Jurnal Universitas Islam Malang
Not a member yet
3345 research outputs found
Sort by
Edukasi pencegahan hipertensi menuju lansia sehat
Hipertensi adalah kondisi kesehatan yang tidak menular, saat ini menjadi perhatian serius dan merupakan penyebab utama dari insiden stroke, baik itu dalam tekanan darah sistolik maupun diastolik. Dikenal sebagai kelompok penyakit yang heterogen dan sebagai penyakit pembunuh, hipertensi menjadi faktor risiko yang dapat menyebabkan gagal jantung, gangguan otak bahkan sampai kematian dini. Tingginya angka penyakit ini, terutama pada orang lanjut usia, menunjukkan bahwa semakin bertambah usia, risiko hipertensi juga semakin meningkat. Proses penuaan menyebabkan perubahan struktural pada pembuluh darah besar, penyempitan lumen dan membuat dinding pembuluh darah lebih kaku, sehingga tekanan darah sistolik meningkat. Lansia memiliki risiko lebih tinggi terkena hipertensi dan sering kali muncul tanpa gejala, dikenal sebagai "silent killer." Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang serius, seperti gagal jantung. Dalam upaya pencegahan penyakit hipertensi, edukasi masyarakat memegang peran penting. Pemeriksaan langsung tekanan darah dan penyuluhan, merupakan kegiatan yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. Melalui kegiatan ini, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat tentang langkah-langkah pencegahan hipertensi. Untuk mencegah penyakit hipertensi, penting bagi masyarakat untuk menjaga pola makan yang sehat dan melakukan pemeriksaan rutin di fasilitas kesehatan terdekat. Upaya pencegahan ini bertujuan untuk mengurangi angka kejadian hipertensi dan memastikan bahwa masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjaga kesehatan jantung mereka
Pengembangan ngaji hadis melalui software mausuah al-hadith al-sharif untuk mencegah pemahaman radikal
Pemahaman radikal merupakan permasalahan utama yang perlu dicegah di Kabupaten Jember. Bahkan ketua GP Ansor mengatakan Jember sudah masuk zona merah radikalisme. Tentunya hal tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja. Perlu adanya upaya pencegahan pemahaman radikal yang dilakukan oleh pemerintah, tokoh masyarakat, serta akademisi. Pengabdian ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD). Pengabdian ini dilakukan dengan: a) Discovery, melalui observasi aset individu, sosial, dan agama, serta FGD; b) Dream, menyatukan mimpi Pimpinan Pondok, Kepala KUA, MWCNU, dan santri, c) Design, mengakomodir masukan pelatihan Software al-Mausuah al-Hadith al-Sharif, d) Define, mengkoordinasikan para tokoh, dan e) Destiny, melakukan pelatihan Software hadis. Pengembangan ngaji hadis diukur dengan teori Konstruktivisme, yaitu: a) menggunakan software hadis sebagai alat bantu, b) software hadis sebagai alat interaksi, c) membebaskan santri mengeksplorasi informasi, d) memfasilitasi santri untuk berdiskusi, e) menelurkan duta moderasi beragama. Pencegahan paham radikal dibuktikan dengan: a) Pimpinan Pondok dan santrinya menegaskan tidak perlu mengubah hukum di Indonesia, b) para santri lebih terampil dalam mengakses hadis, c) menegaskan prinsip kesetaraan, d) para santri berpikir sebelum membuat penilaian, e) menunjukkan sikap inklusivitas, f) Pimpinan pondok menitikberatkan pada penjelasan dan uswah, dan g) menegaskan kepercayaan pada Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara Indonesia
Empowering youth as vaccine advocates: Harnessing the power of educational videos
This community service program aims to empowering youth to build awareness to the comunity. This community service using service learning methods. The Various efforts have been made by the Government and society to deal with the COVID-19 pandemic, starting from maintaining distance, using masks, and washing hands to vaccination programs. Even so, public acceptance of COVID-19 vaccination is not always positive. There are still people who refuse to be vaccinated for various reasons, such as doubts about the effectiveness of vaccines, distrust of vaccines, concerns about side effects, and even religious reasons or the halalness of vaccines. This form of public resistance to vaccines does not only circulate in whispers between residents and other private spheres but also circulates through social media and WhatsApp groups. This community service is carried out by providing training in making educational videos to young people in Benowo District, Surabaya. the selection of teenage participants the main consideration is that teenagers are the most active social media users so with the training in making educational videos, it is hoped that teenagers can become peer educators who provide positive messages to their peers and older or younger people using -creative and innovative ways
Pemberian edukasi pada usia remaja terhadap penyakit hipertensi
Prevalensi penderita hipertensi di dunia sebesar 22% dan negara di kawasan Asia Tenggara berada di peringkat ke 3 tertinggi di dunia mengalami hipertensi. Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan sebanyak 34,11% penduduk Indonesia mengalami hipertensi dan 20,1% diantaranya merupakan kelompok usia 18-24 tahun. Hipertensi pada remaja menjadi tantangan besar bagi keluarga di Indonesia dan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius, karena jika tidak terkendali akan berkembang dan menimbulkan komplikasi berbahaya yang menyebabkan stroke, jantung koroner dan kematian. maka perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada remaja sekolah dalam bentuk edukasi kesehatan dan pemeriksaan faktor risiko hipertensi sebagai upaya potensi pencengahan hipertensi.Kegiatan program pemberdayaan umat (PRODAMAT) menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Metode Participatory Action Research (PAR) digunakan untuk menekankan partisipasi dan kolaborasi dari berbagai pihak dalam mengelola penelitian action research. Dalam penelitian ini kami ada beberapa langkah-langkah yang akan di lakukan mulai dari solusi atau gagasan yang di tawarkan, pihak yang di pertimbangkan untuk implementasi gagasan, dan langkah strategis implementasi.Hasil yang didapatkan setelah dilakukan pretest sebesar 64%. Dimana dari hasil yang didapatkan bahwa pengetahuan siswa terhadap hipertensi belum begitu paham. Setelah itu kemudian dilakukan pemaparan materi tentang pengobatan dan pencengahan hipertensi kepada siswa SMK Kesehatan Bantul. Kemudian dilanjutkan dengan sesi posttest pada akhir materi. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan posttest sebesar 74%. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman dari edukasi pengobatan dan pencengahan hipertensi yang perlu diterapkan pada kehidupan sehari-hari untuk mencengah terjadinya hipertensi pada usia remaja
Pengelolaan keuangan badan usaha milik desa (BUMDES) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Melihat fenomena yang terjadi di desa Botutunuo bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) kurang dapat berkembang dalam memajukan usaha. Permasalahan mitra adalah pengelola BUMDES perlu memperbaiki manajemen usaha sehingga profesional dalam mendukung usaha. Permasalahan kedua adalah perlunya perbaikan administrasi pembukuan yakni perlu diterapkannya akuntansi sebagai wadah dalam menyampaikan laporan keuangan usaha BUMDES. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah peserta pengelola BUMDES ini dapat menambah pengetahuan dan pemahaman serta mampu mengimplementasikan akuntansi sebagai wadah melaksanakan pembukuan secara baik dan benar dan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan. Target luaran yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat di desa Botutunuo, adalah tim dosen melaksanakan kegiatan ini selama berkesinambungan dengan mitra melalui 3 tahap, tahap pertama adalah survey lokasi dengan maksud mencari permasalahan yang dihadapi oleh mitra, tahap kedua adalah sosialisasi melalui penyampaian materi dan pendampingan melalui bimbingan teknik melatih pengelola BUMDES desa, dan tahap ketiga adalah tindak lanjut dari kegiatan ini yaitu dengan melakukan monitoring dan evaluasi atas laporan yang telah di buat untuk di telaah tim dosen. Setelah melaksanakan ketiga tahap diatas, diharapkan BUMDES desa Botutonuo semakin berkembang dan terlatih dalam melakukan pengelolaan keuangannya
Beyond the classroom: Fostering English communication skills in vocational education through podcasting and radio broadcasting
Addressing the challenge of developing effective English communication skills in vocational education, this study explores the integration of podcasting and radio broadcasting as an alternative to traditional classrooms. The goal is to provide vocational students with a more immersive and practical learning experience in line with communicative language teaching principles. Putra Rifara Vocational School initiated a Radio Podcast program, emphasizing technological proficiency. A seminar, "Hosting Podcast in English," was conducted to train students in podcasting and radio broadcasting. Practical exercises were included to enhance language skills, including articulation, opinion expression, and real-time dialogues. A needs analysis revealed students' interest in podcasts as learning material, with challenges related to internet limitations. The initiative positively impacted students' attitudes, behaviors, linguistic proficiency, and soft skills development. Ongoing training and mentorship are recommended to empower students in confidently hosting English podcasts. This initiative demonstrates the potential of podcasting and radio broadcasting to enrich English language learning in vocational education, contributing to linguistic proficiency and soft skills development within the educational environment. Considerations for improving internet accessibility and guiding podcast selection are recommended for future implementations
Pencegahan stunting melalui edukasi gaya hidup sehat dan penguatan ekonomi
Stunting menjadi salah satu masalah kesehatan terberat di Indonesia. Di Indonesia, stunting disebut kurang gizi, kerdil, gangguan pertumbuhan fisik pada anak dan pada otak pada anak. Pengabdian ini dilakukan Desa Bandar Sonoi Kabupaten Batubara, saat ini masalah stunting di Kabupaten Batubara menjadi isu utama yang wajib segera dilakukan penanganan dengan melibatkan seluruh sumber daya yang ada. Menurut data statistik Desa Bandar Sono termasuk salah satu desa yang tingkat stuntingnya cukup tinggi yang ada di Kabupaten Batubara. Mengingat di daerah ini Stunting merupakan masalah serius kesehatan masyarakat yang dapat berdampak buruk pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Hal ini tidak hanya terkait dengan kurangnya gizi, tetapi juga faktor-faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan holistik yang mencakup penguatan ekonomi masyarakat serta peningkatan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat.Metode yang digunakan adalah dengan mengaakan penyuluhan tentang pentingnya menjaga sanitasi dan pola hidup sehat dengan memenuhi kebutuhan gizi pada anak, serta pelatihan keterampilan membuat kue karas-karas. Tim pengabdi melakukan survey sebelum dan sesudah pelaksaan kegiatan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu-ibu dan perubahan prilaku untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dan menerapkan pola hidup sehat, pengetahuan serta meningkatnya pemahaman dan keterampilan ib-ibu desa Bandar Sono untuk mengoptimalkan usaha kue karas-karas agar mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Tindak lanjut dari kegiatan ini adanya komitmen bersama dengan mitra seperti apartur desa, petugas kesehatan dan kader posyandu untuk secara berkelanjutan memantau pemenuhi gizi pada anak setiap tahunnya dan akan di evaluasi pertiga nulan
Mengembangkan keterampilan konseling untuk meningkatkan kualitas pelayanan
Kesehatan mental adalah salah satu aspek penting dari kesejahteraan manusia. Namun sering sekali terganggu oleh karena berbagai faktor seperti lingkungan keluarga, teman sebaya, masyarakat, dan media sosial. Oleh sebab itu Brave to Talk and Share Community hadir untuk memberikan lingkungan yang kondusif, aman, dan nyaman bagi para siswa dan mahasiswa binaan sebagai wadah untuk menceritakan permasalahan mereka. Lingkungan kondusif seperti ini tercipta jika para mentor memiliki keterampilan konseling seperti teknik listening, understanding, analytical, dan empathy. Dengan demikian, pelatihan ini dilakukan untuk memperlengkapi para mentor memiliki pemahaman dan keterampilan dasar konseling. Metode yang dilakukan dalam kegiatan PkM ini adalah service learning. Teknis pelaksanaannya dilakukan dengan tiga tahap, pertama yaitu melakukan pengamatan, wawancara, dan diskusi bersama Pendiri Brave to Talk and Share Community. Tahap kedua adalah pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom meeting. Tahap ketiga adalah melakukan evaluasi terhadap kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan melakukan observasi, wawancara, dan memberikan form evaluasi melalui google form. Hasil yang diperoleh adalah peserta memahami konsep teori, dan mampu mempraktikkannya dalam latihan konseling. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan telah terlaksana dengan baik dan mencapai target yang diharapkan
Pengelolaan keuangan keluarga dalam kehidupan sehari-hari: pendekatan praktis untuk petani dan peternak
Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Bani-bani, Kecamatan Io Kufeu, Kabupaten Malaka, melalui edukasi dan pelatihan pengelolaan keuangan. Mayoritas penduduk desa ini bekerja sebagai petani dan peternak dengan penghasilan yang tidak tetap, dan saat ini hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari tanpa perencanaan untuk menabung atau investasi. Kondisi sosial yang menuntut pengeluaran tambahan untuk adat dan kegiatan sosial memperparah situasi finansial mereka.Kegiatan pengabdian ini mencakup edukasi finansial, pelatihan keterampilan kewirausahaan, akses terhadap layanan keuangan mikro, dan peningkatan literasi digital. Selain itu, program ini juga mengembangkan infrastruktur penunjang dan akses pasar untuk produk lokal. Implementasi asuransi pertanian dan perlindungan sosial juga diberikan untuk manajemen risiko. Melalui pendekatan ini, masyarakat diajak untuk aktif berpartisipasi dalam program-program yang dirancang, menciptakan komunitas yang kuat dan mendukung diversifikasi penghasilan. Diharapkan bahwa dengan adanya pelatihan dan bimbingan ini, masyarakat dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik, menciptakan sumber penghasilan baru, dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran finansial dan kemampuan pengelolaan keuangan yang lebih baik di kalangan masyarakat Desa Bani-bani
Perendaman kaki dengan air jahe hangat terhadap edema kaki ibu hamil trisemester III
Salah satu perubahan fisik saat hamil adalah pembengkakan pada kaki. Pada tahun 2023, Klinik Gebang Medika di Kecamatan Perik menemukan 60,3% ibu hamil trimester III mengalami pembengkakan kaki fisiologis. Salah satu pengobatan kaki yang mengalami edema fisiologis adalah hidroterapi atau merendam kaki dalam air jahe hangat. Desain pra-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Sampelnya adalah 34 ibu hamil trimester III yang mengalami edema tungkai dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian univariat menunjukkan rata-rata edema tungkai ibu hamil trimester III sebelum diberikan rendaman kaki air jahe hangat sebesar 5,26 dan sesudahnya sebesar 2,88. Hasil penelitian bivariat menunjukkan nilai p value = 0,000. Efektivitas merendam kaki air jahe hangat terhadap edema kaki ibu hamil trimester III. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dalam menangani edema fisiologis pada ibu hamil trimester III dapat memberikan pelayanan komplementer kebidanan salah satunya dengan berendam di air hangat ditambah bahan alami yang mudah didapat seperti jahe untuk mengurangi edema fisiologi