Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
1643 research outputs found
Sort by
Penerapan Permainan Edukatif MOJOG (Monopoli Wisata Jogja) untuk Memperkenalkan Pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta di Sekolah Marjinal
Pengenalan pariwisata lokal kepada generasi muda di lingkungan sekolah marjinal memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam memanfaatkan metode edukasi yang menarik dan efektif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui permainan edukatif MoJoG (Monopoli Wisata Jogja), yang dirancang sebagai alat belajar interaktif berbasis permainan monopoli. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu sekolah marjinal di Yogyakarta dengan melibatkan siswa-siswa yang memiliki akses terbatas terhadap informasi pariwisata. Metode pelaksanaan meliputi pengenalan permainan, praktik bermain, dan evaluasi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa permainan MoJoG berhasil meningkatkan pengetahuan peserta tentang berbagai destinasi wisata di DIY dan mendorong minat mereka untuk mengeksplorasi lebih lanjut. Selain itu, pendekatan ini turut membangun keterampilan komunikasi dan kerja sama siswa selama sesi permainan berlangsung. Evaluasi melalui kuesioner dan diskusi kelompok memperlihatkan bahwa siswa merasa lebih tertarik dengan pembelajaran berbasis permainan dibandingkan metode tradisional. Kesimpulan dari program ini menekankan bahwa permainan edukatif seperti MoJoG dapat menjadi media efektif dalam pengenalan budaya dan pariwisata, serta memiliki potensi untuk diadopsi di sekolah-sekolah lain, terutama yang berada di area terpencil. Program ini memberikan kontribusi penting dalam mempromosikan kesadaran wisata dan memperkuat identitas lokal di kalangan siswa
PENGARUH KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA
The purpose of this research is to assess the extent to which students' understanding of mathematical concepts influences their ability to solve mathematical problems. This study was conducted at one of the junior high schools (SMPN) in Karawang Regency, using a quantitative approach and non-experimental method. The research subjects involved 34 students from class VII A, selected using purposive sampling technique. Data collection was carried out through two test instruments consisting of a set of descriptive questions covering indicators of both mathematical conceptual understanding and mathematical problem-solving skills. Simple linear regression analysis was employed in data processing for this research. The results obtained indicate, at a 95% confidence level, a significant influence of mathematical conceptual understanding on mathematical problem-solving abilities
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS WORDWALL PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR
In order to maximize the learning interest capacity of class VIII MTSS Al-Washliyah Tembung pupils for the 2023–2024 academic year, this research attempts to deepen the mathematics learning assessment technique utilizing Wordwall on flat-sided geometric material. Students might find the evaluation process more engaging and enjoyable when technology-based assessment formats like Wordwall are used. Using the ADDIE model approach (Analysis, Design, Development, Implementation and assessment), a development study was employed as the research technique to create a Wordwall-based mathematics learning assessment. Observation, surveys, interviews, and documentation are some of the techniques used to collect data. Techniques for analyzing data include validity, usefulness, and effectiveness analysis. The project yielded a Wordwall-based evaluation product for mathematics learning on flat-sided geometric material. Four validators gave this product an average score of 93%, which was used to declare it legitimate. This product received an 88% practicality grade after being provided practically by practitioners. The N-gain test scored 0.66 in the medium group based on the outcomes of the Wordwall-based learning assessment test. In summary, the assessment of Wordwall-based mathematics instruction using flat-sided geometric materials for MTSS Al-Washliyah Tembung's class VIII
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SEKOLAH DASAR MATERI KONDISI GEOGRAFIS INDONESIA
This study aims to explore the effectiveness of implementing differentiated learning in grade 5 Social Studies subject, focusing on the topic “Geographical Conditions of Indonesia.” A qualitative method with a case study approach was used in this research, which was conducted at SD Negeri 6 Besole, where students have different geographical backgrounds. Data were collected through observation, interviews, and document analysis. The results show that the implementation of differentiated learning is effective in improving students' participation and understanding. Teachers apply variations in content, process, and learning products that are tailored to students' abilities and learning styles. Students who grasp concepts faster are given additional challenges, while students who need more support get more detailed and simple explanations. Collaborative learning is also implemented, allowing students to learn in groups with support from classmates. This strategy not only improves students' academic understanding, but also helps in the development of social skills, such as cooperation and communication. The results of this study suggest that differentiated learning can be a sustainable learning strategy in social studies subjects, with the potential to create a learning environment that is inclusive and responsive to students' individual needs
RANCANG BANGUN GAME PETUALANGAN 2D ROLE PLAYING GAME JHONY SANG PEMBERANI BERBASIS DEKSTOP
Beberapa tahun lalu, tingkat stress yang ada di Indonesia sangatlah tinggi, bahkan mencapi peringkat ke dua tertinggi di Asia Teggara pada tahun 2023. Tingkat stress yang tinggi jika dibiarkan maka akan mengganggu aktifitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk membangun game petualangan 2D yang berjudul Jhony sang pemberani berbasis dekstop yang mudah dimainkan. Perancangan game ini menggunakan software yang bernama RPG Maker MV dengan menerapkan metode penelitian Game Development Life Cycle (GDLC). Metode tersebut terdapat 6 tahap yaitu initiation, pre-production, production, testing, beta, dan release dengan hasil pengujian menggunakan metode Black-Box. Dimana pada penelitian ini melibatkan 20 responden untuk menguji hasil dari pembangunan game Jhony sang pemberani dengan mengisi kuisoner yang telah disediakan. Hasil dari pengujian pada pengguna didapatkan hasil bahwa 88% pengguna yang memainkan game Jhony sang pemberani merasa terhibur dan senang setelah memainkan game ini. Dengan demikian diharapkan game yang telah dibangun ini dapat mengurangi tingkat stres yang dialami pengguna setelah bermain game
Peningkatan Akreditasi Melalui Sosialisasi Pada PKBM Pondok Belajar
Pendidikan Non Formal merupakan sektor pendidikan di luar ranah formal, di mana Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) menjadi salah satu entitasnya yang menjalani proses akreditasi, sebagaimana halnya lembaga pendidikan formal, untuk menilai kualitasnya. Tingkat akreditasi yang rendah di kecamatan Kasemen menjadi perhatian serius, terutama mengingat bahwa beberapa PKBM di sana memiliki kapasitas yang memadai dalam program, partisipasi warga belajar, dan fasilitas. Salah satu contohnya adalah PKBM Pondok Belajar, yang saat ini memiliki akreditasi tingkat C. Kendala utama yang dihadapi lembaga ini dalam proses re-akreditasi adalah masih adanya dokumen-dokumen akreditasi yang belum memenuhi persyaratan serta pemahaman yang kurang dari pengelola PKBM tentang proses akreditasi itu sendiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu pengelola PKBM memperdalam pemahaman mereka tentang proses akreditasi pendidikan non formal. Melalui pelatihan intensif, pendampingan berkelanjutan, dan integrasi yang komprehensif, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu dalam penyusunan dan persiapan dokumen akreditasi berdasarkan delapan standar yang telah ditetapkan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pengelola PKBM telah memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan akreditasi mereka. Mereka juga menjadi lebih sadar akan pentingnya pembaharuan kurikulum dan standar pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang mereka tawarkan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini dapat dianggap berhasil, membantu PKBM Pondok Belajar untuk mengembangkan dan memperbarui status akreditasinya setelah mengikuti pelatihan ini
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LMS PADA TEMA BUMIKU TERCEMAR UNTUK KELAS VII SMPN 1 SEPATAN TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil tingkat kevalidan media pembelajaran berbasis learning management system pada tema bumiku tercemar kelas VII SMPN 1 Sepatan Timur. Pengembangan media pembelajaran berbasis LMS pada tema bumiku tercemar yang semua pengguna terintegrasi dari admin, guru dan siswa. Penelitian merupakan jenis penilitian pengembangan atau yang dikenal dengan sebutan Research and Development (RD), Desain penelitian menggunakan model pengembangan Borg and Gal l(1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi Desain, (5) revisi Desain. Karena terbatasan waktu dan kondisi yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan seluruh tahap penelitian hanya sampai tahap ke-5. Berdasarkan hasil perolehan validasi ahli media 90% yang dikategorikan sangat valid, hasil perolehan validasi ahli materi 80,8% yang dikategorkan valid, hasil perolehan validasi guru 83,3% dikategorikan sangat valid. Hal ini membuktikan bahwa produk pengembangan media pembelajaran berbasis LMS pada tema bumiku tercemar pada kelas VII dapat digunakan sebagai media pembelajara
IMPLEMENTASI METODE PROMTHEE DALAM MENDUKUNG KEPUTUSAN REKOMENDASI PEMILIHAN LABORAN DILINGKUNGAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK
Laboran merupakan tenaga pendidik yang memiliki keahlian dan bekerja di laboratorium untuk membantu dalam hal penelitian dosen serta proses pembelajaran mahasiswa. Asisten laboratorium harus mempunyai soft dan hard skill me-madai. Rekrutmen dilakukan pihak universitas untuk mencari calon laboran yang dapat mengajar dan menguasai materi perkuliahan. Proses evaluasi pemilihan laboran masih bersifat subyektif, apabila ada calon laboran yang mempunyai kemampuan yang sama, serta tidak jauh berbeda dengan calon laboran lainnya. Karena evaluasi yang bersifat subyektif membuat peluang kecil untuk calon laboran yang tidak memiliki pengalaman tetapi berpotensi menjadi laboran program studi. Penilaian subjektif inilah yang menjadi kendala dalam pemilihan calon asisten laboratorium, karena dianggap tidak objektif. Untuk memudahkan proses penilaian calon asisten laboratorium maka dibuatlah sistem pendukung kepu-tusan. Kriteria yang digunakan adalah IPK, AIK, wawancara, dan praktik langsung. Melihat jumlah kriteria yang digunakan saat memilih calon laboran dan bagaimana satu kriteria berhubungan dengan yang lain. Jadi dalam memilih calon laboran akan memakai metode Preference Ranking Organization for Enrichment Evaluation (PROMETHEE). Metode Promethee dapat membantu memberikan solusi dalam rekomendasi laboran dengan memenuhi kriteria yang telah ditentukan tanpa subyektif dalam pemilihan calon laboran. Dapat dilihat dari hasil uji coba dengan menggunakan data tahun 2019-2020, 10 calon laboran periode ganjil yang diterima sebanyak 4 orang dengan nilai net flow ≥ 0,1110 dari data tersebut dapat dilihat nama yang sangat di rekomendasikan. Sedangkan secara hitungan menggunakan metode promethee hasil rekomendasi akurasi sebesar 90% yang diperoleh dari jumlah data yang diprediksi benar dibagi dengan total keseluruhan dat
ANALISIS KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LIVEWORKSHEET DI SMP NEGERI 39 SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk menilai keaktifan peserta didik dengan menerapkan suatu model pembelajaran yaitu discovery learning dengan bantuan media liveworksheet, penilaian tersebut akan didasarkan atas hasil observasi keaktifan peserta didik selama pembelajaran. Keaktifan peserta didik akan meliputi lima aspek diantaranya adalah antusias dalam belajar, interaksi peserta didik dengan guru, keaktifan dalam kelompok, mengemukakan pendapat/ide, partisipasi menyimpulkan pembahasan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre- Experimental Design dengan rancangan One-Shot Case Study Design. Subjek penelitian ditentukan menggunakan purposive sampling yaitu peserta didik kelas VIII-F SMPN 39 Surabaya. Teknik analisis data untuk mengetahui keaktifan belajar akan menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan perhitungan presentase untuk peningkatanya. Hasil dari penelitian menunjukkan untuk pertemuan pertama menunjukkan presentae 59% “Sedang”, kemudian pertemuan kedua 69% “Tinggi” dan pertemuan ketiga 71% ”Tinggi”. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa keaktifan peserta didik pada penerapan model pembalajaran discovery learning berbantuan liveworksheet telah menunjukkan peningkatan
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMPN 2 Gresik. Penelitian ini adalah Pre-experimental Design dengan desain yang menggunakan one group pre-test post-test. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis N-gain pre-test dan posttest didapat kriteria tinggi, nilai N-gain yang berkategorikan tinggi ini mengindikasikan bahwa model pembelajaran ini menunjukkan keefektivitas penerapan model pembelajaran PBL untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan keterlaksanaan pembelajaran, keterlaksanaan pembelajaran telah mencapai 100% dari 8 poin kegiatan dengan kirteria sangat baik. Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning mendapatkan respon baik dari peserta didik dengan rata-rata sebesar 68 dengan kriteria baik. Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah Penerapan model pembelajaran problem based learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati di Indonesi