Jurnal Universitas Islam Malang
Not a member yet
3345 research outputs found
Sort by
Penerapan teknologi green water IPAL dalam peningkatan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan untuk pemberdayaan komunitas perkotaan
Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan kegiatan pengabdian masyarakat terkait pengelolaan air limbah dan air hujan di kawasan urban melalui penerapan teknologi sederhana, seperti sumur resapan dan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sederhana. Pengelolaan yang efektif terhadap air hujan dan limbah menjadi penting untuk mengurangi dampak lingkungan negatif di kawasan urban yang padat penduduk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan campuran, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui survei, wawancara, dan observasi lapangan di beberapa titik lokasi yang telah diterapkan teknologi tersebut. Hasil yang dicapai menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan air hujan dan limbah, yang tercermin dari peningkatan rata-rata pengetahuan dari 20% menjadi 90% setelah dilakukan program edukasi dan pelatihan. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Meskipun demikian, artikel ini juga menyoroti tantangan terkait kesadaran masyarakat dan keberlanjutan program yang perlu lebih diperhatikan dalam perencanaan jangka panjang. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas dari program pengelolaan air limbah dan air hujan. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi teknologi sederhana dan pendekatan edukasi dalam meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan dan mendorong keberlanjutan lingkungan yang lebih baik
Upaya pencegahan sarkopenia melalui edukasi dan pengukuran kekuatan otot pada lansia
Sarkopenia merupakan kondisi degeneratif yang ditandai dengan penurunan massa dan kekuatan otot. Pengabdian ini bertujuan untuk mencegah sarkopenia melalui sosialisasi, edukasi, dan tindak lanjut pengukuran kekuatan otot pada masyarakat lansia di Kelurahan Randusari, Kota Semarang. Metode yang digunakan meliputi edukasi dan skrining kekuatan otot menggunakan alat electromyography sebagai indikator dini risiko sarkopenia. Electromyography merupakan alat ukur kekuatan kontraksi otot yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi otot. Proses screening sarkopenia diawali dengan identifikasi gejala melalui kuesioner, dilanjutkan dengan pengukuran kekuatan otot menggunakan electromyography sebagai indikator utama. Jika kekuatan otot menunjukkan nilai di bawah ambang batas, maka dilakukan evaluasi performa fisik, seperti kecepatan berjalan, dilakukan untuk menentukan tingkat keparahan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, sarkopenia diklasifikasikan menjadi probable, confirmed, atau severe. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya pola makan bergizi dan aktivitas fisik rutin, serta terdeteksinya kelompok lansia dengan risiko penurunan fungsi otot yang kemudian diarahkan untuk tindak lanjut intervensi kesehatan. Program ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kesadaran pencegahan sarkopenia dan penguatan kapasitas komunitas dalam menjaga kesehatan otot lansia. Rekomendasi pengembangan program ini adalah pelaksanaan monitoring berkelanjutan dan pelibatan lebih luas dari pemangku kepentingan setempat untuk meningkatkan efektivitas pencegahan sarkopenia di masa depan
Penerapan kompor bioenergi berbasis minyak jelantah sebagai inovasi wirausaha dan pemasaran digital
Energi merupakan hal yang utama bagi kehidupan manusia dimana masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil. Masyarakat Indonesia sangat menyukai kuliner dari proses menggoreng. Minyak jelantah dari proses menggoreng tersebut dapat digunakan sebagai bioenergy. Tujuan kegiatan PKM ini adalah aplikasi penggunaan minyak jelantah sebagai inovasi kewirausahaan dan strategi pemasaran berbasis online. Mitra kegiatan PKM ini adalah siswa SMP dan SMA Yayasan Pewaris Peradaban, Ciseeng sebanyak 55 orang. Pendidikan Kewirausahaan sejak dini perlu dilakukan agar mereka dapat meningkatkan keberdayaan ekonomi dan mengurangi pengangguran dikemudian hari. Aplikasi Penggunaan minyak jelantah sebagi inovasi kewirausahaan dapat meningkatkan efisiensi biaya sebanyak 10% dari total biaya. Kewirausahaan ini juga didukung dengan pemasaran digital sehingga jangkauan pemasaran tidak hanya sekitar ciseeng, tetapi juga Bogor dan Tangerang. Pengaplikasian excel untuk meningkatkan pembuatan laporan keuangan yang mempermudah pemantauan keuangan. Kesimpulan kegiatan ini adalah para pelajar YPP dapat meningkatkan kegiatan bisnis dengan pemasaran digital, pembuatan produk yang higienis, penganggaran yang efisien, membuat laporan keuangan dan system professional
Peningkatan pemahaman pelaporan SPT tahunan melalui penyusunan laporan keuangan sederhana pada wajib pajak UMKM
UMKM merupakan salah satu sektor ekonomi terbesar yang mampu menggerakkan perekonomian Indonesia. Jumlah UMKM di Indonesia mencapai 60 juta pelaku usaha UMKM, namun jumlah UMKM yang terdaftar di sistem pajak hanya berkisar 2,3 juta saja, meliputi wajib pajak badan dan orang pribadi, artinya, hanya sekitar 0,3% WP UMKM yang sudah mendaftarkan usahanya ke KPP setempat. Hal ini menjadi latar belakang dilaksanakannya pengabdian ini. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan 25 pelaku usaha UMKM di Kecamatan Ngaliyan dalam menyusun laporan keuangan dan melaporkan SPT Tahunan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku. Sasaran kegiatan pengabdian kali ini adalah 25 pelaku usaha UMKM. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode service learning yang meliputi tiga tahap: ceramah, tutorial dan diskusi. Kegiatan ceramah berlangsung selama 45 menit menggunakan presentasi visual, tutorial dilaksanakan secara interaktif dengan worksheet untuk memandu peserta melaporkan SPT, dan diskusi serta evaluasi dilakukan melalui sesi tanya jawab untuk mengklarifikasi materi yang diajarkan. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah sebanyak 76% peserta berhasil menyusun laporan keuangan dan melaporkan SPT Tahunan pajaknya. Hal ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam penyusunan laporan keuangan dan kewajiban perpajakan
Structure, conduct, and performance analysis of the seaweed market in eastern Indonesia: a case study from Rote Ndao
Rote Island holds significant potential for seaweed development; however, the existing marketing system has yet to provide adequate welfare guarantees for seaweed farmers, as well as for other market participants. This study aims to analyze the structure, conduct, and performance of the seaweed market in Rote Barat District, Rote Ndao Regency, using the Structure-Conduct-Performance (SCP) approach. A mixed-methods research design was employed, with primary data collected through questionnaires and interviews involving 38 seaweed farmers and other market actors. The findings indicate that the market structure is oligopsonistic, with a concentration ratio (CR4) of 17.49% and a Herfindahl-Hirschman Index (HHI) of 10,000, reflecting a highly concentrated market. Barriers to market entry are also substantial, as evidenced by a Minimum Efficiency Scale (MES) of 62%. In terms of market conduct, prices are determined unilaterally by large traders and aggregators, while farmers tend to act as price takers. Market performance reveals high marketing margins and low farmer shares, indicating an unequal distribution of profits that disadvantages producers. Therefore, policy intervention and institutional strengthening, such as the formation of seaweed cooperatives, are necessary to foster a more transparent and equitable market system
Volatility analysis of broiler chicken prices in the ramadhan period: a strategic food perspective
The price volatility of broiler chicken, a strategic food commodity in Indonesia, becomes a critical issue that escalates significantly during each Ramadan period. This annual phenomenon negatively impacts consumer purchasing power and the sustainability of culinary MSMEs. This study aims to analyse the patterns and measure the persistence level of broiler chicken price volatility to understand the market dynamics during this high-demand period. Using weekly time-series data from the National Strategic Food Price Information Centre (PIHPS) from March 2017 to April 2023, this research applies the Generalised Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH) model. The analysis begins with the ADF stationarity test, the ARMA model identification, and the ARCH effect test to validate the use of the GARCH model. The results show that the price data is stationary at the level and exhibits a significant ARCH effect. The GARCH (1,1) model was selected as the best fit for capturing volatility dynamics. The estimation results indicate the presence of volatility clustering with a high degree of persistence (α + β = 0.743). The larger GARCH coefficient (β = 0.485) compared to the ARCH coefficient (α = 0.258) shows that past volatility has a stronger effect on current price changes than new events do. A high level of persistence implies that a price shock will not dissipate quickly, suggesting that reactive, short-term stabilisation policies are likely to be less effective
PEMBELAJARAN BAHASA ARAB UNTUK ANAK USIA DINI (STUDI KASUS DI RA ULUL ALBAB DAN TK AISIYAH BUSTANUL ALTHFAL 4 MANGLI KALIWATES JEMBER)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran bahasa arab untuk anak usia dini yang mencakup tujuan, materi, metode/media, dan evaluasi di RA Ulul Albab dan TK Aisiyah Bustanul Athfal 4 Mangli Jember. Penelitian ini penting dilakukan karena kajian mendalam mengenai pembelajaran bahasa Arab pada anak usia dini masih terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus multisitus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles & Huberman yang terdiri dari data collection, data display, data condensation, dan conclusions; drawing/verifying. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Tujuan pembelajaran bahasa arab di kedua lembaga adalah mengenalkan kosa kata dasar, 2) Materi di Ulul Albab mencakup kosa kata, lagu, huruf hijaiyah, dan angka 1-10, sedangkan di TK Aisiyah mencakup kosa kata, huruf hijaiyah, dan angka 1-10, 3) Metode/strategi di Ulul Albab yaitu mengahafal, menyanyi, dan gerakan peraga, medianya yakni LKPD, buku panduan, pasir, dan plastisin. Adapun di TK Aisiyah yakni bernyanyi, syair, dan cerita, dan medianya yaitu buku, majalah ALIF, video, laptop, dan LCD, 4) Evaluasi di kedua lembaga terdiri dari formatif dan sumatif. Penelitian ini memberikan gambaran tentang pembelajaran bahasa Arab anak usia dini sekaligus menjadi rujukan bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam mengembangkan model pembelajaran yang lebih sesuai.
Kata kunci: Anak Usia Dini, Pembelajaran Bahasa Arab, Studi Multisitus.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran bahasa arab untuk anak usia dini yang mencakup tujuan, materi, metode atau media, dan evaluasi di RA Ulul Albab Mangli Kaliwates Jember dan TK Aisiyah Bustanul Athfal 4 Mangli Kaliwates Jember. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dengan rancangan studi multisitus. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis Miles & Huberman yang terdiri dari data collection, data display, data condensation, dan conclusions; drawing/verifying. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Tujuan PBA di ULBA dan ABA untuk mengenalkan kosa kata dasar, 2) Materi PBA di ULBA mencakup kosa kata, lagu arab, huruf hijaiyah, dan angka 1-10, sedangkan di ABA mencakup kosa kata, huruf hijaiyah, dan angka 1-10, 3) Metode dan strategi PBA di UlBA yaitu mengahafal, menyanyikan lagu, dan gerakan peraga, dan medianya yakni LKPD, buku panduan, pasir, dan plastisin. Adapun di ABA yakni bernyanyi dengan lagu, syair, dan cerita. Dan medianya yaitu buku, majalah ALIF, video, laptop, dan juga LCD, 4) Evaluasi di ULBA dan ABA sama-sama terdiri dari formatif dan sumatif.
Kata kunci: Pembelajaran Bahasa Arab, Anak Usia Dini
A MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL KELAS IV SD NEGERI 1 PASALAKAN
This research aims to determine the increase in the mathematical understanding of fourth-grade students (Class IV A) at SD Negeri 1 Pasalakan through the application of the Contextual Teaching and Learning model. The type of research used is Classroom Action Research (CAR), which was carried out in two cycle (Cycle I and Cycle II) following pre-cycle activities. The research subjects were the students of Class IV A. Data collection techniques included test (to measure understanding) and observation (to observe the implementation of the actions). The data were analyzed qualitatively. The research result show a significant increase in students mathematical understanding through the implementation of Contextual Teaching and Learning. The analysis results in the pre-cycle showed that only 9 students (28,8) met the learning objective achievement criteria, with a class average score of 53,84. In Cycle I, students understanding increased 14 students (53,8%) who achieved mastery, with an average of 64,23. Then, in Cycle II, there was a further increase, with 21 students (80,7%) achieving mastery, with an average score of 78,26. Through contextual learning, students found it easier to understand concepts and solve mathematical problems and were actively involved in the learning process. Based on the research result, it can be concluded that the application of contextual learning is proven to be effective and can improve the mathematical understanding of Class IV A students at SD Negeri 1 Pasalakan until they reach the established mastery criteria. The practical implication is that contextual learning, adapted to students characteristics, is highly recommended as a strategy to make mathematics more relevant and no longer the enemy of students.
Keywords: mathematical understanding, contextual learning, elementary school mathematics, Classroom Action ResearchPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan pemahaman matematis siswa kelas IV A SD Negeri 1 Pasalakan melalui pembelajaran kontekstual. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari kegiatan pra siklus, siklus I, dan siklus II. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan observasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman matematis siswa melalui penerapan pembelajaran kontekstual. Hasil analisis pada pra siklus hanya 9 siswa (28,8%) yang memenuhi kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran dengan nilai rata-rata kelas sebesar 53,84. Pada siklus I pemahaman siswa meningkat menjadi 14 siswa (53,8%) yang tuntas dengan rata-rata 64,23. Kemudian pada siklus II terjadi peningkatan sebanyak 21 siswa (80,7%) tuntas dengan nilai rata-rata 78,26. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan pemahaman matematis siswa
An Analysis of Students’ Creative Thinking Errors in Solving Polyhedra Problems
Creative thinking skills are important in mathematics learning, especially in geometry, which requires students to generate ideas, choose alternative strategies, and construct flexible representations of spatial figures. However, students' creative abilities in polyhedra are still relatively low. This study aims to describe junior high school students' creative thinking errors in solving problems on flat-sided spatial figures based on indicators of fluency, flexibility, and originality. This study employed a qualitative descriptive approach. Initially, 35 ninth-grade students completed a creative thinking test on polyhedra problems, and three ninth-grade students who exhibited the highest number of errors were selected through purposive sampling for in-depth analysis. The research instrument was a creative thinking skill essay test with open-ended questions about polyhedra. The results showed that students' creative thinking abilities were in the low category, with fluency scores of 38%, flexibility scores of 32.5%, and originality scores of 21.7%. Qualitatively, students tended to produce similar container shapes, explored few variations in shape, and showed few truly new ideas. Students made mistakes in providing ideas, incorrectly converted information into solid elements, and wrote answers that could not be realized as three dimensional solids. Overall, the study concludes that students’ creative thinking skills in solving polyhedra problems still require enhancement through learning strategies that promote idea exploration and foster a deeper understanding of polyhedral concepts
THE EFFECT OF RELIGIOSITY AND BOYCOTT DECISIONS ON BRAND LOYALTY OF PRO-ISRAEL PRODUCTS
AbstractThe boycott action against pro-Israel products is widely voiced by Muslim consumers as a form of concern for Muslims in Gaza, Palestine, who have been unjustly massacred for years, triggering genocide by the Israeli Zionists. This study aims to determine the influence of religiosity and brand loyalty on the action of Muslim boycott decisions against pro-Israel products. From this objective, a research question can be developed, "Does the religiosity and brand loyalty of Muslims affect the decision to boycott pro-Israel products?" With the hope that the decision to boycott pro-Israel product loyalty will have an effect on business (economic) losses for Israel and its allies. This study is a quantitative study with an associative descriptive approach. The sample design used 100 respondents, namely Muslim consumers who have or frequently use pro-Israel products. The sampling technique used is non-probabilty purposive sampling. Data analysis uses multiple linear regression. The results of the study answer the research questions that partially, (i) Religiosity has a significant effect on the decision to boycott; and (ii) Brand Loyalty also has a significant effect on the decision to boycott. Meanwhile, simultaneously, (iii) Religiosity and Brand Loyalty have a significant influence on the decision to boycott pro-Israel products. The multiple regression model is shown by the equation Y = 16.854 + 0.207X1 + 0.248X2 with a determination of 27.7%. This means that the high value of boycotting pro-Israel products indicates that this movement or action is seen as effective for fanatical Muslims. However, the number of Muslims who are less or not fanatical about their beliefs (Islam) is still quite large. So it can be stated that the boycott action is only effective for or when Muslims are fanatical about their teachings (Islam)