Jurnal Abditani (Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu)
Not a member yet
    201 research outputs found

    USAHA PENJUALAN KUE KERING DARI UMBI TALAS UNTUK PENGEMBANGAN NILAI JUAL UMBI TALAS YANG BAIK UNTUK PENCERNAAN

    Full text link
    Talas adalah jenis umbi-umbian yang banyak tumbuh didaratan Afrika, Amerika, dan Asia. Di Indonesia, tumbuhan yang bernama latin colocasia esculenta ini merupakan tumbuhan yang dapat disulap menjadi beraneka ragam makanan bercita rasa lezat, misalnya bolu, keripik, kolak, bubble tea, es campur, hingga kue kering. Indonesia memiliki banyak tanaman umbi-umbian. Golongan umbi-umbian ada dua yaitu umbi-umbian golongan mayor seperti ubi kayu dan ubi jalar dan umbi-umbian golongan minor diantaranya adalah Talas, Gadung, Sueg, uwi, dan Gembili. Golongan umbi-umbi mayor secara umum telah banyak diaplikasikan untuk kebutuhan industri seperti ubi kayu untuk produksi Tapioka, sedangkan pemanfaatan umbi minor belum banyak digunakan dikalangan industri seperti talas hanya untuk keripik Talas.Talas dengan kadar pati tinggi bisa di Manfaatkan sebagai Bahan baku gula cair. Talas terdiri dari banyak jenis dan warna daging umbinya bervariasi, yaitu putih, kuning muda, kuning atau oranye, merah, coklat, ungu, dan lainnya

    PENINGKATAN NILAI TAMBAH LIMBAH PADAT MENJADI TEPUNG AMPAS TAHU PADA INDUSTRI TAHU DI DESA LAMTEUMEN KECAMATAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH

    Full text link
    Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu program yang dilakukan untuk meningkatkan kegiatan produktif pada masyarakat. PKM yang dilakukan oleh dosen Universitas Serambi Mekkah dengan sasaran kegiatan pada industri tahu industri skala rumah tangga milik Bapak M. Rion yang berdomisili di desa Lamteumen, Kecmatan Jaya Baru Kota Banda Aceh. Industri tahu yang berdiri sejak tahun 2016 ini belum memiliki unit instalasi limbah dengan baik sehingga buangan hasil samping industri dapat mencemari lingkungan  Industri tahu ini dapat berproduksi hingga 400 kg tahh setiap harinya, selain menghasilkan produk utama industri tahu ini juga menghasilkan limbah padat sebesar ±70 kg/hari. Permasalahan yang ditimbulkan oleh industri tahu yaitu liimbah yang dihasilkan belum ditangani dengan baik sehingga mencemari lingkungan. Hal ini dikarenakan tempat untuk penampungan limbah padat  tidak memadai sehingga tidak layak dari segi kesehatan, untuk mengatasi permasalahan tersebut mitra diberdayakan baik secara pengetahuan maupun skil untuk dapat mengolah limbah sendiri menjadi produk yang bernilai ekonomis. Produk limbah padat yang selama ini dibuang akan dijadikan tepung ampas tahu. Tujuan kegiatan PKM ini adalah memperkenalkan dan menerapkan teknologi pengolahan limbah padat menjadi  tepung ampas tahu sehingga limbah menjadi bernilai ekonomis. Pelaksanaan Kegiatan  PKM ini dilakukan selama tiga hari berupa demo pembuatan produk serta pelatihan pengemasan dengan output yang dihasilkan berupa tepung ampas tahu yang siap dikemas. &nbsp

    PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PENYULUHAN PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH TANGGA DALAM MENJAGA LINGKUNGAN

    Full text link
    Sampah atau limbah domestik adalah limbah rumah tangga yang dihasilkan dari kegiatan sehari-hari dalam rumah tangga atau pemukiman penduduk, kegiatan pasar, kegiatan rumah makan atau restoran. Dasar pemikiran memberikan penyuluhan kepada anggota majelis taklim Nurul Iman RW 04 Kelurahan Duyu Kecamatan tatanga Kota Palu adalah berdasarkan observasi menunjukan tidak ada pengelolaan pada sampah (limbah Rumah Tangga) tersebut. Kegiatan ini dilakukan pada  hari minggu tanggal 20 Juni 2021 dengan menjaga protokol kesehatan. Metode Pengabdian yang dilakukan adalah metode survey dengan melakukan observasi pada lingkungan RW 04 Kelurahan Duyu Kecamatan Tatanga Kota Palu, wawancara tentang perilaku masyarakat dalam hal mengelola sampah, penyuluhan, dan tanya jawab. Berdasarkan uraian dan hasil pembahasan kegiatan pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan limbah rumah tangga adalah salah satu solusi bagi pemukiman penduduk dalam mengatasi permasalahan sampah. Pemahaman tentang pengelolaan limbah rumah tangga dapat memberikan dampak positif pada anggota dalam menjaga lingkungan. Respon anggota majelis taklim Nurul Iman terhadap penyuluhan ini sangat baik dapat dilihat dari keaktifannya pada saat sesi tanya jawab.

    TEKNOLOGI PERTANIAN BERKELANJUTAN DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN PETANI DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DI DESA TULO KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI

    Full text link
    Ketergantungan yang tinggi terhadap pupuk dan pestisida sintetis, apalagi di tengah pademi Covid-19,  menyebabkan banyak petani di Desa Tulo tinggal pasrah dan tak mengurus lahannya, bahkan banyak beralih mencari pekerjaan lain di luar sektor pertanian.  Permasalahannya adalah masyarakat di Desa tersebut, khususnya kelompok tani Siaga belum memanfaatkan dengan baik limbah pertanian yang cukup banyak tersedia di Desa Tulo menjadi pupuk organik disebabkan rendahnya keterampilan mitra dalam mengolah potensi lokal tersebut. Dengan demikian tujuan kegiatan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada petani dalam memanfaatkan limbah pertanian menjadi pupuk yang bernilai ekonomi  dengan penambahan Trichoderma sebagai bioaktivator. Di tengah Pandemi Covid-19 petani juga diberikan pendidikan dan penyuluhan tentang protokol penanganan kesehatan Covid-19. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan PKM ini adalah berupa pelatihan dan bimbingan teknis serta pembuatan demplot untuk meningkatkan keterampilan membuat pupuk organik serta pembuatan formulasi Trichoderma. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi  peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kegiatan ini mendapat respon  yang baik, terbukti dengan keaktifan mitra dalam mengikuti seluruh kegiatan PKM ini.&nbsp

    SAMPUL

    No full text
    SAMPU

    PEMANFAATAN SAMPAH SAYUR RUMAH TANGGA SEBAGAI BAHAN DASAR PUPUK CAIR ORGANIK (MOL) DI WILAYAH PEJATEN

    Full text link
    Sampah akan terus menjadi permasalahan khususnya di Bali yang dihadapi berbagai lapisan masyarakat, baik pemerintah, masyarakat yang tersebar di seluruh daerah, juga komunitas-komunitas peduli lingkungan. Dengan menggunakan metode kualitatif, meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta melakukan evaluasi dan monitoring untuk memastikan keberlanjutan kegiatan. Seiring berkembangnya industri, persebaran penduduk mempengaruhi jumlah sampah yang dihasilkan dari waktu ke waktu. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sampah organik serta pemanfaatan sampah organik yang dapat diolah menjadi menjadi pupuk cair organik (MOL). Pupuk cair organik ini kemudian dapat dimanfaatkan untuk tanaman, kebun dan sawah bagi masyarakat setempat khususnya di wilayah Pejaten. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan, masyarakat dapat memanfaatkan sampah organik menjadi produk yang dapat dimanfaatkan kembali, serta meningkatkan produktifitas masyarakat

    PEMANFAATAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU DI DAERAH PENYANGGA TAMAN NASIONAL LORE LINDU DESA BAKUBAKULU KABUPATEN SIGI

    Full text link
    Pengembangan usaha hasil hutan bukan kayu di wilayah Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) akan memberikan peningkatan penghasilan masyarakat sekitar TNLL. Salah satu hasil hutan bukan kayu berpotensi dikembangkan adalah pohon aren (Arenga pinnata M.). Pohon aren merupakan tumbuhan yang multi guna dan menghasilkan bahan industri yang sudah dikenal sejak dahulu kala. Tujuan dari kegiatan pengadian ini adalah untuk meningkatkan produktivitas pemanfaatan hasil hutan bukan kayu khususnya produk aren yang ada di Daerah Penyangga Taman Nasional Lore Lindu khususnya di Desa Bakubakulu sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam menjaga keutuhan fungsi kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan dan target tersebut adalah observasi, sosialisasi dan pelatihan cara pembuatan kolang-kaling dan gula semut dari nira aren. Pelatihan menggunakan metode ceramah, diskusi dan tutorial. Metode ceramah digunakan untuk memberikan pemahaman yang lengkap kepada para peserta tentang pembuatan gula semut dari nira aren dan pembuatan kolang-kaling dari buah aren. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa mitra dapat memahami proses pembuatan kolang-kaling dan palm sugar dari awal sampai proses pengemasan sehingga nilai jual produknya bertambah sehingga dapat meningkatkan pendapatan kelompok tani mitra

    DESA SURUMANA SEBAGAI PUSAT PENGEMBANGAN KAKAO RAKYAT DI SULAWESI TENGAH

    Full text link
    Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) bertujuan untuk mengembangkan desa Sarumana sebagai desa sentra kakao rakyat di Kecamatan Palolo Kabupten Sigi. Kegiatan PPDM program tahun kedua adalah peningkatan saprodi berupa pupuk organik dan biopestisida, peningkatan produktivitas hasil kakao, peningkatan mutu biji kakao, jejaring pemasaran produk saprodi dan biji kakao serta penataan infastruktur pemasaran (website akser pasar). Dalam pelaksanaan program PPDM tahun kedua mengalami hambatan yakni adanya badai Covid-19 membawa kesusahan dan membatasi ruang gerak. Metode yang diterapkan dalam  pencapai tujuan adalah: pelatihan, demonstrasi teknologi, demplot, pendampingan dan pembinaan yang dilakukan secara partisipatif dan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan kakao berdaya hasil tinggi. Hasil capaian program PPDM, telah dilaksanakan koordinasi dan sinkronisasi serta sosialisai program PPDM kepada pemerintah setempat dan kelompok tani sasaran. Dalam pelaksanaan kegiatan PPDM dilakukan pendampingan dan pembinaan serta pengawalan dalam pengembangan saprodi (pupuk organik dari limbah kulit buah kakao) terdapat 6 kelompok masing-masing kelompok tani terdapat 3 kelompok dengan jumlah anggota 5 orang, biopestisida cendawan Beauveria bassiana,cendawan antagonis Trichoderma sp. cair), penataan area produksi budidaya kakao secara organik terdapat 6 demplot dengan ukuran 30 m x 30 m (6 kelompok) dan peningkatan produksi kakao (sarang buatan semut peredator Dolichoderus thoracicus, sambung pucuk, pemangkasan (sanitasi) dan peningkatan mutu biji kakao

    SAMPUL

    No full text
    SAMPU

    BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN MOL (MIKROORGANISME LOKAL) BAGI PETANI BAWANG MERAH DI DESA SOULOVE KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI

    Full text link
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Soulove ini bertujuan untuk:  dapat mendorong petani bawang merah  dalam memanfaatkan potensi SDA yang dimiliki yang berada disekitar untuk pembuatan MOL sebagai sumber pupuk organik cair melalui kegitan penyuluhan, demo dan bimbingan teknis pembuatan MOL sehingga diharapkan petani mempunyai keterampilan untuk membuat sendiri MOL dari bahan bahan yang ada disekitar dan menjadikan MOL ini sebagai sumber untuk pupuk organik cair atau padat yang akan digunakan untuk tanaman bawang merah.  Pupuk MOL ini mengandung bakteri perombak bahan organik, perangsang pertumbuhan dan agen pengendali hama/penyakit tanaman. Oleh karena itu, MOL dapat dimanfaatkan sebagai (a) Pupuk organik cair, (b) Dekomposer atau biang pembuatan kompos, (c) Pestisida nabati.  Kegitan pengabdian ini diawali dengan kegiatan survei untuk melihat potensi sumberdaya  yang bisa digunakan untuk pembuatan MOL yang ada di sekitar desa. Selanjutnya diadakan penyuluhan, diskusi, praktek dan bimbingan pembuatan pupuk MOL. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa petani di desa Soulove antusias mengikuti kegiatan ini, hal ini ditunjukkan oleh keaktifan petani pada berbagai tahapan kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat ini menunjukkan bahwa petani yang masuk dalam kelompk tani “Sinar Tani” telah memiliki kemampuan dan keterampilan yang baik untuk membuat MOL. Diharapkan, dengan ilmu dan keterampilan pembuatan MOL ini maka penggunaan pestisida kimia sintetik dapat dikurangi atau bahkan tidak  lagi menggunakan pupuk kinia ini

    190

    full texts

    201

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Abditani (Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇