Journal Lembaga Penelitian Universitas Langlangbuana
Not a member yet
    927 research outputs found

    PENGARUH AUDIT OPERASIONAL TERHADAP EFEKTIVITAS PENJUALAN DAN PENINGKATAN PENDAPATAN PERUSAHAAN

    No full text
    Memasuki era globalisasi bebas, persaingan dunia usaha semakin ketat. Haltersebut merupakan tantangan bagi perusahaan, semakin bertambah pula masalahyang dihadapi perusahaan. Pimpinan sulit untuk mengawasi seluruh kegiatanperusahaan secara langsung. Meskipun demikian pimpinan tetap harus dapatmengetahui masalah-masalah yang terjadi di dalam perusahaan, sehingga bila timbulmasalah dapat segera dicari penyebabnya dan juga dapat memberikan rekomendasiuntuk dilakukan perbaikan.Selain itu manajemen juga memerlukan suatu alat untukmengevaluasi kegiatannya dan memberikan cara pemecahan bila ditemukan adanyakelemahan atau kecurangan dan agar setiap keputusan yang diambil dapat membuatperusahaan kearah yang lebih baik.Adapun alat bantu yang dapat digunakan untuk tujuan tersebut adalah Auditoperasional. Dengan dilakukannya audit operasional, perusahaan berharap dapatmengefektivitaskan penjualan untuk mendapatkan peningkatan pendapatanBerdasarkan masalah diatas penulis mencoba untuk melakukan penelitian pada PT.Aqumas Cabang Majalaya Bandung yang begerak dibidang dealearship dan bengkelsepeda motor Honda. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pengaruh AuditOperasional terhadap Efektivitas penjualan di PT. Aqumas (2) untuk mengetahuipengaruh Audit operasional terhadap peningkatan pendapatan perusahaan diPT.AqumasMetode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan melakukansurvey lalu menggambarkan, menganalisis dan kemudian menarik kesimpulanmengenai keadaan objek yang diteliti. Dan juga menggunakan verifikatif analisis yangbertujuan ingin mencari hubungan antara tiga variabel yaitu variabel X ( AuditOperasional) Y1 ( Efektivitas Penjualan) Y2(Peningkatan Pendapatan) atau untukmenguji kebenaran hipotesis. Pengaruh Y1 terhadap X dengan nilai signifikan sebesar0.033 dan pengaruh Y2 terhadap X dengan nilai signifikan sebesar 0.509Dengan demikian hipotesis yang penulis kemukakan yaitu: “ Audit Operasionalsignifikan terhadap dengan efektivitas penjualan dengan tidak signifikanberpengaruh peningkatan pendapatan”

    PENGARUH AKUNTABILITAS DAN KOMPETENSI TERHADAP KUALITAS AUDIT INTERNAL

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh akuntabilitas dan kompetensiterhadap kualitas audit di PT. Citra Gemilang Nusantara. Untuk metode pungumpulandata dilakukan dengan metode kuesioner. Pengujian dalam penelitian inimenggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, analisis korelasi,analisis koefisien determinasi,dan uji t, dengan menggunakan bantuan computer yangmenggunakan program SPSS 23. Dari hasil penelitian bahwa akuntabilitas berpengaruh terhadap kualitas auditinternal sebesar 0.039%. Berdasarkan pengujian Hipotesis uji t, variabel akuntabilitasterhadap kualitas audit internal bahawa nilai thitung 0,453<ttabel=2,045, sehingga terdapatpengaruh positif tetapi tidak signifikan akuntabilitas terhadap kualitas audit internal.Sedangkan dari hasil penelitian bahwa kompetensi berpengaruh terhadap kualitasaudit internal sebesar 51,98%. hal ini disebabkan karena auditor internal di perusahaansudah mempunyai jenjang pendidikan dan pelatihan profesiaonal berkelanjutan yangbaik, sehingga memudahkan auditor dalam medeteksi kesalahan dan melaporkan hasiltemuan kepada perusahaan. Berdasarkan pengujian Hipotesis uji t variabelkompetensi terhadap kualitas audit internal bahawa nilai thitung yang di peroleh5,623>ttabel=2,045, sehingga variabel kompetensi mempunyai pengaruh signifikanterhadap kualitas audit internal. &nbsp

    PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KUALITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KINERJA MANAJERIAL

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh budaya organisasiterhadap kualitas sistem informasi akuntansi manajemen serta implikasinya terhadapkinerja manajerial. Perusahaan yang dimaksud sebagai objek penelitian adalah PT.Esa Kirana Nusa Bandung. Penelitian ini dikaji dengan metode penelitian kuantitatifserta teknik pengumpulan data berupa penelitian lapangan kuisioner yang disebarkankepada 38 responden. Alat analisis yang digunakan merupakan metode structuralequation modeling (SEM) berbasis struktur variance yang disebut sebagai least squarepath modeling (PLS-PM) menggunakan bantuan software Smart-PLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadapkualitas sistem informasi akuntansi manajemen. Kualitas sistem informasi akuntansimanajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial. &nbsp

    PENGARUH PENDAPATAN DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP LABA BERSIH STUDI KASUS PADA PT. GARUDA INDONESIA Tbk.

    No full text
    Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh Pendapatan dan Biaya Operasional baik secara simultan maupun parsial terhadapLaba Bersih. Data yang diambil berupa data sekunder yang diambil melalui LaporanKeuangan yaitu Laporan Laba-Rugi periode 2006-2015. Dalam analisis regresiberganda yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang positifantara Pendapatan dengan Laba Bersih. Dan terdapat hubungan yang negatifantara Biaya Operasional dengan Laba Bersih. Dan perhitungan uji hipotesis baikuji F dan uji t menunjukkan bahwa secara simultan Pendapatan dan BiayaOperasional berpengaruh terhadap Laba Bersih dengan tingkat signifikansi dibawah 5%. Di samping itu, secara parsial Pendapatan berpengaruh terhadap LabaBersih, dan secara parsial juga Biaya Operasional berpengaruh terhadap LabaBersih dengan tingkat signifikansi di bawah 5%.Perusahaan pemerintah terutama PT. Garuda Indonesia yang menjadi sampelpada penelitian ini harus mengendalikan dengan baik pendapatan dan biayaoperasional. Karena komposisi dari laporan laba rugi baik pendapatan dan biayaoperasional dapat menjadi menguntungkan mendapatkan laba bersih atau bahkanmerugikan bagi perusahaan

    PENGARUH HARGA POKOK PRODUKSI BERDASARKAN SISTEM ACTIVITY BASED COSTING DAMPAKNYA TERHADAP HARGA JUAL PRODUK

    No full text
    Sistem activity based costing merupakan sistem informasi biaya yang bisa menghasilkan informasi yang akurat dalam penentuan harga pokok produksi. Sistem activity based costing ini juga berpengaruh terhadap harga jual produk, agar selanjutnya perusahaan dapat menetapkan harga pokok produksi berdasarkan sistem activity based costing terhadap dan harga jual produk dengan tepat,sehingga perusahaan dapat memaksimalkan laba perusahaan dengan mengutamakan tujuan jangka panjang. Hasil dari pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukan bahwa nilai t hitung sebesar 28.533 > t tabel 2,306 dan nilai signifikansi (sig.) 0,000 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel Harga Pokok Produksi berdasarkan sistem activity based costing memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Harga Jual.&nbsp

    ANALISIS FAKTOR RISIKO SEBAGAI TAMBAHAN DALAM MODEL TAM DALAM PENGGUNAAN ELECTRONIC MONEY

    No full text
    E-money Mandiri merupakan kartu prabayar multifungsi yang diterbitkan oleh Bank Mandiri sebagai pengganti uang tunai untuk transaksi pembayaran. E-money Mandiri menjadi unggulan dibandingkan dengan kartu prabayar lain karena e-money Mandiri adalah kartu prabayar yang digunakan di Gerbang Tol Otomatis (GTO) sejak September 2015 silam. Berdasarkan issue penerbit, e-money Mandiri memperoleh persentase sebesar 33,14% tertinggi disbanding issue penerbit yang lain. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 400 responden pengguna e-money Mandiri. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil pengolahan data, variabel persepsi risiko berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan dengan nilai pengaruh paling besar, yang kedua variabel persepsi kegunaan,  dan yang terakhir adalah variabel persepsi kemudahan. Penelitian ini menghasilkan nilai R2 sebesar 32% yang berarti model ini dapat digunakan untuk mengukur keputusan penggunaan

    PENGARUH KOORDINASI TERHADAP EFEKTIVITAS PENERTIBAN BANGUNAN DAN PEMUKIMAN LIAR DI KECAMATAN CIBINONG KABUPATEN BOGOR

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi dengan masalah belum optimalnya penertiban bangunan dan pemukiman liar Bogor khususnya di Bantaran Kali Baru di Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor. Masalah tersebut dihubungkan dengan salah satu variabel Koordinasi yang diasumsikan dapat memiliki hubungan dengan Efektivitas Penertiban bangunan dan Pemukiman Liar.Untuk menganalisis masalah penelitian ini digunakan teori sebagai alat analisis yaitu syarat-syarat koordinasi, sebagaimana yang dikemukakan oleh Hasibuan (2008 : 88) yang terdiri dari: koordinasi melalui perasaan untuk bekerja sama, koordinasi melalui persaingan, koordinasi melalui semangat tim, dan koordinasi melalui saling menghormati. Adapun teori efektivitas digunakan teori dari Steers (1985:4-7) yang terdiri Paham terhadap optimalisasi tujuan, perspektif sistematika, dan tekanan pada segi perilaku manusia dalam susunan organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey eksplanatif (explanatory survai method) sedangkan sumber pengumpulan data dengan menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan dengan teknik pengumpulan data mempergunakan angket, observasi, dan wawancara. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sampel random sederhana (Simple Random Sampling). Adapun teknik analisa data yang digunakan adalah Regresi Linier Sederhana Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan diperoleh hasil penelitian yang menunjukan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara Koordinasi terhadap Efektivitas Penertiban Bangunan dan Pemukiman Liar (Studi Kasus di Bantaran Kali Baru Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor). Dengan demikian hipotesis yang diajukan di dalam penelitian ini teruji secara empirik. Kata kunci: Koordinasi, Efektifitas, Bangunan dan Pemukiman Lia

    KOMPETENSI SEBAGAI PENENTU KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH

    No full text
    Kompetensi dalam pengembangan sumberdaya manusia memegang peranan penting. Sebagai suatu dimensi perilaku yang discrete kompetensi merujuk pada kemampuan secara umum untuk menjalankan sebuah pekerjaan atau bagian dari sebuah pekerjaan juga dapat digunakan untuk mengatakan hal-hal yang menimbulkan kemampuan sesuai jabatan. Kompetensi merupakan dasar bagi pengembangan SDM menuju kearah kinerja terbaiknya dalam melakukan suatu pekerjaan melalui eksplorasi  “motive”, trait dan self conceptsehingga dapat memprediksi tindakan perilaku seseorang yang pada akhirnya dapat memprediksi kinerja yang bersangkutan. Beberapa kompetensi yang dibutuhkan organisasi pemerintahan dalam menjawab tantangan di masa depan antara lain: untuk tingkat EksekutifSrategic thinking;Change leadershipdan Relationship management. Untuk Tingkat Manajer: fleksibilitas, change implementation, impersonal understanding and empowering. Adapun untuk tingkat Karyawankompetensi uang dibutuhkan antara lain:fleksibilitas, kompetensi menggunakan dan mencari berita, motivasi dan kemampuan untuk belajar, motivasi berprestasi, motivasi kerja dibawah tekanan waktu, kolaborasi dan orientasi pelayanan kepada masyarakat

    PENGAWASAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH DALAM IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH

    No full text
    Salah satu fungsi yang dimiliki oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah adalah fungsi pengawasan. Implementasi Produk Legislasi dan pertanggungjawaban terhadap penggunaan anggaran harus senantiasi diawasi guna menjamin agar semua dapat terlaksana sebagaimana mestinya. Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dalam penelitian ini hanya dibatasi pada implementasi Peraturan Daerah Nomor 09 Tahun 2011 tentang Pengelolaan sampah di Kota Bandung. Permasalah sampah adalah suatu permasalah klasik di Kota Bandung antara lain: Tidak tersedianya fasilitas Tempat pembuangan sementara, minimnya armada pengangkutan sampah baik sampah dari sumbernya maupun sampah dari TPS ke TPA dan ketidak berhasilan Pemerintah menekan jumlah sampah dari sumbernya. sehingga menjadi pertanyaan adalah apakah Perda yang lahir pada tahun 2011 masih relevan untuk dilaksanakan atau Pengawasan dari DPRD-nya tidak maksimal.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian berusaha mendiskrifsikan atau melukiskan secara terperinci atau mendalam proses pengawasan yang dilakukan oleh DPRD Kota Bandung terhadap pelaksanaan Perda No. 09 tahun 2011 tentang pengelolaan sampah.Berdasarkan hasil penelitian diproleh kesimpulan bahwa pelaksanaan Pengawasan yang dilakukan oleh DPRD Kota Bandung terhadap Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 09 Tahun 2011 tentang Pengelolaan sampah di Kota Bandung. Meliputi langkah-langkah yaitu: Pemantauan, Pemeriksaan dan evaluasi. Pemantauan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan berbagai informasi tentang pelaksanaan Perda No. 09 tahun 2011 tentang pengelolaan sampah. Pemeriksaan adalah tindak lanjut dari informasi yang didapat pada tahapan sebelumnya. Sedangkan evaluasi adalah rekomendasi terhadap Pemerintah Pusat untuk melakukan revisi terhadap UU lingkungan hidup, evaluasi juga terhadap anggaran pengelolaan sampah di Kota Bandung

    PENERAPAN HUKUM KEBIRI BAGI PELAKU KEJAHATAN SEKSUAL DI INDONESIA (Tinjauan Hukum Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016)

    No full text
    Predator seksual menjadi momok menakutkan bagi kalangan orang tua menyusul serangkaian peristiwa kriminal pemerkosaan terhadap anak-anak di Indonesia. Meski begitu, hukuman yang dijatuhkan kepada para pelaku kejahatan seksual tak memiliki efek jera. Hal ini terbukti dengan terus meningkatnya jumlah kasus pemerkosaan di tanah air dari tahun ke tahun. Karena itu, pemerintah merasa perlu merevisi KUHP dan UU Perlindungan Anak dengan menerbitkan UU Nomor 17 Tahun 2016. Peraturan tersebut menerapkan penambahan hukuman bagi pelaku kejahatan seksual beberapa di antaranya adalah penjara seumur hidup, hukuman mati, kebiri kimia, pengungkapan identitas pelaku, sampai pemasangan alat deteksi elektronik. Penambahan hukuman kebiri kimia di Indonesia baru pertama kali diterapkan dalam kasus pemerkosaan sembilan anak oleh seorang pemuda asal Mojokerto, Jawa Tengah, bernama Muh Aris (20). Aris dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan kebiri kimia dalam vonis putusan Pengadilan Tinggi Surabaya pada 18 Juli 2019. Aris juga dikenakan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan. Hukuman tambahan kebiri kimia inilah yang hingga sekarang menuai pro dan kontrak di kalangan masyarakat karena dinilai melanggar hak asasi manusia (HAM).&nbsp

    384

    full texts

    927

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Lembaga Penelitian Universitas Langlangbuana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇