Jurnal Universitas Islam Malang
Not a member yet
    3345 research outputs found

    Edukasi gizi dengan modul makanan sehat dan media emo demo untuk pencegahan stunting

    Full text link
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader Posyandu dalam memahami pencegahan stunting melalui edukasi gizi pada balita. Pelatihan dilakukan menggunakan pendekatan pendampingan yang terdiri dari empat tahapan utama, yaitu: (1) penyampaian materi melalui ceramah interaktif; (2) diskusi dan tanya jawab mengenai gizi dan stunting; (3) simulasi praktik menggunakan modul makanan sehat dan metode Emotional Demonstration (Emo-Demo); serta (4) evaluasi menggunakan pretest, posttest, dan wawancara mendalam. Sebanyak 12 kader Posyandu terlibat dalam pelatihan ini, yang dilaksanakan di Posyandu Assyifa, Kota Palembang. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader, yang ditunjukkan melalui uji t dengan nilai rata-rata skor sebelum pelatihan sebesar 76,67 dan sesudah pelatihan sebesar 94,17 (p < 0,05). Temuan ini diperkuat dengan hasil wawancara mendalam yang menunjukkan peningkatan pemahaman kader terhadap konsep stunting, gizi seimbang, serta pentingnya PMT berbahan lokal. Pendekatan pendampingan terbukti efektif dalam membangun kapasitas kader untuk melakukan edukasi gizi secara lebih menarik dan aplikatif di lingkungan Posyandu. Kegiatan ini merekomendasikan penguatan pelatihan kader melalui metode interaktif seperti Emo-Demo yang berbasis praktik langsung dan menyentuh aspek emosional peserta. Selain itu, diperlukan pelatihan lanjutan terkait pemantauan pertumbuhan dan pencatatan antropometri secara konsisten untuk mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat komunitas

    Pemberdayaan masyarakat berbasis pengolahan dedak padi amoniasi-fermentasi (amofer) sebagai solusi efisiensi biaya produksi pakan

    Full text link
    Dedak padi memiliki keterbatasan apabila langsung digunakan sebagai pakan ternak sehingga perlu diolah terlebih dahulu. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kandungan protein dan menurunkan serat kasar pada dedak padi sehingga dapat dijadikan pakan alternatif untuk menurunkan biaya pakan dan meningkatkan pendapatan peternak. Kegiatan pemberdayaan desa binaan (PDB) dilaksanakan di Desa Sukanagalih, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Program PDB dilaksanakan secara periodik mulai bulan Juni 2025 sampai dengan Desember 2025. Mitra sasaran kegiatan ini adalah Kelompok Megar Bebek Cihateup. Kegiatan PDB dilaksanakan menggunakan berbagai metode yaitu penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan penerapan teknologi amofer. Evaluasi kegiatan menggunakan metode pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan, keterampilan, aksesibilitas, dan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan penerapan teknologi tepat guna dedak padi amofer mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, aksesibilitas, dan pendapatan mitra sampai dengan 40-60% dibandingkan sebelum kegiatan. Adapun produk dedak padi amofer ini dapat dijadikan sebagai pakan alternatif karena mampu menurunkan biaya pakan sampai dengan 50%. Program ini dapat dilaksanakan secara berkala dan dilakukan komersialisasi produk pakan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak. Dengan demikian luaran dari kegiatan ini dapat berkontribusi mewujudkan ketahanan pangan dan ekonomi lokal di Desa Sukanagalih

    Pengaruh Perbandingan Pupuk dan Macam Media Tanam Hidroponik Sistem Wick Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Dakota (Brassica rapa L): AB Mix, Brassica rapa L, Hidroponik Sumbu, Media Tanam, POC

    No full text
    Wick hydroponics (Wick) is the simplest method, because it does not use electricity. The purpose of the study was to determine the best fertilizer ratio and type of planting media for Dakota mustard plants. The study used a Randomized Complete Block Design Split Plot, which consisted of 2 factors, namely Fertilizer Ratio (P) with treatment: P0: 100% AB Mix, P1: POC Ratio 70% : 30% AB Mix, P2: Ratio 50% : 50% AB Mix, and Planting Media (M) namely M0: Rockwool, M1: Cotton, M2: Rice Husk Charcoal. The results showed that the P treatment had a very significant effect on all parameters. The M treatment had a significant effect on plant height, fresh weight of plants, and plant consumption weight, and had a very significant effect on leaf width and root length. The combination of fertilizer ratio treatment and type of planting media in P0M2 (100% AB Mix and rice husk charcoal planting media) had a very significant effect on leaf width, fresh weight, and consumption weight of Dakota mustard plants.  Hidroponik sumbu (Wick) merupakan metode paling sederhana, karena tidak menggunakan aliran listrik. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan pupuk dan macam media tanam yang terbaik untuk tanaman sawi Dakota. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap Split Plot, yang terdiri dari 2 faktor, yaitu Perbandingan Pupuk (P) dengan perlakuan: P0: 100% AB Mix, P1: Perbandingan POC 70% : 30% AB Mix, P2: Perbandingan 50% : 50% AB Mix, dan Media Tanam (M) yaitu M0: Rockwool, M1: Kapas, M2: Arang Sekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P berpengaruh sangat nyata terhadap seluruh parameter. Perlakuan M berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, berat segar tanaman, dan berat konsumsi tanaman, serta berpengaruh sangat nyata terhadap lebar daun dan panjang akar. Kombinasi perlakuan perbandingan pupuk dan macam media tanam pada P0M2 (100% AB Mix dan media tanam arang sekam) memberikan pengaruh sangat nyata terhadap lebar daun, berat segar, dan berat konsumsi tanaman sawi Dakota

    THE ROLE OF BRAND IMAGE, PROMOTION, AND PRICE IN SHAPING PURCHASE INTEREST IN FLOWER BOUQUET PRODUCTS AT CV LAA TAHZAN FLORIST

    Full text link
    This study aims to analyze the influence of brand image, promotion, and price on purchase intention of flower bouquet products at CV Laa Tahzan Florist. This research adopts a quantitative approach with a descriptive-associative design. The sample consists of 287 respondents selected using a purposive sampling technique through online questionnaire distribution. The data were analyzed using multiple linear regression. The results indicate that both partially and simultaneously, brand image, promotion, and price have a positive and significant effect on consumers' purchase intention. These findings highlight that the three variables are key determinants in shaping consumers’ decision to purchase flower bouquet products. The practical implication of this study is the importance for the company to strengthen its brand image, enhance promotional effectiveness, and apply competitive pricing strategies to attract consumer interest and expand market share

    The potential for independent behaviour of children aged 4-5 with play methods

    Full text link
    The aim of this research is to successfully find out the playing method, to create a sense of independence in children.Independence is one aspect of character formation that is very important in early childhood, especially in the age range of four to five years, but in Indonesia there are still many children who have not achieved independence. This can be caused by several things, such as parents who are too loving and pampering their children, following all the wishes and desires of children and helping if children cannot do something. This study uses a literature review research method with qualitative content analysis using literature from various journals, such as Google Scholar, Sinta, DOAJ, Garuda, and so on. The results of the study show that the play method has a significant role in developing children's independence, including role play, constructive play, outdoor activities,  and traditional games. Each type of game makes a unique contribution to developing different aspects of independence, such as decision making, problem solving, and responsibility. However, the implementation of the play method in Indonesia still faces challenges, especially related to the availability of parents' time for their children. This study concludes that the integration of various play methods in early childhood learning, supported by the active role of teachers and parents, is very important to optimize the development of children's independence

    KELUARGA SAKINAH DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM

    Full text link
    Keluarga memiliki posisi sentral dalam Islam sebagai institusi pembentuk nilai moral, spiritual, dan sosial. Konsep keluarga Sakinah yang dilandasi mawaddah dan Rahmah merupakan cita ideal dalam ajaran Islam. Namun, dalam kehidupan masyarakat modern, nilai-nilai tersebut menghadapi berbagai tantangan, seperti meningkatnya angka perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, pergeseran peran gender, dan pengaruh globalisasi yang sering kali mengaburkan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep keluarga sakinah dari perspektif sosiologi hukum Islam serta menilai penerapannya dalam masyarakat Muslim kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data diperoleh dari literatur primer seperti Al-Qur’an, hadis, kitab fikih klasik dan kontemporer, serta regulasi hukum keluarga di Indonesia. Analisis dilakukan melalui pendekatan sosiologi hukum, membandingkan antara norma ideal (das sollen) dan kenyataan sosial (das sein). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun nilai-nilai keluarga sakinah telah diatur secara komprehensif dalam hukum Islam, realitas sosial menampakkan adanya kesenjangan implementasi. Ketidakseimbangan peran, lemahnya pemahaman agama, dan kurangnya dukungan institusional menjadi faktor penghambat. Oleh karena itu, dibutuhkan reformulasi hukum keluarga Islam yang kontekstual serta penguatan nilai keagamaan dan komunikasi dalam keluarga sebagai solusi untuk membangun keluarga sakinah yang berkelanjutan. Kata kunci: Keluarga sakinah, hukum Islam, sosiologi hukum.Penelitian ini membahas konsep keluarga sakinah dalam kerangka sosiologi hukum Islam, dengan fokus pada bagaimana norma-norma Islam mengenai keharmonisan keluarga berinteraksi dengan realitas sosial dalam masyarakat Muslim kontemporer. Pertanyaan utama yang dikaji adalah sejauh mana nilai-nilai keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah yang diajarkan dalam Islam mampu diterapkan dalam konteks sosial dan hukum modern. Penelitian ini mengambil posisi dalam wacana normatif dan sosiologis Islam, dengan menelaah bagaimana prinsip-prinsip hukum klasik berhadapan dengan isu-isu kontemporer seperti perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, peran gender, dan pengaruh globalisasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif melalui studi pustaka, dengan menganalisis teks-teks hukum Islam primer, peraturan negara tentang keluarga, dan literatur akademik sekunder. Data dianalisis secara sosiologis untuk membandingkan antara norma ideal (das sollen) dan kenyataan sosial yang ada (das sein). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ajaran Islam memberikan dasar yang kuat bagi pembentukan keluarga harmonis, berbagai perubahan sosial menimbulkan tantangan yang signifikan terhadap implementasinya. Oleh karena itu, dibutuhkan reinterpretasi dan reformasi hukum keluarga Islam agar tetap relevan dan aplikatif dalam dunia yang terus berubah

    Cracking the code of speech act and translation quality in “A Space for the Unbound”

    Full text link
    As the global gaming market grows, localizing video games has become essential to reaching international audiences. It is not just about translating words; it is also about preserving the emotions behind them. This is especially true for expressive speech acts, which convey feelings like gratitude, apology, or sorrow. While Indonesian-made games are gaining worldwide popularity, little is known about how well their delivery and translations capture the emotional depth of the original story. This study explores expressive speech acts in A Space for the Unbound, a popular Indonesian game with a growing global fan base. It also examines whether the Indonesian translation effectively conveys the emotions found in the original English text. Using a descriptive qualitative approach, the research compares English expressive speech acts from the game’s prologue and Chapter 1 to their Indonesian translations. The speech acts are categorized using a mix of expert models, and the translation is evaluated based on accuracy, readability, and acceptability. The findings reveal a high frequency of expressive speech acts, evenly distributed to elicit emotional responses in players. The translation quality is excellent, with all three dimensions exceeding 95%. Small adjustments to accuracy (around 5%) seem intended to enhance emotional engagement. This research demonstrates that a successful game translation necessitates a balance between accurate language and cultural and emotional meaning, providing practical insights for game developers and localization experts working across languages

    A comparative analysis of Google Translate and ChatGPT in translating Borneo Bulletin News into standard Malay

    Full text link
    In the digital era, machine translation tools like Google Translate and ChatGPT have become essential for cross-linguistic communication, particularly in translating formal texts such as news articles. This study aims to evaluate the effectiveness of these tools in translating English news articles from Borneo Bulletin into Standard Malay, focusing on lexical accuracy, syntactic structure, and contextual appropriateness. A qualitative comparative analysis was conducted by translating selected articles using both Google Translate and ChatGPT-4. The outputs were manually analyzed using a qualitative rubric guided by meaning-based translation theory, focusing on word choice, sentence structure, the original tone, and cultural nuances. The results indicate that ChatGPT-4 outperforms Google Translate in maintaining lexical precision, grammatical coherence, and contextual relevance. ChatGPT-4 demonstrated superior handling of idiomatic expressions and complex sentence constructions, producing translations that adhered closely to journalistic norms in Standard Malay. However, both tools exhibited limitations in accurately translating culturally specific references and specialized terminology. Google Translate, despite improvements through neural machine translation, tended to produce overly literal translations, leading to a loss of tone and clarity in formal contexts. These findings highlight the potential and limitations of machine translation in journalism, where accuracy and tone are crucial for public trust and information dissemination. The study emphasizes the necessity for enhanced machine translation algorithms and the integration of human feedback to elevate translation quality in low-resource languages such as Malay

    Building religiusity and independence of life as a means of increasing self efficacy in middlers and beggs

    Full text link
    The crisis of social welfare has shown significant fluctuations each year. According to census data from Bappeda Yogyakarta, the number of PMKS/PPKS in 2019–2020 reached 637,457 individuals. This number sharply decreased by 534,711 to 102,746 individuals in 2021–2022. Such conditions highlight a serious social issue that adds complexity to urban challenges. This study explores the factors behind homelessness and begging, focusing on the context of BRSBKL Yogyakarta. It also aims to strengthen religious, psychological, and life independence aspects of the center’s residents. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, the one-month program involved 25 BRSBKL residents and several expert practitioners. The study found that the residents included homeless individuals (both involuntary and by choice), beggars, and former persons with mental disabilities identified by the Social Affairs Office. Religious values were reinforced through mentoring sessions, with six thematic lectures delivered by facilitators. Psychological support was provided through expressive therapy using drawing activities, led by a professional psychologist. Life skills were developed through hands-on training, such as making flower vases with raffia and rattan rope and participating in haircutting workshops. These combined efforts aimed to equip residents with the emotional, spiritual, and practical tools necessary for more independent and dignified living

    PENINGKATAN KINERJA TURBIN PELTON MELALUI VARIASI BERAT ROTOR PADA SISTEM ENERGI MIKROHIDRO

    Full text link
    Turbin Pelton merupakan salah satu jenis pembangkit energi yang memanfaatkan potensi energi dari perbedaan ketinggian aliran air. Teknologi ini dapat berperan sebagai alternatif sumber energi untuk memenuhi kebutuhan daya. Untuk mengoptimalkan performanya, salah satu aspek penting yang perlu dianalisis adalah dimensi dan bobot runner turbin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi massa rotor terhadap daya keluaran dan efisiensi turbin Pelton, guna menentukan konfigurasi bobot yang paling optimal. Metode penelitian mencakup pengumpulan data eksperimental dari tiga variasi bobot rotor, yaitu 50%, 75%, dan 100%, dengan dua kondisi debit air (discharge) yang diatur melalui bukaan katup penuh dan setengah. Perhitungan daya dan efisiensi dilakukan berdasarkan parameter gaya, kecepatan rotasi, tekanan, serta laju aliran air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bobot rotor secara signifikan mempengaruhi daya dan efisiensi turbin. Daya maksimum sebesar 12,449-watt dicapai pada bobot 100% dengan katup terbuka penuh, sementara daya minimum sebesar 8,101-watt terjadi pada bobot 50% dengan bukaan katup setengah. Efisiensi tertinggi tercatat sebesar 52% pada bobot 100% dengan bukaan katup setengah, sedangkan efisiensi terendah sebesar 26,8% diperoleh pada bobot 50% dengan katup terbuka penuh.Turbin Pelton merupakan salah satu jenis pembangkit energi yang memanfaatkan potensi energi dari perbedaan ketinggian aliran air. Teknologi ini dapat berperan sebagai alternatif sumber energi untuk memenuhi kebutuhan daya. Untuk mengoptimalkan performanya, salah satu aspek penting yang perlu dianalisis adalah dimensi dan bobot runner turbin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi massa rotor terhadap daya keluaran dan efisiensi turbin Pelton, guna menentukan konfigurasi bobot yang paling optimal. Metode penelitian mencakup pengumpulan data eksperimental dari tiga variasi bobot rotor, yaitu 50%, 75%, dan 100%, dengan dua kondisi debit air (discharge) yang diatur melalui bukaan katup penuh dan setengah. Perhitungan daya dan efisiensi dilakukan berdasarkan parameter gaya, kecepatan rotasi, tekanan, serta laju aliran air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bobot rotor secara signifikan mempengaruhi daya dan efisiensi turbin. Daya maksimum sebesar 12,449-watt dicapai pada bobot 100% dengan katup terbuka penuh, sementara daya minimum sebesar 8,101-watt terjadi pada bobot 50% dengan bukaan katup setengah. Efisiensi tertinggi tercatat sebesar 52% pada bobot 100% dengan bukaan katup setengah, sedangkan efisiensi terendah sebesar 26,8% diperoleh pada bobot 50% dengan katup terbuka penuh. Kata kunci: Turbin Pelton, Efisiensi, Energ

    3,113

    full texts

    3,345

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Islam Malang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇