Journal Lembaga Penelitian Universitas Langlangbuana
Not a member yet
927 research outputs found
Sort by
Analisis Kekerasan dalam Rumah Tangga pada Perempuan Penyintas melalui Pendekatan Psikologi Komunikasi
Penelitian ini membahas tentang analisis kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada perempuan penyintas dengan pendekatan psikologi komunikasi. Perlunya menjalin hubungan yang harmonis dalam rumah tangga sangat penting, kurangnya komunikasi dalam rumah tangga dapat menimbulkan konflik. Ketidakmampuan untuk mengendalikan emosi dan mencari solusi dapat memunculkan pertengkaran dan dapat berakibat pada kekerasan psikis. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk komunikasi kekerasan psikis dalam rumah tangga dan sikap istri dalam menerima kekerasan psikis yang dialami pada perempuan penyintas. Penelitian menggunakan studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di komunitas Bale Istri Kabupaten Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kekerasan psikis yang dialami berupa pesan verbal seperti kata-kata kasar yang dapat membuat istri merasa tidak dihargai dan merasa diabaikan. Sedangkan sikap istri dalam menerima kekerasan psikis yang dialaminya melibatkan faktor ekonomi, perasaan sayang dan perubahan status sosialnya
Pembingkaian Berita Media Online Mengenai Penusukan Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Pohukam) di Pandeglang Banten
Media berbasis daring (dalam jaringan) atau biasa disebut media online memiliki dampak luas bagi khalayak. Informasi-informasi yang disajikan dalam media daring sengaja dikemas dengan menarik seperti tampilan layar berwarna, gambar, video, dan tulisannya yang ringan sehingga membuat masyarakat lebih tertarik untuk mengunjungi media online seperti Kompas.com dan Detik.com. Bersamaan dengan fungsinya, informasi yang diolah oleh media massa termasuk media online sudah disusun sedemikian rupa dalam penyampaiannya sehingga mampu mempengaruhi pemikiran khalayak. Adapun media online yang akan diteliti yakni www.kompas.com dengan www.detik.com. Keduanya memiliki fokus dalam pemberitaan penusukan Menkopolhukam seperti yang penulis teliti. Kedua media massa tersebut merupakan portal berita online yang cukup banyak dikunjungi oleh masyarakat. Adapun fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana pembingkaian berita media online mengenai “penusukan Menkopolhukam di Pandeglang Banten edisi 10-15 Oktober 2019”, berdasarkan framing model Robert N. Entman
Realitas Komunikasi Orang Tua dengan Balita Kecanduan Gawai di Kota Bandung
Kecanduan gawai merupakan ancaman serius bagi tumbuh kembang balita karena dapat membuat mereka menjadi pribadi tertutup hingga sulit untuk bersosialisasi, sehingga orang tua diharapkan menyadari ancaman tersebut dan berupaya mengawasi serta membatasi anak menggunakan gawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif tujuan, motif penyebab, dan makna dari pemberian gawai oleh orang tua pada anak balita mereka yang masih bersekolah TK. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah orang tua murid yang memiliki anak usia sekolah TK di Kota Bandung. Proses pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam dan pengamatan terhadap informan, sedangkan untuk data penunjang diperoleh melalui dokumentasi, hasil penelitian sebelumnya, dan wawancara pihak terkait lainya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motif tujuan orang tua memberikan gawai pada anak balitanya yakni sebagai upaya memaksimalkan pemanfaatan teknologi sehingga tumbuh kembang anak bisa maksimal, motif penyebab orang tua memberi gawai pada anak balita, karena melihat secara terus-menerus bahwa orang tua lainnya yang memberikan anak mereka gawai, makna pemakaian gawai pada anak dianggap sebagai sarana hiburan. Namun karena kurangnya wawasan terhadap dampak yang ditimbulkan membuat anak berakhir kecanduan gawai dengan tidak disadari
THE NOTARY'S CRIMINAL LIABILITY FOR DEEDS USED IN MONEY LAUNDERING CRIMES IS ASSOCIATED WITH THE DOCTRINE OF DEELNEMING
ABSTRACT
Deeds made before a Notary against certain legal acts may be parties who are perpetrators of money laundering crimes who utilize the services of a Notary, this action is carried out by the perpetrator so that the money laundering transaction avoids legal entanglements due to the confidentiality of the position owned by the Notary. Notaries may be caught up in acts of inclusion in criminal acts, especially in corruption crimes that have characteristics in terms of subjects, objects and deeds and are carried out by people who have special skills or have the authority, opportunity or means that exist in them because of their position or position. The method used in this study is empirical juridical, which is research that seeks to connect the prevailing legal norms with the reality that exists in society. The research specifications used are descriptive analytical which is expected to be able to provide a detailed, systematic, and comprehensive picture of all related matters. The results showed that a new Notary can be held accountable if he has made a mistake or committed an act that violates laws and regulations. The imposition of criminal sanctions against notaries can be carried out as long as the restrictions as mentioned above are violated. Aspects of legal protection for Notaries related to the relationship between criminal law institutions are in connection with the right to deny Notaries that must be carried out and the presence of the Honorary Notary Assembly is an effort made by the government in providing a form of legal protection for notaries in carrying out their duties as general officials.
 
EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM CYBER MELALUI SURAT EDARAN KAPOLRI NO. SE/2/II/2021 DALAM MENANGANI BERITA HOAKS
The background of the National Police Chief General Listyo Sigi Prabowo issued a Circular (SE), SE/2/II/2021 relating to the ITE Law No. 19 of 2016 is to anticipate hoax news circulating in the community through cyber media. The circular contains eleven points, including asking police investigators to prioritize restorative justice in resolving cases by prioritizing peaceful steps in resolving cases related to reports of alleged violations of the ITE Law. The problems of this research focus on two questions, namely: (1) How is the
effectiveness of cyber law enforcement in dealing with hoax news? (2) How to implement the circular letter of the National Police Chief No. SE/2/II/2021 related to UU ITE? This study uses a normative juridical method with a Sociology study approach of law. The research specifications, namely theories, concepts, legal principles and legal regulations related to hoax news based on SE Chief of Police No. SE/2/II/2021. Based on this study, it can be concluded that, 1) the effectiveness of cyber law enforcement in dealing with hoax news using UU ITE no. 19 of 2016 is still not maximized even though it is threatened with a sentence of six years and a fine of 1 billion rupiah. Factors affecting the effectiveness of the law must be reviewed from several aspects; (a) the legal factor itself, (b) the law enforcement officer factor, (c) the facilities and infrastructure factor, (d) the community factor, (e) the cultural factor. 2) Implementation of the Circular Letter of the Chief of Police No. SE/2/11/2021 related to the ITE Law which emphasizes restorative justice has not been able to minimize or reduce hoaxes because if the perpetrators just apologize, they will not be punished and the case is considered finished. The guidelines in No. SE/2/11/2021 have not answered the issue of hoaxes that lead to criminalization and have the potential to open new criminalization spaces for the interpretation of an act that is considered defamation.
Keywords: Hoax, Law, Cybe
PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN BANDUNG
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pengaruh Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian dan Motivasi terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bandung.
Metode penelitian yang digunakan adalah Analisis Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kepustakaan, dokumentasi, wawancara dan penyebaran kuesioner dengan jumlah 85 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) dengan menggunakan Sofware SPSS versi 26.0
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh : Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian dan Motivasi secara bersama-sama berpengaruh dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bandung
Komunikasi Antarpribadi Orang Tua Tunggal dalam Membentuk Kemandirian Anak
Penelitian ini membahas komunikasi antarpribadi orang tua tunggal dalam membentuk kemandirian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterbukaan, empati, sikap dukungan dan sikap positif Ibu sebagai orang tua tunggal dalam membentuk kemandirian anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian studi deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah Ibu sebagai orang tua tunggal yang ditentukan secara purposif berdasarkan komunikasi antarpribadi. Proses pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam dan pengataman terhadap informan, sedangkan untuk data penunjang diperoleh melalui studi dokumentasi hasil penelitian sebelumnya, studi literatur lainnya, dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian penelitian ini menunjukkan bahwa anak mempunyai kebebasan untuk mengungkapkan pendapatnya, dalam hubungan antara anak dan Ibu sebagai orang tua tunggal terdapat kemandirian emosianal, anak merasa adanya dukungan moril dari seorang Ibu karena Ibu selalu ada untuknya dan karena anak hanya bertumpu kepada Ibu sebagai orang tuanya, membangun pembicaraan ringan dengan intensitas interaksi yang cukup sering sehingga terjalinnya hubungan yang humoris antara Ibu sebagai orang tua tunggal dengan anak.
Kata Kunci: Komunikasi, orang tua tunggal, kemandirian anak
Perencanaan Ruang Kelas SDN 027 Cicadas Bandung
Institution of education has important role to take part in solving problems in Bandung city community development. Population growth inBandung drives the impact of facility andinfrastructure addition, including in primaryschool facilities. The land area of school could not be expandable and so its insufficient and facility infrastructure because of its location among slums settlement and traditional market.The Departement of Eduaction and Cultural hassustainable programs for improving school facility and infrastructure. The facility and infrastructure of Sekolah Dasar Negeri 027 recently has not been longer proper for physical and capacity for teaching and learning activities. In this program, abdimas team helps to carry out the planning renovation and supervision assistance process of Sekolah Dasar Negeri 027. This program involves architect and civil engineer to plan, design, count the structure of new classrooms addition and also supervise the renovation for few room of Sekolah Dasar Negeri 027. The output of this activity is to fulfill the need of the SDN 027 community to carry out the teaching and learning process
Pesan Cyberbullying Mom Shaming di Media Sosial TikTok
Penelitian ini untuk menjelaskan fenomena mengenai pesan dalam konten cyberbullying mom shaming di media sosial TikTok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis fenomenologi dengan pendekatan kualitatif yang melibatkan beberapa informan yang ditentukan berdasarkan kebutuhan data secara purposif sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fenomena mengenai pesan dalam konten cyberbullying mom shaming di media sosial TikTok masih marak terjadi yang diindikasikan dengan adanya pesan flaming (berdebat) yang terdiri atas tindakan provokasi, ujaran kebencian, dan menghasut, pesan harassment (gangguan) yang terdiri atas menyudutkan, mengejek, dan mengancam, pesan denigration (mencemarkan nama orang lain) terdiri atas gosip, rumor, dan kebohongan, kemudian pesan exclusion (mengucilkan) terdiri atas mengucilkan, mengurangi kepercayaan diri, dan mendiamkan. Fenomena cyberbullying mom shaming ini dapat memberikan dampak bagi para ibu pengguna media sosial khususnya TikTok
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PAJAK RESTORAN DI KOTA BANDUNG
Masalah penelitian ini adalah belum optimalnya penyelenggaraan pajak restoran di Kota Bandung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam mengenai Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Pajak Restoran. Berdasarkan fakta pada, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah dihadapkan pada faktor internal dan eksternal dalam implementaasi kebijakan dimasa pandemi covid 19 yang terkait penyelenggaraan pajak restoran.Teori yang digunakan sebagai pendekatan dalam menganalisa masalah yang diteliti, adalah teori Edward III yaitu berdasarkan pada empat indikator utama, komunikasi, sumber-sumber, sikap pelaksana dan struktur birokrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, serta sumber dan teknik pengumpulan data menggunakan sumber data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik keabsahan data yang digunakan yaitu uji kreadibilitas (triangulasi). Hasil dari penelitian ini, menunjukakan bahwa implementasi kebijakan penyelenggaraan pajak resstoran Kota Bandung akan lebih optimal apabila 4 (empat) dimensi factor-faktor implementasi kebijakan yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi dikembangkan dimensinya dengan menambah dimensi sikap pelaksana dan optimalisasi.
Masalah penelitian ini adalah belum optimalnya penyelenggaraan pajak restoran di Kota Bandung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam mengenai Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Pajak Restoran. Berdasarkan fakta pada, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah dihadapkan pada faktor internal dan eksternal dalam implementaasi kebijakan dimasa pandemi covid 19 yang terkait penyelenggaraan pajak restoran.Teori yang digunakan sebagai pendekatan dalam menganalisa masalah yang diteliti, adalah teori Edward III yaitu berdasarkan pada empat indikator utama, komunikasi, sumber-sumber, sikap pelaksana dan struktur birokrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, serta sumber dan teknik pengumpulan data menggunakan sumber data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik keabsahan data yang digunakan yaitu uji kreadibilitas (triangulasi). Hasil dari penelitian ini, menunjukakan bahwa implementasi kebijakan penyelenggaraan pajak resstoran Kota Bandung akan lebih optimal apabila 4 (empat) dimensi factor-faktor implementasi kebijakan yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi dikembangkan dimensinya dengan menambah dimensi sikap pelaksana dan optimalisasi.