Jurnal Universitas Islam Malang
Not a member yet
3345 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SCRAPBOOK TEMA 5 SUBTEMA 1 KOMPONEN EKOSISTEM KELAS V SDN TANAMERA 1: PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SCRAPBOOK TEMA 5 SUBTEMA 1 KOMPONEN EKOSISTEM KELAS V SDN TANAMERA 1
The objectives of this development research were (1) To find out the validity of Scrapbook teaching materials for class V theme 5 sub-themes 1 ecosystem component, (2) To find out the effectiveness of Scrapbook class V teaching materials theme 5 sub-themes 1 ecosystem component as seen from the results of observation sheets of teacher activity, observation sheets of student activities and student learning outcomes (3) To find out the attractiveness of Scrapbook teaching materials for class V theme 5 sub-themes 1 ecosystem component seen from the teacher and student response questionnaire. This study uses Research and Development (R&D) research and development methods with the ADDIE research model. This research was conducted in class V with a total of 25 students. Based on the data obtained by the researcher, the validity of teaching materials obtained a percentage of 95.8% with a very valid category. Effectiveness is measured based on the results of observations of teacher activity and student activity. In the small group trial the results of observing teacher activity got a percentage of 90.9% and the results of student activities got a percentage of 88.3% with a very effective category. 100% for classical completeness results from student learning outcomes. In the large group trial the results of observing teacher activity got a percentage of 90.9%, the results of observing student activities got a percentage of 88.6% in the very effective category and the results of students' cognitive learning tests got a percentage of 90% declared complete. Interestingness was measured based on the results of the small group and large group teacher response questionnaires which obtained a percentage of 92.5% in the very attractive category. The results of the student response questionnaire show that the percentage is 95% with a very interesting category
.
Keywords: Teaching materials, Ecosystem component, Scrapbook.Tujuan penelitian pengembangan ini yaitu (1) Untuk mengetahui kevalidan bahan ajar Scrapbook kelas V tema 5 subtema 1 komponen ekosistem, (2) Untuk mengetahui keefektifan bahan ajar Scrapbook kelas V tema 5 subtema 1 komponen ekosistem yang dilihat dari hasil lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa dan hasil belajar siswa (3) Untuk mengetahui kemenarikan bahan ajar Scrapbook kelas V tema 5 subtema 1 komponen ekosistem yang dilihat dari angket respon guru dan siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangam Research and Development (R&D) deengan model penelitian ADDIE. Penelitian ini dilakukan pada kelas V dengan jumlah 25 siswa. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti, pada kevalidan bahan ajar memperoleh persentase 95,8% dengan kategori sangat valid. Keefektifan diukur berdasarkan hasil observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa. Pada uji coba kelompok kecil hasil observasi aktivitas guru mendapat persentase 90,9% dan hasil aktivitas siswa mendapat persentase 88,3% dengan kategori sangat efektif. 100% untuk hasil ketuntasan klaksikal dari hasil belajar siswa. Pada uji coba kelompok besar hasil observasi aktivitas guru mendapatkan persentase 90,9%, hasil observasi aktivitas siswa mendapatkan persentase 88,6% dengan kategori sangat efektif dan hasil dari tes belajar kognitif siswa mendapatkan persentase 90% dinyatakan tuntas. Kemenarikan diukur berdasarkan hasil angket respon guru kelompok kecil dan kelompok besar yang mendapatkan hasil persentase 92,5% dengan kategori sangat menarik. Hasil angket respon siswa dengan persentase menunjukkan 95% dengan kategori sangat menarik
PERTANGGUNGJAWABAN TINDAK PIDANA SUAP DALAM PEMILU MENURUT HUKUM PIDANA ISLAM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban tindak pidana suap dalam pemilihan umum (Pemilu) dari dua perspektif hukum, yaitu UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan hukum pidana Islam. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaturan hukum terhadap tindak pidana suap dalam Pemilu, serta untuk menganalisis sanksi hukum yang diberikan kepada pelaku suap menurut hukum pidana Islam. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, dengan pendekatan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan literatur hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU No. 7 Tahun 2017 memiliki landasan yang kuat dalam menangani tindak pidana suap dalam Pemilu, dengan memberikan sanksi pidana kepada pelaku suap berupa pidana penjara dan denda. Dari perspektif hukum pidana Islam, suap dalam konteks Pemilu dianggap sebagai perbuatan yang merusak tatanan masyarakat dan bertentangan dengan prinsip kejujuran serta integritas. Sanksi hukum pidana Islam terhadap pelaku suap dapat berupa hukuman ta'zir, yang diberikan berdasarkan kebijakan hakim atau penguasa seperti denda atau penjara. Penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pertanggungjawaban tindak pidana suap dalam Pemilu dari perspektif hukum positif dan hukum pidana Islam, serta relevansinya dalam menjaga integritas dan keadilan dalam proses demokrasi di Indonesia.
Keywords: Pemilu, Suap, Pidana, Hukum IslamPenelitian ini membahas pertanggungjawaban tindak pidana suap dalam pemilihan umum (Pemilu) dari dua perspektif hukum, yaitu UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan hukum pidana Islam. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana UU No. 7 Tahun 2017 mengatur pertanggungjawaban pidana terhadap tindak pidana suap dalam konteks Pemilu, serta untuk menganalisis sanksi hukum yang diberikan kepada pelaku suap menurut hukum pidana Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan mengkaji berbagai peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan literatur hukum terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa UU No. 7 Tahun 2017 memiliki landasan yang kuat dalam menangani tindak pidana suap dalam Pemilu, dengan memberikan sanksi pidana kepada pelaku suap berupa pidana penjara dan denda. Di sisi lain, hukum pidana Islam juga menegaskan bahwa suap dalam konteks Pemilu dianggap sebagai perbuatan yang merusak tatanan masyarakat dan bertentangan dengan prinsip kejujuran serta integritas. Sanksi hukum pidana Islam terhadap pelaku suap dapat berupa hukuman ta'zir, yang diberikan berdasarkan kebijakan hakim atau penguasa seperti denda atau penjara. Penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pertanggungjawaban tindak pidana suap dalam Pemilu dari perspektif hukum positif dan hukum pidana Islam, serta relevansinya dalam menjaga integritas dan keadilan dalam proses demokrasi
Israel’s efforts to improve status in the international system through the Abraham accords
This study examines and explains how Israel's efforts to improve its status as a developing country in the Middle East and the international system through the Abraham Accords. The Abraham Accords is an agreement that is an attempt to normalize Israel's relations with the United Arab Emirates and Bahrain. The Abraham Accords opened up new opportunities for Israel, which is a new player and a developing country, to become a bigger and more important player in the Middle East. This research uses two theories, namely Defensive Neorealism Theory and Liberal Theory to support the explanations in this research, and uses a qualitative method with a descriptive approach to further understand how Israel and other Arab countries, such as the United Arab Emirates and Bahrain are trying to improve their status in the international system through the framework of this agreement. Through the idea of emerging economies and also how a country can raise its status profile in the international system, it can be seen that the Abraham Accords is one of Israel's ways to strengthen its status in the international system through its role as one of the developing countries. The Abraham Accords is also a way for Israel to put aside the issue of conflict between Israel and Palestine
A mixed-methods study of Vietnamese university EFL students’ perception of native English-speaking teachers’ qualities
This study investigated Vietnamese university EFL students’ perception of the desired qualities of native English-speaking teachers (NESTs). A mixed-methods approach, including questionnaire data and semi-structured interviews, unveiled key attributes highly valued by the students. In order of importance, these encompassed engaging classroom interaction, robust subject matter knowledge, effective assessment strategies, and positive teacher-student relationships. Although these aspects of NEST qualities emerged as top priorities, the study also highlighted the comparative importance of other qualities in relation to classroom pedagogies, classroom management, personality traits, and professional behavior. In addition, the study identified ten highly endorsed qualities as strong predictors of an effective NEST model within the EFL context, as well as the rationale behind the students’ perception of these qualities. The study emphasizes the need for NESTs to consider and adapt their teaching practices to enhance EFL students’ learning experiences, while also providing implications for NEST preparation and training in Vietnam and in similar EFL contexts
A literature review on the effects of failure in the English subject in national grade 12 examinations on Cambodian students
English plays a pivotal role in high-stakes examinations at both national and international contexts. This review article aims to discuss the effects of failure in the English subject in the national grade 12 examinations on Cambodian students. Drawing on secondary sources such as journal articles, conference papers, theses and dissertations, official documents or research reports, books, book chapters, and newspaper articles, the article highlights a number of effects of students’ failure in national high school exams in general contexts, such as (a) increased school dropouts, (b) limited higher education enrolment, (c) limited job opportunities, and (d) compromised psychological well-being. The article also identifies several effects of failure in the English subject in national grade 12 examinations on Cambodian students. These include effects on (a) educational opportunities, (b) job opportunities, (c) communication ability, and (d) psychological well-being. The article provides some recommendations to help students who fail the English subject in the national exam deal with the consequences after exam failure. The recommendations focus on the roles of various stakeholders in general education in Cambodia, such as the Ministry of Education, Youth, and Sport (MoEYS), teachers, parents, students, and other relevant stakeholders. The article concludes with some suggestions for future research
Inovasi pembelajaran: Penguatan modul ajar berdifferensiasi dan komik matematika digital berbasis kearifan lokal bahasa daerah untuk guru
Permasalahan yang dihadapi oleh Sekolah Alam Bireuen adalah belum adanya modul ajar yang berdifferensiasi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa, serta belum tersedianya media pembelajaran matematika berbasis kearifan lokal bahasa Aceh yang dapat membantu siswa memahami konsep matematika dengan lebih baik. Tujuan dilakukan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para guru Sekolah Alam Bireuen dalam menyusun modul ajar berdifferensiasi berbasis kearifan lokal bahasa Aceh dan dan dapat mendesain media komik matematika digital berbasis kearifan lokal bahasa Aceh sebagai media pembelajaran yang inovatif. Metode pengabdian yang dilakukan menggunakan metode pengabdian Parcipatory Action Research (PAR) dengan cara melakukan tahapan peningkatan kemampuan para guru yang difasilitasi oleh tim pengabdi. Pengabdian ini mengeksplorasi penerapan dalam konteks pengembangan profesi guru, dengan fokus pada peningkatan penguasaan para guru dalam bentuk sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Hasil yang telah dicapai adalah telah berhasil melakukan pendampingan pada guru Sekolah Alam Bireuen dalam menyusun modul ajar berdifferensiasi berbasis kearifan lokal bahasa Aceh, dan telah mengembangkan komik matematika digital berbasis kearifan lokal bahasa Aceh sebagai media pembelajaran yang inovatif dengan capaian tingkat keberhasilan dengan pemahaman dicapai dengan nilai rata-rata 85%. Jadi dengan adanya kegiatan pengabdian ini secara klasikal dapat disimpulkan adanya peningkatan dan semangat para guru dalam mengikuti kegiatan dan tercapainya kemampuan dalam mendesain modul ajar berdifferensiasi dan merancang komik matematika digital
Analisis Struktur Mikro pada Baja St 60 Hasil Perlakuan Hardening dengan Menggunakan Variasi Media Pendingin
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur mikro baja ST 60 setelah perlakuan pengerasan (hardening) dengan menggunakan variasi media pendingin. Baja ST 60 dipilih karena aplikasinya yang luas dalam industri konstruksi dan mesin, yang membutuhkan sifat mekanik tinggi seperti kekerasan dan ketangguhan. Proses hardening dilakukan dengan memanaskan baja hingga suhu austenisasi (850–900°C), diikuti dengan pendinginan cepat menggunakan tiga media berbeda, yaitu air, oli, dan larutan garam. Struktur mikro hasil perlakuan dianalisis menggunakan mikroskop optik untuk mengidentifikasi fasa-fasa yang terbentuk, seperti martensit, ferit, dan perlit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi media pendingin memiliki pengaruh signifikan terhadap struktur mikro dan sifat mekanik baja ST 60. Pendinginan menggunakan air menghasilkan pembentukan martensit yang lebih dominan, meningkatkan kekerasan namun berpotensi menyebabkan retakan. Pendinginan dengan oli menghasilkan struktur campuran martensit dan perlit dengan kekerasan sedang serta retakan yang lebih minim. Sementara itu, pendinginan dengan larutan garam memberikan hasil serupa dengan air, namun dengan distribusi martensit yang lebih seragam. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pemilihan media pendingin yang tepat sangat penting untuk mengoptimalkan sifat mekanik baja ST 60 sesuai kebutuhan aplikasinya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur mikro baja ST 60 setelah perlakuan pengerasan (hardening) dengan menggunakan variasi media pendingin. Baja ST 60 dipilih karena aplikasinya yang luas dalam industri konstruksi dan mesin, yang membutuhkan sifat mekanik tinggi seperti kekerasan dan ketangguhan. Proses hardening dilakukan dengan memanaskan baja hingga suhu austenisasi (850–900°C), diikuti dengan pendinginan cepat menggunakan tiga media berbeda, yaitu air, oli, dan larutan garam. Struktur mikro hasil perlakuan dianalisis menggunakan mikroskop optik untuk mengidentifikasi fasa-fasa yang terbentuk, seperti martensit, ferit, dan perlit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi media pendingin memiliki pengaruh signifikan terhadap struktur mikro dan sifat mekanik baja ST 60. Pendinginan menggunakan air menghasilkan pembentukan martensit yang lebih dominan, meningkatkan kekerasan namun berpotensi menyebabkan retakan. Pendinginan dengan oli menghasilkan struktur campuran martensit dan perlit dengan kekerasan sedang serta retakan yang lebih minim. Sementara itu, pendinginan dengan larutan garam memberikan hasil serupa dengan air, namun dengan distribusi martensit yang lebih seragam. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pemilihan media pendingin yang tepat sangat penting untuk mengoptimalkan sifat mekanik baja ST 60 sesuai kebutuhan aplikasinya
Audit Energi Listrik Dalam Upaya Penghematan Dan Efisiensi Energi Pada Gedung Fakultas Teknik Di Universitas Trunojoyo Madura
Audit energi listrik bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan energi suatu sistem atau bangunan dengan tujuan menemukan cara untuk menghemat energi dan meningkatkan efisiensi. Audit ini mencakup pengumpulan data, analisis pola konsumsi, dan penilaian sistem serta peralatan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi energi pada gedung Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura melalui perhitungan Intensitas Konsumsi Energi (IKE). Perhitungan ini didasarkan pada total konsumsi energi bulanan gedung dibandingkan dengan luas bangunannya. Berdasarkan hasil perhitungan, total konsumsi energi gedung selama satu bulan adalah 27.206 kWh, dengan luas bangunan tercatat sebesar 4.314 m². Hasil IKE menunjukkan nilai sebesar 6,306 kWh/m². Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan energi di gedung Fakultas Teknik sangat efisien, sesuai dengan standar audit energi yang berlaku.
Audit energi listrik bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan energi suatu sistem atau bangunan dengan tujuan menemukan cara untuk menghemat energi dan meningkatkan efisiensi. Audit ini mencakup pengumpulan data, analisis pola konsumsi, dan penilaian sistem serta peralatan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi energi pada gedung Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura melalui perhitungan Intensitas Konsumsi Energi (IKE). Perhitungan ini didasarkan pada total konsumsi energi bulanan gedung dibandingkan dengan luas bangunannya. Berdasarkan hasil perhitungan, total konsumsi energi gedung selama satu bulan adalah 27.206 kWh, dengan luas bangunan tercatat sebesar 4.314 m². Hasil IKE menunjukkan nilai sebesar 6,306 kWh/m². Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan energi di gedung Fakultas Teknik sangat efisien, sesuai dengan standar audit energi yang berlaku
An Analysis of Improved Interest and Learning Outcomes in Mathematics at Junior High School RME Teaching Model
The problem behind this research is the lack of student interest in learning and the results of grades in mathematics in class VII. Class VII students' interests and grades in mathematics subjects can be seen from students' understanding of mathematics subjects and internal and external factors. The objectives to be achieved in the research are (1) to determine students' interest in learning using the Realistic Mathematic Education learning method, and (2) to determine student learning outcomes when using the realistic mathematical education method. The type of research used in this research is qualitative research. The instruments used in this research were initial and final student interest questionnaires, interview guide sheets, and student test questions. Based on the research results, it can be seen that: (1) the lack of interest in learning and the results of grade VII students in mathematics subjects, namely that students are lazy and sleepy when learning mathematics and consider mathematics to be a boring lesson. (2) the cause of students' lack of interest is seen from the results of questionnaires and interviews, namely that students lack interest in mathematics due to internal and external factors. Based on the research results, it can be concluded that students' lack of interest in mathematics lessons can be seen from internal factors consisting of attention and willingness, while external factors consist of changes in the teacher's teaching method
The Effect of STEM-Based Mathematics Learning on Critical Thinking Ability of Elementary School Students
Critical thinking skills are one of the most important 21st century skills for students, and the fact that students' abilities are lacking due to their involvement in the classroom is critical thinking skills. The purpose of this research is to prove that teaching mathematics concepts in STEM schools has or does not have an effect on the critical thinking skills of elementary school students. This research is qualitative with a quasi-experimental type. This study involved 20 Grade V students at SDIT An-Nujaba' Mataran who were included as a sample selected by the saturated sampling technique, the instrument used in this study was a critical thinking ability test. The analysis technique uses the t-test (paired sample t-test). The results of this study indicate that there is a p-value = 0.000 which indicates a significant difference before and after the application of STEM-based mathematics learning. The findings of this study indicate that, with the support of STEM mathematics education, students' critical thinking skills have a significant effect. The research of STEM-based learning in critical thinking skills