Portal E-Journal Politeknik Negeri Bengkalis
Not a member yet
    1494 research outputs found

    Analisa Marketplace Facebook terhadap Kepuasan Pengguna dengan menggunakan Metode E-Servqual

    No full text
    Pada tahun 2016, fitur baru Marketplace diluncurkan di aplikasi Facebook. Sesuai namanya, ini adalah pasar online yang melayani berbagai transaksi jual beli penggunanya. Meskipun begitu, Marketplace Facebook masih belum menjadi pilihan utama oleh para pengguna yang ingin berbelanja online. Adapun latar belakang untuk penelitian ini yaitu ditemukannya beberapa permasalahan oleh pengguna Marketplace Facebook seperti ketika ingin mencari produk, beberapa produk tidak muncul. Lalu fitur yang ada di Marketplace Facebook dirasa masih kurang dibandingkan dengan E-Commerce lain, seperti tidak adanya fitur live, fitur keranjang, dan fitur tracking barang. Penelitian ini juga dirasa penting untuk mengukur kepuasan pengguna terhadap layanan yang  ada di Marketplace Facebook, dan juga agar mengetahui variabel yang dominan dalam mempengaruhi kepuasan pengguna. Data yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada sampel sebanyak 95 orang, dengan studi kasus dari penelitian ini yaitu Grup Lapak Online Perawang. Untuk pengolahan datanya dilakukan dengan menggunakan bantuan aplikasi SMART-PLS 4. Menurut hasil, didapat sebuah kesimpulan bahwa ada 5 variabel yang memiliki hubungan secara signifikan dan dianggap telah memenuhi harapan, yaitu Variabel Fulfillment, Contact, Privacy, Responsivness dan Efficiency. Sedangkan 2 Variabel lainnya yaitu Compensation, dan System Avaibility masih belum memenuhi harapan pengguna. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna masih cukup puas dan menawarkan 2 rekomendasi perbaikan

    PREDIKSI NILAI PENGADAAN BARANG DAN JASA PADA SEBUAH PERUSAHAAN PARIWISATA MENGGUNAKAN METODE ARIMA DAN FUZZY TIME SERIES

    Full text link
    PT XYZ does not have a tested evaluation metric to measure the accuracy of procurement prediction models. This research aims to find a suitable metric by comparing two methods: Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) and Fuzzy Time Series (FTS). Both methods were chosen based on the ability of ARIMA to handle time patterns and trends, and the flexibility of FTS in dealing with uncertainty in procurement values. The research uses Root Mean Squared Error (RMSE) values to measure prediction accuracy. The ARIMA implementation analyzes historical data to forecast patterns, while FTS accommodates fluctuations and uncertainties, allowing for more adaptive and accurate predictions. The analysis results show that the ARIMA model has an AIC value of 3953.57 and a residual value of 3351745.26, while FTS has a residual of -224.79. The RMSE evaluation shows the ARIMA value of 3351745.30 and FTS of 224793895.00. The predicted value of ARIMA is 440,326,255, while FTS is 668,471,895. Based on these results, FTS shows superior prediction accuracy compared to ARIMA. FTS is recommended to be implemented at PT XYZ due to its ability to effectively manage uncertainty and fluctuations in procurement values, enabling more accurate strategic decisions. Further research is needed to understand the factors that influence the performance difference between these two methods

    RANCANG BANGUN APLIKASI SISTEM INFORMASI SEMINAR PRAKTISI POLBENG BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE EXTREME PROGRAMMING

    Full text link
    A practitioner seminar is an event where professionals in a specific field share their experiences and skills. The implementation of the Extreme Programming method in creating an Information System for Practitioner Seminars at Politeknik Negeri Bengkalis can be done effectively. Currently, the management of seminar data at Politeknik Negeri Bengkalis is still manual, including participant registration, attendance, and certificates. The current system results in poor data storage and the manual one-by-one distribution of seminar certificates to participants. This research aims to design and develop a system that will facilitate the management of seminar participant data. The system applied in this research is titled "Design and Development of a Web-Based Information System for Practitioner Seminars at Polbeng Using the Extreme Programming Method." The author hopes that this system will help manage practitioner seminar data efficiently and simplify data retrieval when needed. This system includes features such as participant data management, seminar registration, event scheduling, and participant certificates

    Analisis Laporan Realisasi Anggaran untuk Menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Trenggalek Tahun Anggaran 2020 - 2022

    No full text
    Regional governments are obliged to prepare Regional Government Financial Reports (LKPD) as a form of accountability for regional financial management. One component of the LKPD is the Budget Realization Report (LRA) which contains a number of financial information. This research aims to measure the financial performance of the Trenggalek Regency Government through analysis of the Trenggalek Regency Government's LRA for the 2020 - 2022 fiscal year. This research uses a quantitative descriptive analysis method by observing a number of financial ratios. The financial ratios observed in this research include the regional financial independence ratio, effectiveness ratio, efficiency ratio, and regional spending harmony ratio (activity ratio). The regional expenditure compatibility ratio consists of the compatibility ratio of operating expenditure to regional expenditure and the compatibility ratio of capital expenditure to regional expenditure. The results of the analysis show that the financial performance of the Trenggalek Regency Government for the 2020 - 2022 Fiscal Year based on the financial independence ratio has very low financial capacity and has an instructive relationship pattern. Based on the PAD effectiveness ratio, the Trenggalek Regency Government's financial performance is included in the quite effective category. Based on the efficiency ratio in obtaining PAD, the Trenggalek Regency Government is classified as very efficient. Meanwhile, according to the regional expenditure harmony ratio, the Trenggalek Regency Government tends to prioritize operational or routine expenditure over capital expenditure.Keywords: Budget Realization Report, Financial Performance, Financial Ratio

    Determinan Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor

    Full text link
    This study aims to obtain empirical evidence of the effect of understanding tax regulations, taxpayer awareness, public service accountability and moral obligation on taxpayer compliance. The population in this study were all motorized vehicle taxpayers who were registered at the joint office of SAMSAT Pekanbaru City. The sampling technique in this study used the random sampling method. The data analysis technique used multiple linear regression analysis techniques. The number of samples in this study were 398 respondents who were taxpayers of motorized vehicles. The software used for data processing is SPSS version 25 for windows. The results of hypothesis testing are as follows. Partially, understanding tax regulations, taxpayer awareness, public service quality and moral obligation to taxpayer compliance.Keywords: Taxpayer Compliance, Understanding of Tax Regulations, Taxpayer Awareness, Public Service Quality, Moral Obligation

    Rancang Bangun dan Analisa Struktur Mesin Press Serbuk Kayu Untuk Pembuatan Papan Partikel

    No full text
    Serbuk kayu merupakan limbah yang dihasilkan dari proses pemotongan atau pengamplasan kayu dengan cara digergaji atau menggunakan permesinan seperti drilling, milling, sander, grinding, dan lain-lain pada suatu industri. Limbah serbuk kayu pada suatu industri biasanya dibiarkan menumpuk, dibuang, atau dibakar. Hal ini terjadi karena kurangnya informasi tentang dampak negatif limbah serbuk kayu dan daur ulang limbah serbuk kayu. Untuk membuat papan kayu dari limbah serbuk kayu dibutuhkan mesin press hidrolik serbuk kayu. Mesin press hidrolik serbuk kayu didesain dan ditargetkan untuk masyarakat skala kecil atau menengah kebawah dan UKM yang mengolah limbah serbuk kayu. Sistem pada mesin press serbuk kayu dibuat manual dan dimensi pada dies atau cetakan dibuat sesuai dengan kebutuhan pasar sehingga tentunya akan menguntungkan pihak pengrajin kayu atau UKM yang mengolah limbah serbuk kayu. Dimensi alat sangat penting dalam produksi limbah serbuk kayu.  Pentingnya  dilakukan  pengukuran  dimensi alat dan  massa dari alat bertujuan apabila ada usaha untuk memproduksi alat dalam jumlah besar dan  kemudian  menjualnya

    Meningkatkan Kualitas Lingkungan Kerja Dan Pelayanan Publik Melalui Desain Kantor Desa Yang Inovatif Di Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis

    Full text link
    Permasalahan yang di alami oleh Mitra adalah Pemerintah Desa Air Putih ingin membangun Gedung Kantor Desa Air Putih dengan konsep Melayu dan dilengkapi dengan Balai atau Ruang Rapat yang difungsikan untuk kegiatan yang sifatnya Seminar, Workshop dan Pelatihan yang dilakukan oleh Pihak Desa. Desa Air Putih saat ini memiliki Kantor Pemerintahan yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis namun Kepemilikan Tanah adalah Hak Pakai sehingga Kepala Desa Bapak Syamsuddin memprakarsai ide Pembangunan Gedung Kantor Desa yang nantinya akan di bangun di Tanah Lahan Milik Desa yakni di Bangunan Kantor Desa Air Putih lama dengan Ukuran Tanah 40 m x 17 m. Dengan permasalahan itu maka Tim Pengabdian melakukan Perencanaan Gedung Kantor Desa Air Putih dengan dua Lantai dimana Lantai dasar difungsikan untuk Kegiatan Pemerintahan Desa (Ruang ADministrasi, Ruang Kepala Desa, Sekretaris Kepala Desa,Ruang Keuangan, Ruang Sekretariat, Ruang Kepala Dusun, Ruang Publik dan Front Office) dan di Lantai atasnya adalah Ruang Pertemuan yang hanya dibuat dengan dinding setengah sehingga menyerupai balai kerapatan dan suasananya terbuka, Ruang Sholat dan Toilet. Biaya yang dibuuthkan untuk Pembangunan Gedung Kantor Desa yang dilengkapi dengan Balai kerapatan untuk kegiatan Rapat dan Pelatihan. Dengan biaya sebesar Rp.981.000.000; Luaran kegiatan ini adalah berupa Gambar Desain, Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Pajangan Desain Gedung Kantor Desa, dipublikasikan pada Media Online dan Didaftarkan HAKI.Permasalahan yang di alami oleh Mitra adalah Pemerintah Desa Air Putih ingin membangun Gedung Kantor Desa Air Putih dengan konsep Melayu dan dilengkapi denganBalai atau Ruang Rapat yang difungsikan untuk kegiatan yang sifatnya Seminar, Workshopdan Pelatihan yang dilakukan oleh Pihak Desa. Desa Air Putih saat ini memiliki KantorPemerintahan yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis namun KepemilikanTanah adalah Hak Pakai sehingga Kepala Desa Bapak Syamsuddin memprakarsai idePembangunan Gedung Kantor Desa yang nantinya akan di bangun di Tanah Lahan MilikDesa yakni di Bangunan Kantor Desa Air Putih lama dengan Ukuran Tanah 40 m x 17 m.Dengan permasalahan itu maka Tim Pengabdian melakukan Perencanaan Gedung KantorDesa Air Putih dengan dua Lantai dimana Lantai dasar difungsikan untuk KegiatanPemerintahan Desa (Ruang ADministrasi, Ruang Kepala Desa, Sekretaris Kepala Desa,Ruang Keuangan, Ruang Sekretariat, Ruang Kepala Dusun, Ruang Publik dan Front Office)dan di Lantai atasnya adalah Ruang Pertemuan yang hanya dibuat dengan dinding setengahsehingga menyerupai balai kerapatan dan suasananya terbuka, Ruang Sholat dan Toilet.Biaya yang dibuuthkan untuk Pembangunan Gedung Kantor Desa yang dilengkapi denganBalai kerapatan untuk kegiatan Rapat dan Pelatihan. Dengan biaya sebesar Rp.981.000.000; Luaran kegiatan ini adalah berupa Gambar Desain, Rencana Anggaran Biaya(RAB) dan Pajangan Desain Gedung Kantor Desa, dipublikasikan pada Media Online danDidaftarkan HAKI

    Penerapan Smart Door Lock Di Gedung Elektro

    Full text link
    Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat penting dan tidak terlepas dari kebutuhan sehari-hari. Hampir semua pekerjaan manusia membutuhkan energi listrik. Oleh karena itu ketersediaan energi listrik harus dipertahankan. Penggunaan tenaga listrik biasanya lebih banyak digunakan di gedung-gedung besar seperti gedung kantoran, pabrik, hotel, dan juga termasuk Universitas-universitas yang menggunakann energi listrik berkapasitas besar. Ruang belajar yang ada di Politeknik Negeri Bengkalis khususnya Jurusan Teknik Elektro terdiri dari ruang kelas, dan laboratorium dan bengkel listrik. Ruang belajar ini sistem instalasi kelistrikannya masih konvensional untuk menyalakan lampu, AC dan peralatan laboratorium berpusat pada panel yang ada pada setiap ruangan tersebut. Permasalahan timbul saat pengguna ruangan tidak mematikan peralatan listrik setelah perkuliahan selesai dan meninggalkan ruangan. Hal ini menyebabkan penggunaan listrik pada ruang belajar menjadi boros dan membengkaknya tagihan listrik yang harus dibayarkan. Pemborosan penggunaan energi listrik pada ruang belajar dapat dimininimalisir dengan memperbarui sistem kontrol konvensional menjadi semi otomatis. Sistem dirancang sedemikian rupa sehingga hanya dosen dan admin yang bisa mengakses ruangan. Sistem yang diterapkan yaitu: Smart door lock merupakan akses masuk ruang belajar menggunakan RFID card atau password sehingga hanya dosen dan admin yang bisa membuka pintu ruang belajar. Penerapan sistem kontrol seperti ini diharapkan mampu mengurangi beban pemakaian listrik yang berlebihan karena faktor human error yaitu pengguna ruangan lupa mematikan peralatan listrik dan penerangan pada ruang belajar setelah perkuliahan selesai

    Penerapan Digital Marketing dan Branding untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Kube Tampi Mas

    Full text link
    Kelompok Usaha Bersama (KUBE) merupakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan melalui pendekatan pengembangan usaha bersama antarwarga dalam suatu kelompok yang diinisiasi oleh Pemerintah Indonesia. Pada awal bulan Maret tahun 2020, banyak Warung Kopi yang tutup karena pembatasan aktifitas diluar rumah oleh Pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, atas dasar hal terserbut pada bulan Juli tahun 2020, beberapa Masyarakat Desa Penampi Kec. Bengkalis, Provinsi Riau membuat inisiatif untuk membangun KUBE dengan nama Tampi Mas yang bergerak dalam usaha produksi dan Penjualan Biji Kopi dan Bubuk Kopi. Saat ini (tahun 2023) KUBE Tampi Mas sudah memiliki aset teknologi Produksi Utama berupa satu buah mesin roasting modern dengan kapasitas 10 kg dalam satu kali proses roasting, 3 buah mesin penggilingan Kopi, serta sudah memiliki mitra yang menyediakan bahan baku berupa kopi mentah dengan kapasitas 1 Ton setiap bulannya, selain itu sudah memiliki 70 mitra lokal yaitu warung/ kedai harian lokal daerah kecamatan Bengkalis yang membantu menjual produknya langsung kepada konsumen. Pada saat Diskusi antara Anggota KUBE Tampi Mas dengan Tim Pengabdian Masyarakat dari Politeknik Negeri Bengkalis, KUBE Tampi Mas, dalam menjalankan usahanya memiliki beberapa permasalahan, diantaranya yaitu : 1. Belum ada akun media sosial dan website terkait dengan pemasaran dan branding usaha KUBE Tampi Mas, 2. Produk Bubuk Kopi, dan Biji Kopi KUBE Tampi Mas khususnya produk Single Origin belum familiar di masyarakat Bengkalis, 3. Banyak kompetitor produk bubuk kopi dari luar Bengkalis yang dijual pada warung mitra penjualan KUBE Tampi Mas. Dari Permasalahan tersebut, disepakati beberapa solusi untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu : 1. Pembuatan Konten Digital Marketing dan Branding (Video Profile, Foto Produk, dan Copywriting), 2. Pembuatan akun Media Sosial untuk marketing, 3. Pembuatan dan Penerapan Website untuk Branding

    PENYUSUNAN PANDUAN SOSIALISASI DAN LITERASI EKONOMI KREATIF KABUPATEN BENGKALIS

    Full text link
    Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk melakukan penyusunan panduan sosialisasi dan literasi ekonomi kreatif Kabupaten Bengkalis. Ekonomi kreatif adalah sebuah konsep yang menempatkan kreativitas dan pengetahuan sebagai aset utama dalam menggerakkan ekonomi. Berdasarkan hasil diskusi tim pengusul dengan bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bengkalis pada bulan Januari 2023 dapat identifikasi permasalahan dalam pengembangan ekonomi kreatif adalah belum adanya standar pelaksanaan teknis kegiatan sosialisasi pelaku ekonomi kreatif dan dari segi kualitas dan kuantitas pelaku usaha yang belum memadai untuk mendukung dalam menghasilkan produk kreatif menggunakan ide-ide inovatifnya. Metode yang digunakan pada pelaksanaan pengabdian ini adalah diskusi awal dengan bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bengkalis, melakukan penyusunan panduan sosialisasi dan literasi ekonomi kreatif, selanjutnya perlu masukan dan saran dari dinas terkait lainnya dan Lembaga Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Bengkalis dan Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Kabupaten Bengkalis. Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini adalah tersusunnya panduan sosialisasi dan memberikan literasi ekonomi kreatif kepada pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Bengkalis sehingga mereka dapat memiliki knowledge, comprehension, dan application tentang ekonomi kreatif serta diharapkan dapat saling berkoordinasi dan bekerjasama antar instansi pemerintah, pelaku ekonomi kreatif dan institusi Pendidikan dalam menjalankan sektor-sektor ekonomi kreatif daerah

    1,253

    full texts

    1,494

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal E-Journal Politeknik Negeri Bengkalis
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇