Jurnal Universitas Islam Malang
Not a member yet
3345 research outputs found
Sort by
Revitalisasi manajemen badan usaha milik desa (BUMDes)
Dalam undang-undang desa, pengertian BUMDes adalah badan usaha yang seluruh bagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang terpisahkan guna mengelola asset, jasa pelayanan dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa. Revitalisasi adalah upaya untuk mendaur ulang (Recycle) dengan tujuan untuk memvitalkan kembali fungsi utama dengan kata lain mengembalikan pada vitalitas fungsi utamanya yang telah pudar. Tujuan dari terlaksananya kegiatan ini yakni dilakukannya revitalisasi manajemen BUMDes Kotiom Desa Tunoe dikarenakan keadaannya saat ini yang sedang “mati suri” berdasarkan wawancara awal dengan Kepala Desa Tunoe. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini terlaksana dengan metode ceramah dan pendampingan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah outreach methods sehingga terjadi kontak langsung dengan Masyarakat dalam hal ini manajemen pengelola BUMDes Kutiom. Rencana tindak lanjud kegiatan ini yakni dengan melakukan proses pendampingan dilakukan secara langsung maupun memanfaatkan teknologi system informasi yang tersedia dengan membuat WA Group sehingga manfaat kegiatan bukan hanya bersifat pendampingan, tetapi sampai eksekusi lapangan berupa perubahan manajemen BUMDes, perumusan model usaha, dan pemetaan potensi lokal yang dapat dimanfaatkan. Selain itu, BUMDes Kutiom dan Desa Tunoe dijadikan desa binaan sehingga pendampingan dan pembinaan terjadwal. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan diketahui bahwa terdapat peningkatan pemahaman aparatur desa maupun manajemen pengelola BUMDes tentang fungsi, peran, dan manfaat keberadaan BUMDes. Hasil revitalisasi dirumuskan manajemen pengelola BUMDes yang baru dengan pemahaman dan praktek pemanfaatan potensi lokal desa yang pemanfaatannya menjadi kekuatan bagi perkembangan BUMDes
Guru berkarya: Peningkatan kompetensi dan produktivitas guru dalam dunia publikasi ilmiah
Pemahaman guru pada dunia publikasi sangat minim yang berdampak pada rendahnya karya ilmiah guru. Kegiatan ini dilakukan untuk stimulus dan meningkatkan produktivitas guru dengan metode Participatory Action Research (PAR) yang membekali guru mengenai: 1) Penerapan model pembelajaran berbasis Team Based Project pada Mata Pelajaran Sosiologi di level SMA/MA; 2) Melakukan mini riset yang menghasilkan karya ilmiah; 3) Pelatihan mengenai berbagai metode dan pendekatan dalam melakukan penelitian bidang sosiologi; 4) Tips menentukan topik yang menarik untuk dibahas, penyusunan instrumen penelitian, teknik menggali data penelitian di lapangan, mengolah hasil data lapangan, pelaporan karya ilmiah; 5) Menyusun hasil penelitian menjadi sebuah artikel ilmiah yang siap untuk dipublikasikan, guru dibekali cara menulis artikel ilmiah; 6) Guru dibekali wawasan mengenai dunia publikasi ilmiah tentang jurnal dan prosiding baik nasional maupun internasional; 7) Guru diajarkan bagaimana cara submit jurnal, dan cara mendaftar dalam prosiding; 8) Guru diajarkan penggunaan aplikasi Mandeley dan Zotero untuk melakukan pengutipan dalam penulisan artikel; 9) Guru diajarkan mengenai etika publikasi ilmiah; dan 10) Guru dikenalkan berbagai aplikasi uji plagiasi artikel seperti Turnitin, Plagiarism Checker, Small Seo Tools, dan cara pengaplikasiannya. Akhirnya guru dapat menghasilkan artikel ilmiah yang siap dipublikasikan
Added value potensi limbah pinus berbasis ekonomi hijau melalui sekolah hutan
Hutan Pinus Sleker Asri terletak di Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, Magelang. Semenjak Covid-19 melanda, kondisi hutan menjadi tidak sebagus pada saat masih menjadi destinasi wisata. Hutan pinus ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian melalui pengelolaan yang baik, terencana, dan konsisten. Salah satu permasalahan yang dihadapi yaitu belum dimanfaatkannya limbah pinus secara optimal. Sekolah hutan merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh Tim PPK Ormawa UKM Pelita Universitas Tidar. Di dalam program terdapat kegiatan yaitu pemanfaatan dan pengolahan hasil limbah pinus di Hutan Sleker Asri menjadi kerajinan berupa buket dan hiasan dinding. Sasaran kegiatan ini ialah Kelompok Wanita Tani (KWT) Permai Tani dan para remaja perempuan di Desa Gandusari dengan tujuan memberikan edukasi mengenai pengelolaan potensi hutan pinus berbasis ekonomi hijau. Metodologi yang digunakan menggunakan pendekatan PKM Participatory Action Research (PAR). Langkah pelaksanaan kegiatan yang dilakukan meliputi: pemetaan awal potensi hasil hutan; koordinasi dengan mitra; merumusakan permasalahan; penentuan agenda program kegiatan sebagai bentuk solusi permasalahan; pengorganisasian mitra atau masyarakat; pelaksanaan program dengan penyampaian pre-test dan post-test berkaitan dengan topik program, serta monitoring dan evaluasi program. Hasil dari program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan masyarakat, dan nilai tambah dalam mengoptimalkan potensi hasil di Kawasan Hutan Pinus Sleker Asri
HOUSEHOLD SOCIOECONOMIC FACTORS AFFECTING FAMILY FOOD CONSUMPTION: A CASE STUDY OF HOUSEHOLDS IN GUNUNG JATI VILLAGE EAST JAVA PROVINCE INDONESIA
Food adequacy is often a measure of household welfare. Household food consumption is the need of household members for food which aims to strengthen food security at the household level. The quality and quantity of food consumed by each individual will influence the individual's nutritional status. This research aims to analyze how socioeconomic factors influence family food consumption. The research was conducted in Gunung Jati Village, Jabung District, Malang Regency using probability sampling techniques in the form of random sampling. The sample was selected by accidental sampling as many as 49 mothers with toddlers. The data analysis method used is logistic regression. Socioeconomic factors that have the potential to influence mothers' decisions in fulfilling family food consumption are the mother's education (X2), household income (X3), and mother's nutritional knowledge (X4)
PANDANGAN DUNIA KAUM MILENIAN DALAM NOVEL KERUMUNAN TERAKHIR KARYA OKKY MADASARI
The millennial generation is often considered a digital generation because it is easy to accept the times, namely technological developments that facilitate all activities. However, there are impacts that are influenced by technological developments. One of the novels that raised this phenomenon was the novel Kerumunan Terakhir. by Okky Madasari. Kerumunan Terakhir novel tells the story of man's stuttering of technological development. The purpose of this study is to describe perspectives from various parties on technological developments. The method used is descriptive-qualitative. With a sociological research approach and using Goldmann's genetic structuralism theory and the approach used is sociological. Data collection techniques include novels, recent crowds, and interviews with authors and millennials. Data analysis techniques in the form of data tricoagulation. The results of this study have three findings, first the structure of the novel text which forms two relationships, namely equal relations between characters and the power of characters and objects. Second, the millennial worldview of technological progress, that they think the presence of technology will have an impact on life, and the author's position as representing millennials in his work he gives advice in his novel. Based on this study which uses the novel Kerumunan Terakhir which discusses human stuttering towards technological developments. So it can be said from this novel that the presence of technology is able to affect all aspects of people's lives
PENGARUH VARIASI ORIENTASI dan FRAKSI VOLUME SERAT ECENG GONDOK TERHADAP KEKUATAN UJI IMPACT KOMPOSIT SERAT ECENG GONDOK
Composite is a group of materials made from 2 or more materials and strengthened by certain treatments. To strengthen the composite, it can be done through Alkalization treatment, meaning that the fiber is soaked in a NaOH solution for a specified time to clean the surface of the fiber so that it will increase the cellulose content by reducing the lignin and hemicellulose content. Apart from alkalization, increasing the strength of the composite can be done by treating the layout of the fiber orientation and volume fraction. The research results show that the average impact price for water hyacinth fiber composites is water hyacinth fiber composite with a volume fraction of 30; 70 and 50 : 50, namely for volume fraction 30 : 70 is continuous vertical orientation: 2, 84 joules/mm, continuous horizontal orientation: 1.44 joules/mm, random orientation: 1, 88 joules/mm then for volume fraction 50: 50 is continuous vertical orientation: 3.69 joules/mm, continuous horizontal orientation: 2.26 joules/mm, random orientation: 3.1 joules/mm. From the data that has been obtained, it shows that the most optimal impact value is in the fiber orientation. continuous vertical with a volume fraction of 50 : 50, namely 3.69 joules/mm. In this study the volume fraction was 50; 50 has the highest impact price, fiber volume greatly influences the results of the impact testKomposit adalah sekumpulan material yang terbuat dari 2 bahan atau lebih dan diperkuat dengan perlakuan tertentu. Untuk memperkuat komposit dapat dilakukan melalui perlakuan Alkalisasi artinya serat direndam dalam larutan Naoh selama waktu yang ditentukan untuk membersikan permukaan serat sehingga akan meningkatkan kadar selulosa dengan berkurangnya kandungan lignin dan hemiselulosa. selain alkalisasi guna meningkatkkan kekuatan komposit dapat dilakukan melalui perlakuan tata letak orientasi/arah serat nya dan fraksi volume. Hasil penelitian menunjukkan pada komposit serat eceng gondok Harga impak rata-rata komposit serat eceng gondok dengan fraksi volume 30 ; 70 dan 50 : 50 yaitu untuk Fraksi volume 30 : 70 adalah Orientasi continuous vertical: 2, 84 joule/mm , Orientasi continuous horizontal: 1,44 joule/mm ,Orientasi acak: 1, 88 joule/mm lalu untuk Fraksi volume 50 : 50 adalah Orientasi continuous vertical : 3,69 joule/mm, Orientasi continuous horizontal: 2, 26 joule/mm, Orientasi acak: 3,1 joule/mm Dari data-data yang telah diperoleh menunjukkan harga impak yang paling optimal yaitu pada orientasi serat continuous vertical dengan fraksi volume 50 : 50 yaitu 3, 69 joule/mm. Pada penelitian ini fraksi volume 50 ; 50 memliki harga impak tertinggi volume serat sangat berpengaruh terhadap hasil dari uji impa
PENGARUH VARIASI MASSA RAGI DAN LAMA FERMENTASI PADA PEMBUATAN BIOETANOL DENGAN BAHAN AMPAS TEBU
The use of ethanol as a fuel is increasing, while the energy source is produced from fossil fuels, namely natural resources that cannot be renewed so that one day the supply will definitely run out. Therefore, bioethanol is needed as a renewable fuel. Bioethanol is a fuel made from plant materials. One of the raw materials for making bioethanol is sugarcane bagasse. This research discusses the effect of variations in yeast mass and fermentation time on the production of bioethanol from sugarcane bagasse using experimental methods. Here the variations in time for fermentation are 2, 4, 6, 8, and 10 days and the mass of yeast is 1 gram, 3 grams, and 6 grams. The results showed that variations in yeast mass of 6 grams for 10 days produced the highest alcohol content (3.5%), while variations in the length of time of the alcohol content test results where the highest value was in variations in the length of 10 days with a total of 6%, it can be concluded that the longer the time fermentation, the alcohol content value will increase.
Keywords: Bagasse, Bioethanol, Density, YieldPenggunaan etanol sebagai bahan bakar semakin berkembang, sedangkan sumber energinya dihasilkan dari bahan bakar fosil yaitu dengan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui sehingga suatu saat pasti akan menipis persediannya. Maka dari itu dibutukan bioetanol sebagai bahan bakar terbaharui, Bioetanol merupakan bahan bakar yang berbahan baku tumbuh-tumbuhan. Salah satu bahan baku pembuatan bioethanol adalah ampas tebu. Penelitian ini membahas pengaruh variasi massa ragi dan lama fermentasi pada pembuatan bioetanol dengan bahan ampas tebu menggunakan metode eksperimental. Disini variasi waktu untuk fermentasi yaitu 2, 4, 6, 8, dan 10 hari dan massa raginya 1 gram, 3 gram, dan 6 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi massa ragi 6 gram selama 10 hari menghasilkan kadar alkohol tertinggi (3,5%), sedangkan variasi lama waktu hasil pengujian kadar alkohol dimana nilai tertinggi pada variasi lama waktu 10 hari dengan jumlah 6%, dapat disimpulkan semakin lama waktu fermentasi maka akan semakin naik nilai kadar alkohol.
Kata Kunci : Ampas tebu, Bioetanol, Densitas, Randeme
ANALISIS PENGARUH KOMPOSISI GARAM TERHADAP LAJU KOROSI PADA BAJA HSS
Corrosion, which is the process of metal damage due to environmental factors such as microbes, pH, humidity, temperature, and contaminants from the metal itself, has very destructive properties for metal. Before implementing appropriate control methods, testing is often necessary to determine the appropriate approach. One useful testing method is the spray chamber test, the working principle of which involves creating a mist of corrosive media on the test sample. In this research, HSS steel was used as a test sample. Using a spray chamber test, salt water of various compositions is poured into a container to produce mist, which is produced by a mist maker. The mist is then pushed upwards by a small fan with a current of 12 v and sprayed onto the test specimen over an 8 day period. This tool is useful for determining the corrosion rate of the metal being tested, allowing the determination of how quickly the metal is subject to corrosion, which is useful in selecting materials for construction that are appropriate to environmental conditions. Based on the test results, it can be concluded that the corrosion rate for HSS steel is 0.070 MPY with a salt composition of 500 grams, 0.072 MPY with a salt composition of 750 grams, 0.142 MPY with a salt composition of 1.250 grams, and 0.162 MPY with a salt composition of 1.750 grams.Korosi, yang merupakan proses rusaknya logam akibat faktor lingkungan seperti mikroba, pH, kelembapan, suhu, dan pencemar dari logam itu sendiri, memiliki sifat yang sangat merusak bagi logam. Sebelum mengimplementasikan metode pengendalian yang tepat, seringkali diperlukan pengujian untuk menentukan pendekatan yang sesuai. Salah satu metode pengujian yang berguna adalah tes kamar semprot, yang prinsip kerjanya melibatkan pembuatan kabut media pengkorosi pada sampel uji. Dalam penelitian ini, baja HSS digunakan sebagai sampel uji. Dengan menggunakan tes kamar semprot, air garam dengan berbagai komposisi dituangkan ke dalam wadah untuk menghasilkan kabut, yang dihasilkan oleh mist maker. Kabut tersebut kemudian didorong ke atas oleh kipas kecil dengan arus 12 v dan disemprotkan ke benda uji selama periode 8 hari. Alat ini bermanfaat untuk menentukan laju korosi dari logam yang diuji, memungkinkan penentuan seberapa cepat logam terkena korosi, yang berguna dalam pemilihan material untuk konstruksi yang sesuai dengan kondisi lingkungan. Berdasarkan hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa laju korosi pada baja HSS adalah 0,070 MPY dengan komposisi garam 500 gram, 0,072 MPY dengan komposisi garam 750 gram, 0,142 MPY dengan komposisi garam 1,250 gram, dan 0,162 MPY dengan komposisi garam 1,750 gram
Implementasi Teknologi Leaflet JS dalam Sistem Peta Radar Hujan untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana Gunung Semeru
Erupsi Gunung Semeru menyebabkan dampak sosial signifikan, termasuk kerusakan infrastruktur dan korban jiwa. Akses informasi yang terbatas memperumit upaya mitigasi bencana, terutama karena erupsi sering terjadi setiap akhir tahun saat musim hujan, yang dipicu oleh lahar naik akibat air hujan di kawah. Radar hujan di wilayah Gunung Semeru sangat penting untuk mengurangi kerusakan dan korban jiwa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan website peta radar hujan berbasis Leaflet JS untuk wilayah Gunung Semeru, menyediakan informasi radar hujan dan lokasi kantor BPBD untuk penanggulangan bencana berbasis peta digital. Teknologi yang digunakan mencakup ekstraksi data Radar Gematronik C-Band menjadi visualisasi produk CMAX yang dianalisis dan diplot menggunakan software wradlib-python. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi mampu memantau curah hujan secara real-time dan menampilkan koordinat geografis wilayah curah hujan. Nilai reflektivitas berkisar antara 0 hingga 15 dBZ, menunjukkan intensitas curah hujan di wilayah tersebut. Pengujian aplikasi menunjukkan efektivitas dalam pemantauan real-time curah hujan dan diterima dengan baik oleh 90% responden, meskipun ada rekomendasi peningkatan akurasi radar dan pengujian lebih lanjut. Aplikasi ini bermanfaat bagi BPBD dalam sosialisasi dan masyarakat untuk kesiapsiagaan bencana, terutama saat musim hujan.Erupsi Gunung Semeru menyebabkan dampak sosial signifikan, termasuk kerusakan infrastruktur dan korban jiwa. Akses informasi yang terbatas memperumit upaya mitigasi bencana, terutama karena erupsi sering terjadi setiap akhir tahun saat musim hujan, yang dipicu oleh lahar naik akibat air hujan di kawah. Radar hujan di wilayah Gunung Semeru sangat penting untuk mengurangi kerusakan dan korban jiwa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan website peta radar hujan berbasis Leaflet JS untuk wilayah Gunung Semeru, menyediakan informasi radar hujan dan lokasi kantor BPBD untuk penanggulangan bencana berbasis peta digital. Teknologi yang digunakan mencakup ekstraksi data Radar Gematronik C-Band menjadi visualisasi produk CMAX yang dianalisis dan diplot menggunakan software wradlib-python. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi mampu memantau curah hujan secara real-time dan menampilkan koordinat geografis wilayah curah hujan. Nilai reflektivitas berkisar antara 0 hingga 15 dBZ, menunjukkan intensitas curah hujan di wilayah tersebut. Pengujian aplikasi menunjukkan efektivitas dalam pemantauan real-time curah hujan dan diterima dengan baik oleh 90% responden, meskipun ada rekomendasi peningkatan akurasi radar dan pengujian lebih lanjut. Aplikasi ini bermanfaat bagi BPBD dalam sosialisasi dan masyarakat untuk kesiapsiagaan bencana, terutama saat musim hujan
تحليل المحتوى اللغوي من كتاب التعليم “Bahasa Arab”للفصل السادس الابتدائي تأليف حلمي قاسم مباح ومحمد رضا مسلم على نظرية رشدي أحمد طعيمة: Analisis Konten Bahasa pada Buku Ajar "Bahasa Arab" Kelas 6 SD Karya Hilmi Qosim Mubah dan M. Ridlo Muslim Menggunakan Pendekatan Rusydi A. Thuaimah
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian konten linguistik dari buku pembelajaran "Bahasa Arab" untuk kelas enam sekolah dasar yang ditulis oleh Hilmi Qasim Mubah dan Muhammad Ridho Muslim, dengan teori Rashid Ahmad Thu’aima. Penelitian ini merupakan penelitian analisis, dan menganalisis konten buku dari sisi bahasa dengan pendekatan kuantatif. Metode pengumpulan data dengan cara mengamati buku dan dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa buku pembelajaran "Bahasa Arab" untuk kelas enam sekolah dasar yang ditulis oleh Hilmi Qasim Mubakh dan Muhammad Ridho Muslim, dari segi konten linguistik sesuai dengan teori Rusdi Ahmad Thu’aima dalam penyusunan buku, dengan tingkat kesesuaian sebesar 76.25% dinilai sesuai.
Kata kunci: Analisis Bahasa, Buku Ajarيهدف هذا البحث إلى معرفة مناسبة المحتوى اللغوية لكتاب التعليم “Bahasa Arab” للفصل السادس الابتدائي من تأليف حلمي قاسم مباح ومحمد رضا مسلم على نظرية رشدي أحمد طعيمة.هذا البحث بحث تحليلي ويحلل المحتوى الكتاب من حيث اللغة بمدخل الكمي. وجمعت البيانات بطريقة ملاحظة الكتاب والوثائق. نتيجة هذا البحث أن كتاب التعليم “Bahasa Arab” للفصل السادس الابتدائي تأليف حلمي قلسم مباح ومحمد رضا مسلم من حيث المحتوى اللغوي مناسب مع نظرية رشدي أحمد طعيمة في إعداد الكتاب بأسس إعداد الكتاب بالنسبة المئوية 76.25% بتقدير مناسب