Online Journal Universitas Bangka Belitung
Not a member yet
2165 research outputs found
Sort by
THE EFFECT OF GIVING Spirulina plantesis FLOUR AND BUTTERFLY PEA FLOWER (Clitoria ternatea) FLOUR ON THE FOOD CONVERTION RATIO AND SURVIVAL RATE OF Channa pulchra FISH
The rise of the world of ornamental fish in Indonesia has become a business opportunity for various groups. One of them is the ornamental snakehead fish or Channa pulchra. This fish comes from Myanmar and was imported to Indonesia to meet the needs of the ornamental fish market. One of the factors that influence the success of a fish farming business is the FCR and SR values. The lower the FCR value and the higher the SR value, the better the sustainability of the cultivation business. To maintain FCR and SR values, a good quality feed supply is needed. The aim of this research is to determine the effectiveness of supplementing pelleted feed in the form of Spirulina flour and butterfly pea flower flour (Clitoria ternatea), which contain nutrients to support growth and immunity so that they can improve FCR and SR values. The methods used in this research are quantitative and experimental methods. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) with 12 containers filled with 1 fish/container. Data were analyzed using the ANOVA test which was carried out with Duncan's advanced test. Observation parameters include FCR value, SR value and water quality. The results obtained showed that there was an effect of providing different additional feeds on the FCR value with the best treatment being treatment A with a value of 3.6 ± 0.61. Treatment B has a value of 5.35 ± 0.21 and treatment K has a value of 4.05 ± 0.53. Meanwhile, the SR value does not show any influence from providing additional feed which is different from the value of 100% for each treatment parameter. Water quality results include a salinity value of 0 ppt, DO 7.16 ± 0.68 mg/l and temperature 29.62 ± 0.82 °C. The water quality value is still considered safe for cultivation unless the temperature is too high which is thought to influence fluctuations in the FCR value
PERAN PENYULUH TERHADAP PRODUKTIVITAS USAHATANI HORTIKULTURA DI KECAMATAN MERAWANG KABUPATEN BANGKA
Salah satu sektor pertanian yang dikembangkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu pertanian hortikultura. Tanaman pangan dan hortikultura ditingkatkan produksinya agar mengurangi ketergantungan persediaan pangan dari luar daerah. Agar meningkatkan jumlah produksi dan kualitas dari usahatani maka diperlukan penyuluh yang dapat membantu petani mengatasi kendala dalam pengembangan usahatani seperti rendahnya produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran penyuluh terhadap produktivitas usahatani Hortikultura di Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka dan juga mengetahui indeks persepsi petani hortikultura terhadap penyuluh pertanian di Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga bulan Agustus 2023 yaitu di empat desa dari sepuluh desa di Kecamatan Merawang. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yakni Desa Baturusa, Desa Pagarawan, Desa Balunijuk, dan Jada Bahrin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster random sampling dengan sampel berjumlah 65 responden. Pengujian dan analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS Versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan Secara bersama-sama peran penyuluh pertanian sebagai fasilitator, organisator, motivator, edukator, dan supervisor berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas usahatani hortikultura di Kecamatan Merawang. Secara parsial, produktivitas usahatani di Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh peran penyuluh fasilitator, motivator, edukator, dan superviso
PERTUMBUHAN TUNAS ANGGREK DENDROBIUM DALAM MEDIA ½ MS DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS ADENDA SECARA IN VITRO
Peningkatan pertumbuhan anggrek Dendrobium dapat dilakukan perbanyakan secara kultur in vitro melalui penggunaan media ½ Murashige dan Skoog (MS) dengan penambahan berbagai jenis bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan tunas anggrek Dendrobium dalam media ½ MS dengan penambahan berbagai jenis adenda secara in vitro dan jenis bahan organik mana yang terbaik untuk pertumbuhan anggrek Dendrobium secara in vitro. Tunas dikulturkan dalam media ½ MS dengan tambahan pemberian adenda, ekstrak tomat, bubur pisang, ekstrak jeruk, ekstrak buah naga dan ekstrak jagung manis. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dan dilakukan analisis sidik ragam (Anova) dan dilakukan uji lanjut dan uji rerata DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan ekstrak jagung manis pada media ½ MS dapat meningkatkan persentase pertumbuhan tunas, tinggi tunas dan pertumbuhan jumlah daun pada tunas anggrek Dendrobium sp. Ekstrak jagung manis merupakan bahan organik tambahan yang terbaik dalam perbanyakan tanaman anggrek Dendrobium sp. secara kultur in vitro
The Density and Distribution Pattern of Tofu Mussels (Meretrix meretrix) as a Basis for Management in Batu Belubang Area, Central Bangka Regency
Desa Batu Belubang merupakan salah satu Desa yang berada di Kabupaten Bangka Tengah yang memiliki sumberdaya laut, salah satunya yaitu kerang tahu (Meretrix meretrix) yang memiliki potensi ekonomis dan ekologis serta bernilai ekonomis. Kerang tahu merupakan hewan yang masuk kedalam kelas bivalvia yang memiliki cangkang yang halus dan berkilau, mempunyai warna dan pola di luar permukaan cangkang. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui kepadatan, pola sebaran dan hubungan kepadatan kerang tahu dengan parameter lingkungan di Kawasan Batu Belubang. Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai Juni 2023 menggunakan metode survey dan pengambilan purposive sampling. Hasil penelitian kepadatan kerang tahu (Meretrix meretrix) tertinggi pada Lower zone sebanyak 709,88 ind/ha dan terendah Middle zone sebanyak 570,99 ind/ha. Pola sebaran kerang tahu pada Upper zone didapatkan stasiun 1 (0,17) dengan pola mengelompok, stasiun 2 (-0,38), stasiun 3 (-0,23) dan stasiun 4 (-0,33) pola seragam. Untuk middle zone stasiun 1(0,13) dan stasiun 3 (0,09) dengan pola mengelompok. Sedangkan stasiun 2 (-023) dan stasiun 4(-0,33) pola seragam. Sedangkan lower zone stasiun 1(0,11) dan stasiun 2 (0,45) pola mengelompok. Untuk stasiun 3 (-0,63) dan stasiun 4 (-0,23) pola seragam. Berdasarkan hasil uji Principal Component Analysis (PCA) parameter salinitas yang berpengaruh terhadap kepadatan kerang tahu.Batu Belubang Village is one of the villages in Central Bangka Regency that has marine resources, one of which is tofu clams (Meretrix meretrix) which have economic and ecological potential and economic value. Tofu shells are animals that belong to the bivalve class that have a smooth and shiny shell, have a color and pattern on the outside surface of the shell. The purpose of the study was to determine the density, distribution pattern and relationship of tofu clam density with environmental parameters in the Batu Belubang Area. The study was conducted from May to June 2023 using survey methods and purposive sampling. The results of the study showed the highest density of tofu clams (Meretrix meretrix) in the Lower zone as much as 709.88 ind/ha and the lowest Middle zone as much as 570.99 ind/ha. The distribution pattern of tofu shells in the Upper zone obtained station 1 (0.17) with a clustering pattern, station 2 (-0.38), station 3 (-0.23) and station 4 (-0.33) uniform patterns. For middle zone station 1 (0.13) and station 3 (0.09) with a clustering pattern. While station 2 (-023) and station 4 (-0.33) pattern uniform. While the lower zone of station 1 (0.11) and station 2 (0.45) clustered patterns. For station 3 (-0.63) and station 4 (-0.23) the pattern is uniform. Based on the results of the Principal Component Analysis (PCA) test, salinity parameters that affect the density of tofu shells
Pengaruh Perbedaan Pakan Maggot dan Pelet Terhadap Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus)
Pakan alternatif yang dapat digunakan dalam menghasilkan lele dengan kualitas baik serta harga terjangkau adalah larva lalat Hermetia illucens /maggot. Maggot banyak ditemukan di Desa Balunijuk sehingga hal ini menjadi potensi yang dapat dikembangkan untuk proses budidaya ikan lele Sangkuriang (Clarias gariepinus). Adapun dalam meningkatkan budidaya ikan lele, probiotik yang digunakan pada campuran pakan adalah probiotik Probio_FM UBB. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian pakan menggunakan maggot dari limbah bungkil kelapa sawit yang telah diberikan probiotik terhadap pertumbuhan berat, panjang, efesiensi pakan dan kelangsungan hidup ikan lele Sangkuriang (Clarias gariepinus). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober tahun 2023 di perumahan Berkah Syariah Desa Balunijuk, Merawang, Bangka. Penelitian ini menggunakan 25 ekor benih ikan lele Sangkuriang (Clarias gariepinus), maggot (6 kg), pelet (15 kg), Probio_FM UBB dengan media ember (15 buah) serta menggunakan metode eksperimen kemudian dianalisis uji ANOVA dan uji lanjutan DUNCAN. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa pemberian pakan maggot (Hermetia illucens) berpengaruh secara nyata dalam meningkatkan pertumbuhan panjang, berat, kelangsungan hidup (SR) dan efesiensi pakan ikan lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) dengan ukuran nilai paling tinggi pada dosis P3 (50% pelet + 50 % maggot). Adapun nilai rata-rata panjang 13,1-19,8 cm, berat 35,33-76,17 gr, SR 81,33-93,33 %, efesiensi pakan 70,58-91,96% . Hal ini dibuktikan dengan hasil uji ANOVA dan DUNCAN yang menunjukkan perbedaan significant dengan nilai Sig (P<0,05).
baik serta harga terjangkau adalah larva lalat Hermetia illucens /maggot. Maggot banyak ditemukan di Desa Balunijuk sehingga hal ini menjadi potensi yang dapat dikembangkan untuk proses budidaya ikan lele Sangkuriang (Clarias gariepinus). Adapun dalam meningkatkan budidaya ikan lele, probiotik yang digunakan pada campuran pakan adalah probiotik Probio_FM UBB. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian pakan menggunakan maggot dari limbah bungkil kelapa sawit yang telah diberikan probiotik terhadap pertumbuhan berat, panjang, efesiensi pakan dan kelangsungan hidup ikan lele Sangkuriang (Clarias gariepinus). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober tahun 2023 di perumahan Berkah Syariah Desa Balunijuk, Merawang, Bangka. Penelitian ini menggunakan 25 ekor benih ikan lele Sangkuriang (Clarias gariepinus), maggot (6 kg), pelet (15 kg), Probio_FM UBB dengan media ember (15 buah) serta menggunakan metode eksperimen kemudian dianalisis uji ANOVA dan uji lanjutan DUNCAN. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa pemberian pakan maggot (Hermetia illucens) berpengaruh secara nyata dalam meningkatkan pertumbuhan panjang, berat, kelangsungan hidup (SR) dan efesiensi pakan ikan lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) dengan ukuran nilai paling tinggi pada dosis P3 (50% pelet + 50 % maggot). Adapun nilai rata-rata panjang 13,1-19,8 cm, berat 35,33-76,17 gr, SR 81,33-93,33 %, efesiensi pakan 70,58-91,96% . Hal ini dibuktikan dengan hasil uji ANOVA dan DUNCAN yang menunjukkan perbedaan significant dengan nilai Sig (P<0,05)
Hubungan Kerapatan Mangrove Dengan Kelimpahan Gastropoda Di Pantai Tuing Kabupaten Bangka
This study aims to analyze the relationship between mangrove density and gastropod abundance in Tuing Beach, Bangka Regency. Mangroves have an important role in coastal ecosystems, providing habitat and food sources for a variety of organisms, including gastropods. Gastropods are a group of mollusks that are commonly found in mangrove ecosystems and play a role in the food chain as decomposers. This study was conducted by survey method at three different research stations, where data on mangrove density and gastropod abundance were collected through the square transect method. The study showed that there was a positive relationship between mangrove density and gastropod abundance at all research stations. Station 2 showed the highest mangrove density with a value of 1.733 ind/ha, while the highest abundance of gastropods was also found at Station 2 with a value of 20,3 ind/m². A simple linear regression analysis showed that mangrove density contributed significantly to the variation in gastropod abundance, with the value of the determination coefficient (R²) varying between 0.732 to 0.904 at all three stations. In addition, environmental parameters such as temperature, pH, salinity, and dissolved oxygen are also measured to understand the environmental conditions that affect the distribution of gastropods. The results of this study can provide important information for sustainable management of mangrove ecosystems, especially in maintaining biodiversity and ecosystem stability in Tuing Beach.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kerapatan mangrove dan kelimpahan gastropoda di Pantai Tuing, Kabupaten Bangka. Mangrove memiliki peran penting dalam ekosistem pesisir, menyediakan habitat dan sumber makanan bagi berbagai organisme, termasuk gastropoda. Gastropoda adalah kelompok moluska yang umum ditemukan di ekosistem mangrove dan berperan dalam rantai makanan sebagai pengurai. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei di tiga stasiun penelitian yang berbeda, di mana data kerapatan mangrove dan kelimpahan gastropoda dikumpulkan melalui metode transek kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kerapatan mangrove dan kelimpahan gastropoda di semua stasiun penelitian. Stasiun 2 menunjukkan kerapatan mangrove tertinggi dengan nilai 1.733 ind/ha, sedangkan kelimpahan gastropoda tertinggi juga ditemukan di Stasiun 2 dengan nilai 20,3 ind/m². Analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa kerapatan mangrove berkontribusi signifikan terhadap variasi dalam kelimpahan gastropoda, dengan nilai koefisien determinasi (R²) bervariasi antara 0,732 hingga 0,904 di ketiga stasiun. Selain itu, parameter lingkungan seperti suhu, pH, salinitas, dan oksigen terlarut juga diukur untuk memahami kondisi lingkungan yang mempengaruhi distribusi gastropoda. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi penting bagi pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan, terutama dalam menjaga keanekaragaman hayati dan stabilitas ekosistem di Pantai Tuing
Pengaruh Pemberian Pakan Kombinasi Nannochloropsis oculata Dan Terasi Dengan Dosis Yang Berbeda Terhadap Laju Pertumbuhan Rotifera (Branchionus Plicatilis)
Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pakan Chlorella dan terasi yang berbeda terhadap laju pertumbuhan populasi rotifera (Branchiounus plicatilis). Penelitian dilakukan dari bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2023 di Kawasan Konservasi Ilmiah Biota Laut Badan Riset dan Inovasi Nasional Gondol Bali. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan A sebagai kontrol hanya diberikan pakan Chlorella sebanyak 6,66 x 105 sel/ml perlakuan B yakni Chlorella 6,66 x 105 sel/ml dan terasi 1gr/L. perlakuan C yakni Chlorella 6,66 x 105 sel/ml dan terasi 2gr/L, dan perlakuan D yakni Chlorella 6,66 x 105 sel/ml dan terasi 3gr/L. dengan dosis pemberian pakan kombinasi dilakukan setiap 2 hari sekali. Parameter yang dianalisis hanya laju pertumbuhan populasi dan mencari dosis yang terbaik. Data di olah menggunakan One Way ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95% dan jika hasil menunjukkan berbeda signifikan maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan populasi Rotifera meningkat dengan pemberian kombinasi pakan Chlorella ditambah terasi dengan dosis 1gr/L. pada perlakuan B pertumbuhan populasi memiliki puncak kepadatan sebanyak 53 ind/ml dengan laju pertumbuhan 0,8741 ind/ml/hari. Jadi dosis terasi terbaik yang diberikan untuk kultur rotifera sebanyak 1gr/L.The aim of the study to determine the effect of different combinations of Chlorella and shrimp paste feed on the growth rate of the rotifer population (Branchounus plicatilis). The research was conducted from March to May 2023 in the Marine Biota Scientific Conservation Area of the National Research and Innovation Agency Gondol Bali. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. Treatment A as a control, was only given Chlorella 6.66 x 105 cells/ml treatment B Chlorella 6.66 x 105 cells/ml and shrimp paste 1gr/L. treatment C Chlorella 6.66 x 105 cells/ml and shrimp paste 2gr/L, and treatment D Chlorella 6.66 x 105 cells/ml and shrimp paste 3gr/L. The dose of combination feeding done every 2 days. The parameters analyzed were only the rate of population growth and looking for the best dose. The data is processed using One Way ANOVA with a 95% confidence level and if the results show a significant difference then proceed with the Duncan test. The results showed that the population growth of Rotifera increased by giving a combination of feed with Chlorella plus shrimp paste at a dose of 1gr/L. in treatment B population growth had a peak density of 53 ind/ml with a growth rate of 0.8741 ind/ml/day. So the best shrimp paste dose given for rotifer cultures is 1gr/L
Analisis Tingkat Konsumsi Ikan Pada Masyarakat Di Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan
Fish consumption is increasing from year to year in Indonesia. Fish consumption in Indonesia amounted to 55.37 kg per capita in 2021. That number increased by 1.48% compared to 2020 which amounted to 54.56 kg/capita. This study aims to analyze the level of fish consumption and the factors that influence the level of fish consumption in the community in Payung District, South Bangka Regency. This research was conducted in June and July of 2023. The sampling technique used is the sample random sampling method. Respondents were taken randomly as many as 56 respondents who were one of the families of the selected households. The criteria for respondents aged 17 to 50 years and understand the contents of the research questionnaire. Data analysis methods used quantitative descriptive analysis and multiple linear regression analysis. The results of the research on the level of fish consumption in the community in Payung District, South Bangka Regency, namely Payung Village 32 kg / cap / year, Sengir Village 25 kg / cap / year, Irat Village 32 kg / cap / year and Bedengung Village 20 kg / cap / year. The results showed that the type of fish that is often consumed in Payung Sub-district shows 9.92% in catfish (Pengasius sp). Factors that influence the level of fish consumption in the community in Payung Sub-district are income, price and number of family membersKonsumsi ikan semakin meningkat dari tahun ke tahun di indonesia. Konsumsi ikan diindonesia sebesar 55,37 kg perkapita pada tahun 2021. Jumlah itu meningkat 1,48% dibandingkan pada tahun 2020 yang sebesar 54,56 kg/kapita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat konsumsi ikan serta faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat konsumsi ikan pada masyarakat di Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni dan bulan Juli tahun 2023. Teknik penarikan sample yang di gunakan adalah metode sample random sampling. Responden di ambil secara acak sebanyak 56 responden yang merupakan salah satu keluarga dari KK yang terpilih. Kriteria responden berusia 17 hingga 50 tahun dan memahami isi kuesioner penelitian. Metode analisis data yang di gunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian tingkat konsumsi ikan pada masyarakat di Kecamatan Payung kabupaten bangka selatan yaitu Desa Payung 32 Kg/Kap/Tahun, Desa Sengir 25 Kg/Kap/Tahun, Desa Irat 32 Kg/Kap/Tahun dan Desa Bedengung 20 Kg/Kap/Tahun. Hasil penelitian menunjukkan jenis ikan yang sering di konsumsi di Kecamatan Payung menunjukan yaitu 9,92 % pada ikan patin( Pengasius sp). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat konsumsi ikan pada masyarakat di Kecamatan Payung ialah pendapatan, harga dan jumlah anggota keluarga
REKAYASA WARNA WADAH TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN IKAN SELUANG (Rasbora einthovhenii, Bleeker, 1851)
Ikan Seluang (Rasbora einthovenii, Bleeker,1851) merupakan ikan air tawar dari familii Cyprinidae. R. einthovhenii memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai ikan hias lokal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui warna wadah optimal untuk kelangsungan hidup dan pertumbuhan Ikan Seluang yang dipelihara pada warna wadah yang berbeda. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Juli sampai Agustus 2022. Ikan Seluang yang digunakan sebagai obyek penelitian didapatkan dari perairan di Desa Balunijuk, Pulau Bangka. Percobaan menggunakan 4 perlakuan warna wadah berbeda yaitu transparan, hitam, biru dan hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah perlakuan wadah berwarna hijau menghasilkan tingkat kelangsungan hidup 93,33%, laju pertumbuhan spesifik 0,33 %, pertumbuhan bobot mutlak 0,10 gram, pertumbuhan panjang 0,77 cm, tingkat konsumsi pakan 8,27% dan efisiensi pakan 5,04%
SOSIALISASI PRODUK HALAL UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS UMKM DAN INTERPERSONAL PESERTA DIDIK SDN TANJUNG HARAPAN, MERBAU MATARAM, LAMPUNG SELATAN: PENDEKATAN METODE PARTICIPATORY ACTION RESEARCH
Sosialisasi produk halal menjadi penting dalam konteks pendidikan di SDN Tanjung Harapan. Halal bukan hanya berkaitan dengan aspek agama, tetapi juga berdampak pada peningkatan kreativitas dalam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak sosialisasi produk halal terhadap kreativitas intrapersonal peserta didik SDN Tanjung Harapan.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas intrapersonal peserta didik Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanjung Harapan dalam kegiatan Market Day. Market Day adalah kegiatan di mana peserta didik menciptakan produk atau jasa yang dijual kepada siswa, guru, dan orang tua di sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan kreativitas peserta didik dalam menghasilkan produk atau jasa yang inovatif dan menarik. Dalam kegiatan yang dilakukan diikuti oleh kelas 4-6 Sekolah Dasar Tanjung Harapan sebagai upaya melatih berwirausaha sedini mungkin. Kegiatan ini merupakan hasil dari program kerja yang di lakukan oleh anggota KKN UIN Raden Intan Lampung di desa Tanjung Harapan, Merbau Mataram, Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan kolaborasi antara peneliti dan peserta didik SDN Tanjung Harapan. Langkah-langkah penelitian meliputi: a. Identifikasi masalah: Identifikasi kebutuhan peserta didik dalam pemahaman produk halal. b. Perencanaan tindakan: Merancang program sosialisasi produk halal yang sesuai dengan tingkat pemahaman peserta didik. c. Pelaksanaan: Melaksanakan program sosialisasi dan mengamati perubahan dalam pemahaman dan kreativitas peserta didik. d. Evaluasi: Menganalisis hasil program sOsialisasi dan merumuskan rekomendasi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa setelah sosialisasi produk halal, pemahaman peserta didik mengenai produk halal meningkat secara signifikan. Selain itu, program ini juga berdampak positif terhadap kreativitas intrapersonal peserta didik. Mereka lebih sadar akan pentingnya produk halal dalam bisnis UMKM mereka, dan ini menginspirasi mereka untuk menciptakan produk yang lebih inovatif dan berkualitas. Dalam pelaksanaannya, terdapat 3 tahapan guna menyukseskan acara yakni tahap perencanaan dan persiapan kemudian tahapeksekusi atau pelaksanaan dan kemudian evaluasi.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi produk halal memiliki dampak positif terhadap kreativitas intrapersonal peserta didik SDN Tanjung Harapan. Pemahaman yang lebih baik tentang produk halal mendorong peserta didik untuk mengembangkan ide-ide kreatif dalam bisnis UMKM mereka. Oleh karena itu, penting untuk terus mendorong program sosialisasi produk halal dalam pendidikan untuk mendukung perkembangan UMKM yang lebih kreatif dan beretika di masa depan.Halal product socialization is important in the context of education at SDN Tanjung Harapan. Halal is not only related to religious aspects, but also has an impact on increasing creativity in micro, small and medium enterprises (MSMEs) managed by students. This study aims to explore the impact of halal product socialization on the intrapersonal creativity of SDN Tanjung Harapan students. This study aims to increase the intrapersonal creativity of Tanjung Harapan State Elementary School (SDN) students in Market Day activities. Market Day is an activity where learners create products or services that are sold to students, teachers, and parents at school. This research was conducted to develop learners' creativity in producing innovative and interesting products or services. The activities carried out were attended by grades 4-6 of Tanjung Harapan Elementary School as an effort to train entrepreneurship as early as possible. This activity is the result of the work program carried out by KKN UIN Raden Intan Lampung members in Tanjung Harapan village, Merbau Mataram, South Lampung.
This research uses the Participatory Action Research (PAR) method which involves collaboration between researchers and students of SDN Tanjung Harapan. The research steps include: a. Problem identification: Identify the needs of students in understanding halal products. b. Action planning: Designing a halal product socialization program that is suitable for the level of understanding of students. c. Implementation: Implement the socialization program and observe changes in the understanding and creativity of students. d. Evaluation: Analyzing the results of the socialization program and formulating recommendations. The results of the discussion show that after the socialization of halal products, students' understanding of halal products has increased significantly. In addition, this program also has a positive impact on learners' intrapersonal creativity. They are more aware of the importance of halal products in their MSME business, and this inspires them to create more innovative and quality products. In its implementation, there are 3 stages to make the event successful, namely the planning and preparation stage, then the execution or implementation stage and then evaluation. Based on the results of the study, it can be concluded that the socialization of halal products has a positive impact on the intrapersonal creativity of students of SDN Tanjung Harapan. A better understanding of halal products encourages learners to develop creative ideas in their MSME businesses. Therefore, it is important to continue encouraging halal product socialization programs in education to support the development of more creative and ethical MSMEs in the future.