Online Journal Universitas Bangka Belitung
Not a member yet
    2165 research outputs found

    PENGENALAN DALAM PENERAPAN PENCETAK KERTAS DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBUATAN KERTAS DARI LIMBAH DAUN SERAI WANGI

    Get PDF
    PT. Aroma Wangi Pangkalpinang merupakan perusahaan yang melakukan penyulingan untuk menghasilkan minyak atsiri yang menghasilkan sekitar dua ton daun basah serai wangi yang diambil di Desa Jada Bahrain. Namun, setelah dilakukan penyulingan, limbah daun basah tersebut hanya dibiarkan saja. Terkadang dibawa kembali oleh petani dan dibuang kedalam hutan atau ditumpuk dipinggir lahan produksi serai wangi hingga mengering. Pihak perusahaan dan petani pernah memikirkan untuk mengolah limbah daun serai wangi tersebut tersebut menjadi sesuatu yang berguna seperti pakan ternak. Berdasarkan hal tersebutlah, pengabdian dilakukan di Desa Jada Bahrin melalui sosialisasi dan pembuatan kertas dari limbah daun serai wangi.PT. Aroma Wangi Pangkalpinang merupakan perusahaan yang melakukan penyulingan untuk menghasilkan minyak atsiri yang menghasilkan sekitar dua ton daun basah serai wangi yang diambil di Desa Jada Bahrain. Namun, setelah dilakukan penyulingan, limbah daun basah tersebut hanya dibiarkan saja. Terkadang dibawa kembali oleh petani dan dibuang kedalam hutan atau ditumpuk dipinggir lahan produksi serai wangi hingga mengering. Pihak perusahaan dan petani pernah memikirkan untuk mengolah limbah daun serai wangi tersebut tersebut menjadi sesuatu yang berguna seperti pakan ternak. Berdasarkan hal tersebutlah, pengabdian dilakukan di Desa Jada Bahrin melalui sosialisasi dan pembuatan kertas dari limbah daun serai wangi

    Identifikasi Sesar dengan Menggunakan Metode Gaya Berat (Studi Kasus: Sulawesi Tengah)

    Get PDF
    The study of the geological structure of Sulawesi Island, especially the Central Sulawesi region, is very interesting because it has high complexity as a result of the dynamic interactions of the world's three main plates. Indications of high seismic activity and deformation processes in the Central Sulawesi region can be found from the morphological appearance and activity of several existing faults such as the Palu-Koro fault, the Lawanopo fault, and the Matano fault. The data used in this study are secondary data measuring the distribution of gravitational field anomalies (FAA) and topographical data using the Topex application. At CBA values ranging from 31 mGal to 56 mGal. The height anomaly on the CBA contour map is shown in red to light purple which has a value range of 40.7 mGal to 62.7mGal. Low anomaly is shown in light green to blue which has a value range of 27.3 mGal to 3.2 mGal. The regional gravity anomaly values range from 5.1 mGal to 62.8 mGal with a distribution of gravity anomalies from south to north. While in this study it can only be explained that the residual anomaly value is influenced by rock type and density. The high anomaly found in the southern part is thought to be caused by rocks having high density and being in a sedimentary rock environment which has low density

    MANFAAT METODE PEMBIASAAN GAYA HIDUP SEHAT MENCUCI TANGAN DALAM PERSPEKTIF HADITS DI SDN 02 SILIREJO

    Get PDF
    Kesehatan anak di Indonesia cukup memprihatinkan. Hal tersebut terjadi karena kurangnya kesadaran akan hidup bersih dan sehat. Salah satu kebiasaan yang dapat dilakukan untuk mengurangi masalah kesehatan salah satunya dengan menjaga kebersihan melalui pembiasaan mencuci tangan untuk mengurangi masuknya kuman dan bakteri. Menjaga kebersihan termasuk salah satu ajaran Islam sehingga memerlukan metode pengajaran yang sesuai. Salah satu metode yang dicontohkan Rasulullah melalui metode pembiasaan. Maksud dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan manfaat metode pembiasaan hidup sehat mencuci tangan di SDN 02 Silirejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun sebjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan siswa kelas 1 sampai 6 SDN 02 Silirejo. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembiasaan mencuci tangan di SDN 02 Silirejo berhasil membentuk siswa memiliki kedisiplinan dalam gaya hidup sehat mencuci tangan dan terhindar dari berbagai penyakit

    PEMBUATAN DINDING PEMBATAS TEMPAT PEMANDIAN UMUM DI DESA JADA BAHRIN

    Get PDF
    Desa Jada Bahrin merupakan salah satu desa binaan Fakultas Teknik sehingga Jurusan Teknik Sipil dalam beberapa tahun ini melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di desa ini. Kegiatan pengabdian yang dilakukan atas permintaan dari masyarakat dan aparat desa. Pada tahun 2022 ini permintaan dari masyarakat dan aparat desa berupa pembuatan dinding pembatas  tempat pemandian umum. Hal ini disampaikan oleh aparat desa karena fasilitas ini digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari seperti mandi dan mancuci pakaian. Fasilitas ini digunakan banyak masyarakat karena ketersediaan air di Desa Jada Bahrin masih terbatas. Belum adanya dinding pembatas yang memadai membuat masyarakat menggunakan fasilitas ini kurang nyaman. Dengan adanya permasalahanini maka tim pengabdian bermaksud memenuhi keinginan masyarakat ini melalui tahapan survei, perencanaan/desain dan pelaksanaan. Dengan adanya pembuatan dinding pembatas tempat pemandian umum antara kaumlaki-laki dan perempuan  ini maka masyarakat merasa nyaman menggunakan fasilitas umum ini.  Jada Bahrin Village is one of the assisted villages of the Faculty of Engineering so that the Department of Civil Engineering has in recent years been carrying out community service activities in this village. Service activities carried out at the request of the community and village officials. In 2022, a request from the community and village officials is in the form of building a dividing wall for public baths. This was conveyed by village officials because this facility is used by the community for daily activities such as bathing and washing clothes. This facility is used by many people because the availability of water in Jada Bahrin Village is still limited. The absence of adequate dividing walls makes people feel uncomfortable using this facility. With this problem, the service team intends to fulfill the wishes of this community through the survey, planning/design and implementation stages. With the construction of a dividing wall between men and women, the community feels comfortable using this public facility

    Analisis Kualitas Batubara Bonto Matinggi Sulawesi Selatan Untuk Kebutuhan Industri Semen

    Get PDF
    Batubara di Indonesia banyak dipergunakan untuk kebutuhan industri baik ekspor maupun domestik. Untuk dalam negeri banyak dipergunakan untuk industri tekstil, PLTU, serta untuk industri semen.  Konsumsi batubara untuk industri semen di Indonesia pada tahun 2022 sampai 15 juta ton. Pada industri semen, batubara dijadikan sebagai bahan dasar untuk bahan bakar pada kiln. Untuk pemanfaatannya, batubara perlu diketahui sifat-sifatnya. Sifat-sifat tersebut dapat diketahui dengan analisis proksimat, analisis kandungan sulfur dan nilai kalor.  Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan apakah kualitas batubara Bonto Matinggi sesuai dengan spesifikasi batubara yang dibutuhkan pada industri semen. Metode penelitian dilakukan dengan pengambilan sebanyak dua sampel batubara secara langsung di daerah penelitian yaitu sampel batubara SA I dan sampel batubara SA II. Sampel batubara kemudian dipreparasi dan selanjutnya dianalisis. Analisis kualitas sampel batubara dilakukan dengan metode analisis proksimat, sulfur dan kalori. Hasil analisis proksimat menunjukkan bahwa kandungan moisture in air dried kedua sampel memiliki nilai yang tidak terlalu signifikan dengan nilai rata-rata sebesar 6,29% adb; ash content sebesar 19,99% adb; volatile matter sebesar 46,79% adb dan fixed carbon sebesar 39,86% adb serta kandungan sulfur sebesar 0,39% adb dan kalori dengan rata-rata yaitu 4.692,92 cal/g. Batubara daerah penelitian tidak memenuhi syarat sebagai bahan dasar untuk bahan bakar dalam kiln pada industri semen. Batubara daerah penelitian, jika diklasifikasikan sesuai Classification of in Seam Coal 1998 tergolong dalam low grade coal (sesuai kandungan ash) dan peringkat batubara termasuk bituminous rank (peringkat sedang).Coal in Indonesia is widely used for both export and domestic industrial needs. Domestically, it is widely used for the textile industry, power plants, and the cement industry.  Coal consumption for the cement industry in Indonesia in 2022 is up to 15 million tons. In the cement industry, coal is used as a basic material for fuel in kilns. For its utilization, coal needs to know its properties. These properties can be known by proximate analysis, sulfur content analysis and calorific value.  Therefore, this research aims to find out and determine whether the quality of Bonto Matinggi coal is in accordance with the coal specifications needed in the cement industry. The research method was carried out by taking two coal samples directly in the research area, namely SA I coal sample and SA II coal sample. The coal samples were then prepared and further analyzed. Analysis of coal sample quality was carried out by proximate, sulfur and calorie analysis methods. The results of proximate analysis show that the moisture content in air dried both samples have a value that is not too significant with an average value of 6.29% adb; ash content of 19.99% adb; volatile matter of 46.79% adb and fixed carbon of 39.86% adb as well as sulfur content of 0.39% adb and calories with an average of 4,692.92 cal/g. The coal in the study area does not qualify as a basic material for fuel in kilns in the cement industry. The coal in the study area, if classified according to the Classification of in Seam Coal 1998, is classified as low grade coal (according to ash content) and the coal rank includes bituminous rank (medium rank)

    STUDI PERFORMASI SUDU TURBIN ANGIN SAVONIUS TIPE VERTICAL AXIS BERBAHAN KOMPOSIT

    Get PDF
    The increasing human population, the use of fossil energy such as oil also increases. While fossil energy is one of the largest contributors to carbon emissions that can cause climate change that can be done to control climate change is to switch to the use of renewable energy. The investigation takes the shape of a vertical axis Savonius turbine blade design. The blades are made of a composite material called carbon fiber, and the number of blades varies between 4, 6, and 8 pieces. The study's findings were tested utilizing a blower-generated wind source with wind speeds of 4m/s, 4.5m/s, and 5m/s. A wind tunnel consisting of acrylic material and pipes as a frame construction was used in the test. The test findings show that turbine blades with a total of four blades produce the maximum generator power of 0.274 watts at a wind speed of 5 m/s. Meanwhile, the turbine blade with 8 blades has the lowest output power at a wind speed of 4 m/s and a power value of 0.0028 W. Then, with 8 blades, it has a relatively low output energy compared to 4 and 6 blades. Therefore, the highest efficiency performance of wind turbine use is achieved by a turbine with a number of 4 blades with a maximum efficiency is 9,16% and the minimum efficiency it seen in a wind turbine with a number of blades 8 within 0,07%.Seiring dengan meningkatnya populasi manusia menyebabkan penggunaan energi fossil seperti minyak bumi juga ikut meningkat. Sedangkan energi fossil merupakan salah satu penyumbang terbesar emisi karbon yang dapat menyebabkan perubahan iklim. Hal yang dapat dilakukan untuk mengendalikan perubahan iklim tersebut adalah dengan beralih kepada penggunaan energi terbarukan. Studi berupa rancang bangun sudu turbin Savonius sumbu vertikal. Dimana, sudu dibuat menggunakan bahan komposit berupa serat karbon dengan variasi jumlah sudu yaitu 4, 6 dan 8 buah. Hasil studi dilakukan pengujian menggunkan sumber angin dari blower dengan kecepatan angin yaitu 4m/s; 4,5m/s; dan 5 m/s. Dalam pengujian menggunakan pengarah angin (wind tunnel) yang dibuat menggunakan bahan akriklik dan pipa sebagai kontruksi rangka. Hasil pengujian mendapatkan daya generator makmsimum dicapai oleh sudu turbin dengan jumlah sudu 4 pada nilai kecepatan angin 5 m/s dengan 0,274 watt. Sedangkan daya output terendah berada pada sudu turbin dengan jumlah blade 8 pada kecepatan angin 4 m/s dengan nilai daya senilai 0,0028 W. Lalu, dengan 8 sudu memiliki energi output yang cukup rendah dibandingka dengan jumlah sudu 4 dan 6. Penelitian juga mendapatkan nilai performasi tertinggi dari penggunaan jumlah sudu yaitu mencapai 9,16% efisiensi generator, sedangkan untuk jumlah 4 sudu serta didapat efisiensi terendah sebesar 0,07% untuk jumlah sudu 8

    Empowerment Of Independent Family-Based Waste Management In Keeping The House Yard Clean Towards A Healthy And Economic Environment

    No full text
    Sampah merupakan salah satu tempat agen penyakit berkembang, baik itu berupa bakteri, nyamuk, kecoa dan tikus. Agen-agen tersebut membawa agen penyakit yang dapat menyebabkan penyakit diare, malaria, demam berdarah, tipus dan lain-lain. Jumlah sampah di lingkungan juga terkait dengan jumlah penduduk yang semakin bertambah. Lingkungan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga tidak terlepas dari masalah pengelolaan sampah. Terutama pada lokasi pengabdian yaitu di Desa Permis Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan. Desa permis termasuk desa yang cukup banyak penduduknya di kabupaten Bangka Selatan sehingga pengelolaan sampah dan penyuluhan kesehatan sangat penting dilakukan. Desa Pemis memiliki jumlah penduduk 3.894 jiwa atau dengan kepadatan penduduk 173,77 jiwa/km2. Desa Permis memiliki potensi geografis yaitu adanya Bukit Permisan dan pantai. Bukit Permisan atau yang lebih dikenal Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Permisan di Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan yang masih alami dan belum dikelola dengan baik. Sehingga sangat perlu dikelola terutama dalam upaya menjadikan daerahnya daerah ekowisata yang dapat menumbuhkan sumber ekonomi masyarakat. Program pengabdian yang akan dilakukan berupa  kegiatan Pengelolaan Sampah Berbasis Keluarga Mandiri di lingkungan penduduk desa Permis. Kegiatan tersebut berupa Sosialisasi Sistem pengelolaan sampah berbasih keluarga mandiri serta Melibatkan masyarkat desa Permis dalam aplikasi pengelolaan sampah Adapun tujuan Pelaksanaan pengabdian yaitu Membangun komitmen dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik menuju lingkungan keluarga yang sehat dan bernilai ekonomis. Sehingga diharapkan akan terbentuk masyarkat mandiri, sehat dan berdaya saing.Garbage is a place for disease agents to develop, whether in the form of bacteria, mosquitoes, cockroaches and rats. These agents carry disease agents that can cause diarrhea, malaria, dengue fever, typhoid and others. The amount of waste in the environment is also related to the increasing population. The environment in the Bangka Belitung Islands Province is also inseparable from the problem of waste management. Especially at the service location, namely in Permis Village, Simpang Rimba District, South Bangka Regency. Permis village is a village with quite a large population in South Bangka district, so waste management and health education are very important. Pemis Village has a population of 3,894 people or a population density of 173.77 people/km2. Permis Village has geographical potential, namely the Permisan Hill and the beach. Permisan Hill or better known as the Mount Permisan Natural Tourism Park (TWA) in Simpang Rimba District, South Bangka Regency which is still natural and has not been managed properly. So it really needs to be managed, especially in an effort to make the area an ecotourism area that can grow people's economic resources. The service program that will be carried out is in the form of Independent Family-Based Waste Management activities within the Permis village population. The activity is in the form of Socialization of an independent family-based waste management system and Involving the Permis village community in the waste management application. The purpose of implementing this service is to build community commitment and awareness about the importance of good waste management towards a healthy and economically valuable family environment. So that it is hoped that an independent, healthy and competitive society will be formed

    Analisis Kebutuhan Garam Pengasinan Di Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka

    Get PDF
    Fish production in the Bangka Belitung Islands Province has increased from 203.81 tons in 2014 to 228,520 tons in 2018. This large amount of production has led to an increase in household businesses managing the fishery sector. One of the processing in the fisheries sector is the management of salted fish. This study aims to analyze the need for salt and develop a strategy for developing salted fish in Sungailiat District. This research will be carried out in September 2021 in Sungailiat District, where there is a salted fish processing business. The data collected in this study are primary data and secondary data. Primary data is data obtained directly from the source, the method used in analyzing the data uses SWOT analysis through interviews. The amount of salt used in salting in Sungailiat sub-district ranges from 50-3000 kg per month or 248.4 tons of salt per year with prices ranging from Rp. 1700 – IDR 5000/Kg. The salt used is obtained from shops in the market and also collectors. The strategy for developing a fish salting business in Sungailiat Subdistrict is to build a salt factory or place to make salt in the area as well as conduct training and counseling as well as providing capital assistance to salted fish business actors so that the business can grow rapidly.   Keywords:Pickling Salt, SWOT, SungailiatProduksi ikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami peningkatan sebesar dari 203.81 ton pada tahun 2014 menjadi 228.520 ton pada tahun 2018. Banyaknya produksi ini menyebabkan meningkatnya usaha rumah tangga pengelolaan dibidang perikanan. Salah satu pengolahan dibidang perikanan  tersebut yaitu pengelolaan ikan asin. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan garam dan menyusun strategi pengembangan pengasinan ikan di Kecamatan Sungailiat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2021 bertempat di Kecamatan Sungailiatyang terdapat usaha pengolahan ikan asin. Data yang di kumpulkan pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari sumbernya, metode yang digunakan dalam menganalisi data menggunakan Analisis SWOT melalui wawancara Jumlah garam yang digunakan dalam pengasinan di kecamatan sungailiat berkisar antara 50-3000 kg per bulan atau 248,4 Ton garam per tahun dengan harga berkisar Rp 1700 – Rp 5000/Kg. Garam yang digunakan didapatkan dari toko yang ada di pasar dan juga pengepul. Strategi pengembangan usaha pengasinan ikan di Kecamatan Sungailiat yaitu membangun parbrik atau tempat pembuatan garam di dalam daerah serta melakukan pelatihan dan penyuluhan serta pemberian bantuan modal udaha kepada pelaku usaha ikan asin sehingga usaha tersebut berkembang pesat. Kata Kunci : Garam Pengasinan, SWOT, Sungailia

    Analisis Nilai Tukar Nelayan Gill Net Di Kecamatan Sungailiat

    Get PDF
    Fisherman’s terms of trade is one of the indicators in determining the level of fishermen's welfare. Big potential offishery resources at Sungailiat District, , will open up the opportunity to increase local economy, to fisherman community in particular. This study aims to obtain the fisherman terms of trade of gill net fishermen and the factors that influence fishermen's terms of trade. This research was carried out in March-May 2022. This research used the interview method. Data analysis used descriptive method. The results showed that in March FTT gill net fishermen's income was 0,206, in April it was 0,208 and in May it was 0,165, so FTT income <100 which indicates that fishermen's expenditure is good for households or fishery business were bigger than the fisherman incomes, therefore shows a low level of well-being in the March-April 2022 research substance. The FTT of fishery in Maret was up to 0,238, 0,237 in April, and 0,185 in Mei, so that the fishery FTT was <100 indicates that gill net fishing gear business activities are unfavorable for fishermen. Some factors that affected the FTT of gill net fishing gear were the fisherman age, education level, number of family dependents, duration of being fisherman, fishing seaosn and the selling price of the catch from the gill net fishing gear. This study concluded that gill net fisherman FTT decreased within study substance in Maret Mei 2022

    Kajian Kesesuaian Dan Daya Dukung Kawasan Wisata Di Pantai Penganak Kabupaten Bangka Barat

    Get PDF
    Penganak Beach, which is located in Air Gantang Village, Parittiga District, West Bangka Regency. The magnitude of the tourism potential in Penganak Beach is expected to increase the number of tourist visits, but still provide aspects of security and comfort for tourists. The purpose of this research is to analyze the land suitability index for beach tourism in the recreation category and to analyze the carrying capacity of beach tourism areas in Penganak Beach. This research was conducted in October 2022 which took place at Penganak Beach, Air Gantang Village. Data collection was carried out by means of field observations using the purposive sampling method with analysis of the tourism suitability index and the carrying capacity of the area so that three stations were obtained. The results of the parameter measurement research carried out obtained the results of the tourism suitability index and the carrying capacity of the Penganak beach area, namely; The average of Station I is 76.45%, Station II is 81.08% and Station III is 78.97% for all stations on Penganak Beach with a tourism suitability index which is included in the S1 category (very suitable), while the area's carrying capacity is around 2,601 people/day and has not exceeded the carrying capacity of the regio

    1,978

    full texts

    2,165

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal Universitas Bangka Belitung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇