Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Bandung: Jurnal Elektronik
Not a member yet
    185 research outputs found

    Golkar Party's Political Communications the New Paradigm Bakrie Leadership 2009-2013

    Get PDF
    Penelitian ini didasari atas upaya Partai Golkar dalam melakukan proses pemaknaan, sosialisasi, dan implementasi paradigma baru, paradigma tersebut merupakan pedoman pembaruan yang mengarahkan Patai Golkar agar menjadi partai yang demokratis, mandiri, solid, kuat, berakar, dan responsip. Bagaimanakah komunikasi politik Partai Golkar tentang sosialisasi dan implementasi paradigma baru Partai Golkar masa kepemimpinan Aburizal Bakrie tahun 2009 – 2012. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan memperoleh gambaran tentang proses sosialisasi dan implementasi paradigma baru Partai Golkar masa kepemimpinan saat ini. Persoalan tersebut dijelaskan dengan menggunakan paradigma konstruktivis melalui teori Performa Komunikasi dan Strukturasi. Metode penelitian menggunakan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan berperan serta, wawancara, dan studi dokumentasi. Pengumpulan data juga dilakukan melalui wawancara dengan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Partai Golkar memiliki infrastruktur partai yang sangat kuat, sehingga memudahkan untuk melakukan sosialisasi paradigma baru di lingkungan internal partainya, namun Partai Golkar sendiri belum sepenuhnya dapat menghapus stigma negatif masyarakat yang memandang Partai Golkar sebagai partai Orde Baru. 2) Idealitas paradigma baru Partai Golkar sebagai nilai dasar dan landasan berpijak bagi Partai Golkar, dalam implementasinya berhadapan dengan realitas politik yang sarat dengan berbagai pertimbangan dan kepentingan kekuasaan, sehingga Partai Golkar tidak bisa menampilkan komunikasi politiknya secara statis dengan arah yang berhadap-hadapan.This study base on the efforts of the Golkar Party's to the process of interpretation, socialization, and implementation of the new paradigm, the paradigm guide to reformations Golkar Party's become to democratic, independent, solid, strong, foundamental, and responsive. How Golkar party's political communication about socialization and implementation of a new paradigm of Golkar Party's leadership Aburizal Bakrie-year period from 2009 to 2012.The aim of this research is to study and overview of the process of socialization and implementation new paradigm Golkar Party's of the Aburizal Bakrie’s leadership. This contect described to using constructivist paradigm through the theory of Performance of Communication and Structuration. Research using the case study method. Data obtained by participation observer, unstructured interviews, and documentary study. The data also collected from informants. The results of this research show: 1) The Golkar Party's has a very significant infrastructure, so the making easier to socialization new paradigm to internal party, but Golkar Party's can not erase stigma society as the New Order party. Socializing new paradigm Golkar Party's to be done in integrated, systematic and continuous addressed to all cadres of various levels from the center to the village. 2) the new paradigm Golkar Party's ideals as the basis and foundation values stand for the Golkar Party's, the implementation is faced with the reality of the condition of the various political considerations and the interests of power, so it can not shown the Golkar Party's political communication with the direction of the reality, Golkar Party's must be have to political communication with the role of multi faces

    Keterbukaan Informasi PubliK - Center (KIP-Center) User Requirement

    Get PDF
    Penelitian ini dilaksanakan secara kualitatif di lingkungan badan publik Pemerintah Provinsi Banten dan Lampung dalam rangka mendapatkan kebutuhan pengguna (user requirement) serta merancang model aplikasi yang dibangun. Adapun penggalian kebutuhan pengguna KIP-Center dilakukan dalam beberapa tahap yaitu: mempelajari UU KIP, mempelajari Peraturan Komisi Informasi No. 1 tahun 2010, wawancara mendalam dengan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemerintah Provinsi Banten dan mempelajari standar operasional prosedur layanan informasi publiknya (Peraturan Gubernur), serta melakukan focus group discussion (FGD) dengan PPID Pemerintah Provinsi Lampung sebagai finalisasi penggalian data kebutuhan pengguna. Dari hasil analisis beberapa langkah tersebut didapatkan gambaran kebutuhan pengguna aplikasi KIP-Center serta model aplikasi yang dapat diterapkan

    Perilaku Komunikasi Verbal dan NonVerbal Anak Tunagrahita

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk memahami dan mendapatkan gambaran secara utuh mengenai realitas komunikasi pada anak tunagrahita. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana konsep diri serta perilaku komunikasi verbal dan nonverbal anak tunagrahita dalam berinteraksi di lingkungan SDLB Negeri 041 Bangkinang tersebut. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan interaksi simbolik. Untuk mendapatkan data, digunakan tiga teknik pengumpulan data, yaitu pengamatan berperan serta, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri anak tunagrahita informan dipengaruhi oleh significant other yang dikategorikan menjadi dua, yaitu konsep diri positif tipe social comparison dan konsep diri negatif tipe self appraisal. Komunikasi verbal anak tunagrahita dalam berinteraksi di lingkungan SDLB Negeri 041 Bangkinang bersifat aktif dengan defisit bahasa yang terjadi. Sebaliknya komunikasi nonverbal anak tunagrahita lebih bersifat komunikatif yang digunakan sebagai cara untuk menyampaikan pesan, melengkapi atau menegaskan pesan verbal, termasuk ketika mereka menunjukan berbagai reaksi emosi ketika berinteraksi di lingkungan sosialnya

    Peran Chief Information Officer dalam Kelembagaan Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Pemerintah Kota Depok

    Get PDF
    Chief Information officer (CIO) merupakan suatu jabatan yang diberikan kepada seseorang dalam lembaga pemerintahan yang memiliki tanggung jawab mengembangkan konsep tata kelola di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Dalam posisi ini CIO berperan sebagai agent of change yang menetapkan perencanaan, kebijakan, serta mengevaluasi berbagai program yang terkait dengan implementasi TIK. Penelitian ini dilaksanakan pada Pemerintah Kota Depok melalui pendekatan studi eksploratif (exploratory studies), melalui focus group discussion (FGD) dilingkungan Dinas Kominfo dan Sekretariat Daerah Bidang Kehumasan. Hasil penelitian adalah peran CIO perlu ditempatkan pada level strategis setingkat di bawah Sekretaris Daerah yang dapat mengakomodasi seluruh kepentingan OPD, peran perencanaan program-program TIK serta eksekutor ditempatkan pada level Badan Perencanaan Daerah dan dinas/lembaga teknis daerah. Sedangkan kompetensi jabatan CIO harus memiliki objektivitas dan akuntabilitas yang baik , sesuai dengan standar kompetensi teknis, manajemen TIK dan fungsi koordinasi/komunikasi

    Pengelolaan Konten Website Pemerintah Jawa Barat

    No full text
    Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui situsnya www.jabarprov.go.id melakukan peningkatan sajian informasi baik dari sisi tampilan, konten web, media interaksi maupun sisi transparansi informasi kepada masyarakat pengguna (stakeholder). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan studi kasus mengambil lokus website resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap situs web Pemprov Jabar, serta studi wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, konten informasi yang disajikan website Pemprov Jabar sebagian besar memenuhi harapan masyarakat pengguna, Namun dalam mempercepat proses penyampaian baik secara kontekstual, penyajiannya perlu diintegrasikan dan disinergikan dengan kepentingan kabupaten dan kota sebagai penyedia data (input data), sehingga informasi lebih bermakna dan variatif lagi

    Komunikasi Religius Waria

    Get PDF
    Waria dalam faktanya dianggap sebagai sampah masyarakat karena melakukan hal-hal yang bertentangan dengan pandangan umum. Namun sebagai manusia ia juga memiliki kebutuhan yang bersifat fitrah, kebutuhan beragama. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana makna agama bagi waria ditinjau dari sudut pandang komunikasi. Melalui paradigm penelitian kualitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenologi dengan analisis data interpretasi subjektif. Teori fenomenologi, teori konstruksi sosial dan interaksi simbolik sebagai alat untuk melakukan analisis. Penelitian dilakukan di kota Bandung. Sebagai sesuatu yang fitrah, pada dimensi keyakinan, waria memaknai agama secara positif; keyakinan agama sebagai sumber kekuatan, pondasi, aturan, solusi, makanan, identitas, pelarian, dan privasi

    Konstruksi Makna Informasi Risiko Penyakit bagi Penyandang Filariasis

    Get PDF
    Informasi mengenai filariasis adalah bagian dari komunikasi risiko kesehatan yang dapat berdampak negatif jika tidak dikelola sesuai dengan prinsip-prinsip komunikasi risiko yaitu, interaktif, melibatkan pihak-pihak lain yang kredibel, akurat, jujur, dengan penjelasan yang ilmiah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini bertujuan untuk mengetahui makna informasi filariasis dari berbagai sumber, yang dikonstruksi oleh penyandang filariasis di Kabupaten Bandung. Melalui informan penelitian yang berjumlah 10 penyandang filariasis yang ditentukan secara purposif, terungkap bahwa informasi yang disampaikan langsung oleh dokter di Puskesmas dengan data dan gambar yang jelas, dimaknai dengan terpercaya, sedangkan informasi yang searah, penyebutan nama penyakit yang tidak akurat tidak menyebutkan nama penyakit, dimaknai sebagai membingungkan

    Komunikasi Lintas Generasi pada Masyarakat Tradisional Sunda: Kasus Masyarakat Kampung Naga

    Get PDF
    Komunikasi lintas generasi terjadi pada proses hubungan sosial dan bermasyarakat. Proses ini diperlukan agar nilai-nilai positif yang berkembang di tengah masyarakat dapat diwariskan kepada generasi berikut sehingga mereka dapat menjalani kehidupan sesuai dengan tata nilai yang berlaku pada masyarakat tersebut. Fokus permasalahan pada tulisan ini adalah bentuk komunikasi lintas generasi yang terjadi pada masyarakat tradisional Sunda. Untuk menjawab permasalahan yang diajukan, pada penelitian ini digunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, deskripsi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi lintas generasi berlangsung pada kelompok masyarakat Kampung Naga. Bentuk pewarisan tersebut adalah penjayaan pamali, pembiasaan, dan pengondisian masyarakat pada lingkungan setempat

    Daya Tarik Iklan Politik pada Pemilu Legislatif

    Get PDF
    Penelitian ini bersifat eksploratif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif antara lain bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pengenalan kandidat pada pemilu legislatif 2009, mengidentifikasi daya tarik iklan politik parpol dan prioritas program yang menarik pemilih serta mengetahui persepsi pemilih terhadap peran media komunikasi pada pemilu legislatif 2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosialisasi pada saat pemilu 2009 masih kurang berperan dengan baik. Iklan politik parpol yang mereka tawarkan relatif menarik. Media komunikasi yang digunakan berupa televisi, internet, surat kabar efektif untuk memengaruhi pemilih dan dijadikan pertimbangan dalam memilih kandidat. Demikian juga media komunikasi lewat organisasi keagamaan dan perkumpulan warga dipandang lebih efektif untuk memengaruhi pemilih. Sedangkan mereka yang berpendidikan menengah-bawah cenderung orientasi politik pada pilihan ideologi, sedangkan mereka yang berpendidikan tinggi lebih cenderung orientasi politiknya pada “problem solving policy”

    Komunikasi Simbol Ideologi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

    Get PDF
    PKS berpandangan bahwa lembaga eksekutif, legislatif serta yudikatif di Indonesia menjadi sarang KKN, sehingga perlu langkah berupa reformasi untuk terwujudnya cleaning government. Meski iklim kebebasan dan keterbukaan semakin lapang, namun tradisi berpartai secara modern, profesional dan bertanggung jawab di negeri ini masih belum mantap. Sejumlah partai politik masih didominasi oleh sekelompok elit, ketimbang digerakkan oleh ideologi bersama yang menjadi basis dan aksinya. Peneliti mengintegrasikan teori fenomenologi dan teori interaksionisme simbolik dan menggunakan pendekatan subjektif-konstruktivis serta metode penelitian kualitatif dengan tradisi penelitian fenomenologi, atau paradigma interpretif (interpretive paradigm). Implementasi simbol ideologi FPKS dikomunikasikan baik secara verbal dan nonverbal. Simbol ideologi verbal FPKS di DPRD Provinsi Jawa Barat yang mengimplementasikan slogan “Bersih, Peduli, Profesional, Partai Dakwah, Keadilan, Sejahtera, Tafsir Lambang,” Sedangkan simbol ideologi nonverbal diterjemahkan antara lain dalam bentuk, jilbab Merupakan Identitas bagi Politikus Muslimah, Jenggot Simbol dari Sunnah Bagi FPKS, Larangan Haram terhadap Rokok di FPKS, Musik Murotalan Alunan Penyejuk Hati, Perhiasan Tidak Diperuntukkan Bagi Laki-Laki, Inkonsistensi Waktu (Waktu Polikronik)

    138

    full texts

    185

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Bandung: Jurnal Elektronik
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇