Journal Lembaga Penelitian Universitas Langlangbuana
Not a member yet
927 research outputs found
Sort by
PENGARUH REKONSILIASI FISKAL ATAS LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL TERHADAP LABA KENA PAJAK
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh rekonsiliasi fiskal atas laporan keuangan komersial terhadap laba kena pajak PT. TA tahun buku 2014 dan 2015. Dalam penelitian yang dilakukan, penulis menganalisis datadengan metode deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan datasekunder.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa rekonsiliasi fiskalatas laporan keuangan komersial sangat berpengaruh terhadap penentuan laba kenapajak perusahaan. Terdapat perbedaan antara laba pada laporan keuangan komersialdan laba pada laporan keuangan fiskal. Perbedaan ini terjadi karena karena dilakukankoreksi fiskal terhadap biaya-biaya dan penghasilan dalam laporan keuangankomersial berdasarkan peraturan perpajakan
ANALISIS VOLATILITY SPILLOVER HARGA BITCOIN DENGAN HARGA ALTCOIN TAHUN 2013-2018
Kesuksesan Bitcoin sebagai cryptocurrency, mendorong munculnya banyak cryptocurrency lain yang disebut sebagai altcoin. Sebagai pelopor cryptocurrency, volatilitas yang terjadi pada harga Bitcoin memiliki kemungkinan untuk memiliki efek menular (spillover) terhadap volatilitas harga altcoin. Begitu pula sebaliknya, harga altcoin yang terus menguat pun turut menciptakan kemungkinan bagi harga altcoin untuk memengaruhi harga Bitcoin. Sedangkan, sampel yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling adalah Bitcoin dan altcoin Ethereum, Ripple, Bitcoin Cash, dan EOS, karena memiliki kapitalisasi pasar paling tinggi berdasarkan website Cryptocurrency Market Capitalizations. Data yang digunakan adalah data time series berupa data harian harga penutupan Bitcoin dan altcoin Ethereum, Ripple, Bitcoin Cash, dan EOS yang diambil dari website Cryptocurrency Market Capitalizations. Kemudian, untuk dapat menjawab pertanyaan penelitian, data tersebut dianalisis menggunakan uji Augmented Dickey-Fuller, uji GARCH dan uji Granger Causality.
Hasil analisis menggunakan GARCH menunjukan bahwa terjadi volatility spillover antara Bitcoin dengan Ethereum serta Bitcoin dengan Bitcoin Cash. Lalu, uji Granger Causality menunjukan hasil bahwa volatility spillover yang terjadi antara Bitcoin dan Ethereum adalah hubungan kausalitas satu arah (tunggal) dari Bitcoin ke Ethereum. Sedangkan, pada Bitcoin dan Bitcoin Cash terjadi hubungan kausalitas dua arah (bilateral)
PENGARUH AUDIT INTERNAL TERHADAP PERILAKU KECURANGAN DAN PENILAIAN KINERJA KARYAWAN PADA KOPERASI
Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuisioner kepada 31 responden, Data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner tersebut teridir dari 31 pernyataan yaitu 10 pernyataan untuk Audit Internal sebagai variabel Bebas , 10 pernyataan untuk Perilaku Kecurangan dan delapan pernyataan untuk Penilaian Kinerja Karyawan sebagai variabel terikat. Objek dalam penelitian ini adalah karyawan Koperasi Pegawai Republik Indonesia ( KP-RI) Hanukarya Bandung. Metode analisis yang digunakan adalah rumus Korelasi Pearson dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel digunnakan metode Determinasi. Metode Statistik yang digunakan melakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu, untuk menguji hipotesis yang di gunakan adalah uji t dan diolah dengan menggunakan program SPSS 23.0 For Windows. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pengaruh Audit Internal Terhadap Perilaku kecurangan dan Penilaian Kinerja Karyawan Sudah Baik
PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP EFEKTIVITAS PERCEPATAN PEREKAMAN KTP DI KECAMATAN COBLONG KOTA BANDUNG
Masalah dalam penelitian ini adalah belum efektifnya Percepatan Perekaman KTP elektronik. Berdasarkan fenomena tersebut, peneliti menduga bahwa masalah tersebut dipengaruhi oleh variabel implementasi kebijakan. Berdasarkan pada permasalahan tersebut, rumusan masalah yang diajukan adalah: “Seberapa Besar Pengaruh Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah terhadap Efektivitas Percepatan Perekaman KTP elektronik”. Analisis masalah penelitian dilakukan dengan menggunakan teori Implementasi Kebijakan Teori George C. Edwards III dalam Subarsono, (2005:90), berdasarkan factor-faktor implementasi kebijakan melalui dimensi Komunikasi, Sumberdaya, Sikap Pelaksana dan Strktur Birokrasi. Adapun untuk variabel Efektivitas digunakan pendekatan teori Mahmudi (2005:92) diadaptasi dari Steers (1985: 53) terdiri dari pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi . Berdasarkan pendekatan teori teori tersebut, hipotesis yang diajukan adalah: “Besarnya pengaruh implementasi kebijakan Pemerintah Daerah terhadap Efektivitas Percepatan Perekaman KTP elektronik di Kecamatan Coblong ditentukan oleh pelaksanaan factor-faktor Komunikasi, Sumberdaya, Sikap Pelaksana dan Strktur Birokrasi”. Metode dalam penelitian ini adalah metode survey eksplanatif (explanatory survai method) sedangkan sumber pengumpulan data dengan menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi : angket, observasi, dan wawancara. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sampel random sederhana (Simple Random Sampling). Adapun teknik analisa data yang digunakan adalah analisis regresi liniear Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan diperoleh hasil penelitian yang menunjukan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara implementsi kebijakan terhadap Efektivitas Percepatan PerekamanKTP elektronik di Kecamatan Coblong Kota Bandung.. Dengan demikian hipotesis yang diajukan di dalam penelitian ini teruji secara empirik
KERJASAMA PENDISTRIBUSIAN LOGISTIK PEMILU GUNA PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH
Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah situasi dan kondisi dinamis masyarakat sebagai prasyarat terselenggaranya proses pembangunan dalam rangka tercapainya tujuan nasional, yang ditandai oleh terjaminnya keamanan, ketertiban dan tegaknya hukum serta terwujudnya ketentraman yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum juga bentuk-bentuk gangguan lainnya yang meresahkan masyarakat. Pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) merupakan salah satu tugas pokok Polri sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang No. 2 tahun 200228 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yang diaktualisasikan melalui beberapa bidang tugas seperti kegiatan pre-emtif, preventif dan represif (penegakan hukum) yang semuanya dilaksanakan secara berkesinambungan oleh Polri
PENGARUH PENGENDALIAN TERHADAP EFEKTIVITAS PROGRAM SUBSIDI BERAS BAGI MASYARAKAT BERPENDAPATAN RENDAH DI DESA CILEUNYI WETAN KECAMATAN CILEUNYI KABUPATEN BANDUNG
Masalah penelitian ini adalah pengujian Program Subsidi Beras Bagi Masyarakat Berpendapatan Rendah di Desa Cileunyi Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung belum berjalan efektif. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti merumuskannya sebagai berikut :”Seberapa besar pengaruh Pengendalian Terhadap Efektivitas Program Subsidi Beras Bagi Masyarakat Berpendapatan Rendah di Desa Cileunyi Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung?” Untuk menganalisis masalah yang diteliti, penulis mengajukan teori pengendalian dari Mockler dalam Stoner et al.(2008:248) berdasarkan langkah-langkah pengendalian antara lain Menentukan standar-standar, Mengukur pelaksanaan atau hasil yang akan dicapai, Membandingkan pelaksanaan atau hasil dengan standar dan Melakukan tindakan perbaikan. Sedangkan teori efektivitas digunakan dari Steers (1985:208-209) berdasarkan tiga dimensi, yaitu optimasi tujuan, perspektif sistem, dan tekanan pada perilaku. Adapun hipotesis yang diajukan : “Besarnya pengaruh Pengendalian terhadap Efektivitas Program Subsidi Beras Bagi Masyarakat Berpendapatan Rendah di Desa Cileunyi Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung ditentukan oleh dimensi menentukan standar-standar yang akan digunakan dalam pengendalian, mengukur pelaksanaan atau hasil yang telah dicapai, membandingkan pelaksanaan atau hasil dengan standard an tindakan perbaikan”. Metode penelitian yang digunakan Metode Eksplanatori. Adapun teknik pengumpulan data : studi pustaka dan studi lapangan yang meliputi angket, wawancara dan observasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan “Simple Random Sampling” (Sampel Secara Acak) dengan sasarannya aparat dan pengusaha angkutan kota di Kabupaten Bandung.. Teknik analisa data dan pengujian hipotesis menggunakan Regresi Linier Sederhana, Uji signifikan dan Koefisien Determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengendalian berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Efektivitas Program Subsidi Beras Bagi Masyarakat Berpendapatan Rendah di Desa Cileunyi Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Dengan demikian hipotesis yang diajukan di dalam penelitian ini teruji secara empirik.
PENANGANAN UNJUK RASA YANG HUMANIS GUNA MENCEGAH TERJADINYA TINDAKAN ANARKIS
Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah situasi dan kondisi dinamis masyarakat sebagai prasyarat terselenggaranya proses pembangunan dalam rangka tercapainya tujuan nasional yang ditandai oleh terjaminnya keamanan, ketertiban dan tegaknya hukum serta terwujudnya ketentraman yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum juga bentuk-bentuk gangguan lainnya yang meresahkan masyarakat. Pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) merupakan salah satu tugas pokok Polri sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yang diaktualisasikan melalui beberapa bidang tugas seperti kegiatan pre-emtif, preventif dan represif (penegakan hukum) yang semuanya dilaksanakan secara berkesinambungan oleh Polri
EFEKTIVITAS KINERJA PERSONIL SENTRA PELAYANAN KEPOLISIAN TERPADU (SPKT) POLRES BANDUNG
Pemerintah berusaha menjaga kepercayaan masyarakat dengan prinsip pemerintahangood governancedan clean government. Polri adalah bagian integral dari Pemerintah Indonesia yang salah satu tugas pokoknya adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kepercayaan masyarakat akan timbul apabila Polri melaksanakan tugas dan wewenangnya sebagaimana peraturan yang berlaku secara profesional dan proporsional dengan mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat. Namun tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri belum timbul sesuai harapan. Hal tersebut dapat terlihat dari beberapa kasus pengrusakan fasilitas Polri oleh masyarakat akibat ketidakpuasan atas tindakan oknum anggota Polri
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA, DAN STATISTIK KABUPATEN BANDUNG
Informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta merupakan bagian penting bagi ketahanannasional. Hak memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting Negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik. Hak warg anegara untuk memperoleh informasi publik dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yaitu tercantum dalam pasal 28F3 yang berbunyi: “Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.Pemenuhan terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi berhubungan erat dengan peningkatan kualitas pelibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan publik. Upaya peningkatan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan tidak akan banyak berarti tanpa adanya kemudahan untuk mendapatkan informasi. Keterbukaan informasi akan memudahkan pengawasan masyarakat tterhadap proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh badan publik/pejabat publik. Kualitas pelayanan pada sebuah badan publik merupakan sesuatu yang sangat penting karena akan berpengaruh pada kepuasan pengguna. Tetapi nyatanya potret kualitas layanan yang ada di badan publik Indonesia belum sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pengguna. Karena dapat dilihat di era sekarang ini, kualitas layanan yang ada di badan publik masih menjadi salah satu fenomena yang belum mampu diatasi oleh pemerintah atau semua badan publik di Indonesia saat ini. Reformasi yang di tandai dengan adanya tuntutan tata kelola pemerintahan yang baik yang mensyaratkan adanya akumtanilitas, transparasi, dan partisipasi masyarakat dalam setiap proses terjadinya kebijakan publik. Tuntutan ini mendorong hadirnya Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP)
KOMUNIKASI PERSUASI MARKETING OFFICER DALAM PEMASARAN PRODUK HOTEL (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF PADA PELANGGAN ÉL ROYALE HOTEL BANDUNG)
Penelitian ini bertujuan mengetahui komunikasi persuasi marketing officer dalam pemasaran produk hotel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan paradigma penelitian konstruktivisme, pendekatan penelitian studi deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah pelanggan éL Royale Hotel Bandung. Sampel ditentukan secara purposif berdasarkan penggambaran komunikasi persuasi. Proses pengumpulan data diperoleh melalui observasi terlibat dan wawancara mendalam terhadap informan, sedangkan untuk data penunjang diperoleh melalui studi dokumentasi hasi l penelitian sebelumnya, studi literatur, dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa marketing officer proaktif menyapa dengan ramah, mengucapkan salam dan sapa dengan senyuman tulus, menawarkan bantuan kepada tamu yang data ng, melalui telepon, e-mail atau media sosial. Menanggapi keluhan dan memberikan solusi atas masalah pelanggan dengan segera, hati-hati, tidak membeda -bedakan pelanggan, bekerja dengan penuh antusias dan memberikan perhatian penuh saat melayani pelanggan. Berpenampilan rapi , berbicara sopan, selalu tersenyum, berkesan baik dan meyakinkan pelanggan. Memiliki kemampuan negosiasi dalam tawar menawar harga. Membangun database pelanggan untuk memberi info produk dan promo hotel melalui media sosial atau e -mail. Membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan agar membuat pelanggan menjadi loyal