentasi, pengumpulan data dilakukan pada hari 0 hingga hari ke-5. Hasil penelitian yang ditunjukkan dalam grafik, menunjukkan pH dan suhu biji kakao selama fermentasi yang telah dipengaruhi oleh paparan medan elektromagnetik ELF. Kesimpulan pengukuran biji kakao menggunakan paparan medan elektromagnetik ELF dengan intensitas 100µT dan 300µT dengan waktu 30 menit dan 60 menit berpengaruh pada pH dan suhu biji kakao
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEMA MAKANAN KEMASAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA SMP
Kurangnya kesadaran usia muda terhadap kesehatan tubuhnya akibat dari era globalisasi dan kemajuan teknologi, terutama mengenai pentingnya menjaga pola hidup mulai dari makanan yang dikonsumsi serta pola kehidupan sehari-hari, untuk mencegah dan mengatasi hal tersebut, diperlukan suatu solusi peningkatan kualitas gaya hidup manusia terutama pada masa remaja mengenai permasalahan gaya hidup manusia yang mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dengan sarana peningkatan kualitas pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran video animasi berbasis powtoon serta mengetahui kelayakan dan tingkat efisiensi dari media tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development dengan menggunakan model 4D dari Thiagarajan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara untuk mengetahui permasalahan yang terjadi disekolah, lembar validasi sebagai alat untuk mengukur tingkat validasi dari segi media, materi dan pengguna serta angket respon siswa untuk mengukur tingkat efisiensi dari media pembelajaran. Hasil penelitian memperoleh nilai persentase validasi sebesar 94,4%, ahli media sebesar 95,6%, ahli materi sebesar 96%, dan guru IPA sebesar 91,6%. Hasil tingkat efisiensi uji coba terbatas memperoleh nilai sebesar 84,2%. Dari peniliaian ini dapat dikatakan bahwa media pembelajaran video animasi powtoon untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas VIII pada tema makanan kemasan sangat berpengaruh dalam menunjang proses pembelajaran
PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA APOTEK PANJEREJO
ABSTRAK : Dalam usaha Apotek, kepuasan pelanggan memiliki peran yang sangat penting dalam mempertahankan pangsa pasar dan meningkatkan reputasi sebuah apotek. Harga yang terlalu tinggi dapat mendorong pelanggan mencari opsi lain, seperti apotek lain atau obat generik yang lebih terjangkau. Oleh karena itu, penetapan harga yang bersaing dan sesuai dengan nilai obat-obatan menjadi sangat penting bagi apotek untuk mempertahankan dan meningkatkan penjualan. Kualitas pelayanan yang baik dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap apotek dan membuat mereka merasa dihargai sebagai konsumen. Sebaliknya, pelayanan yang kurang memuaskan dapat menurunkan kepuasan pelanggan dan mengakibatkan mereka mencari alternatif lain. Penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif. Jumlah populasi yang digunakan adalah seluruh pelanggan Apotek Panjerejo. Sampel yang digunakan sebanyak 95 orang yang didapatkan dari perhitungan menggunkan rumus Slovin. Teknik pengambilan data dengan menyebarkan kuesioner atau angket kepada responden. Hasil uji data secara parsial menunjukkan bahwa Harga (X1) memiliki nilai thitung (4,462) ttabel (1,986) dan nilai signifikansi yang diperoleh 0,000 0,05. Kualitas Pelayanan (X2) diperoleh nilai thitung (4,408) ttabel (1,986) dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Sedangkan secara simultan menunjukkan bahwa Harga dan Kualitas Pelayanan berpengaruh secara signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan dengan hasil Fhitung (98,095) Ftabel (3,094) dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Nilai Ajusted R2 sebesar bahwa sebesar 0,674 yang artinya bahwa Kualitas Pelayanan dan Fasilitas mempengaruhi Kepuasan Pelanggan sebesar 62,6% dan sisanya 32,6% Kepuasan Pelanggan dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti : Lokasi, fasilitas, kualitas produk
SENTIMEN ANALISIS EVALUASI PENGGUNA APLIKASI ORBIT TELKOMSEL PADA ULASAN PLAYSTORE MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES
Dalam era digital, aplikasi mobile, khususnya aplikasi internet rumah, memainkan peran penting dalam mendukung aktivitas harian pengguna. Studi ini bertujuan untuk melakukan analisis sentimen terhadap aplikasi Telkomsel Orbit, layanan internet rumah serba digital yang menyediakan koneksi melalui modem WiFi dengan jaringan 4G LTE. Metodologi penelitian melibatkan proses scraping data, preprocessing teks, dan penerapan algoritma klasifikasi Naïve Bayes untuk menganalisis ulasan dan peringkat yang diberikan pengguna di Play Store. Telkomsel Orbit menawarkan fitur unggulan seperti pengaturan Wi-Fi melalui aplikasi MyOrbit, WiFi tamu, dan penyesuaian filter website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Naïve Bayes menghasilkan tingkat ketepatan mencapai 79%, dengan presisi sebesar 80% dan recall 79%.Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas ulasan yang diberikan oleh pengguna cenderung positif terhadap aplikasi Telkomsel Orbit. Hal ini mengindikasikan bahwa layanan tersebut dinilai secara positif oleh pengguna, dengan fitur-fiturnya yang dianggap bermanfaat dan kualitas layanannya yang memuaskan. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi Telkomsel Orbit untuk memahami umpan balik pengguna dan terus meningkatkan pengalaman pengguna mereka.
SISTEM ASESMEN PEMBELAJARAN SQL DENGAN METODE COSINE SIMILARITY DAN SQL PARSER BERBASIS WEBSITE
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk pada bidang pendidikan. Penilaian esai, khususnya dalam mata pelajaran teknis seperti pemrograman SQL, menghadapi tantangan efisiensi dan akurasi dalam penilaian manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji sistem penilaian otomatis berbasis web yang menggunakan SQL Parser dan algoritma Cosine Similarity. Sistem ini dirancang untuk mengevaluasi query SQL siswa secara efisien dan akurat, mengurangi beban kerja pengajar, serta memberikan umpan balik cepat dan konstruktif kepada siswa. Metode penelitian melibatkan analisis arsitektur sistem, perancangan diagram UML, dan penerapan SQL Parser untuk tokenisasi query SQL, diikuti dengan perhitungan kemiripan menggunakan Cosine Similarity. Pengujian sistem menggunakan teknik black box menunjukkan bahwa sistem dapat menilai jawaban siswa dengan akurasi yang baik, diukur melalui nilai MAE dan RMSE yang rendah, serta mampu memberikan penilaian dalam waktu yang cepat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penilaian otomatis ini efektif dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi proses pembelajaran SQL di pendidikan tingg
Model Blockchain Untuk Pembayaran Lintas Batas Negara Bagi UMKM
UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) memainkan peran krusial dalam perekonomian Indonesia, dengan sekitar 64,2 juta unit usaha yang menyerap 97% tenaga kerja. Di tengah dampak pandemi global, pemerintah meluncurkan Pemulihan Ekonomi Nasional, dengan UMKM sebagai fokus utama. Digitalisasi menjadi penting untuk meningkatkan ekspor dan memudahkan pembayaran lintas batas yang aman dan cepat. Hal ini juga menjadi bagian dari agenda Presidensi G20 Indonesia, yang menekankan pengembangan pembayaran lintas negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode pencarian solusi (solution-seeking) untuk menghasilkan berbagai artefak desain, termasuk arsitektur menggunakan bahasa pemodelan ArchiMate, algoritma, model, dan peranti lunak untuk pembayaran lintas batas. Kami mengadopsi Blockchain Layer 1 Stellar, yang menawarkan protokol terbuka dan terdesentralisasi untuk transaksi mata uang digital dan fiat dengan biaya rendah. Hasil akhir dari penelitian ini adalah model peranti lunak yang memungkinkan pembayaran lintas negara menggunakan Blockchain Stellar, dengan pengembangan yang mengikuti metodologi Disciplined Agile Delivery (DAD). Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada upaya digitalisasi UMKM dalam menghadapi tantangan ekonomi dan meningkatkan konektivitas global melalui pembayaran lintas batas yang lebih efisien
Transformasi Taman Desa Dalam Pengembangan Wisata Desa Sutojayan Kabupaten Malang
Transformasi taman Desa Sutojayan bertujuan untuk meningkatkan kualitas fasilitas dan menarik partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Masalah utama yang dihadapi taman Desa Sutojayan adalah kurang fasilitas yang memadai, minimnya perawatan, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Melalui program kerja KKN Unikama, dilakukan berbagai perbaikan seperti pengecatan ulang, pembuatan pagar bambu, penambahan tong sampah, dan renovasi gapura. Selain itu, program taman desa juga melibatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong serta mendirikan rumah burung hantu untuk menjaga tanaman dari hama. Hasil dari kegiatan program tranformasi taman desa menunjukkan peningkatan fasilitas taman, kesadaran kebersihan yang lebih baik, serta potensi pengembangan wisata desa. Program transformasi taman desa tidak hanya berdampak positif terhadap peningkatan estetika taman, tetapi juga memperkuat hubungan sosial masyarakat dan meningkatkan kesadaran lingkungan dan meningkatkan potensi desa sebagai wisata desa. Program transformasi desa diharapkan sebagai wisata desa yang mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat dan perekonomian Desa Sutojayan Kabupaten Malang
Integrasi Pendidikan Bahasa Inggris dan Kegiatan Pramuka Dalam Meningkatkan Keterampilan Anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di SMP Pondok An-Nahdloh Tanjong Sepat – Malaysia
Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP Pondok An-Nahdloh, Tanjong Sepat, Malaysia, yang menampung anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI). Program ini bertujuan untuk mengatasi dua tantangan utama yang dihadapi oleh para siswa: keterbatasan dalam penguasaan bahasa Inggris dan perlunya pembentukan karakter yang kuat. Untuk itu, kegiatan pengabdian ini mengintegrasikan pembelajaran bahasa Inggris dengan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Metode yang digunakan adalah pembelajaran berbasis kegiatan (activity-based learning) di mana materi bahasa Inggris disampaikan melalui aktivitas Pramuka yang menarik dan relevan bagi siswa. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan berbicara, mendengarkan, dan kerjasama tim. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berbahasa Inggris siswa, terutama dalam hal kepercayaan diri dan kemampuan berbicara. Selain itu, terjadi pula perkembangan positif dalam aspek disiplin, kerjasama, dan tanggung jawab siswa, yang merupakan inti dari pendidikan karakter. Evaluasi program dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan guru, dan kuesioner yang diisi oleh siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan integratif yang menggabungkan pembelajaran bahasa dengan pendidikan karakter melalui Pramuka dapat secara efektif meningkatkan kompetensi bahasa Inggris dan menguatkan karakter siswa. Program ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah serupa di luar negeri, khususnya di kalangan komunitas PMI.Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Pendidikan Karakter, Keterampilan Bahasa Inggris, Pramuka, Anak PMI
Racism in the Film The Help: Analysis of Narrative and Cinematographic Elements
Cinema or film had the power to depict societal realities, particularly those pertaining to social issues. The Help was one movie that uses narrative and cinematographic devices to depict social reality. In the movie The Help, a group of African-American domestic workers were the subject of unfair treatment and prejudice on the part of their white employers. This was due to the persistent perception that African Americans occupy an inferior status. In particular, Pettrie Boggs' (2018) narrative and cinematographic theories were used in this study, which employed qualitative methodologies and a structuralist approach. The goal of this study was to examine how narrative and cinematographic components in the movie The Help explore the topic of racial discrimination faced by African Americans in America. According to this study, the movie The Help contained narrative and cinematographic structural elements that illustrate racial inequality, most of which occured in the domestic setting. In addition, it was discovered that racial discrimination was not shown in movies in a compelling way. This appeared to be an attempt to simplify for the viewer the concept of racial prejudice as it was shown in the movie