Portal E-Journal Politeknik Negeri Bengkalis
Not a member yet
1494 research outputs found
Sort by
Klasifikasi Uang Rupiah Kertas Tidak Layak Edar Menggunakan CNN Xception Transfer Learning Berbasis Website
Uang kertas Rupiah adalah alat pembayaran utama yang dipakai oleh masyarakat, tetapi minimnya pengetahuan masyarakat mengenai perawatan dan ciri kelayakannya menyebabkan kerusakan Uang Rupiah. Bank Indonesia mencoba mengatasi masalah ini dengan kampanye "Cinta Bangga Paham Rupiah," namun akan sulit mencapai seluruh masyarakat hanya dengan edukasi itu saja. Oleh karena itu, dikembangkan sistem "Klasifikasi Uang Rupiah Tidak Layak Edar dengan CNN Xception Transfer Learning berbasis Websiteâ€. Metode ini memadukan deep learning yakni Convolutional Neural Network bermodel Xception dengan metode Transfer Learning, pemilihan Xception dipilih karena mempunyai arsitektur yang kompleks namun efisien dalam penggunaan waktunya dan memiliki akurasi yang tinggi untuk melakukan klasifikasi gambar, menghasilkan model akurat dengan waktu pelatihan singkat. Menggunakan dataset 14 kelas uang Rupiah emisi 2016, termasuk 7 pecahan yang layak dan tidak. Hasil akhir menunjukkan akurasi 99,22% untuk pelatihan, 96,19% untuk validasi, dan 93,57% untuk pengujian, disamping untuk mengembangkan metode deep learning menggunakan CNN Xception dengan Transfer Learning, dengan model hasil penelitian ini akan diimplementasikan kedalam website, hal ini bertujuan untuk memudahkan dan membantu masyarakat dalam mengetahui kelayakan uang kertas Rupiah yang mereka punya
Exploring Simple Addictive Weighting (SAW) for Decision-Making
The Simple Additive Weighting (SAW) method is a well-known and widely utilized approach for decision-making in various disciplines. The SAW method involves a step-by-step process that enables decision-makers to evaluate and rank alternatives based on their respective attribute values and assigned weights. Within this context, this paper aims to provide a comprehensive exploration of SAW for decision-making. This study demonstrates the utilization of the SAW method in supplier selection, which aims to streamline and optimize the supply chain management process for organizational business.The resultsderived from the study have revealed its practicality, effectiveness, and adaptability in handling multi-criteria decision problems, by examining its principles, advantages, limitations, and application based on real situations. It's important to note that the method's reliance on accurate weight assignment to criteria poses a challenge. This process can be subjective and intricate, especially when faced with conflicting objectives. However, SAW stands as a valuable addition to the decision-maker's toolkit, providing a structured and transparent framework for making well-informed choices amidst complexity
Rancang Bangun Sistem Informasi Pengelolaan Studio Foto Menggunakan Metode Prototype
Studio foto SevenPixel Photography and Artwork masih mengunakan cara manual dimana para pelanggan harus datang ke studio untuk melakukan pemesanan dan pembayaran kepada pihak studio. Lalu pihak studio mencatat hasil pemesanan dan pembayaran yang dilakukan oleh pelanggan di buku nota. Cara itu tidak efektif karena bisa saja bukti pembayaran hilang sehingga merugikan kedua belah pihak. Aplikasi website ini merupakan solusi yang penulis berikan agar pihak studio dapat mengelola pesanan dan pembayaran menjadi lebih baik serta konsumen dapat melihat paket foto, galeri foto. Memesan dan membayar paket foto menjadi mudah dikarenakan sudah secara online. Website ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySql sebagai database. Metode prototype adalah sebuah metode yang mengikutsertakan user dan developer untuk berunding terkait pembangunan sistem, sehingga developer lebih efektif dalam membangun sistem. Black-box Testing merupakan metode pengujian yang penting karena dapat mengidentifikasi kesalahan dalam fungsi suatu sistem. Hasil pengujian menggunakan metode Black-box Testing didapatkan hasil bahwa sistem dapat berjalan dan berfungsi dengan baik tanpa ada masalah yang berarti. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem berbasis website memiliki fitur pemesanan, pembayaran, pencatatan pesanan dan pembayaran konsumen, laporan keuangan pihak studio dan galeri foto
Eksplorasi Potensi Metaverse sebagai Alternatif House Tour: Pengembangan Prototipe Aplikasi House Tour Interaktif di Metaverse
Dalam penelitian ini, dilakukan sebuah pendekatan baru untuk house tour dengan menggunakan platform Metaverse untuk menyelesaikan kelemahan dari house tour secara langsung dan Virtual Tour 360°. Kelemahan tersebut meliputi keterbatasan dalam interaksi, pergerakan serta kurangnya kehadiran yang nyata. Dalam penelitian ini, penulis mengembangkan prototipe aplikasi house tour di Metaverse meenggunakan platform CORE. Proses pengembangan prototipe aplikasi house di Metaverse dalam penelitian ini menggunakan Game Based Learning (GBL) Model. GBL Model terdiri dari empat tahapan yaitu Analysis, Production, Testing dan Release. Evaluasi prototipe aplikasi menggunakan dua jenis kuesioner yaitu Comparative Usability Evaluation (CUE) untuk membandingkan house tour secara langsung dengan virtual house tour di Metaverse dan User Engagement Scale Short Form (UES-SF) untuk membandingkan house tour Virtual Tour 360° dengan virtual house tour di Metaverse. Hasil penelitian menghasilkan prototipe aplikasi house tour di Metaverse memiliki beberapa fitur meliputi fitur avatar sebagai representasi virtual pengguna di platform CORE, fitur tour progress, fitur Panel Informasi dan fitur Ubah Perabotan. Berdasarkan hasil kuesioner, Metaverse memiliki potensi untuk menggantikan atau menjadi alternatif house tour secara langsung. Dari segi pengalaman pengguna, Metaverse jauh lebih interaktif dan imersif dibandingkan dengan house tour Virtual Tour 360°.Dala penelitian ini, dilakukan sebuah pendekatan baru untuk house tour dengan menggunakan platform Metaverse untuk menyelesaikan kelemahan dari house tour secara langsung dan Virtual Tour 360°. Kelemahan tersebut meliputi keterbatasan dalam interaksi, pergerakan serta kurangnya kehadiran yang nyata. Dalam penelitian ini, penulis mengembangkan prototipe aplikasi house tour di Metaverse meenggunakan platform CORE. Proses pengembangan prototipe aplikasi house di Metaverse dalam penelitian ini menggunakan Game Based Learning (GBL) Model. GBL Model terdiri dari empat tahapan yaitu Analysis, Production, Testing dan Release.  Evaluasi prototipe aplikasi menggunakan dua jenis kuesioner yaitu Comparative Usability Evaluation (CUE) untuk membandingkan house tour secara langsung dengan virtual house tour di Metaverse dan User Engagement Scale Short Form (UES-SF) untuk membandingkan house tour Virtual Tour 360° dengan virtual house tour di Metaverse. Hasil penelitian menghasilkan prototipe aplikasi house tour di Metaverse memiliki beberapa fitur meliputi fitur avatar sebagai representasi virtual pengguna di platform CORE, fitur tour progress, fitur Panel Informasi dan fitur Ubah Perabotan. Berdasarkan hasil kuesioner, Metaverse memiliki potensi untuk menggantikan atau menjadi alternatif house tour secara langsung. Dari segi pengalaman pengguna, Metaverse jauh lebih interaktif dan imersif dibandingkan dengan house tour Virtual Tour 360°
Desain Tata Kelola Pelaporan Rekam Medis Rawat Jalan Poli Lansia Berbasis Elektronik dengan Metode Agile
Tata kelola dalam pelaporan rekam medis harus menghasilkan informasi dengan cepat, tepat, dan efisien yang akan dimanfaatkan oleh manajemen Rumah Sakit dalam mengambil keputusan. Dengan merancang sistem informasi pada pelaporan rekam medis bagi pasien lansia dapat meningkatkan proses kinerja yang masih manual seperti ketika petugas memerlukan informasi data pasien lansia atau laporan kunjungan pasien lansia masih membutuhkan waktu yang lama menjadi terkomputerisasi dan menghasilkan laporan yang tepat waktu dan terinci serta untuk mendukung peningkatan pelayanan bagi lansia. Penelitian kualitatif deskriptif dengan cara Praktik Kerja Lapangan di RSUD Al Ihsan, wawancara dan studi pustaka. Pengembangan sistem informasi dengan metode Agile Development Software menggunakan Microsoft Visual Studio 2012 ke dalam bahasa pemrograman Visual Basic. Hasil penelitian yaitu sistem informasi pelaporan pasien lansia yang dapat diterapkan di Rumah Sakit Umum Daerah Al Ihsan
Pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan dan Kualitas Pelayanan Fiskus Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Sosialisasi Perpajakan Sebagai Pemoderasi (Studi Kasus Wajib Pajak UMKM di KPP Pratama Pekanbaru Tampan)
This study aims to examine whether there is an influence between the understanding of regulations and the quality of tax service services on taxpayer compliance with taxation taxes as moderating. The data used in this study are primary data. This type of research is quantitative. The object of this research is MSME taxpayers who are registered at the Tampan KPP Pratama Pekanbaru City. The sample collection method used random sampling method. Samples were taken as many as 100 MSME taxpayers. The data analysis test uses the Moderated Regression Analysis (MRA) method which is processed using SPSS 24. The results of this study indicate that the understanding of tax regulations and the quality of tax services have an effect on taxpayer compliance. Furthermore, the socialization of taxation is able to moderate the effect of understanding regulations and the quality of tax service services on taxpayer compliance.Keywords: Understanding of Tax Regulations, Quality of Fiscus Service, Socialization of Taxpayer Complianc
PENGARUH PEMANFAATAN LIMBAH ABU FIBER KELAPA SAWIT TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU K-125
Sering dijumpai material utama dalam pembuatan suatu konstruksi seperti dalam pembangunan jalan, jembatan, gedung dan dinding penahan tanah adalah beton. Semen merupakan salah satu bahan penyusun beton, dimana kandungan oksida pada semen terdiri dari kapur (CaO) 60%-70%, silika (SiO2) 17%-25%, yang mana kandungan tersebut juga terdapat pada abu fiber kelapa sawit yang terdiri dari Silika (SiO2) sebesar 38,2%, kapur (CaO) 12% yang diketahui dari pengujian di UPT. Laboratorium Universitas Diponegoro. Fiber kelapa sawit merupakan limbah yang dihasilkan dari pengolahan pemerasan buah sawit pada proses kempa (press), fiber kelapa sawit biasanya dibuang begitu saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan fiber kelapa sawit terhadap kuat tekan beton.Abu fiber kelapa sawit digunakan sebagai pengganti sebagian semen, dengan komposisi campuran 15% dan 20% abu fiber kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan SNI 03-2834-2000 untuk mix design beton. Benda uji berupa silinder denga diameter 15 cm dan tinggi 30 cm, benda uji dirawat pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari.Kuat tekan rata-rata beton tanpa penambahan abu fiber kelapa sawit umur 28 hari adalah 130,566 kg/cm2 . Penambahan abu fiber kelapa sawit dengan persentase 15% dapat meningkatkan kuat tekan beton dari mutu rencana K-125 dengan nilai kuat tekan beton 188,719 kg/cm2 , sedangkan pada persentase 20% penambahan abu fiber kelapa sawit nilai kuat tekan beton menurun dibandingkan dengan persentase 15% tetapi masih mencapai mutu rencana K-125 dengan nilai kuat tekan beton 125,510 kg/cm2 . Dapat disimpulkan bahwa abu fiber kelapa sawit dapat dimanfaatkan pada campuran beton mutu K-125
Financial Technology: MSME Capability To Connect In The Digital Ecosystem In The Field Of Finance (Case Study in Rokan Hilir Regency)
This study aims to determine the financial knowledge capabilities of UMKM actors and digital payment systems that are often used by UMKM actors in Rokan hilir District in running their business. Data collection techniques were carried out using surveys and observations. The research population is all UMKM actors in Rokan hilir Regency. This study used a probability sampling design with a simple random sampling method of 238 people. Based on the results of the research that has been done, it can be concluded that there are still many UMKM actors who only have basic financial knowledge skills, which are 35%. UMKM actors use Mobile Banking the most to run their business, which is 78%, while the least is using SMS Banking at 7%
Revitalisasi Kemasan Produk dalam Peningkatan Daya Tarik, Penjualan, dan Pendapatan UMKM Binaan PT Pertamina Hulu Rokan di Mandau
This service aims to provide assistance and guidance to MSMEs assisted by PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) in the form of Revitalizing Product Packaging to Increase Attractiveness, Sales and Income. Activities are carried out using a descriptive qualitative approach where the approach is implemented by improving product quality, increasing brand and product quality through packaging. This effort was carried out as an indicator of increasing sales and income for MSMEs. The output of the activity (Output) is that by holding this activity there will be changes to the quality of MSME product packaging and it will become an icon for partners that this program has a good impact on changes in MSMEs. The impact (outcome) of this activity is increasing the knowledge and skills of MSMEs related to standardizing product packaging design and increasing market share, gaining public appreciation for Polbeng and establishing harmonious relationships between Polbeng, partners and the community