Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Bandung: Jurnal Elektronik
Not a member yet
    185 research outputs found

    Cover Vol. 1 No. 21 Tahun 2018

    No full text

    Communication Network of Village Heads in Innovation of Development Program

    Get PDF
    This research aims to analyze the flow of information that occurs in the network, analyze the network structure, identify patterns of relationships within the network, identify the role of actors in the network and detect key actors in the village head communications network in Nias Regency. The research approach used is a quantitative descriptive method. A total of 105 village heads were selected as research samples with snowball sampling technique. Data were collected by using questionnaire research instrument. Data analysis technique used is the communication network analysis. The results showed that the content of messages exchanged in the village head communication network was dominated by discussion of village fund management based on friendship ties. In parallel, the network structure of village heads in Nias Regency as a whole is categorized as a weak communication network because it limits itself to the subdivision of groups (sub regency). This condition affects the network pattern that formed is radial personal network tends to spread and open to the environment but with limited information. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arus informasi yang terjadi dalam jaringan, menganalisis struktur jaringan, mengidentifikasi pola hubungan dalam jaringan, mengidentifikasi peranan aktor dalam jaringan, dan mendeteksi aktor kunci dalam jaringan komunikasi kepala desa di Kabupaten Nias. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sebanyak 105 kepala desa yang terpilih sebagai sampel penelitian dengan teknik penarikan sampel snowball sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis jaringan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isi pesan yang dipertukarkan dalam jaringan komunikasi kepala desa didominasi oleh diskusi tentang pengelolaan dana desa yang didasari oleh ikatan hubungan persahabatan. Sejalan dengan itu, struktur jaringan kepala desa di Kabupaten Nias secara keseluruhan dikategorikan sebagai jaringan komunikasi yang lemah karena membatasi diri dengan sekat-sekat kelompok (kecamatan). Kondisi ini berdampak pada pola jaringan yang terbentuk adalah radial personal network cenderung menyebar dan terbuka terhadap lingkungannya namun dengan informasi yang terbatas

    Pengaruh Youtube di Smartphone Terhadap Perkembangan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Anak

    No full text
    Saat ini aplikasi yang digunakan pada smartphone semakin berkembang, dan berbanding lurus dengan perkembangan ilmu pengetahuan, bukan hanya orang dewasa, namun anak Taman Kanak-Kanak (TK) sudah menggunakan smartphone setiap harinya untuk mencari hiburan melalui aplikasi Youtube.  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh aplikasi Youtube di smartphone terhadap perkembangan kemampuan komunikasi interpersonal anak TK di Kota Bandung.  Penelitian ini juga diharapkan menjawab isu yang beredar tentang pengaruh teknologi terhadap kemampuan komunikasi anak usia TK yang beredar tanpa berdasarkan data dan riset yang jelas.  Metode yang digunakan ialah kuantitatif dengan jenis penelitian deskripsi.  Penggunaan metode kuantitatif agar data yang didapatkan bisa akurat,  terukur, dan teruji.  Penelitian ini melibatkan satu variabel independen dan satu variabel dependen.  Pengambilan sampel menggunakan rumus probability sampling dengan pendekatan Slovin dengan jumlah responden 70 anak TK.  Teknik analisis data adalah deskripsi dan analisis regresi linear sederhana.  Simpulan penelitian ini, pengaksesan youtube di smartphone untuk anak TK di Kota Bandung yang dilakukan setiap harinya bisa memengaruhi perkembangan kemampuan komunikasi intepersonal anak.Saat ini aplikasi yang digunakan pada smartphone semakin berkembang, dan berbanding lurus dengan perkembangan ilmu pengetahuan, bukan hanya orang dewasa, namun anak Taman Kanak-Kanak (TK) sudah menggunakan smartphone setiap harinya untuk mencari hiburan melalui aplikasi Youtube.  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh aplikasi Youtube di smartphone terhadap perkembangan kemampuan komunikasi interpersonal anak TK di Kota Bandung.  Penelitian ini juga diharapkan menjawab isu yang beredar tentang pengaruh teknologi terhadap kemampuan komunikasi anak usia TK yang beredar tanpa berdasarkan data dan riset yang jelas.  Metode yang digunakan ialah kuantitatif dengan jenis penelitian deskripsi.  Penggunaan metode kuantitatif agar data yang didapatkan bisa akurat,  terukur, dan teruji.  Penelitian ini melibatkan satu variabel independen dan satu variabel dependen.  Pengambilan sampel menggunakan rumus probability sampling dengan pendekatan Slovin dengan jumlah responden 70 anak TK.  Teknik analisis data adalah deskripsi dan analisis regresi linear sederhana.  Simpulan penelitian ini, pengaksesan youtube di smartphone untuk anak TK di Kota Bandung yang dilakukan setiap harinya bisa memengaruhi perkembangan kemampuan komunikasi intepersonal anak

    Internet Adoption of Indonesian Remote Society: Integrated Broadband Village Versus Commercial Mobile Broadband

    Get PDF
    A free integrated broadband facility provision by the Indonesian Government in several remote villages seems has not been successfully narrowing down the digital divide.  To establish a solution, the gap that caused the problem needs to reveal.  Therefore, the current research was conducted with the aim of illustrating the efforts the Indonesian government has made those in term of narrowing down the digital divide, as well as the community feedback in term of how they adopt the internet.  Data was obtained from observations and discussions with the government officials and society in several purposive selected rural villages in Eastern Indonesia.  It is qualitatively analysed using the diffusion of innovation point of view.  The research result gives an overview that the facilities provided by Integrated Broadband Village (IBV) have not been welcomed enthusiasm, whereas the commercial mobile broadband (CMB) network services those are not free was more preferred due to the advantages in all phases of diffusion of innovations.  Unfortunately, CMB is not evenly available especially in areas with minimal population.  Besides, the efforts of local governments in developing community access are differing in degrees

    Government Communication Among the Regional Government Officials in East Nusa Tenggara Province

    Get PDF
    Salah satu problem yang masih menjadi tantangan dalam menciptakan sinergi antar perangkat daerah dalam pengembangan pariwisata di Provinisi Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah komunikasi pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi komunikasi pemerintahan yang terjadi antar perangkat daerah lingkup pemerintah Provinsi NTT dalam pengembangan pariwisata. Oleh karena itu, landasan teori yang digunakan adalah komunikasi organisasi dengan pendekatan teori Organisasi Karl Weick dan teori Jaringan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemerintahan antar perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT dalam pengembangan pariwisata mengalami berbagai problem yang berkaitan dengan tipe-tipe komunikasi, unsur-unsur komunikasi, dan dimensi hubungan dalam komunikasi organisasi. Selain itu, dari perspektif dimensi relasi dalam komunikasi pemerintahan, proses komunikasi yang berlangsung lebih menonjolkan dimensi relasi atasan-bawahan dan relasi posisional dalam proses komunikasi tersebut. One problem that is still a challenge in creating synergy among regional government officials regarding the tourism development in East Nusa Tenggara Province is government communication. Therefore the objective of this research is to explore the government communication that occurs among regional government officials in NTT provincial government regarding the tourism development. The theoretical base used is organizational communication theory with the approach of Karl Weick organizational and network theory. This research uses a descriptive qualitative method. The result of this research shows that the government communication among East Nusa Tenggara regional government officials regarding the tourism development experiences various problem. The problem is related to communication type, the communication element, and the relationship dimension in organizational communication. Furthermore, from the perspective of the relationship dimension in government communication, the communication process among regional government officials in NTT provincial government emphasizes the dimensions of superior-subordinate and positional relations

    Komunikasi Terapeutik Perawat pada Pasien Gangguan Jiwa

    Get PDF
    People with the mental disorder have limited ability in communication to society, and at the end they will be intimidated. To make that people communication well, they need some therapy. Therapeutic Communication is a therapy process through communication that performed by the nurse to patient consciously, directed, and has a goal of healing the patient. This research is done to know about the understanding of therapeutic communication and the form of therapeutic communication by the nurse to mental disorder patient in Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor Hospital. This research used qualitative methods with a descriptive case study. Purposive sampling is used to determine the informants and used interview, participant observations and documents as a data collection technique, and use a coding as data analytics technique. The result of the research showed five categorizations that cover every phase of the nurses did. From five categories, researchers saw in every informant or nurses used all the theory through the process, although by modification of each nurse. In the technique of communication therapeutic is not all carried out because it is following the conditions of the client as well as verbal and non verbal communication. Individu yang mengalami gangguan jiwa memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi dengan masyarakat pada akhirnya mendapat intimidasi dari masyarakat itu sendiri. Untuk mengembalikan individu bisa berkomunikasi seperti semula, dibutuhkan suatu terapi. Komunikasi terapeutik merupakan suatu proses terapi melalui komunikasi yang dilakukan oleh perawat kepada klien secara sadar, terarah, dan memiliki tujuan, yaitu kesembuhan klien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman hubungan komunikasi terapeutik serta bentuk dari komunikasi terapeutik perawat pada pasien gangguan jiwa dan menjelaskan hubungan komunikasi terapeutik serta bentuk komunikasi terapeutik perawat pada pasien gangguan jiwa di RS Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan dengan teknik purposive sampling, karena informan berdasarkan rekomendasi dari pihak rumah sakit. Teknik pengumpulan data didapatkan dari hasil obervasi partisipatif, wawancara, serta dokumen. Dengan teknik analisis data menggunakan pengodean. Hasil penelitian terdapat lima kategorisasi yang melingkupi setiap fase yang dijalankan perawat. Dari lima kategorisasi tersebut peneliti melihat setiap perawat yang telah menjadi informan melakukan komunikasi terapeutik sesuai teori yang ada, walaupun dengan cara modifikasi dari masing-masing perawat dan penggunaan teknik terapeutik tidak semua dilaksanakan karena sesuai dengan kondisi klien begitupun dengan komunikasi verbal dan non verbalnya

    Komunikasi Presiden Joko Widodo dalam Vlog #Baliaman

    Get PDF
    This article contains an analysis of vlogs uploaded by President Joko Widodo, containing the #BaliAman campaign. Through Vlog, President Joko Widodo tried to bring back public’s confidence about Bali's security level after the eruption of Mount Agung. In addition to natural disasters, Bali was also hit by successive issues, such as hoaxes in social media, which eventually led to the declining number of foreign tourists on the island of Bali. Vlog Joko Widodo's analysis with tagline #BaliAman, we are using Roland Barthes semiotics methodology. This methodology is used to review the outermost layer to the deepest in a visual, using denotation, connotation, and myth. The results show that in the context of Bali Island disaster, President Joko Widodo represents his image as a country leader who is capable providing a sense of security to the community while presenting equality between the president and his people.Artikel ini berisi tentang analisis vlog yang diunggah Presiden Joko Widodo, dengan berisikan kampanye #BaliAman. Melalui vlog, Presiden Joko Widodo berusaha memberikan kembali kepercayaan kepada masyarakat akan tingkat keamanan Pulau Bali pasca ledakan Gunung Agung. Selain bencana alam, Bali juga dihantam berbagai isu berturut turut, seperti hoax di media sosial, yang akhirnya menyebabkan turunnya jumlah wisatawan terutama wisatawan asing di Pulau Bali. Analisis vlog Joko Widodo dengan tagar #BaliAman, dianalisis dengan mengunakan metodologi semiotika Roland Barthes. Metodologi ini digunakan untuk mengulas lapisan terluar sampai terdalam dalam sebuah visual, dengan mengunakan instrumen denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan dalam konteks bencana di Pulau Bali, Presiden Joko Widodo merepresentasikan citra dirinya sebagai pemimpin negara yang sanggup memberikan rasa aman pada masyakat, sekaligus menghadirkan kesetaraan yang tidak berjarak antara presiden dan rakyatnya

    Appendix Vol. 2 No. 21 Tahun 2018

    No full text

    Preliminaries Vol. 2 No. 21 Tahun 2018

    No full text

    E-participation Melalui Implementasi Program Pesan Singkat Penduduk (Pesduk)

    Get PDF
    Latar belakang penelitian ini tentang partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang terkendala jarak dan waktu dalam menyampaikan aspirasi, sehingga diperlukan partisipasi masyarakat secara elektronik yang selanjutnya disebut e-participation.  Melalui e-participation dalam bentuk pesan singkat penduduk (Pesduk) diharapkan dapat mengurangi atau meniadakan kesenjangan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.  Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang implementasi program Pesduk di Kota Cimahi, dan mengetahui apa yang menjadi masalah atau kendala dalam proses implementasi program kebijakan pesan penduduk.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif yaitu mendeskripsikan kondisi yang terjadi, menjelaskan proses peristiwa.  Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi.  Data penunjang berupa dokumen resmi dan dokumen pendukung lainnya.  Hasil penelitian menunjukkan e-participation dalam bentuk program pesan singkat penduduk dapat mengurangi kesenjangan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merespon kegiatan pembangunan berupa laporan, dukungan, saran, dan pertanyaan dalam berbagai hal penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik. 

    138

    full texts

    185

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Bandung: Jurnal Elektronik
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇