Portal E-Journal Politeknik Negeri Bengkalis
Not a member yet
    1494 research outputs found

    PERANCANGAN TEBAL PERKERASAN LENTUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN/NO.02/M/BM/2017

    No full text
    Jalan Simpang Ayam merupakan jalan yang menuju kesalah satu kampus Politeknik Negeri Bengkalis Jurusan Kemaritiman dan juga kesalah satu lokasi tempat wisata yang dikenal dengan sebutan Pantai Sesai, yang berada dipenghujung jalan. Untuk menuju kesana terdapat beberapa permasalahan, diantaranya jalan rusak, tergenang air di kala musim penghujan serta kendaraan yang melewati pun terasa kurang nyaman.melihat kondisi jalan tersebut  mengalami kerusakan oleh karna itu perlu adanya perencanaan ulang perkerasan lentur (Flexible Pavement)  pada Jalan Simpang Ayam untuk mempermudahkan akses masyarakat dalam berlalu lintas.Penelitian ini menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan Revisi September 2017 Nomor 02/M/BM/2017 dan rencana anggaran biaya berdasarkan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Tahun 2016.Berdasarkan hasil perhitungan tebal perkerasan yang didapat dari metode Manual Desain Perkerasan Jalan revisi September 2017 Nomor 02/M/BM/2017, dibutuhkan dana sebesar Rp 20.195.950,00(Duapuluh milyar seratus sembilan puluh lima juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah)

    ANALISA PENGAMBILAN KEPUTUSAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS DALAM PELUNCURAN KAPAL TUG BOAT DI PT. BENGKALIS DOCKINDO PERKASA

    Get PDF
    Proses peluncuran kapal PT. Bengkalis Dockindo Perkasa dengan metode End Launching yang menggunakan sepatu luncur masih banyak di temukan kendala yang dapat mengurangi efektifitas waktu dan sering terjadi deformasi akibat dari pengaruh kontak langsung antara lambung kapal dengan material yang keras, yang terdapat pada sepatu luncur (sliding ways). Di dalam penelitan ini di tentukan kriteria-kriteria yang akan digunakan untuk mengambil keputusan metode peluncuran manakah yang sesuai untuk digalangan kapal PT. Bengkalis Dockindo Perkasa. Kemudian dibuatkan sebuah kuesioner untuk diisikan lalu dimasukkan dan dikalkulasikan mengunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah memberikan alternative penambahan sarana peluncuran pada PT. Bengkalis Dockindo Perkasa, maka pemilihan metode peluncuran yang dirasa sesuai dan cocok dengan  PT Bengkalis Dockindo Perkasa,  dengan beberapa kriteria yaitu luas lahan yang ada,kedalaman pantai, peralatan yang dimiliki dan lain-lain . sedangkan metode yang dijadikan pembanding adalah metode peluncuran  sepatu luncur (sliding ways ) yang di miliki PT Bengkalis Dockindo Perkasa dengan metode peluncuran air bag (balon ).dengan memperhtikan criteria di atas ,kemudian dibuat pemodelan  keputusan menggunakan AHP.  Dari hasil perkalian matrik ini nampak bahwa metode peluncuran Air Bag/Balon mendapatkan nilai tertinggi dalam perkalian matrik yaitu 0,385 dibandingkan dengan metode peluncuran kapal lainnya. Hal ini dikarenakan peluncuran mengunakan air bag/balon tidak memerlukan pemeliharaan secara khusus hanya membutuhkan ruangan yang tidak terkontaminasi, pada penyimpanan

    Pengaruh jarak susun lapisan penguat Komposit Serat Daun Nanas / Termoplastik pada Pembentukan Delaminasi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh posisi jarak serat penguat dalam laminasi komposit pada pembentukan delaminasi. jarak serat penguat yang dipilih adalah 1 mm, 2 mm dan 3 mm dalam laminasi komposit dari matriks polimer etilen vinil asetat (EVA) dengan serat penguat dari daun nanas. Metode yang digunakan dalam fabrikasi komposit adalah hand lay-up, yaitu dengan pengecoran langsung pada tiga lapisan serat yang telah dianyam dan diikat ke sisi cetakan. Untuk kecepatan potong, Vf 144 mm / min, menggunakan pahat bor berdiameter 4 mm dengan sudut pahat 70o. Delaminasi ditentukan dengan metode Feda. Bagian delaminasi diamati menggunakan mikroskop digital dan kemudian diproses menggunakan AutoCAD untuk mengukur Dmax dan Ad. Rasio delaminasi pada lubang atas untuk jarak 1 mm, 2 mm dan 3 mm masing-masing adalah 1,417, 1,362 dan 1,324 untuk lubang bawah adalah 1,114, 1,098 dan 1,076.                                 Kata kunci: Delaminasi; komposit laminasi; etilena vinil asetat; serat daun nanas; proses penggurdian

    OPERABILITAS OFFLOADING PADA FLOATING STORAGE REGASIFICATION UNIT (FSRU)

    Get PDF
    Operabilitas offloading adalah availability atau kemungkinan yang terjadi pada momen yang berubah-ubah, saat waktu tertentu, dalam rangka kesanggupan untuk melakukan siklus offloading. Siklus offloading merupakan salah satu proses yang penting untuk diketahui tingkat operabilitasnya. Operabilitas yang dikaji meliputi kemampuan LNGC dalam mendekati FSRU, kemampuan tali tambat, kemampuan fender, gerakan relatif LNGC terhadap FSRU pada midship yang berpengaruh pada sistem transfer LNG, serta kemampuan LNGC dalam menjauhi FSRU. Skema offloading yang dikaji adalah side-by-side. Beban lingkungan yang dimodelkan dalam pemodelan beban pada kajian ini adalah angin, arus, gelombang akibat angin, dan swell. Pemodelan numeris dengan simulasi time response atau time domain digunakan untuk mengetahui respon sistem tambat serta pola gerak FSRU dan LNGC. Berdasarkan korelasi antara kriteria operabilitas offloading dengan skema side-by-side dan data distribusi gelombang dan data lingkungan yang lain, maka dapat disimpulkan bahwa operabilitas yang dicapai adalah 100%

    Cover dan Daftar Isi VOL. 10 NO 2 2020

    No full text

    Analisis Persepsi Pengguna dengan Melihat Kualitas Layanan pada Aplikasi Mobile Transportasi Online

    Get PDF
    The study was conducted to determine user perceptions of online transportation mobile applications by looking at PlayStore transportation mobile application analysis and user perceptions when using online transportation mobile applications. This research method is a qualitative method. This type of research uses informants, where direct users who use online mobile transportation applications and PlayStore observations as supporters. Data collection techniques carried out in the form of 1) interviews, 2) participant observation, 3) study documentation. The analysis method uses the interactive model of Mile and Hubermen with 4 stages, including collecting data, trying to formulate data or reduce data, after that the data presentation and drawing conclusions. The results showed that online mobile transportation applications have differences in improving service quality and in creating customer satisfaction. However, the observation of user perception shows that the Grab online transportation mobile application is considered to have superior quality and service than the Gojek and OK-Jack online transportation mobile application

    Identifikasi Service Blueprint di Desa Wisata Kebontunggul (Lembah Mbencirang), Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto

    Get PDF
    This study aims to comprehend the actual conditions of business processes and to identify service blueprints in the Kebon Tunggul Tourism Village "Lembah Mbencirang" by analyzing their business activities and service flows to visitors. This research is community-based research (CBR) conducted using the Participatory Action Research (PAR) approach. It resulted in the findings that there were various internal problems related to management during 2017-2020, especially related to the accountability and transparency of budget management in addition to more fundamental issues regarding tourist attraction management, such as the absence of an organizational structure, no clear division of staff duties, and the nonappearance of a standardized service flow. We concluded that basically, the business processes in the Lembah Mbencirang can be grouped into two, the first is the package tour services, and the second is the general visitors’ services. As a tourism product which is essentially a service product, service blueprint is very significant as an effort to understand the service experience from the perspective of the customer, which in this context was not previously owned by the manager. The service blueprint generated from this study can identify the existence of various service processes so that all staff can cognize the context and conditions of their duties in a more holistic customer service perspective

    Cover, Editorial Team, Table of Content

    No full text

    Rekomendasi Kendaraan Roda 4 Berdasarkan Tweet Customer Menggunakan Word2Vec

    Get PDF
    Penelitian ini mempersembahkan sebuah algoritma untuk menentukan rekomendasi kendarran roda 4 yang cocok untuk dijual ke masyarakat sesuai dengan keinginan pasar di sosial media. Melalui algoritma yang telah dibangun, produsen mobil dapat mengetahui apa yang sedang marak dibicarakan oleh masyarakat di sosial media Twitter, dan akan membantu sang produsen untuk menentukan produk mana yang lebih efektif untuk dipromosikan. Penulis menggunakan algoritma Word2Vec untuk membangun sebuah ruang vektor yang berisikan kata-kata yang diperbincangkan oleh warganet, lalu melihat koneksi dari setiap kata-kata yang ada. Setelah itu penulis mencari kecocokan antara beberapa dataset produk yang akan dipromosikan dengan tweet-tweet yang membahas produk tersebut. Dari hasil itu penulis dapat menentukan sekiranya produk manakah yang tengah hangat di mata warganet dan dapat dipromosikan lebih lanjut. Algoritma ini telah diimplementasikan menggunakan data Twitter pengikut akun produsen mobil yang ada di Indonesia, dan telah memproses lebih dari 200.000 twee

    Implementasi Automatic Uplink Power Control (AUPC) Pada VSAT Single Channel Per Carrier (SCPC)

    No full text
    The cable network is not suitable for connecting geographically distant communication systems such as Indonesia due to the low efficiency of the installation process, which requires large capital. It needs alternative technology, such as Very Small Aperture Terminal (VSAT) but it is vulnerable to interference and equipment weaknesses that will reduce performance. Weather in Indonesia is erratic, sometimes suddenly raining makesVSAT communication network vulnerable to interference, because it adjusts transmit power manually. Especially forVSAT network of PT. Megah Surya Pertiwi, PIC inlocation does not understand VSAT. Based onresults of analysis and testing, there was a decrease in ping quality, Eb/No, C/N when it rained. Need to adjust transmit power so that quality returns to normal with weather at location. Prior toimplementation of Automatic Uplink Power Control, modem at Graha HUB independently defaulted power at 0dB and at Kawasi site at 2dB, when it rained and power was not increasedlink became unstable there was a Request time out and intermittent with occasional ping1000ms,current C/N value weather is good at a value of 20.34dB while when it rains at 17.42dB and Eb / No value is unstable. After AUPC power transmits automatically adjusts. Ping value becomes more stable, ping on VSAT can be good if delay value is 500-800ms, with a maximum delay of 770ms toIP Modem monitoring site and 789ms to IP Lan PT. MSP. C/N value obtained is 21.09dB in accordance with ideal C/N range for VSAT networks. Eb/No value is stable according to target, namely 10 dB on the HUB modem and 9 db onmonitoring site modem. When modem detects a decreasing or increasing Eb/No value,system automatically adjusts transmit power so that the Eb/No value matching target

    1,253

    full texts

    1,494

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal E-Journal Politeknik Negeri Bengkalis
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇