Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (Science Education Graduate Program University of Mataram)
Not a member yet
7130 research outputs found
Sort by
Variabilitas Respon Stres pada Anak Usia Prasekolah dengan Gangguan Bahasa Perkembangan: Interaksi Genetik dan Lingkungan
Children with Developmental Language Disorder (DLD) show a high prevalence of psychological problems, yet understanding of individual variability in stress responses is limited. This study looked at how genetic and environmental factors affect stress responses in 200 preschool children (ages 3–6) from a PAUD in Bangkinang, Indonesia, including 100 with Developmental Language Disorder (DLD) and 100 without. Children with Developmental Language Disorder exhibited significantly greater cortisol reactivity (over 50% AUCi, p < .001), more pronounced decreases in heart rate variability (p < .001), and markedly higher anxiety spikes (p < .001) compared to control subjects. The multivariable regression analysis indicated a significant interaction between environmental and genetic variables (p < .001), collectively explaining 42% of the variation in cortisol reactivity. Cluster analysis revealed three distinct groups characterized by varying genetic and environmental risk factors: moderate responders (53%), severe stress (25%), and resilient individuals (22%). Our findings indicate that genetic and environmental factors interact in complex ways to alter the stress response of DLD, thereby supporting the development of intervention plans tailored to individual risk profiles.Anak dengan Developmental Language Disorder (DLD) menunjukkan prevalensi tinggi masalah psikologis, namun pemahaman tentang variabilitas individual dalam respon stres masih terbatas. Penelitian cross-sectional ini menyelidiki peran faktor genetik dan lingkungan dalam membentuk respon stres fisiologis dan psikologis pada 200 anak prasekolah (usia 3-6 tahun) dari PAUD di Bangkinang, Indonesia (100 dengan DLD, 100 kontrol). Reaktivitas kortisol, heart rate variability (HRV), dan kecemasan diukur sebelum, selama, dan setelah Trier Social Stress Test for Children. Faktor genetik dinilai melalui riwayat keluarga, sementara faktor lingkungan dievaluasi menggunakan HOME inventory dan kuesioner dukungan sosial. Hasil menunjukkan bahwa anak dengan DLD memiliki reaktivitas kortisol yang lebih tinggi (AUCi 50% lebih besar, p < .001), penurunan HRV yang lebih signifikan (p < .001), dan peningkatan kecemasan yang lebih besar (p < .001) dibandingkan kontrol. Analisis regresi bertingkat mengungkapkan bahwa faktor genetik dan lingkungan menjelaskan 42% varians dalam reaktivitas kortisol, dengan interaksi signifikan antara keduanya (p < .001). Analisis kluster mengidentifikasi tiga subkelompok: resilient (22%), moderate responders (53%), dan high stress (25%), yang berbeda dalam profil risiko genetik dan lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa variabilitas respon stres pada DLD dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara faktor genetik dan lingkungan, mendukung pendekatan intervensi yang disesuaikan dengan profil risiko individual.
 
Perbaikan Kontrol Generasi Otomatis (AGC) dengan 2DOF-PID-PIID pada Dua Area Turbin Non Reheat dalam Sistem Tenaga yang Saling Terhubung
An efficient and reliable electric power system must be able to maintain operational stability, especially in maintaining frequency stability to remain at its nominal value, both in constant conditions and when disturbances occur. For this reason, optimal frequency control is needed through Automatic Generation Control (AGC). In AGC, a controller is needed to accelerate the frequency response so that it is quickly stabilized. This study proposes the development of a 2DOF-PID controller into a 2DOF-PID-PIID optimized using the Dandelion Optimizer (DO) to improve AGC performance in the context of Load Frequency Control (LFC). The test results show that the DO algorithm gives better results compared to the Sine Cosine Algorithm (SCA), Pelican Optimization Algorithm (POA), and Archimedes Optimization Algorithm (AOA). Therefore, DO is chosen to optimize 2DOF-PID-PIID. The 2DOF-PID-PIID controller optimized with DO produces an ITAE (Integral Time Absolute Error) value of 0.001276, which is superior compared to the 2DOF-PID (0.00158), 2DOF-PID-PID (0.00158), PID (0.001833), and PIDD (0.002022) controllers, indicating its effectiveness in accelerating the response and maintaining frequency stability in the electric power system.Sistem tenaga listrik yang efisien dan handal harus mampu menjaga kestabilan operasional, khususnya dalam menjaga kestabilan frekuensi agar tetap pada nilai nominalnya, baik dalam keadaan konstan maupun saat terjadi gangguan. Untuk itu, diperlukan pengendalian frekuensi yang optimal melalui Automatic Generation Control (AGC). Pada AGC, pengendali diperlukan untuk mempercepat respons frekuensi agar cepat stabil. Penelitian ini mengusulkan pengembangan pengendali 2DOF-PID menjadi 2DOF-PID-PIID yang dioptimasi menggunakan Dandelion Optimizer (DO) untuk meningkatkan kinerja AGC dalam konteks Load Frequency Control (LFC). Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma DO memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan Sine Cosine Algorithm (SCA), Pelican Optimization Algorithm (POA), dan Archimedes Optimization Algorithm (AOA). Oleh karena itu, DO dipilih untuk mengoptimasi 2DOF-PID-PIID. Pengendali 2DOF-PID-PIID yang dioptimasi dengan DO menghasilkan nilai ITAE (Integral Time Absolute Error) sebesar 0.001276, yang lebih superior dibandingkan dengan pengendali 2DOF-PID (0.00158), 2DOF-PID-PID (0.00158), PID (0.001833), dan PIDD (0.002022), menunjukkan efektivitasnya dalam mempercepat respons dan menjaga kestabilan frekuensi pada sistem tenaga listrik.respons dan menjaga kestabilan frekuensi pada sistem tenaga listrik. 
Monitoring Program Kadasan Sapi Bali oleh MUI NTB: Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Peternakan
This monitoring activity was conducted to assess the progress of the community empowerment program over its initial six-month period. The evaluation took place on June 30, 2024, focusing on several key aspects: the condition and design of the cattle enclosure system, feed management, the health and productivity of the livestock, and the performance of the program’s beneficiaries—members of the Barokah Farmer Group. Findings revealed that the livestock were housed in a communal pen made of bamboo with compacted earth flooring. However, the pen was found to be narrow, poorly maintained, and had a roof that was too low. The cattle were fed solely with fresh field grass, without any additional concentrates or supplements. Of the nine cattle observed, eight were in good health, while one showed signs of infection in the left hind leg. Among the eight females, seven were pregnant and one was suspected to be sterile. Despite the structural and feeding challenges, members of the Barokah Farmer Group demonstrated strong motivation and cooperative spirit, indicating promising social dynamics and commitment to the program's goals
Menilik Perkembangan Perintisan Wirausaha Peternakan Ayam Petelur melalui Program Matching Grant di Desa Keramajaya, Narmada, Lombok Barat
This activity aims to evaluate the development of the pioneering project of egg-laying chicken farming in Keramajaya Village, Narmada District, West Lombok Regency. This project is part of the Matching Grant program which is a collaboration between Gadjah Mada University, Yogyakarta and Mataram University. Monitoring activities are carried out through direct evaluation of the condition of the cage, feeding system and provision, livestock development, and egg production. Data collection is carried out through structured interviews with group members using interview guides, as well as direct observation at the farm location. In addition, socio-institutional aspects are also studied, which include: (1) member participation, (2) group performance, and (3) business sustainability. The evaluation results show that the egg-laying chicken farming business is running well. All group members show solidarity and togetherness, especially in decision-making related to business direction. During the two years of project implementation, the chicken population increased from 150 to 440, which was obtained from the profits from the sale of eggs and culled chickens. It is concluded that the pioneering project of egg-laying chicken farming in Keramajaya Village has good prospects and has the potential to develop into an independent and sustainable group farming business
Pemberdayaan Masyarakat dan Konservasi Lahan Kering Melalui Implementasi Sistem Alley Cropping di Desa Pringgabaya Utara, Kabupaten Lombok Timur
Implementasi sistem alley cropping di Desa Pringgabaya Utara merupakan langkah strategis untuk memberdayakan memberdayakan masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan di Kabupaten Lombok Timur, NTB. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan pemahaman dan kemampuan teknis petani lahan kering mengenai konservasi lahan dan pemberdayaan petani melalui implementasi sistem alley cropping sebagai pendekatan pertanian berkelanjutan; (2) Memberikan contoh konkret dan praktik langsung kepada petani terkait teknik alley cropping yang sesuai dengan prinsip agronomi dan konservasi tanah;(3) Memperkuat kemitraan serta membangun sinergi antara Fakultas Pertanian Universitas Mataram dengan masyarakat petani dalam pengembangan dan penerapan inovasi teknologi pertanian berbasis kebutuhan lokal. Program ini menggunakan pendekatan community development berbasis andragogi, dengan partisipasi aktif dari 15 anggota kelompok tani. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: (1) Kegiatan terlaksana dengan baik, tercermin dari partisipasi aktif kelompok sasaran dan penerimaan positif terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperkenalkan; (2) Pengetahuan dan keterampilan peserta meningkat, terutama dalam: (a) Aspek teknis, yaitu konservasi lahan, pemberdayaan petani lahan kering melalui alley cropping, pengelolaan kelompok tani, dan manajemen keuangan; (b) Aspek kelembagaan, berupa peningkatan kapasitas manajerial kelompok tani Rao dalam pengelolaan potensi lokal secara berkelanjutan;(3) Kegiatan ini juga memperkuat komunikasi dua arah antara perguruan tinggi dan masyarakat, khususnya para peternak lebah di Desa Pringgabaya Utara, Lombok Timur, NTB, sebagai mitra pelaksana
Pelatihan dan Pendampingan Pemberian Nama Ilmiah Pohon di Area Sekolah Untuk Optimalisasi Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar di SMPN 17 Mataram
Pendidikan lingkungan hidup memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa yang peduli terhadap alam. Artikel ini membahas implementasi kegiatan pendampingan pemberian nama ilmiah pada tumbuhan di lingkungan SMPN 17 Mataram sebagai media pembelajaran berbasis lingkungan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan tumbuhan sekolah sebagai sumber belajar, khususnya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Metode yang digunakan meliputi analisis masalah, observasi, pendataan tanaman, identifikasi nama ilmiah melalui referensi ilmiah, pelabelan tanaman, serta refleksi siswa. Hasil menunjukkan bahwa lebih dari 20 jenis pohon berhasil diidentifikasi dan dilabeli, seperti Mangifera indica dan Swietenia macrophylla. Proses ini meningkatkan literasi sains, keterampilan berpikir kritis, dan kesadaran ekologis siswa. Pemasangan label tanaman tidak hanya memperkaya sumber belajar kontekstual, tetapi juga mendukung pendekatan pembelajaran berbasis proyek dalam Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini dinilai efektif dan berkelanjutan dalam membentuk karakter siswa yang cinta lingkungan, serta berpotensi menjadi program unggulan sekolah berbasis konservasi dan pendidikan ekologis
Pengaruh Media Aplikasi Quizizz Terhadap Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Siswa Kelas 5 SDN 10 Taliwang Tahun Pelajaran 2021-2022
Penggunaan media pembelajaran yang sesuai akan dapat mempermudah peserta didik menerima dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diterima dalam memahami dan memecahkan masalah yang terdapat dalam soal cerita matematika. Era teknologi menawarkan berbagai media pembelajaran yang interaktif dan dapat menunjang proses pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui eksperimentasi penerapan model pembelajaran dengan media aplikasi Quizizz terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas 5 SDN 10 Taliwang Tahun Pelajaran 2021-2022. Jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan Populasi yang digunakan adalah siswa kelas kelas 5 SDN 10 Taliwang yang berjumlah 19 siswa, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan one group pre-test dan post-test experiment. Pengumpulan data diperoleh dari instrumen tes dan Observasi. Teknik yang digunakan uji persyratan anova dengan metode Kolmogorov Smirnov untuk uji normalitas dan homogeneity of variances untuk uji homogenitas. Hasil analisis data, kedua kelompok tersebut normal dan homongen. Dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa penerapan media aplikasi quizizz selama proses pembelajaran pada kelompok kelas eksperimen terbukti memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji-t yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan yang menunjukkan adanya perbedaan nilai rata-rata kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika yang diajar dengan menerapkan aplikasi quizizz
Efektivitas Model Pembelajaran Savi (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually) Berbantuan Media Flashcard Untuk Meningkatkan Minat Belajar IPAS Kelas V di Sdn 2 Bajur
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat belajar siswa kelas V di SDN 2 Bajur pada mata pelajaran IPAS. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually) berbantuan media Flashcard terhadap minat belajar IPAS kelas V di SDN 2 Bajur. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental tipe Pretest- Posttest Control Group Design. Penelitian ini menggunakan seluruh populasi dari kelas V SDN 2 Bajur yang berjumlah 50 siswa. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas V A (25 siswa) sebagai kelas eksperimen, dan kelas IV B (25 siswa) sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu angket dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji T. Hasil penelitan menunjukkan bahwa minat belajar IPAS memperoleh nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat efektivitas penggunaan model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually) berbantuan media Flashcard terhadap minat belajar IPAS kelas V Di SDN 2 Bajur Tahun Ajaran 2024/2025
Pengaruh Strategi Guided Note Taking (GNT) Berbantuan Media Audio Visual Animasi Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Sd Inpres Minasa Upa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi Guided Note-Taking (GNT) berbantuan media audio visual animasi terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS kelas V di SD Inpres Minasa Upa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa akibat penerapan metode konvensional yang kurang interaktif dan terbatasnya kemampuan siswa dalam mencatat poin-poin penting selama pembelajaran. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 39 siswa yang terbagi dalam dua kelas, yaitu kelas eksperimen sebanyak 20 siswa dan kelas kontrol sebanyak 19 siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes pretest dan posttest kepada kedua kelompok. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji-t (independent samples t-test) dengan bantuan aplikasi SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa yang menggunakan strategi GNT berbantuan media audio visual animasi. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen meningkat dari 58,75 menjadi 85,40, sedangkan kelas kontrol dari 56,90 menjadi 73,20. Nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05) menunjukkan bahwa strategi GNT efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menyarankan integrasi strategi pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran di sekolah dasar
Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik
Model pembelajaran PjBL merupakan pendekatan yang menekankan pada proses pembelajaran berbasis proyek yang dapat merangsang kreativitas dan keterlibatan aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik kelas X di SMAN 1 Gerung pada mata pelajaran biologi. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah Quasi Experimental (eksperimen semu) dengan desain penelitian non equivalen control grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X di SMAN 1 Gerung. Teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling yang dilakukan dengan dipilih secara sengaja oleh guru berdasarkan pertimbangan subjektif. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X-J sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan kelas X-I sebagai kelas kontrol yang diberikan perlakuan berupa pembelajaran konvensional. Data keterampilan berpikir kreatif peserta didik dikumpulkan menggunakan instrumen soal essay yang dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji ANACOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan hasil nilai uji hipotesis 0.010 atau < 0.05 yang berarti terdapat pengaruh dari penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik di SMAN 1 Gerung. Penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik di SMAN 1 Gerung