Online Journal Universitas Bangka Belitung
Not a member yet
    2165 research outputs found

    ANALISIS TINGKAT KONSUMSI IKAN PADA MASYARAKAT KOTA PANGKALPINANG

    No full text
    This research aims to determine the interest of the people of Pangkalpinang City in sea fish as a food ingredient for daily consumption. The results of this research can be a reference for government policymaking, food entrepreneurs, fish farmers, and fishermen in providing fish in Pangkalpinang City. This research was conducted in October 2023. Data collection was carried out using questionnaires that respondents could fill in directly. This research involved 66 respondents from the people of Pangkalpinang City. Most respondents stated that they consumed seafish, 60 respondents or 90.6%, while 72.48% or 48 respondents also consumed freshwater fish. The types of seafish consumed are dominated by Tengiri Fish, Tuna Fish, and other fish besides Mackerel, Siingkur, Anchovies, and Ciu

    SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN APLIKASI WEBSITE SISTEM INFORMASI DESA (SID) DI DESA BEDAH LAWAK, KABUPATEN JOMBANG

    Get PDF
    The problem that is often faced by village government officials in terms of efficiency and improving performance is the lack of skills in managing records so that public services are not optimal. Efforts are being made to build an information system in the form of website communication media and a village information system so that it can assist and improve the performance of village officials. Implementation of community service in the form of SID website design activities developed in Bedah Lawak Village, Tembelang District, Jombang Regency using a simple interface design. Furthermore, socialization, mentoring, and evaluation of activities are carried out to see the sustainability of the community service program. This service activity succeeded in designing the SID website and socialization was carried out in general the village community was very enthusiastic and very helpful in the performance of village officials. This website is able to provide information for the village community and support the performance of village officials for easy access to public services. The results of the SID Web seminar showed that 37% of the people were satisfied and 50% were very satisfied with the existence of the village website and were able to improve the performance of village officials by 67%. This shows that the SID website is very helpful for the community in accessing information and providing easy service to administrative needs in the village. In addition, the SID website is able to improve the performance of the village apparatus in serving the needs of the community.Permasalahan yang sering dihadapi aparatur pemerintahan desa dalam rangka efsiensi dan meningkatkan kinerja adalah minimnya ketrampilan dalam pengelolaan arsip sehingga pelayanan publik tidak optimal. Upaya yang dilakukan adalah membangun sistem informasi dalam bentuk media komunikasi website dan sistem Informasi desa agar bisa membantu dan meningkatkan kinerja aparat desa. Pelaksanaan pengabdian berupa kegiatan rancang bangun website SID  yang dikembangkan di desa Bedah Lawak Kecamatan Tembelang kabupaten Jombang menggunakan rancang bangun antara muka sederhana. Selanjutnya dilakukan sosialisasi, pendampingan dan evaluasi kegiatan untuk melihat keberlanjutan program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini berhasil merancang website SID dan telah dilakukan sosialisasi yang secara umum masyarakat desa sangat antusias serta sangat membantu kinerja aparatur desa. Web ini  mampu menyediakan informasi bagi masyarakat desa serta menunjang kinerja  aparat desa terhadap pelayanan publik mudah akses.  Hasil seminasi Web SID menunjukkan bahwa 37% masyarakat merasa puas dan 50% sangat puas terhadap keberadaan web desa dan mampu meningkatkan kinerja aparat desa sebesar 67%. Hal ini menunjukkan website SID sangat membantu masyarakat dalam mengakses informasi dan memberikan kemudahan pelayanan terhadap kebutuhan administarsi di desa. Selain itu website SID mampu meningkatkan kinerja aparatur desa dalam melayani kebutuhan masyarakatnya

    PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROFIL DESA NGOKOMALAKO KECAMATAN KAYOA UTARA KABUPATEN HALMAHERA SELATAN

    Get PDF
    This community service activity was carried out in Ngokomlako Village, North Kayoa District. The purpose of this service is to provide knowledge and understanding to the village government about the importance of the Village Profile. The Village Profile is very much needed as a means of socializing and actualizing the potentials that exist in the village. The specific target to be achieved in this service is the compilation of the Ngokomalako Village profile. For this reason, training is needed to prepare a good and correct village profile so that the aims and objectives of making a village profile in making village development policies are in accordance with the needs of the community. This service method is using Forum Group Discussion (FGD). FGDs were conducted to obtain in-depth information related to village structure, village profile and village potential that had been carried out. In addition, this community service is also carried out by assisting in preparing village profiles. The participants in this activity were the village government, totaling 15 people. The results of the evaluation of community service activities show that the knowledge of the village government has increased in preparing village profiles. In addition, there has also been a change in understanding in collecting data on village profile needs

    MEMBANGUN KEMAMPUAN SPASIAL LEWAT PELATIHAN PEMETAAN DENGAN TEKNOLOGI DRONE

    Get PDF
    Teknologi drone saat ini sudah banyak digunakan bukan hanya untuk pengambilan foto, video, namun juga untuk pemetaan. Oleh karena itu maka perlu dilakukan kegiatan pelatihan pemetaan dengan teknologi drone supaya peserta dapat meningkatkan kompetensi dalam penggunaan drone untuk pemetaan. Tujuan dari pelatihan yaitu 1) Memberikan pemahaman tentang pengetahuan spasial melalui pelatihan dengan teknologi drone, 2) Meningkatkan kompetensi berkaitan dengan Pemetaan menggunakan drone dan 3) Untuk menghasilkan peta resolusi tinggi. Metode atau tahapan kegiatan pelatihan yaitu 1)  Koordinasi pelaksanaan pelatihan dengan mitra kerjasama, 2) Pembuatan materi pelatihan, 3) Pembukaan pendaftaran, 4) Pembukaan Kelas Pelatihan, 5) Pelatihan pengambilan data spasial menggunakan drone, 6) Pelatihan Pengolahan Data Spasial dari Drone. Hasil kegiatan pelatihan pemetaan dengan teknologi drone diikuti sebanyak 73 peserta, dengan yang dinyatakan lulus mendapatkan sertifikat sebanyak 29 peserta. Peserta yang dinyatakan lulus merupakan peserta yang telah mengikuti semua materi pelatihan dan mengumpulkan tugas peta foto udara dan peta kontur. Kegiatan pelatihan pemetaan dilakukan secara blended learning secara online dan offline. Kegiatan online dilakukan ketika pembukaan kelas, penyampaiaan materi, pengolahan data dan penutupan kelas, sedangkan kegiatan seca offline ketika praktek pengambilan foto udara menggunakan drone yang akan digunakan sebagai bahan pengolahan data. Selain itu hasil dari kegiatan pelatihan adanya peta foto udara dan peta kontur dengan resolusi tinggi dari foto udara dengan drone yang dibuat oleh peserta pelatihan.Drone technologys are now widely used not only for taking photos, videos, but also for mapping. Therefore, it is necessary to conduct mapping training activities with drone technology so that participants can improve their competence in using drones for mapping. Training purposes are 1) To provide an understanding of spatial knowledge through training with drone technology, 2) To increase competence related to Mapping using drones and 3) To produce high resolution maps. The methods or stages of training activities are 1) Coordination of training implementation with cooperation partners, 2) Preparation of training materials, 3) Opening of registration, 4) Opening of Training Classes, 5) Training of spatial data retrieval using drones, 6) Training of Spatial Data Processing from Drones. The results of the mapping training activity with drone technology were attended by 73 participants, of which 29 participants were declared passed and received certificates. Participants who passed were participants who had followed all the training materials and submitted aerial photography and contour maps assignments. Mapping training activities are carried out in online and offline blended learning. Online activities are carried out when opening classes, delivering material, processing data and closing classes, while offline activities are when the practice of taking aerial photos using drones will be used as data processing material. In addition, the results of the training activities include aerial photo maps and high-resolution contour maps from aerial photographs with drones made by training participants

    Increasing the Competitiveness of MSME Products through Obtaining Basic Licensing to Support the Availability of Clean and Halal Standard Products

    No full text
    The Indonesian government has always paid considerable attention to the existence and development of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). This is because the number of MSMEs in Indonesia is very large, and MSMEs are able to absorb a high enough workforce with small business capital that easily adapts to market needs. The current era of digitalization requires MSME players to maximize promotional and marketing activities online. Besides that, MSMEs must obtain basic permits such as IUMK, HS and PIRT permits. Sinar Jaya Jelutung Village is located in Bangka Regency, has 98 MSME units. MSMEs that have pocketed new permits are 34%. The type of MSME cultivated by the community in the Sinar Jaya Jelutung Village is processed food. MSMEs do not yet have an online market place to sell MSME products online. Therefore, there is a need for assistance for MSMEs in the Sinar Jaya Jelutung Village to create technology-based and competitive businesses. To realize this there are several problems that partners (MSMEs) have, namely: lack of knowledge regarding clean standard production processes, and procedures for registration to obtain IUMK, HS and PIRT permits. Another problem that partners have is limited knowledge in using technology for promotion and marketing, so they have not reached a wider market share. Solutions that can be offered are to help partners by increasing knowledge about production processes with clean standards by conducting direct coaching to partners, facilitating the registration of IUMK permits, Certificates of Eligible Hygene Sanitation and PIRT. In order to reach a wider market share and to have strong coordination among MSME players, training was conducted on registration and design of packaging stickers for the promotion and marketing of all MSME products in the Sinar Jaya Jelutung Village. Community service activities with targeted partners for MSME actors in the Sinar Jaya Jelutung Sub-District are running smoothly and well, so they can achieve the set targets. This community service activity is in the form of outreach and direct assistance to target partners. The knowledge and awareness of MSME actors has increased regarding the submission of product legality, at the end of the activity all MSME actors already have NIB and PIRT certificates. Awareness of having attractive and informative packaging stickers is increasing, MSME players have received packaging stickers to support product promotion.Pemerintah Indonesia selalu memberikan perhatian yang cukup besar terhadap eksistensi dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal tersebut dikarenakan jumlah UMKM yang sangat besar di Indonesia, dan UMKM mampu menyerap tenaga kerja yang cukup tinggi dengan modal usaha yang kecil mudah menyesuaikan terhadap kebutuhan pasar. Era digitalisasi saat ini, mengharuskan pelaku UMKM memaksimalkan kegiatan promosi dan pemasaran melalui online. Disamping itu, UMKM harus mengantongi perizinan dasar seperti perizinan IUMK, HS dan PIRT. Kelurahan Sinar Jaya Jelutung terletak di Kabupaten Bangka, memiliki 98 unit UMKM. UMKM yang telah mengantongi perizinan baru 34%. Jenis UMKM yang diusahakan oleh masyarakat di Kelurahan Sinar Jaya Jelutung adalah olahan pangan. Pelaku UMKM belum memiliki wadah market online untuk menjual produk UMKM secara online. Oleh karena itu, perlunya pendampingan bagi UMKM di Kelurahan Sinar Jaya Jelutung untuk mewujudkan usaha berbasis teknologi dan berdaya saing. Untuk mewujudkan hal tersebut terdapat beberapa permasalahan yang dimiliki mitra (UMKM) yakni : kurangnya pengetahuan mengenai proses produksi berstandar bersih, dan tata cara pendaftaran untuk mendapatkan perizinan IUMK, HS dan PIRT. Permasalahan lainnya yang dimiliki mitra adalah keterbatasan pengetahuan dalam pemanfaatan teknologi untuk promosi dan pemasaran, sehingga belum menjangkau pangsa pasar yang lebih luas. Solusi yang dapat ditawarkan untuk membantu mitra dengan meningkatkan pengetahuan mengenai proses produksi yang berstandar bersih dengan cara melakukan pembinaan secara langsung kepada mitra, memfasilitasi pendaftaran perizinan IUMK, Sertifikat Laik Hyegene Sanitasi dan PIRT.  Untuk menjangkau pangsa pasar yang lebih luas dan adanya koordinasi yang kuat diantara pelaku UMKM, dilakukan pelatihan pendaftaran dan desain stiker kemasan untuk promosi dan pemasaran semua produk UMKM di Kelurahan Sinar Jaya Jelutung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mitra sasaran para pelaku UMKM di Kelurahan Sinar Jaya Jelutung berjalan dengan lancar dan baik, sehingga dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa sosialisasi dan pendampingan secara langsung kepada mitra sasaran. Pengetahuan dan kesadaran pelaku UMKM meningkat terkait pengajuan legalitas produk, pada akhir kegiatan seluruh pelaku UMKM sudah memiliki sertifikat NIB dan PIRT. Kesadaran untuk memiliki stiker kemasan yang menarik dan informatif semakin meningkat, pelaku UMKM telah mendapatkan stiker kemasan untuk mendukung dalam promosi produk.  &nbsp

    Optimalisasi Pengelolaan Website Desa dalam Menunjang Percepatan Pelayanan Digital di Desa Kualu Nenas

    Get PDF
    Untuk mewujudkan e-government melalui pelayanan digital maka tidak terlepas dari teknologi. Pemerintah menyediakan aplikasi Sistem Informasi Desa dan Kawasan New-Generation (Sideka-NG), aplikasi yang sudah berbasis komputasi cloud (awan) dimana operator desanya bisa mengikuti data tentang keuangan desanya pelayanan kepada masyarakat secara online, meng-create website desa. Akan tetapi pengelolaan website desa Kualu Nenas ini terbilang belum optimal. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan membantu mengoptimalisasikan pengelolaan website dalam menunjang percepatan pelayanan digital Desa Kualu Nenas. Terdapat tiga tahapan yang dilalui dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah pengoptimalan pembuatan artikel dan data desa kedalam website sehingga website upate serta meningkatkan SEO website sehingga yang sebelumnya website tidak bisa ditemukan d sistem pencarian dan harus mengetik alamat lengkap web menjadi sudah munculnya pada beranda awal website ketika hanya menyebutkan kata kunci Kualu Nenas. Diharapkan kedepannya website akan diupdate secara berkala dan pelayanan digital akan segera terlaksana.To realize e-government through digital services, technology cannot be separated from technology. The government provides the New-Generation Village and Area Information System (Sideka-NG) application, an application that is already based on cloud computing (cloud) where village operators can follow data about their village finances services to the community online, create village websites. However, the management of the Kualu Pineapple village website is not optimal. Therefore, this service activity aims to help optimize website management in supporting the acceleration of digital services in Kualu Nenas Village. There are three stages that are passed starting from the planning, implementation to evaluation stages. The result of this activity is the optimization of making articles and village data into the website so that the website is upate and improves website SEO so that previously the website could not be found in the search system and had to type the full web address to appear on the initial homepage of the website when only mentioning the keyword Kualu Nenas. It is expected that in the future the website will be updated regularly and digital services will be carried out soon

    PENDAMPINGAN PEMBUATAN NOMOR INDUK BERUSAHA UNTUK PENGEMBANGAN UMKM MELALUI ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) DI KELURAHAN SURYA TIMUR, KABUPATEN BANGKA

    Get PDF
    Salah satu aspek yang sangat penting dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) adalah legalitas usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait pendampingan pembuatan legalitas usaha melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) ini ditujukan kepada para pelaku UMKM di Kelurahan Surya Timur, Kabupaten Bangka. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM Kelurahan Surya Timur terkait pembuatan akun dan tata cara pengurusan legalitas melalui Online Single Submission (OSS). Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terbagi menjadi tiga tahapan, yaitu observasi, penyuluhan terkait NIB dan SPP-IRT, dan pelaksanaan pendampingan. Jumlah UMKM yang telah didata oleh tim KKN-T UBB Surya Timur sebanyak 19 UMKM dan yang berhasil dibuatkan NIB sebanyak 5 UMKM dan SPP-IRT berjumlah 1 orang. Proses ini membutuhkan waktu selama 14 hari. Ketersediaan legalitas bagi para pelaku UMKM sangat penting untuk keberadaaan dan perkembangan UMKM mengingat bahwa NIB ini merupakan tanda pengenal bagi setiap pelaku usaha, baik usaha perseorangan maupun non perseorangan. Dengan menyandang Nomor Induk Berusaha dan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga menjadikan pelaku UMKM memiliki tanda pengenal yang sah dalam menjalankan kegiatan usahanya, sehingga dapat memperoleh legitimasi dan pengakuan resmi dari pemerintah. Ragam manfaat yang diperoleh dari adanya NIB dan SPP-IRT membantu pelaku UMKM dalam mengembangkan produknya, dalam hal ini berupa kepercayaan konsumen dan mitra usaha terhadap produk serta meningkatkan kepercayaan diri pelaku UMKM agar lebih kompetitif dalam mengembangkan produk usaha maupun jenis usahanya yang dijalankan.One very important aspect in the development of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) is business legality. Community service activities related to assistance in creating business legality through Business Identification Numbers (NIB) and Home Industry Food Production Certificates (SPP-IRT) are aimed at MSMEs in East Surya Village, Bangka Regency. The aim of this activity is to provide assistance to East Surya Subdistrict MSMEs regarding creating accounts and procedures for processing legalities through Online Single Submission (OSS). The method for implementing this service activity is divided into three stages, namely observation, counseling regarding NIB and SPP-IRT, and implementation of mentoring. The number of MSMEs that have been recorded by the UBB Surya Timur KKN-T team is 19 MSMEs and 5 MSMEs have successfully created NIBs and 1 SPP-IRT person. This process takes 14 days. The availability of legality for MSME actors is very important for the existence and development of MSMEs considering that the NIB is an identification mark for every business actor, both individual and non-individual businesses. By having a Business Identification Number and a Home Industry Food Production Certificate, MSMEs have valid identification in carrying out their business activities, so that they can obtain legitimacy and official recognition from the government. The various benefits obtained from the existence of NIB and SPP-IRT help MSME players in developing their products, in this case in the form of consumer and business partner confidence in the product as well as increasing the self-confidence of MSME players to be more competitive in developing business products and the type of business they run

    PENDAMPINGAN PENGISIAN SPT TAHUNAN ORANG PRIBADI DI WILAYAH SIDOARJO SELATAN

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membantu masyarakat wilayah Sidoarjo Selatan dalam memenuhi kewajiban perpajakannya yaitu melaporkan SPT tahunan orang pribadi. Cara yang dilakukan tim pengabdian adalah dengan memberikan bantuan dan pelayanan langsung kepada masyarakat yang hadir di posko yang dibentuk oleh KPP Pratama Sidoarjo Selatan. Sebelum memberikan bantuan, tim pengabdian terlebih dahulu melakukan proses rekrutmen terhadap relawan pajak yang berasal dari mahasiswa program studi akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Hasil pelayanan menunjukkan seluruh masyarakat yang hadir di posko dapat dilayani dengan baik oleh para Relawan Pajak yang bertugas sehingga kewajiban melaporkan SPT dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu. Selain itu, terlihat mayoritas masyarakat yang hadir merasa puas dengan kinerja yang ditunjukkan para relawan pajak yang bertugas.This community service activity is carried out with the aim of helping the people of the South Sidoarjo region in fulfilling their tax obligations, namely reporting individual annual SPTs. The service team’s method is providing assistance and services directly to the community present at the post formed by KPP Pratama South Sidoarjo. Before providing assistance, the service team first carried out a recruitment process for tax volunteers who came from accounting study program students at Nahdlatul Ulama University, Sidoarjo. The results of the service showed that all the people present at the post could be served well by the Tax Volunteers on duty so that the obligation to report SPT could be carried out correctly and on time. Apart from that, it was seen that the majority of people present were satisfied with the performance shown by the tax volunteers on duty

    PEMAHAMAN HUKUM DAN PENANGGULANGAN KENAKALAN REMAJA DI DESA SRIJAYA KABUPATEN BEKASI

    Get PDF
    Pemuda adalah aset masa depan suatu bangsa. Banyak sekali perkumpulan dan kegiatan pemuda yang patut dibanggakan, namun kita juga melihat arus kemerosotan moral yang semakin melanda sebagian generasi muda kita yang lebih dikenal dengan istilah kenakalan remaja. Di surat kabar kita sering membaca berita tentang tawuran pelajar, peredaran narkotika, penggunaan narkoba, minuman keras, penjambretan yang dilakukan oleh remaja yang masih menginjak usia remaja, meningkatnya kasus kehamilan di kalangan remaja putri dan lain sebagainya. Untuk itu civitas akademika Universitas Bhayangkara Jakarta Raya yang terdiri dari dosen perlu memberikan konseling. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk menjelaskan dan mensosialisasikan peraturan hukum serta memberikan pemahaman dan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemahaman hukum terhadap tindak pidana kenakalan remaja. Cara pelaksanaannya dimulai dari persiapan, pelaksanaan kegiatan penyuluhan, dan evaluasi hasil penyuluhan hingga tahap pembuatan laporan. Penyuluhan ini dilakukan di Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.Youth is the future asset of a nation. There are many youth associations and activities that are proud of, but we also see a current of moral decline that is increasingly sweeping among some of our youth, which is better known as juvenile delinquency. In the newspapers we often read news about student fights, the spread of narcotics, the use of drugs, alcohol, snatching by teenagers who are in their teens, increasing cases of pregnancy among young women and so on. For this reason, the University of Bhayangkara Jakarta Raya academic community consisting of lecturers needs to provide counseling. The purpose of this counseling is to explain and socialize the legal rules and provide understanding and foster public awareness of the importance of understanding Law acts of juvenile delinquency. The method of implementation starts from the preparation, implementation of extension activities, and evaluation of the results of the extension to the stage of making the report. This counseling was conducted in Srijaya Village, North Tambun District, Bekasi Regency

    RANCANG BANGUN TERMOKOPEL DATA LOGGER BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 SKALA LABORATORIUM

    No full text
    Pengukuran suhu merupakan salah satu hal yang terpenting dalam mengukur kinerja suatu proses pindah panas. Pengukuran suhu biasanya dijumpai di lapangan menggunakan termometer air raksa atau sensor suhu yang memiliki display digital dan dicatat manual. Pengukuran suhu dengan menggunakan cara ini mulai ditinggalkan karena untuk mengetahui kinerja suatu mesin dibutuhkan data yang banyak agar dapat diperoleh kinerja mesin yang akurat. Data logger adalah alat yang sering dijumpai dalam pengukuran suhu baik di laboratorium-laboratium teknik di kampus maupun industri. Data logger merupakan alat ukur suhu yang termutakhir hari ini. Hanya saja data logger yang tersedia di pasaran masih mahal sehingga butuh biaya lebih untuk membelinya. Arduino merupakan mikrokontroler dengan harga yang terjangkau dan dapat disambungkan dengan berbagai sensor dan dapat dirancang layaknya seperti data logger. Metode yang digunakan pada penelitian adalah rancang bangun dengan mengembangkan termokopel data logger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 channel termokopel tipe-K dengan penguat sinyal Max6675 dapat berfungsi dan data dapat dikumpulkan ke Micro SD

    1,978

    full texts

    2,165

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal Universitas Bangka Belitung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇