Jurnal Online STKIP PGRI Tulungagung (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
1643 research outputs found
Sort by
PENGARUH MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP KETERAMPILAN 4C SISWA KELAS VII MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI BANTEN
Perubahan dalam pendidikan telah terjadi secara signifikan. Model pengajaran telah berubah dari sekadar memberikan informasi menjadi pendekatan yang lebih fokus pada pengembangan keterampilan 4C. Penerapan model Numbered Head Together memungkinkan dapat mengembangkan keterampilan 4C. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model Numbered Head Together terhadap keterampilan 4C siswa kelas VII materi keanekaragaman hayati Banten. Metode penelitian memakai Quasy Experimental rancangan Pretest and Posttest Nonequivalent Group Design. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, artinya model Numbered Head Together berpengaruh terhadap keterampilan 4C. Hal ini terbukti, pada kelas eksperimen rata-rata untuk keterampilan berpikir kritis dan kreatif adalah 75,71, lebih tinggi daripada kelas kontrol 72,29. Kelas eksperimen juga menunjukkan keterampilan komunikasi yang sangat baik dengan nilai 81,7, sedangkan kelas kontrol 38,8 yang tergolong kurang komunikatif. Begitu pula dengan keterampilan kolaboratif, kelas eksperimen mencapai nilai 72,1 yang tergolong kolaboratif, sementara kelas kontrol 28,4 yang tergolong kurang kolaboratif. Kesimpulannya, penggunaan model Numbered Head Together memberikan pengaruh pada perkembangan keterampilan 4C sisw
PENGEMBANGAN WEBSITE PEMBELAJARAN BERBASIS GOOGLE SITES TOPIK EXPLORE OUR WORLD BERORIENTASI KECAKAPAN LITERASI DIGITAL UNTUK SISWA SMP
Penelitian ini berakar dari rendahnya kecakapan literasi digital yang dialami oleh siswa yang disebabkan oleh kurangnya interaktivitas media pembelajaran dan belum optimalnya pemanfaatan pembelajaran secara digital. Sebagai solusinya, dikembangkanlah webite pembelajaran berbasis Google Sites pada topik "Explore Our World" yang diorientasikan dengan kecakapan literasi digital untuk siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan tingkat validitas dan menganalisis tingkat keterbacaan, sehingga website pembelajaran ini dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (RD) yang menggunakan model pengembangan ADDIE sampai 3 fase, yaitu analisis (analyze), desain (design), dan pengembangan (develop) untuk menguji tingkat kevalidan dan keterbacaan. Lembar validasi ahli maupun keterbacaan siswa sebagai instrumen pengumpulan data. Sesuai dengan temuan penelitian ini, terdapat kesimpulan bahwa nilai validitas yang diberikan para ahli dan praktisi keseluruhan mencapai 92,98%, yang dikategorikan sebagai "Sangat Valid". Selain itu, tingkat keterbacaan mencapai 90,66% dengan kategori "Sangat Baik". Hal ini menandakan bahwa website pembelajaran berbasis Google Sites dapat membantu dalam proses pembelajaran IPA
PENGEMBANGAN INSTRUMEN SELF-EFFICACY SISWA KELAS V PADA MATERI EKOSISTEM DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian yang valid, reliabel dan praktis untuk mengukur self-efficacy dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Dalam penelitian ini, self-efficacy yang diadaptasi oleh Albert Bandura, yang terdiri dari 3 konstruk, yaitu: (1) Level, (2) Strength, (3) Generality. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan dengan Model 4-D. Untuk subjek penelitian ini melibatkan 50 responden dari total siswa kelas V SD Negeri 029 Sungai Pinang dan SD Madani Islamic School. Data dianalisis dengan menggunakan program SPSS versi 25.00 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua item kuesioner valid dan reliabel dengan nilai reliabilitas Cronbach’s Alpha rata-rata yang tinggi (0,773 0,6), dan setiap item pernyataan memiliki nilai (0,770 - 0,791) dengan nilai konstruk total 0,750. Dapat disimpulkan bahwa tersedianya instrumen yang layak dapat digunakan untuk mengukur self-efficacy siswa dalam pembelajaran IPA di SD yang memenuhi persyaratan sebagai tes yang valid, reliabel, dan praktis
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PjBL BERBANTUAN MEDIA CHROMEBOOK DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK
This research aims to explore the impact of implementing a PjBl model assisted by Chromebook media on the critical thinking skills of elementary school students. Additionally, this study also aims to determine the role of learning motivation in supporting the improvement of critical thinking skills. The study also examines the combined effect of the PjBl model with Chromebook integration and learning motivation on the development of students' critical thinking abilities. Quasi-experimental with nonequivalent control group design is the method used in this study, which allows researchers to observe differences between groups without randomization. The results from the t-test indicated that the Chromebook -supported PjBl model significantly contributed to the improvement of students' critical thinking skills, with a calculated t-value of 4.670, which surpassed the table t-value of 1.691, and a significance level of 0.000, which was below the 0.05 threshold. Furthermore, the influence of learning motivation on critical thinking skills was also found to be significant, as indicated by a t-value of 3.137, which exceeded the table t-value (1.691), and a significance value of 0.004. Additionally, the two-way ANOVA analysis results demonstrated that the Chromebook -assisted PjBl model, learning motivation, and their interaction together had a substantial effect on enhancing students' critical thinking skills, as evidenced by the significance value (p) being below 0.05
Development of Mobile Gamified Interface for Japanese Language Learning through Design Thinking
Learning Japanese scripts such as hiragana and katakana often present significant challenges for beginners due to the similarity in character shapes, the large number of characters to memorize, complex stroke orders, and the limited use of engaging and interactive learning media. Without proper learning strategies and tools, learners may quickly lose motivation and face difficulties in mastering these basic writing systems. This study aims to design the interface of a mobile-based gamified learning platform intended to increase learner motivation and improve the overall effectiveness of the learning process. The Design Thinking methodology was employed to gain in-depth insights into user needs, involving five iterative stages: empathize, define, ideate, prototype, and test. The resulting interface integrates gamification elements such as points, badges, levels, and quests to create a more engaging user experience. Usability testing conducted using the System Usability Scale (SUS) produced an average score of 82.5, which falls under the “excellent” category with a letter grade of B. These findings suggest that the developed interface is intuitive, easy to use, and well-received by users
PENILAIAN KINERJA PEGAWAI DENGAN METODE TOPSIS DAN BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK
Transformasi digital melalui penerapan Industri 4.0 dan e-Government telah mengubah paradigma administrasi publik, sehingga menuntut sistem evaluasi kinerja pegawai yang lebih adaptif dan objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan kinerja pegawai ke dalam lima kategori, yaitu "sangat baik", "baik", "cukup", "buruk", dan "sangat buruk", dengan menggunakan pendekatan Neural Network Backpropagation. Metodologi yang digunakan mencakup beberapa tahapan utama, dimulai dari proses preprocessing data yang menge-lompokkan kriteria penilaian ke dalam empat aspek: kualifikasi, kom-petensi, kinerja, dan disiplin. Selanjutnya, dilakukan seleksi fitur menggunakan metode Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), dan hasilnya digunakan sebagai data pelatihan pada model Neural Network Backpropagation. Hasil pelati-han menunjukkan performa model yang cukup baik, dengan nilai loss dan Mean Squared Error (MSE) sebesar 0,000465, Mean Absolute Per-centage Error (MAPE) sebesar 19,59%, dan akurasi mencapai 80,41%. Sementara itu, hasil eksperimen dengan metode TOPSIS secara terpisah mencatat akurasi sebesar 81% dan nilai loss sebesar 0,377. Kombinasi metode TOPSIS dan Neural Network Backpropagation ter-bukti efektif dalam mengklasifikasikan kinerja pegawai secara konsis-ten. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan sis-tem evaluasi kinerja berbasis kecerdasan buatan yang lebih akurat dan adaptif terhadap tantangan administrasi publik modern
Rancang Bangun Sistem Informasi Toko Online Yennyshop Berbasis Website Menggunakan Framework Laravel
Penelitian ini membahas tentang perancangan dan pengembangan sistem informasi toko online YennyShop. Toko Yennyshop menghadapi permasalahan dalam efisiensi penjualan produk secara manual, keterbatasan aksesibilitas pembeli, dan kurangnya manajemen data yang efektif. Ada penelitian ini yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penjualan produk dengan menggunakan situs web sebagai sarana pemasaran produk. Sistem toko online yennyshop dirancang untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menyediakan platform yang memungkinkan pembeli untuk melakukan transaksi secara online, memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pengelolaan data penjualan. Penelitian ini menggunakan metode waterfall dalam proses pengembangan sistem, yang meliputi analisis kebutuhan, desain, pemrosesan, pengujian, dan pemeliharaan. Pengembangan sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel , pengujian fungsional sistem dengan metode black box testing , dan System Usability Scale (SUS ), serta pemeliharaan rutin untuk menjaga kinerja sistem. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem informasi toko online yang efektif dan efisien, serta meningkatkan pengalaman pembeli dalam melakukan transaksi secara onlin
Netflix's Digital Transformation Strategy: A Systematic Review of Challenges and Risk Mitigation Approaches
Digital transformation requires organizations to quickly adapt and keep up with technological changes and developments to remain competitive. Implementing transformation helps improve performance, efficiency, revenue, and organizational culture. However, the process is complex, difficult, and high-risk. Failure in digital transformation can be highly detrimental due to the significant investments required in terms of material and human resources. Not only do some organizations fail, but many are also able to overcome these challenges and succeed in transforming in the desired direction. One large and successful company in digital transformation is Netflix. This large streaming-based company is interesting to analyze for its achieved success. This study's purpose is to identify and analyze the strategies used by Netflix in overcoming challenges and risks during the digital transformation process. This study employs the Systematic Literature Review (SLR) method. Information was gathered from journals and articles spanning the last 4-5 years. This search used tools such as Google Scholar, Semantic Scholar, and an application called Publish Perish8, with keywords like "Transformasi digital," "Strategy digital," and "Netflix" in Indonesian, and "digital transformation," "digital strategy," and "Netflix" in English
ANALISIS KUALITAS SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERDASARKAN ISO 25010 DENGAN METODE PROFILE MATCHING
Perkembangan teknologi informasi telah memegang peran penting dalam dunia pendidikan, terutama melalui sistem informasi akademik (SIA) yang mendukung pengelolaan data siswa, pendidikan, dan urusan akademik. Namun, dengan meningkatnya pentingnya SIA untuk menunjang efisiensi dan efektivitas kegiatan akademik, diperlukan evaluasi kualitas SIA untuk memastikan sistem tersebut memenuhi kebutuhan organisasi. Salah satu standar yang digunakan untuk evaluasi ini adalah ISO/IEC 25010, yang menyediakan kerangka kerja komprehensif untuk menilai berbagai karakteristik kualitas perangkat lunak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas SIA di Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang menggunakan standar ISO 25010 dan metode Profile Matching, Hasil dari penelitian yang sudah diteliti menunjukkan bahwa dengan menggunakan algoritma profile matching diperoleh hasil tertinggi dan teredah dari evaluasi system yaitu aspek Usability (Kegunaan) dengan nilai rang-king 191,04 sebagai aspek dalam system yang terbaik, artinya kinerja system sangat baik dalam mengukur kemudahan pengenalan, pembelajaran, operasional, perlindungan dari kesalahan pengguna, estetika antarmuka, dan aksesibilitas. Meskipun demikian terlihat pada aspek Functional Suitability yang memiliki nilai rendah dengan nilai rangking 13,14 perlunya evaluasi mendalam untuk mengidentifikasi fitur-fitur kunci yang kurang atau tidak memadai, serta upaya untuk meningkatkan atau menyesuaikan sistem agar lebih responsif terhadap kebutuhan penggun
OPTIMALISASI OPERASIONAL BANK SAMPAH KOTA MALANG MELALUI BUSINESS PROCESS REENGINEERING
Bank Sampah telah menjadi elemen kunci dalam upaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan di berbagai kota, termasuk Kota Malang. Namun, seringkali tantangan terkait efisiensi operasional menghambat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Business Process Reengineering (BPR) sebagai strategi untuk meningkatkan efisiensi operasional Bank Sampah di Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, dengan fokus pada Bank Sampah di daerah Sukun, Kota Malang. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pengelola Bank Sampah, dan analisis dokumen terkait proses bisnis yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BPR pada Bank Sampah dapat meningkatkan efisiensi operasional melalui penyederhanaan proses, pemanfaatan teknologi informasi yang tepat, dan peningkatan koordinasi antar unit kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Business Process Re-engineering (BPR) telah berhasil meningkatkan efisiensi operasional Bank Sampah Kota Malang hingga 90%. Penelitian ini menegaskan bahwa dengan menerapkan BPR, Bank Sampah di Kota Malang dapat mencapai peningkatan efisiensi yang signifikan, yang pada akhirnya mendukung tujuan lingkungan dan sosial yang lebih luas