Portal E-Journal Politeknik Negeri Bengkalis
Not a member yet
1494 research outputs found
Sort by
WORKSHOP DAN PELATIHAN PENERAPAN MARKETING STRATEGI MELALUI STANDARISASI PRODUK UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN BUMDES KUALA ALAM SEBAGAI RESELLER PRODUK IKAN LOMEK KERING DI BENGKALIS.
Tujuan kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan Workshop Dan Pelatihan Penerapan Marketing Strategi Melalui Standarisasi Produk dan Strategi Harga Untuk Meningkatkan Pendapatan Bumdes Kuala Alam Sebagai Reseller Produk Ikan Lomek Kering Di Bengkalis. Kegiatan ini diusulkan atas permintaan Direktur Bumdes Kuala Alam yang disampaikan pada Focus group discussion (FGD) Bersama Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) dan Ketua Jurusan Administrasi Niaga di Politeknik Negeri bengkalis. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu kelompok mitra yaitu Bumdes Kuala Alam dalam meningkatkan nilai jual produk, merencanakan harga jual sesuai dengan segmentasi dan target pasar. Mettode yang digunakan adalah workshop dan pelatihan. Luaran yang diharapkan yaitu terselenggaranya kegiatan workshop dan mitra dapat mempraktekkan langsung proses pensortiran produk sesuai dengan spesifikasi standar produk. Terselenggaranya pelatihan penentuan kemasan produk sesuai spesifikasi standar produk dan penetapan harga jual sesuai dengan spesifikasi produk untuk meningkatkan nilai jual produk. Dampak kegiatan ini diharapkan kedepannya produk ikan lomek kering Bumdes Kuala Alam ini layak dipromosikan baik sebagai produk oleh-oleh, reseller maupun distributor dalam jumlah besar serta menjalin Kerjasama yang berkesinambungan antara Politeknik Negeri bengkalis dan Bumdes Kuala Alam
Peningkatan Sarana Pendukung Usaha Sablon Gaza Revolution Screen Printing Di Jl. Panglima Minal Air Putih Bengkalis Kecamatan Bengkalis
Permasalahan yang di alami oleh Mitra adalah masih belum tersedianya sarana untuk produksi yakni Meja Sablon yang merupakan salahsatu penunjang dari produktifitas kerja dari usaha ini. Saat ini Iskandar sang pemilik usaha belum bisa membeli meja tersebut dikarenakan belum adanya kecukupan dana, dan masih menggunakan meja seadanya. Untuk itu untuk memecahkan permasalahan Mitra maka solusi yang diberikan adalah Pembuatan Meja Sablon manual rel 12 pallet untuk Mitra dengan biaya pembuatan sebesar Rp. 7.310.000; beralokasikan dari dana PNBP Polbeng lewat anggaran P3M Tahun 2021. Besar harapan dengan adanya pembuatan meja ini bisa membantu dalam memperbaiki sarana pendukung usaha guna meningkatkan kinerja dari produksi sablon ke depan. Dengan adanya Pengabdian Masyarakat ini diharapkan Mitra bisa terbantu dalam hal peningkatan kinerja dari produksi sablon yang menjadi usaha utama dari mitra. Setelah produk selesai dikerjakan maka selanjutnya dilakukan uji kelayakan dan pelatihan singkat dari Mitra kepada masyarakat guna mempromosikan dan memberikan pengetahuan tentang metode sablon yang digunakan dengan bantuan sarana pendukung yakni Meja sablon manual rel 12 pallet. Penyerahan dan pelatihan telah dipublikasikan di media online dan menerbitkan HAKI dan Jurnal pengabdian masyarakat Tanjak Politeknik Negeri Bengkalis
PEMODELAN SEBARAN KUALITAS AIR DI PESISIR SELAT BALI TERHADAP EKOSISTEM PERAIRAN
Selat Bali secara geografis terletak diantara Pulau Jawa dan Pulau Bali. Luas perairan Selat Bali diperkirakan mencapai 900 mil persegi. Perairan ini memiliki potensi perikanan yaitu menghasilkan ikan rata-rata 100 ton/tahun. Potensi perikanan di Selat Bali sangat beragam terutama ikan lemuru (bali sardinella). Dari beberapa penelitian, menunjukkan bahwa Selat Bali merupakan perairan yang sangat subur, ditandai dengan melimpahnya nutrien di Selat Bali, nutrien yang berlebih memicu terjadinya blooming algae atau meledaknya populasi fitoplankton. PT. 1368 adalah salah satu industri yang membuang limbah cair hasil pengolahan dan pembekuan udang ke Selat Bali. Parameter kualitas air limbah cair udang meliputi BOD, DO, Nitrat, Fosfat, COD dan TSS. Penelitian ini dilakukan pada musim barat yaitu bulan Januari 2019, dan kemudian melakukan pemodelan dengan MIKE 21 EcoLab, untuk mengetahui besaran dan pola sebaran pencemaran di Selat Bali. Hasil dari pemodelan menunjukkan bahwa parameter yang mempengaruhi kualitas air di Selat Bali adalah DO, Nitrat dan Fosfat. Nilai DO mengalami penurunan dibawah baku mutu, baik pada saat pasang, menuju pasang, surut dan menuju surut sebesar 1.850 – 2.227 mg/L, nilai nitrat di atas baku mutu sebesar 0.720 – 0.730 mg/L dan nilai fosfat di atas baku mutu sebesar 0.710 – 0.713 mg/L. Hasil tersebut menunjukkan terjadinya perebutan oksigen bagi biota dan perairan Selat Bali dalam kategori sangat subur dan dapat memicu blooming algae, dengan ditandai menurunnya hasil tangkap ikan lemuru. Penanganan pencemaran di Selat Bali ini melibatkan stake holder terkait pusat sampai ke daerah, pemantauan dan pengawasan secara rutin, hingga pemutusan perizinan pihak indistri yang melakukan pencemaran, penyempurnaan penggunaan IPAL untuk mengurangi kadar nitrat dan fosfat dan penerepan selanjutnya menggunakan ocean outfall
LECTURER’S VIEW ON PRAGMATIC ISSUE: PRAGMATIC FAILURE AND PRAGMATIC COMPETENCE
Pragmatic is one of the important competencies that should be mastered by language learners because it focuses on utterance and speaker meaning. With regard to its focus, pragmatics deal with language functions-that is what language expression is commonly used in a particular situation. As language function, there are some aspects of pragmatics to be known by language learners during communication. However, this idea is not in line with the real condition because most English teaching in Indonesia does not focus on it.  The aim of this research is to know the lecturer’s view on the pragmatic failures phenomenon, students’ pragmatic competence, and the way to solve producing pragmatic failures in communication.Â
POPULAR CULTURE OF MAIN CHARACTER IN CONFESSIONS OF A SHOPAHOLIC MOVIE DIRECTED BY P. J. HOGAN
The objective of this paper is to know about popular culture especially type of popular culture which occurred in today society and the moral value. This analysis is done based on the source of movie is Confessions of a Shopaholic which focuses on main character only. The writer uses descriptive qualitative method for this analysis which focused on Brummet’s theory of popular culture as the main subject. The result indicates that there are two types of popular culture based on Brummet’s category, there are top down and bottom up. First is top down, which consist of eight points: branded-product, fancy store, shopaholic, credit card, look, property, taxi, and gadget. Second is bottom up, which consists of two points, there are: boot and coat. The writer considered that the most dominant type from those two types and ten points is top down. While for the moral values from the movie, the writes takes six points there are: confront the expenditure, do not let things define you, cost and worth are very different things, credit cards are not magic wands, lying is not a good idea, and everything happens for a reason.  Keyword: Main Character, Movie, Popular Culture.Â
Penggunaan Analisis SWOT dalam Mengembangkan Po-tensi Usaha Dodol Nenas Kelompok Tani Tunas Makmur Sungai Pakning
This study aims to find out potential development strategy of pineapple dodol business of Tunas Makmur farmer grpup in sungai Pakning using SWOT analysis. This study was conducted in Kampung Jawa Sungai Pakning using primary and secondary data in which primary data was collected through interviews, observations and literature review. The result of this study found that the strategy for developing the pineapple dodol business in Tunas Makmur Sungai Pakning is to implement an aggressive strategy by increasing the amount of pineapple production, maintain the good quality product, Product innovation, penetrate foreign markets, Increase partnerships, especially in the fields of marketing, technology and capital
Does Influencer Marketing Really Improve Sustainable Brand Awareness and Sales?
The disruption era has pushed all business activities to move to digital. The emergence of these digital activities also made many brands try to maintain their existence by increasing digital marketing activities, one of which is influencer marketing. The use of this influencer technique is on the rise, but it is also reaping various controversies about the result of its application because not all business fields experience the optimal result of increasing brand awareness and sales. The purpose of the study is to determine whether influencer marketing can improve sustainable brand awareness and sales, especially for start-up businesses.This research was conducted in Denpasar City with a phenomenological qualitative method to find out what the informants thought about the influencer marketing phenomenon to improve sustainable brand awareness and sales. Resource persons were interviewed in-depth. The data validity method is source triangulation. The results of the study indicate that influencer marketing affects the improvement of brand awareness temporally. Brands must be adaptive to apply other strategies and take advantage of the momentum to achieve optimal sales. The challenges that exist can be minimized by brands related to actively selecting influencers and adapting to other digital marketing methods, as well as conducting good communication before and after collaboration. Influencer marketing is the right marketing technique in the disruption era but must be accompanied by other marketing strategies to support maximum results.Â
Implementasi Metode Forward Chaining untuk Identifikasi Penyakit Kulit dan Alternatif Penanganannya
Salah satu penyakit yang sangat sering menjangkiti manusia adalah penyakit kulit. Hal tersebut terjadi karena kulit adalah bagian terluar tubuh, sehingga kuman, bakteri dan kotoran sangat mudah menempel pada kulit dan menyebabkan penyakit. Namun, mengetahui jenis penyakit kulit dan bagaimana cara penanganannya bukanlah hal yang mudah, sementara untuk konsultasi atau berobat ke dokter pakar atau ahli kulit pastinya membutuhkan biaya yang besar. Selain itu, keterbatasan waktu dan tempat juga membuat penderita penyakit kulit sulit untuk berkonsultasi atau berobat. Oleh karena itu, aplikasi mobile dirancang untuk membantu mengidentifikasi penyakit yang diderita menggunakan forward chaining. Penyakit yang dapat diidentifikasi pada aplikasi ini adalah eksim, scabies, psoriasis dan tinea. Selain mengidentifikasi penyakit, aplikasi ini juga memberikan alternatif penanganan sehingga pengguna dapat melakukan alternatid tersebut untuk mengatasi penyakit yang diderita. Sebelum penelitian ini dilakukan, penulis telah berdiskusi dengan spesialis kulit yang merupakan seorang dokter poli kulit dan kelamin di Rumah Sakit Awal Bross Panam Pekanbaru. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi mobile untuk membantu penggunanya dalam mengidentifikasi penyakit kulit dan memberikan alternatif penanganan sehingga pengguna dapat menghemat biaya, waktu dan tempat. Nilai akurasi hasil penelitian ini adalah 90%, presisi 100% dan spesifikasi 100%
Evaluasi Usability pada Learning Management System OpenLearning Menggunakan System Usability Scale
Salah satu dampak covid-19 pada bidang pendidikan adalah proses pembelajaran harus diselenggarakan secara dalam jaringan (daring). Berbagai bentuk Learning Management System (LMS) digunakan oleh Perguruan Tinggi untuk mendukung kelancaran proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi usability pada LMS OpenLearning. Langkah penelitian dimulai dengan menentukan obyek penelitian, data yang digunakan, serta menggunakan metode evaluasi System Usability Scale berupa penentuan skenario, memilih responden, mengumpulkan data dan melakukan penghitungan. Hasil pengujian menunjukkan skor penilaian berada pada angka 61.03. Walau demikian aplikasi memiliki nilai usability cukup, dengan keterangan acceptability marginal, grade scale D dan adjective rating ok
Sistem Informasi Penggajian Karyawan Berbasis Java Desktop
Sistem penggajian merupakan hal pokok dalam suatu perusahaan, tidak semua perusahaan memanfaatkan aplikasi sebagai media pencatatan aktivitas pembayaran gaji. Sistem penggajian yang dilakukan secara manual masih menggunakan kertas sebagai media pencatatan, memungkinkan terjadinya kesalahan input, rentan terhadap manipulasi, kesulitan dalam mencari data serta kurangnya efektivitas pencatatan. Tugas akhir ini bertujuan untuk membangun sistem informasi penggajian berbasis desktop dimana pencatatan data-data terkait aktivitas penggajian dalam suatu unit usaha dapat dilakukan dengan mudah melalui media aplikasi. Perancangan sistem informasi penggajian berbasis desktop ini menggunakan bahasa pemrograman Netbeans IDE 8.1 sebagai lingkungan pengembangan aplikasinya. Metode pengembangan software yang digunakan adalah model waterfall, analisis dan desain menggunakan diagram-diagram UML (Unifield Modeling Language), ERD (Entity Reletionship Diagram), dan LRS (Logical Record Structrured). Dengan adanya sistem informasi penggajian berbasis desktop ini diharapkan dapat mengurangi resiko kesalahan informasi dan mempermudah pengguna dalam mencatat, menyimpan, dan mencari data.Kata kunci - Sistem Informasi, Penggajian, Konsep Dasar Pemrograman, Java, Netbeans, UM