Jurnal Universitas Islam Malang
Not a member yet
3345 research outputs found
Sort by
THE IMPACT OF PRODUCT QUALITY AND SERVICE QUALITY ON PURCHASE DECISIONS THE MEDIATING ROLE OF BRAND IMAGE
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, dan citra merek terhadap keputusan pembelian konsumen di Rumah Makan Bebek Goreng Cak Anton Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 170 konsumen. Metode analisis yang digunakan adalah uji Sobel untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (i) kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian; (ii) kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian; (iii) kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek; (iv) kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek; (v) citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian; (vi) kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian melalui citra merek; dan (vii) kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian melalui citra merek. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengelolaan kualitas produk, pelayanan, dan citra merek untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen di industri kuliner.
Kata kunci: Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Citra Merek, Keputusan Pemebelian, Sobel
Abstract
This study investigates the impact of product quality, service quality, and brand image on consumer purchase decisions at Bebek Goreng Cak Anton Restaurant in Jombang. A quantitative approach employing a survey design was adopted, with data collected through questionnaires distributed to 170 consumers. The analytical method utilized was the Sobel test to evaluate both direct and indirect relationships among the variables. The findings reveal that: (i) product quality exerts a positive and significant influence on purchase decisions; (ii) service quality has a positive and significant impact on purchase decisions; (iii) product quality positively and significantly affects brand image; (iv) service quality positively and significantly affects brand image; (v) brand image has a positive and significant effect on purchase decisions; (vi) product quality influences purchase decisions positively and significantly through brand image; and (vii) service quality influences purchase decisions positively and significantly through brand image. These results have substantial implications for effectively managing product quality, service quality, and brand image to enhance consumer purchase decisions within the culinary industry
 
Creating early childhood Islamic spiritual education with cartoons Rara and Nussa as a method for Quranic learning
The aims of this study is to determine the content of the Qur'an in the film Nusa and Rara. The education of the Qur'an holds significant importance for children. Individuals can attain knowledge of God through the Qur'an. The Nussa and Rara animation represents an effective digital medium. Facilitating children's comprehension of the Qur'an and incorporating Islamic values into their everyday practices. Because Merdeka curriculum and Profil Pelajar Pancasila are used in schools, so that learning the Qur'an can be integrated into children's daily lives. This study employs descriptive qualitative methodologies. The data source is the animated film "Nussa and Rara." The data collection method involves analyzing three specific episodes from the animated film Nussa and Rara: "Who Are We," "Free Rewards," and "Brother Nussa." The method of data analysis employed is content analysis of the chosen episodes. Aligning with verses from the Qur'an and pertinent Islamic literature. This research identifies several values of Islamic religious education in the film, specifically faith, worship, and monotheism as This animation is appropriate for preschool children due to its brief duration and incorporating of a conclusion at the story's end. This research concludes that Nusa and Rara are appropriate for early childhood viewing, as they correspond with children's characteristics and incorporate moral and Islamic religious values, thereby aiding in children's learning of the Quran. Furthermore. This film relates to the Merdeka curriculum and the Profil Pelajar Pancasila. The integration of the Quran are happen in daily life
China's public diplomacy toward Taiwan to support its reunification agenda
The political dynamics between China and Taiwan have made China's reunification agenda increasingly difficult to achieve, while also driving public diplomacy as a strategy to influence Taiwanese public opinion. Although several studies have discussed the China-Taiwan relationship, research specifically analyzing how public diplomacy is carried out to support the reunification agenda is still limited. This research aims to assess how China’s public diplomacy is carried out towards Taiwan in support of the China-Taiwan reunification efforts and to assess the extent to which these public diplomacy efforts have been successful. This research uses a descriptive-analytical qualitative method with secondary data and applies the three-dimensional public diplomacy framework from Leonard, Stead, and Smewing, as well as the four stages impact hierarchy of public diplomacy achievement. The findings shows that China has succeeded in keeping the reunification discourse alive and promoting Taiwan's public engagement with the reunification agenda, but has not significantly changed public perception. The weakness of China's public diplomacy can be attributed to the dominance of state actors in its implementation, the strengthening of Taiwan’s national identity, and the low public trust in the "One Country, Two Systems" framework as the proposed solution for reunification. This study demonstrates that China’s public diplomacy still faces significant challenges in building public support for the China-Taiwan reunification agenda
PENGARUH PENAMBAHAN VIRGIN COCONUT OIL DAN VITAMIN C DALAM PENGENCER SARI BUAH SEMANGKA KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA BABI LANDRACE
Penelitian ini bertujuan menemukan kombinasi terbaik penambahan virgin coconut oil (VCO) dan vitamin C dalam pengencer sari buah semangka dan kuning telur untuk mempertahankan kualitas spermatozoa babi landrace. Semen ditampung dua kali seminggu dari satu ekor ternak babi landrace jantan yang berumur dua tahun. Metode penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan tersebut terdiri atas P0= sari buah semangka (SBS) 80%+ kuning telur (KT ) 20%, P1= SBS 80%+KT 20%+VCO 1,5%, VIT C 0,1 mg/mL, P2= SBS 80%+KT 20%+VCO 3,0%, VIT C 0,2 mg/mL, P3= SBS 80%+KT 20%+VCO 4,5%, VIT C 0,3 mg/mL, P4= SBS 80%+KT 20%+VCO 6,0%, VIT C 0,4 mg/mL. Semen yang telah diencerkan disimpan dalam coolbox pada suhu 15-20ºC, kemudian diamati setiap 8 jam sampai persentase motilitas spermatozoa 40%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semen yang diencerkan menggunakan sari buah semangka pada perlakuan P1 (VCO 1,5% dan vitamin C 0,1%) mempunyai kualitas yang berpegaruh nyata (P<0,05) dibandingkan dengan perlakuan lainnya, yaitu motilitas mencapai motilitas (53,75±4,79%), viabilitas (59,75±5,56%), abnormalitas (3,75±0,29%) dan daya tahan hidup (29,50±0,82 jam). Disimpulkan bahwa penambahan VCO 1,5% dan vitamin C 0,1% ke dalam pengencer sari buah semangka efektif dalam mempertahankan kualitas spermatozoa babi landrace
Program “KREASI” (kelas relaksasi lansia hipertensi) untuk menurunkan tekanan darah dan kecemasan
Penyakit tidak menular yang paling banyak dialami lansia adalah hipertensi dan berpotensi terjadi komplikasi penyakit katastropis jika tidak terkontrol. Fenomena ini terjadi pada kelompok lansia hipertensi di wilayah mitra. Salah satu faktor risiko yang dialami mitra adalah tekanan darah yang berfluktuasi dan adanya kecemasan. Kondisi ini belum mendapatkan intervensi, terutama dalam hal teknik relaksasi. Maka dari itu, penting dilakukan penyebarluasan hasil penelitian melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan untuk mengontrol tekanan darah dan tingkat kecemasan kelompok lansia hipertensi. Program yang ditawarkan bernama ‘’KREASI’’ yaitu Kelas Rekreasi Lansia Hipertensi. Adapun sesi dalam program ini terbagi menjadi 3, yaitu sesi relaksasi otot progresif dan musik relaksasi, sesi senam ORHIBA dan terapi tertawa, serta sesi art drawing therapy. Intervensi ini sudah diujicobakan oleh tim pengabdian masyarakat dalam penelitian sebelumnya dengan hasil ada pengaruh yang signifikan intervensi ini terhadap tekanan darah dan tingkat kecemasan lansia hipertensi. Hasil ini sudah dipublikasikan ke dalam jurnal terakreditasi nasional SINTA 2 dan 3 pada tahun 2023 dan 2024. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah memberikan demonstrasi langsung kepada kelompok lansia dan pemantauan kondisi lansia pasca program melalui kader lansia dengan memanfaatkan platform WhatsApp. Harapannya, program ini mampu mengontrol tekanan darah dan tingkat kecemasan sehingga risiko komplikasi penyakit tidak terjadi. Hasil yang didapatkan adalah terjadinya penurunan rerata tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, dan tingkat kecemasan antara sebelum dan setelah pelaksanaan program. Hasil ini diharapkan dapat dijadikan landasan untuk mengembangkan intervensi yang relevan untuk kelompok lansia hipertensi
Peningkatan keselamatan kerja melalui protokol K3 dalam penanganan obat sitotoksik
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan tenaga kesehatan dalam menerapkan protokol Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) saat menangani sediaan sitotoksik di salah satu rumah sakit di Kota Kupang. Mitra kegiatan menghadapi tantangan utama berupa ketidakkonsistenan penerapan K3, terutama dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) dan kesiapan lingkungan kerja. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan interaktif yang mencakup teori dan praktik, simulasi prosedur penanganan sitotoksik, demonstrasi penggunaan APD, serta pendampingan langsung di lapangan untuk memastikan penerapan protokol yang tepat. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebesar 30%, dengan 80% peserta melaporkan perubahan signifikan dalam penerapan prosedur K3 di lapangan. Diskusi evaluatif dengan mitra menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil membangun kesadaran pentingnya K3 sebagai budaya kerja, serta memperkuat komitmen manajemen rumah sakit dalam menyediakan fasilitas yang mendukung K3. Rekomendasi untuk keberlanjutan program ini termasuk pengembangan pelatihan berkala yang lebih berbasis studi kasus dan peningkatan fasilitas penunjang. Kesimpulannya, program pelatihan dan pendampingan ini memberikan kontribusi positif dalam peningkatan keselamatan kerja tenaga kesehatan, dengan harapan dapat dilanjutkan dan diperluas di masa mendatang
Manajemen database anggota organisasi melalui aplikasi online “SIDAMU”
AUM yang berada di kabupaten Ponorogo sebanyak 268 yang terdiri dari lembaga pendidikan dasar dan menengah sebanyak 50 sekolah/madrasah, 1 perguruan tinggi Muhammadiyah, 9 pesantren Muhammadiyah, LKSA Muhammadiyah sebanyak 19 lembaga, 33 Suryamart Muhammadiyah, 6 AUM Kesehatan, dan 6 AUM bidang keuangan, serta 144 lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD). Kondisi tersebut menuntut Muhammadiyah Ponorogo untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang terintegrasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tersebar di seluruh AUM yang ada di kabupaten Ponorogo. Salah satu upaya meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam pengelolaan sumber daya manusia. Melalui kegiatan Pelatihan SIDAMU pengabdi melakukan kegiatan pengabdian diawali dengan perencanaan meliputi observasi ke mitra dan penyusunan proposal kegiatan, selanjutnya tahap pelaksanaan dilakukan dengan proses pelatihan dan pendampingan pasca kegiatan kemudian dilanjutkan monitoring dan evaluasi pada tahap terakhir. Pelatihan ini menghasilkan input database anggota Muhammadiyah Ponorogo sebanyak 1607 orang dan operator data sebanyak 102 orang. Dengan demikian pengabdian ini dapat mengintegrasikan data anggota Muhammadiyah Ponorogo yang tersebar di beberapa AUM yang ada di kabupaten Ponorogo
Peningkatan kesejahteraan tenaga outsourcing melalui program bantuan sembako berbasis semangat kebersamaan
Kesejahteraan sosial dan solidaritas tenaga outsourcing di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang, perlu ditingkatkan. Permasalahan mereka adalah kondisi kerja yang tidak stabil, upah rendah, dan minimnya jaminan sosial. Mereka sering kali tidak memiliki status kerja tetap meskipun bekerja bertahun-tahun di institusi yang sama. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan kesejahteraan mereka sebagai bentuk bantuan sosial. Metode yang digunakan participation action research (PAR) dengan tahapan utama kegiatan adalah pembagian sembako untuk 38 orang peserta dari tenaga outsourcing PT Danamartha Sejahtera Utama dan mitra pujasera Eureka di Universitas Kristen Maranatha Bandung bersama mitra Pusat Bahasa Korea. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 4 April 2024. Bantuan sosial diberikan kepada tenaga outsourcing PT Danamartha Sejahtera Utama dan mitra pujasera Eureka di Bandung. Hasil pengabdian peserta dari tenaga outsourcing PT Danamartha Sejahtera Utama (DSU) sebanyak 8 orang (21%), Pegawai Tenant Food Court Eureka sebanyak 30 orang (79%) dengan rentang usia 18-53 tahun dan sebanyak 9 orang (24%) berjenis kelamin laki-laki dan sebanyak 29 orang (76%) berjenis kelamin perempuan. Jumlah terbesar karyawan perempuan, berarti mereka adalah garda terdepan dalam menyelamatkan perekonomian keluarga, sehingga kegiatan ini dapat membantu mereka. Evaluasi menyatakan bahwa kegiatan ini sebanyak sebanyak 22 peserta (58%) menyatakan berhasil dan dapat dilanjutkan dengan kegiatan serupa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dapat memperkuat keterlibatan komunitas dalam program pemberdayaan dan menjadi model replikasi di wilayah lain
TARKAM LONDO: METODE PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS HOBI SEPAK BOLA DAN LEARNING-BY-DOING
This research examines enactive English language acquisition using a hobby-based method, exhibited by the "Tarkam Londo" YouTube video production. Employing enactive learning derived from social cognitive theory, it seeks to provide an innovative viewpoint on English language acquisition. This research employs a qualitative document study methodology to investigate the English learning process by creating and disseminating audiovisual content related to football on a YouTube channel. The data-gathering process involved the examination of informal researcher diaries, football videos, and manually revised English transcripts of selected occurrences. Descriptive and interpretative analyses looked at how the quality of commentator language changed over time and combined documentary information with related research to understand how active learning and hobbies affect English skill development. Data verification employed source triangulation and comprehensive content evolution analysis. Research shows that hobby-orientated enactive learning significantly improves English language acquisition. "Tarkam Londo" serves as an interactive learning approach, resulting in greater English proficiency, increased self-efficacy, improved everyday living, prospective job progression, and mastery of enactive abilities. The provision of consistent football commentary evidence enables continuous language practice. Enactive learning via independent experimentation and reflection on failures is essential for identifying effective techniques, supplemented by vicarious learning. This learning method is also relevant in relation to the concept of technopolitics, namely the use of technology for certain purposes, even though it is not explicitly political. The study finds that combining hobbies with enactive learning in making videos is a good and lasting way to learn English, suggesting similar approaches for other hobbies and calling for more research to test how well it works for students learning English and other languages
Effect of Artificial Aging Temperature on the Hardness and Compressive Strength of Aluminum Foam
Aluminium foam merupakan material berpori yang semakin banyak digunakan dalam aplikasi struktural ringan dan penyerap energi karena memiliki rasio kekakuan terhadap berat yang tinggi serta kemampuan serap benturan yang baik. Meskipun demikian, performa mekanik Aluminium foam sangat bergantung pada perlakuan termal pasca-produksi, khususnya proses artificial aging. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi suhu perlakuan artificial aging terhadap sifat kekerasan dan kekuatan tekan busa aluminium berbasis paduan Al/Ca. Sampel busa aluminium diperoleh secara komersial dan diproses melalui gas-induced casting menggunakan agen pembusa TiH₂ untuk menghasilkan struktur pori tertutup. Perlakuan aging dilakukan pada tiga suhu berbeda, yaitu 165°C, 208°C, dan 250°C, masing-masing selama 6 jam setelah proses solution heat treatment dan quenching. Hasil uji kekerasan Vickers dan uji tekan menunjukkan bahwa suhu 165°C menghasilkan peningkatan paling signifikan, dengan kekerasan sebesar 58,4 HV dan kekuatan tekan 2,39 MPa. Sebaliknya, peningkatan suhu aging hingga 208°C dan 250°C menyebabkan penurunan sifat mekanik akibat fenomena overaging. Analisis struktur mikro mendukung hasil tersebut, di mana presipitat halus dan merata terlihat pada suhu 165°C, sedangkan pertumbuhan presipitat berlebih diamati pada suhu yang lebih tinggi. Dengan demikian, suhu aging 165°C direkomendasikan sebagai kondisi optimal untuk meningkatkan performa mekanik busa aluminium pada aplikasi struktural ringan dan penyerap energi.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi suhu perlakuan artificial aging terhadap sifat kekerasan dan kekuatan tekan busa aluminium berbasis paduan Al/Ca. Sampel busa aluminium diperoleh secara komersial dan diproses melalui gas-induced casting menggunakan agen pembusa TiH₂ untuk menghasilkan struktur pori tertutup. Perlakuan aging dilakukan pada tiga suhu berbeda, yaitu 165°C, 208°C, dan 250°C, masing-masing selama 6 jam setelah proses solution heat treatment dan quenching. Hasil uji kekerasan Vickers dan uji tekan menunjukkan bahwa suhu 165°C menghasilkan peningkatan paling signifikan, dengan kekerasan sebesar 58,4 HV dan kekuatan tekan 2,39 MPa. Sebaliknya, peningkatan suhu aging hingga 208°C dan 250°C menyebabkan penurunan sifat mekanik akibat fenomena overaging. Analisis struktur mikro mendukung hasil tersebut, di mana presipitat halus dan merata terlihat pada suhu 165°C, sedangkan pertumbuhan presipitat berlebih diamati pada suhu yang lebih tinggi. Dengan demikian, suhu aging 165°C direkomendasikan sebagai kondisi optimal untuk meningkatkan performa mekanik busa aluminium pada aplikasi struktural ringan dan penyerap energi