Jurnal Abditani (Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu)
Not a member yet
201 research outputs found
Sort by
SIPREN: REVOLUSI, INTEGRASI, DAN INOVASI DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN KEUANGAN UNTUK PESANTREN DI ERA SOCIETY 5.0
Pengelolaan manajemen pendidikan dan keuangan yang efisien dan transparan di pesantren menjadi tantangan yang perlu diatasi seiring dengan perkembangan era digital. Aplikasi SIPREN dikembangkan sebagai solusi untuk meningkatkan manajemen keuangan di Pesantren Nurul Iman melalui pendekatan digital yang modern dan terintegrasi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pengumpulan umpan balik, dan penyempurnaan berkelanjutan berdasarkan kebutuhan pengguna. Evaluasi aplikasi dilakukan dengan mengumpulkan masukan dari staf administrasi, ustadz, dan santri, yang mengidentifikasi beberapa area perbaikan, seperti penyederhanaan antarmuka dan penambahan fitur laporan khusus. Hasilnya menunjukkan peningkatan efisiensi dalam pencatatan dan pelaporan keuangan, transparansi yang lebih baik dalam pengelolaan dana, serta peningkatan disiplin pembayaran iuran santri. Penyempurnaan aplikasi dilakukan secara cepat dengan menyesuaikan fitur agar lebih sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan. Kesimpulannya, aplikasi SIPREN berhasil menciptakan sistem pengelolaan keuangan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel di Pesantren Nurul Iman, serta diharapkan dapat menjadi model penerapan teknologi digital di lembaga pendidikan Islam lainnya
DIVERSIFIKASI TANAMAN HERBAL MENJADI PRODUK MINUMAN DALAM MENANGGULANGI DEMAM BERDARAH DENGUE
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit menular akibat virus Dengue yang disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes abopticus. Demam Berdarah Dengue merupakan masalah yang tengah dihadapi masyarakat Indonesia yang berisiko kematian. Tujuan: Kegiatan Pengabdian ini dapat memberikan edukasi terkait penyakit dan pemanfaatan tanaman herbal sebagai minuman kesehatan sehingga dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif. Promosi kesehatan mengenai Demam Berdarah Dengue dan tanaman obat dapat diberikan melalui media buku saku di wilayah Desa Sumerta Kelod sehingga dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat. Metode: Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan melaui penyuluhan serta pemberian pretest dan posttest terkait informasi penyakit dan cara penanggulangan melalui pemanfaatan tanaman herbal menjadi minuman kesehatan. Hasil: Pengabdian kepada Masyarakat ini diikuti oleh 30 orang warga Desa Sumerta Kelod, dimana peserta laki-laki sebanyak 8 orang dan peserta perempuan sebanyak 22 orang. Dari data tersebut didapatkan hasil bahwa sebanyak 24 peserta atau sebesar 80% menunjukkan hasil yang positif dilihat dari nilai post-test lebih besar. Kesimpulan: Promosi kesehatan mengenai penyakit Demam Berdarah Dengue dan pemanfaatan tanaman herbal sebagai minuman kesehatan melalui buku saku dapat menghasilkan peningkatan pengetahuan masyarakat dan diharapkan kegiatan seperti ini rutin dilakukan sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit Demam Berdarah Dengue di wilayah Desa Sumerta Kelod Kota Denpasar.
 
PENYEDIAAN PUPUK MELALUI LIMBAH RUMAH TANGGA DAN APLIKASINYA PADA BUDIDAYA HORTIKULTURA
Kegiatan budidaya hortikultura pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sari Bes Ana selalu membutuhkan pupuk. KWT ini menggunakan pupuk subsidi oleh Pemerintah namun terdapat ketidakefektifan distribusinya seperti tidak sesuai dengan waktu tanam dan penggunaannya sesuai kebutuhan tanaman. Penyediaan pupuk ini perlu ditingkatkan tanpa bergantung pada pupuk subsidi. Penyediaan pupuk pada KWT Sari Bes Ana dapat dilakukan melalui pemanfataan limbah rumah tangga. Limbah sayuran dan buah-buahan dapat dijadikan bahan baku kompos. Air cucian beras dapat dijadikan pupuk organik cair. Pengabdian ini dilakukan di lahan usahatani milik KWT Sari Bes Ana. Pengabdian dilakukan dengan metode sosialisasi dan demonstrasi yang melibatkan seluruh anggota kelompok tani dan mahasiswa. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah KWT mampu menyediakan pupuk organic berbasis limba rumah tangga, mampu mengaplikasikan pupuk pada budidaya hortikultura, dan diharapkan menjadi sumber pendapatan baru selain dari budidaya hortikultur
EDUKASI DIVERSIFIKASI PRODUK HASIL PERIKANAN DI UKM. WARONG SEHATI KAMPUNG ULUNG PELIANG KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE SULAWESI UTARA
Provinsi Sulawesi Utara memiliki potensi besar dalam perikanan budidaya, berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Komoditas unggulannya meliputi ikan nila, lele, mas, dan bawal. Kampung Ulung Peliang di Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, memiliki hasil panen ikan nila sekitar 3.500 kg/tahun. Warong Sehati, sebuah UKM di kampung tersebut, menyajikan jajanan tradisional dan makanan segar, berpotensi mengembangkan produk baru dari ikan nila. Program pendampingan dari Politeknik Negeri Nusa Utara bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota UKM dalam diversifikasi produk seperti pembuatan dimsum ikan nila, untuk mendukung perekonomian keluarga dan kelompok ekonomi kreatif setempat. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni-September 2023 di Balai Pertemuan Kampung Ulung Peliang, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang diversifikasi produk hasil perikanan. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap pra kegiatan, kegiatan initi dan evaluasi hasil. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dari pengetahun, skill, dan wawasan. Peningkatan mencapai 46,66% dari sebelum kegiatan 46.67% meningkat menjadi 93,33% setelah kegiatan
PEMBERDAYAAN DAN PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA PADA KELOMPOK WANITA TANI HARUM SARI MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN GULA AREN DI KELURAHAN POLINGGONA KECAMATAN POLINGGONA KABUPATEN KOLAKA
Potensi ekonomi produktif di Kelurahan Polinggona ditopang dengan potensi sumberdaya alam dan ketersediaan hasil pertanian yang melimpah. Masyarakat Kelurahan Polinggona juga memiliki industri rumahtangga pengolahan gula aren dengan hasil produksi gula aren balok. Meskipun anggota kelompok produktif secara ekonomi akan tetapi pendapatan anggota kelompok tidak menentu tergantung dari hasil usaha yang dilakukan. Tujuan pelaksanaan kegiatan pemberdayaan adalah peningkatan ekonomi kelompok wanita Harum Sari melalui diversifikasi produk olahan gula aren. Gula aren balok dapat dilakukan diversifikasi olahan agar tercipta nilai tambah produk. Ketersediaan bahan tersebut sangat mendukung keberlanjutan diversifikasi olahan aren. Fokus kegiatan pengabdian adalah memberikan peningkatan pengetahuan aspek manajemen dalam rangka peningkatan income generating, kemampuan dan keterampilan serta pendampingan pada kelompok wanita tani, pada aspek produksi kegiatannya dalam rangka pencapain diversitas produk. Peran tersebut untuk menunjang pendapatan ekonomi keluarganya.
Kata Kunci: Ekonomi, Diversifikasi Produk Aren
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DALAM MENINGKATKAN POTENSI DAN KESEJAHTERAAN HIDUP DI KELURAHAN TELUK SEPANG KOTA BENGKULU
Kelurahan Teluk Sepang merupakan kelurahan di kecamatan Kampung Melayu kota Bengkulu yang memiliki luas 1.820 Hektar, tempatnya berada di pesisir pantai yang letaknya cukup jauh dari pusat kota. Kelurahan Teluk Sepang sebegian besar mata pencarian masyarakatnya adalah sebagai nelayan, sebagian besar masyarakat nelayan Teluk Sepang tidak begitu tersentuh akan pemenuhan kebutuhan rohani terutama pengembangan diri dan pengembangan potensi sejahtera. Untuk penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat dengan tim mengadakan penyuluhan pengembangan diri dan potensi sejahtera melalui bimbingan penyuluhan Islam pada komunitas nelayan Kelurahan Teluk Sepang melalui program pemberdayaan masyarakat pesisir dalam meningkatkan potensi dan kesejahteraan hidup. Model kegiatan pengabdian dengan melakukan Bimbingan penyuluhan Islam kepada komunitas nelayan di Kelurahan Teluk Sepang Kecamatan kampong Melayu, bentuk kegiatan berupa layanan informasi, layanan bimbingan kelompok, konseling kelompok dan konseling individu. Metode pengabdian yang digunakan ceramah, wawancara, diskusi dan kunjungan rumah. Hambatan yang dihadapi ada tiga yaitu motivasi masyarakat yang rendah, waktu pengabdian yang susah, dan medan atau lokasi pengabdian yang berat. Hasil dari pengabdian ini adanya pemahaman masyarakat tentang materi-materi pengembangan diri, dan pengembangan potensi berprestasi sejahtera. Selain itu hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti kegiatan kemasyarakatan dan adanya pengentasan masalah di masyarakat baik secara individu maupun kelompok
PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT NAGARI TARAM BERBASIS TEKNOLOGI TEPAT GUNA MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK UNTUK MENDUKUNG KEMANDIRIAN BERKELANJUTAN
Nagari Taram daerah yang terletak di Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat . Potensi yang dimiliki oleh Nagari ini memiliki beberapa aspek yang dapat dikembangkan dari aspek fisik, ekonomi, sosial dan lingkungan. Potensi sumber daya alam yang cukup besar, terutama dalam hal potensi limbah organik yang dapat dimanfaatkan. Limbah organik tersebut dapat berasal dari dapur rumah tangga, pasar, dan peternakan yang banyak terdapat di Nagari Taram. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberdayakan masyarakat Nagari Taram dalam mengelola limbah organik yang tidak terkelolah dengan baik. Pelaksanaan program dilakukan di Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) Nagari Taram. Kegiatan ini telah dilaksanakan selama 5 bulan , dengan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan sebagai mitra. Kegiatan dilakukan dengan memadukan beberapa metode yaitu sosialisasi, Forum Group Discussion (FGD), gotong royong, pemaksaan, dan monitoring. Hasil dari program diperoleh perubahan perilaku masyarakat yang dapat mengelola limbah organik menjadi produk yang bernilai sehingga dapat dijadikan sumber ekonomi. Melalui penerapan teknologi tepat guna yang menjadi output utama, diperoleh stasioner pengelolaan limbah organik sebagai tempat penampungan dalam mengelolah limbah organik dan pengimplementasian produk budidaya maggot serta memberikan pemahaman tentang eco-enzyme dapat dijalankan dengan baik melalui adanya pemanfaatan sumber daya yang tersedia
PENGELOLAAN RUMAH PANGAN LESTARI DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA RUMAH TANGGA PETANI
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kelurahan Padengo Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango bertujuan untuk mencegah stunting dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan sehat dan bergizi.Metode pengabdian masyarakat yang digunakanan adalah metode ParticipatoryActionResearch (PAR) yang merupakan metode penyadaran masyarakat. Program ini memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai teknik menanam, memelihara, memanen, serta mengolah hasil tanaman, sehingga keluarga dapat memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri.Rumah Pangan Lestari mendorong penanaman berbagai jenis tanaman seperti sayuran, buah, dan tanaman obat yang kaya akan vitamin dan mineral. Hasil panen dari RPL membantu keluarga mengakses makanan bergizi yang lebih segar dan aman, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan pangan dari pasar. Selain untuk konsumsi keluarga, kelebihan hasil panen juga bisa diolah atau dijual, memberikan dampak ekonomi positif bagi rumah tangga.Kegiatan ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas gizi anak-anak, terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan, yang merupakan periode krusial dalam mencegah stunting di Kelurahan Padengo. Dengan penerapan RPL secara berkelanjutan, program ini tidak hanya meningkatkan kemandirian pangan, tetapi juga kesejahteraan keluarga, serta berpotensi mengurangi angka stunting dalam jangka panjang. PkM ini memperlihatkan bahwa RPL adalah solusi efektif dalam mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyaraka
PEMASARAN ONLINE FROZEN FOOD SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF SURVIVE PASCA COVID-19 DI KOTA PALANGKA RAYA
Strategi pemasaran online frozen food penting dilakukan untuk menghadapi semakin kerasnya persaingan yang dihadapi oleh pelaku usaha (UMKM) pada umumnya terutama pada pasca pandemi covid 19. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk membina dan mendorong peningkatan omzet, memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan cara mengembangkan jenis usaha yang memanfaatkan pemasaran online, dan agar para pelaku usahadi kota Palangka Raya dapat mengembangkan terobosan inovasi kewirausahaan yaitu pemasaran online frozen food sebagai salah satu alternatif survive pasca covid-19.
Kegiatan dilakukan dengan cara sosialisasi, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan yang diikuti oleh 5 orang anggota kelompok pengolah dan pemasar (POKLAHSAR) produk hasil perikanan di kota Palangka Raya dan 18 orang mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya.
Kegiatan yang dilakukan meliputi: sosialisasi yang dilakukan untuk menerangkan maksud dan tujuan dilakukannya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, penyuluhan/pelatihan memberikan materi serta berbagi tips dan trik pemasaran online frozen food kepada para peserta, sedangkan pendampingan meliputi mendampingi peserta untuk mempraktekkan materi yang telah diberikan.
Pemasaran online frozen food bisa dilakukan melalui media sosial, baik melalui aplikasi whatsapp, instagram ataf facebook
KONSERVASI DAN DIVERSIFIKASI PRODUK BAMBU DESA CITANGTU KECAMATAN KUNINGAN KABUPATEN KUNINGAN JAWA BARAT
Wilayah Dusun Wangon Desa Citangtu memiliki potensi jenis-jenis bambu dan keterampilan kerajianan bahan baku bambu. Tanaman bambu yang ada tersebar di lahan milik masyarakat seperti kebun, pekarangan dan hutan rakyat bahkan ada juga di sempadan sungai dan lahan milik desa. Potensi ini belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat. Selama ini masyarakat telah memanfaatkan bambu sebagai bahan bangunan dan kerajinan yang telah mampu dijual dan diterima pasar seperti membuat kandang ayam, membuat pagar, ajir, tampah dan perabotan lain. Potensi ini perlu untuk dikembangkan dan dimanfaatkan lebih optimal untuk dapat meningkatkan nilai bambu di masyarakat baik secara ekologi maupun ekonomi. Secara ekologi bambu mampu memperkuat sempadan sungai dan penahan aliran air (run off) agar tidak mudah tererosi. Secara ekonomi bambu dapat dibuat berbagai macam produk untuk kebutuhan rumah tangga, seni, bahan pakaian/serat dan bahan makanan. Program pengabdian masyarakat ini dengan metode penyuluhan dan penyadartahuan kepada masyarakat berupaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat pentingnya konservasi terutama peremajaan pohon/rumpun bambu uuntuk dapat meningkatkan fungsinya. Program ini akan memberikan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang konservasi bambu, peremajaan dan upaya budidaya dengan berbagai teknik pembuatan bibit bambu yaitu dengan tunas alami (rebung), stek batang, stek batang dalam air, dan stek ranting. Disamping itu juga memberikan contoh produk-produk bambu lain yang lebih laku di pasaran sehingga dapat membuka wawasan masyarakat tentang difersifikasi produk selain yang biasa dibuat