Jurnal Abditani (Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu)
Not a member yet
    201 research outputs found

    PENYULUHAN PERTANIAN TERINTEGRASI BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL DI DESA SIBEA KECAMATAN LAMPASIO

    Full text link
    Peternak di Desa Sibea kecamatan Lampasio memiliki kendala ketersediaan pakan ternak terutama jika musim hujan dan kemarau, dimusim hujan, desa Sibea terendam tetapi di musim kemarau kekeringan, di samping itu desa ini berbatasan langsung dengan perkebunan kelapa sawit milik PT. Ten dan CMP, sehingga peternak kesulitan mendapatkan pakan ternak pada musim penghujan dan kemarau. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan bimbingan teknis pembuatan pakan metode fermentasi. Program ini diawali pemberitahuan rencana kunjungan, penyuluhan, simulasi pembuatan pakan metode fermentasi, pengawasan hingga pakan jadi dan palatabilitas ternak meningkat. Hasil yang di capai pada penyuluhan ini adalah, tersampaikannya metode pembuatan pakan yang dapat disimpan, peternak melakukan percobaan pengolahan pakan untuk ketersediaan pakan ternak sapi dan kambing, Pembiasaan pemberian pakan ternak kering, untuk menjaga kestabilan pakan di musim musim tertentu, palatabilitas ternak sapi dan kambing terhadap pakan berbahan dasar jerami metode fermentasi meningkat. Untuk keberlanjutan program perlu pendampingan yang intens dari dinas terkait atau lembaga yang konsen pada peningkatan swasembada daging serta kemandirian peternak

    BUDIKDAMBER GUNA MENJAMIN KETERSEDIAAN PANGAN SAAT PANDEMI COVID-19 DI KWT MAWAR BODAS KOTA TASIKMALAYA

    Full text link
    Penjaminan ketersediaan pangan merupakan suatu langkah yang penting dilakukan agar ketahanan pangan dapat tercapai sesuai dengan sustainable development goals (SDGs) goal zero hunger. Kondisi pandemi covid-19 merupakan kondisi dimana beberapa sektor termasuk sektor pertanian menjadi dampaknya. Dampak sektor pertanian akibat pandemi covid-19 yaitu penurunan produksi hasil pertanian sebesar 6,2%. Kegiatan dilaksanakan di kebun KWT Mawar Bodas Kota Tasikmalaya (7o21’24.5”S 108o13’52.0”E). Tujuan kegiatan yaitu untuk meningkatkan keterampilan anggota KWT Mawar Bodas dalam memanfaatkan lahan pekarangan untuk memproduksi bahan pangan yang berkualitas, berkuantitas, dan beragam saat pandemi covid-19. Melalui penerapan Budikdamber dengan memanfaatkan lahan terbatas dapat menghasilkan produk ikan lele bersamaan dengan sayur kangkung. Kegiatan panen kangkung dapat dilakukan sebanyak dua kali selama menunggu panen ikan lele. Produksi kangkung per ember yaitu sebanyak 0,3 kg sehingga total produksi kangkung yang diusahakan oleh anggota KWT Mawar Bodas sebesar 9 kg selama satu kali panen. Adapun bobot ikan lele saat panen kangkung tahap 1 yaitu 1,25 kg setiap embernya sehingga total produksi ikan lele yang diusahakan saat panen kangkung tahap 1 sebesar 37,5 kg. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, penerapan Budikdamber menguntungkan masyarakat apabila dilakukan secara masif. Penerapan Budikdamber ini dapat dijadikan salah satu solusi untuk menjamin ketersediaan pangan khususnya pada kondisi pandemi covid-19

    PENGUATAN PRODUK “EII BANDENG PRESTO” MELALUI STRATEGI BRANDING

    Full text link
    Tangerang City is one of the cities that has high concern in creating new entrepreneurs. As a city of MSMEs, South Tangerang City needs to increase its superior products which are characteristic of regional products. Among the entrepreneurs who have great potential to be developed and become an icon for the city of South Tangerang are Presto Milkfish processed products. However, this small industry still has obstacles, making it difficult to develop. With regard to the problems faced, the objectives of this activity are (1) To provide assistance and training in branding the EII Bandeng Presto products; (2) Provide assistance in an effort to make the EII Bandeng Presto product a superior product and a characteristic product of South Tangerang City; (3) Providing marketing assistance in order to reach a wider market. The method of activities to be carried out is a participatory approach through three stages, namely, preliminary surveys, mentoring, and evaluation. Activities to produce good and attractive partner product packaging. The results of the packaging evaluation show that the packaging used is quite good and attractive according to the packaging function

    FERMENTASI DAN PENGOLAHAN BIJI KAKAO DI TONUSU KECAMATAN PAMONA PUSELEMBA KABUPATEN POSO

    Full text link
    Kakao merupakan komuditas unggulan di Provinsi Sulawesi Tengah. Program Pengembangan Desa Mitra( PPDM) dengan tema PPDM Sentra Pengembangan Kakao Secara Terpadu Di Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso yang bertujuan untuk peningkatkan pengembangan kelompok tani dan Usaha Mikro Kecil Menengah untuk peningkatan pemberdayaan warga masyarakat barbasis perkebunan kakao. Ada 2 kelompok tani selaku mitra PPDM ialah Harapan Baru dan Koromboyo Lestari yang keduanya terletak di Desa Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah. Permasalahan mitra pada tahun 2021 antara lain kualitas biji kakao yang dihasilkan rendah dan teknologi pengolahan biji kakao menjadi bubuk cokelat, pasta cokelat, lemak kakao dan  proses pembuatan aneka produk turunan dari cokelat dan pengemasannya masih terbatas. Pelaksanaan program dilaksanakan oleh 3(tiga) dosen yang mempunyai kepakaran multidisiplin meliputi ilmu benih, dan teknologi pengolahan hasil pertanian serta ilmu manajemen dan pemasaran. Pada tahun 2021, kegiatan dilaksanakan 10 bulan dengan rincian 1 bulan persiapan, 8 bulan pelaksanaan kegiatan dan 1 bulan pelaporan. Hasil PPDM pada tahun 2021 sudah dilakukan penyuluhan, pelatihan, praktek dan pendampingan kegiatan antara lain teknologi fermentasi biji kakao dan teknologi pengolahan biji kakao menjadi bubuk coklat, pasta cokelat dan lemak cokelat serta diversifikasi produk olahan sperti susu cokelat, minuman, silverquin, cokelat isi dengan bermacam varian rasa dan es krim. Warga masyarakat dan mitra mempunyai partisipasi yang besar dalam penerapan program sebab mereka memerlukan pengetahuan serta keahlian yang relevan dengan pengelolaan perkebunan kakao secara terintegrasi. Program aktivitas berefek langsung kepada penambahan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat khususnya kelompok mitra yang terlibat

    PENGEMASAN DAN APLIKASINYA PADA PRODUK OLAHAN KAKAO SERTA PEMBUKUAN MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN DESA MITRA DI KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG

    Full text link
    Tanaman kakao merupakan komoditas unggulan Provinsi Sulawesi Tengah, sehingga komoditas utama dalam Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dengan judul Model Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Kakao Secara Terpadu Menuju Sentra Kampung Kakao melalui PPDM di Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong. PPDM bertujuan meningkatkan keberdayaan kedua mitra Mekar Jaya Kakao Tanampedagi dan Mekar Indah Tanampedagi yang berdomisili di Desa Tanampedagi Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong Propinsi Sulawesi Tengah. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra pada tahun ketiga 2021 adalah desain kemasan, aplikasinya pada produk olahan kakao dan sistem pembukuan usaha tani pada kedua mitra. Pelaksanaan program dilakukan oleh 3 (tiga) dosen yang memiliki kepakaran multidisiplin meliputi ilmu perbenihan, ilmu hama dan penyakit tanaman, teknologi pengolahan hasil pertanian dan ilmu manajemen agribisnis. Pelaksanaan program berlangsung 10 bulan dengan rincian 1 bulan persiapan, 8 bulan pelaksanaan kegiatan utama dan 1 bulan untuk pelaporan. Hasil PPDM pada tahun 2021 telah dilakukan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan pada kegiatan teknologi desain kemasan, aplikasi kemasan pada aneka produk olahan kakao dan implementasi pembukuan pada kedua UMKM. Hasil kegiatan tersebut meingkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra diantaranya desain kemasan mencapai 85%, aplikasi kemasan pada aneka produk olahan cokelat mencapai 98% dan pembukuan usaha tani kakao mencapai 87%. Masyarakat dan mitra memiliki partisipasi yang tinggi dalam pelaksanaan kegiatan sehingga program ini dapat berkelanjutan dan berkembang menjadi usaha pertanian berbasis kakao serta dapat terintegrasi menjadi desa wisata kakao

    PENGOLAHAN LIMBAH SABUT KELAPA MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMI PASCA GEMPA DIMASA PANDEMIK COVID-19 DI DESA SALUBOMBA

    Full text link
    Kelapa (Coconut) adalah salah satu potensi  unggulan Desa Salubomba yang merupakan tanaman industri karena semua bagian dapat diolah menjadi produk yang ekonomi.  Potensi tersebut sehingga tumbuh  kelompok usaha pembuatan minyak kelapa, VCO dan kopra. Usaha ini sempat berhenti saat gempa tahun sejak akhir 2018, namun mulai digalakkan kembali  sejak akhir 2020 dimasa covid-19. Pembuatan minyak kelapa, VCO dan pengolahan kopra  menghasilkan limbah sabut kelapa yang cukup banyak selama 3 (tiga) bulan mencapai  kurang lebih 1-3 ton. Hal ini merupakan masalah yang dihadapi kelompok mitra karena belum adnya penanganan limbah sabut kelapa, sebab telah memberikan dampak dapat merusak sanitasi lingkungan. Salah satu tujuan dari kegiatan PPDM yaitu mengembangkan kelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial. Untuk mewujudkan hal tersebut ada beberapa pendekatan yang digunakan diantaranya Participatory Technology Development (PTD), Pada pelaksanaan kegiatan  metode yang dikembangkan meliputi  penyuluhan (sosialisasi)  dan pelatihan yang meliputi pelatihan teknis dan pelatihan non teknis. Pelatihan teknis berorientasi ke proses pembuatan produk, sedangkan pelatihan non teknis melalui pemasaran produk, manajemen kewirausahaan, dan penguatan kelembagaan. Sabut kelapa diolah atau dicacah dengan menggunakan teknologi tepat guna yang menghasilkan tiga produk terdiri dari:  serat sabut kelapa yang panjang dibuat untuk sapu sabut kelapa, serat pendek dibuat untuk pot bunga, serta serbuk sabut kelapa dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik padat. Melalui pendampingan PPDM ini limbah sabut kelapa dapat diolah menjadi produk yang bernilai ekonomi sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pasca gempa di masa pandemik covid-19 di desa Salubomba

    PELATIHAN PENANGANAN PASCAPANEN KOPI DI KELURAHAN NANTAL GOLO WELU KECAMATAN KUWUS KABUPATEN MANGGARAI BARAT NUSA TENGGARA TIMUR

    Full text link
    Pelatihan penanganan pascapanen kopi di tingkat petani kopi merupakan suatu upaya strategis yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan petani kopi dalam penanganan pascapanen kopi. Pada tahap awal kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), ditemukan bahwa petani kopi di Kelurahan Nantal Golo Welu belum memiliki pengetahuan yang mendalam tentang penanganan pascapanen kopi serta kendala dalam sistem pemasaran. Berdasarkan hasil observasi tahap awal maka solusi yang dilakukan yaitu melaksanakan asesmen lapangan yang berhubungan dengan analisis situasi tingkat petani, mengorganisir petani dan memberi pelatihan penanganan pascapanen kopi. Metode kegiatan yang diberikan meliputi: (1) metode observasi langsung, (2) metode wawancara terstruktur, (3) metode ceramah, simulasi, (4) Metode diskusi terbuka dan juga memberikan modul penanganan pascapanen kopi serta melakukan evaluasi dan monitoring. Hasil kegiatan pelatihan pascapanen kopi secara nyata memberi dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan petani kopi di Kelurahan Nantal Golo Welu yang dapat diketahui dari hasil pre-test  5,35%   dan post-test 8,23%.  Hasil evaluasi dan monitoring yang dilakukan setelah 1 bulan kegiatan pelatihan, diketahui bahwa petani kopi di Kelurahan Nantal Golo Welu sudah melaksanakan kegiatan pascapanen kopi khususnya pengolahan hilir biji kopi. Kesimpulan dari kegiatan pelatihan pascapanen kopi di Kelurahan Nantal GoloWelu yaitu terjai peningkatan pengetahuan daan keterampilan serta adanya komitmen petani kopi didalam kegiatan pascapanen kopi.&nbsp

    PEMBERDAYAAN KELOMPOK PEMBUAT MINYAK KELAPA TRADISIONAL MELALUI METODE PEMBERIAN CUKA SEBAGAI PROSES PERCEPATAN PENINGKATAN PRODUKSI

    Full text link
    Salah satu tujuan Program PKM adalah untuk mengembangkan kelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi melalui kelompok pengrajin pembuat minyak kelapa tradisional. Program PKM ini sasarannya adalah untuk membangkitkan wirausaha melalui kelompok home industri pembuatan minyak kelapa. Program PKM ini dilaksanakan di Desa Salubomba Kecamatan Banawa Tengah kabupaten Donggala yang dikelola oleh Dasawisma yang beranggotakan 7 orang. Kegiatan yang dikembangkan dalam program PKM ini adalah pembuatan minyak kelapa dengan metode penggunaan cuka. Metode ini dapat mempercepat proses pembuatan minyak untuk meningkatkan produksi, dan minyak tahan simpan melalui penyaringan. Oleh karena itu metode ini merupakan solusi untuk mengatasi masalah dalam pembuatan minyak kelapa oleh kelompok mitra. Metode pelaksanaan yang akan dikembangkan dalam program ini adalah metode penyuluhan dan pelatihan meliputi pelatihan teknis dan pelatihan non teknis. Pelatihan teknis merupakan pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG). Sedangkan pendekatan yang dikembangkan adalah pendekatan learning by doing artinya belajar sambil bekerja/berusaha. Oleh karena itu kelompok mitra dapat mengembangkan usahanya secara keberlanjutan menuju kemandirian kelompok. Untuk keberlanjutan kegiatan program PKM ini maka perlu pendampingan baik pada saat program maupun setelah program PKM

    TRASH FOR CASH - PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI BANK SAMPAH BERBASIS COMMUNITY EMPOWERMENT UNTUK DESA WISATA

    Full text link
    Berdasarakan hasil observasi diketahui bahwa mayoritas ibu-ibu Desa Keji adalah ibu rumah tangga yang menghabiskan banyak waktu di rumah, namun demikian kesadaran untuk mengelola sampah sangat rendah. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa fasilitas pembuangan sampah dan fasilitas pengelolaan sampah sangat minim, hanya tersedia dua tempat sampah besar untuk menampung sampah setiap harinya untuk seluruh warga. Hal ini sangat ironi mengingat Desa Keji merupakan salah satu desa menjai target sebagai Desa Wisata di Kabupaten Semarang. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah (1) peningkatan kesadaran masyarakat terutama ibu rumah tangga akan pentingnya pengeloaan sampah; (2) memberikan tambahan pengetahuan tentang edukasi pengelolaan sampah; (3) memberikan edukasi tentang penataan lingkungan melalui aplikasi Bank Sampah; (4) melakukan pendampingan mengenai administrasi pengelolaan Bank Sampah. Solusi yang ditawarkan adalah workshop, penyuluhan, dan pendampingan melalui metode Participatory Rural Appraisal (PRA). Kegiatan pengabdian telah diselesaikan dengan baik, terjadi peningkatan pemahaman peserta pengabdian mengenai pemilahan sampah untuk mendapatkan harga jual sampah yang lebih tinggi, dan administrasi Bank Sampah sebagai tempat untuk penyaluran sampah yang telah dipilah dan sebagai media untuk pengelolaan keuangan dari hasil sampah

    PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DAN HIDROPONIK SEBAGAI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MENDALO INDAH YANG BERNILAI EKONOMIS

    Full text link
    Program pengabdian masyarakat yang dilakukan di daerah desa Mendalo Indah, kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, bertujuan untuk memberikan pelatihan tentang pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) dan budidaya tanaman dengan sistem  hidroponik. Tanaman obat keluarga atau Apotek hidup perlu dikembangkan karena tidak hanya bermanfaat sebagai bahan rempah, tetapi tanaman obat keluarga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif dalam menjaga dan merawat kesehatan secara alami. Sedangkan tanaman hidroponik sebagai alternatif budidaya sayur sehat yang bernilai ekonomis sehingga menunjang kebutuhan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan pada program ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Tahapan yang dilalui pada kegiatan ini adalah persiapan, penyuluhan tentang tanaman obat dan hidroponik, pelaksanaan pelatihan tanaman obat dan budidaya sayuran sistem hidroponik. Hasil nyata yang diperoleh masyarakat Desa Mendalo Indah dari program pelatihan ini adalah green house tanaman obat keluarga dan budidaya tanaman pak coy dengan sistem hidroponik.   &nbsp

    190

    full texts

    201

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Abditani (Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇