Portal E-Journal Politeknik Negeri Bengkalis
Not a member yet
    1494 research outputs found

    Prototype Sistem Pendeteksi Jenis Kayu Menggunakan Sensor MQ-6

    Get PDF
    Kayu adalah bagian batang atau cabang serta ranting tumbuhan yang mengeras karena mengalami lignifikasi (pengayuan). Kayu digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak, membuat perabot (meja, kursi), bahan bangunan (pintu, jendela, rangka atap) dan bahan kertas. Banyak nya jenis-jenis kayu sering membuat manusia kesulitan dalam menentukan jenis kayu yang sesuai dengan tekstur, bau dan rasa. Bau dan rasa kayu terkadang mudah hilang bila kayu itu lama tersimpan di udara luar. Agar kita dapat mengetahui kayu yang cocok dengan kriteria dan spesifikasi yang kita inginkan, Maka dari itu Penelitian merancang sebuah alat yang dapat mendeteksi dari aroma kayu menggunakan sensor TGS2602 dan TGS 2600. Dimana tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah alat yang mampu menentukan jenis kayu (Jati dan Mahoni) dan mendeteksi aroma dari jenis kayu tersebut.Kayu adalah bagian batang atau cabang serta ranting tumbuhan yang mengeras karena mengalami lignifikasi (pengayuan). Kayu digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak, membuat perabot (meja, kursi), bahan bangunan (pintu, jendela, rangka atap) dan bahan kertas. Banyak nya jenis-jenis kayu sering membuat manusia kesulitan dalam menentukan jenis kayu yang sesuai dengan tekstur, bau dan rasa. Bau dan rasa kayu terkadang mudah hilang bila kayu itu lama tersimpan di udara luar. Agar kita dapat mengetahui kayu yang cocok dengan kriteria dan spesifikasi yang kita inginkan, Maka dari itu Penelitian merancang sebuah alat yang dapat mendeteksi dari aroma kayu menggunakan sensor TGS2602 dan TGS 2600. Dimana tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah alat yang mampu menentukan jenis kayu (Jati dan Mahoni) dan mendeteksi aroma dari jenis kayu tersebut

    Estimasi Lintasan AUV 3 Dimensi (3D) Dengan Ensemble Kalman Filter

    Get PDF
    AUV (Autonomous Underwater Vehicle) merupakan kapal selam tanpa awak yang sistem geraknya dikemudikan (dikendalikan) oleh perangkat komputer. Sistem gerak dari AUV membutuhkan sebuah navigasi dan guidance control yang mampu mengarahkan gerak AUV, sehingga dibutuhkan sebuah estimasi posisi AUV sesuai dengan lintasan yang diberikan. Penelitian ini mengembangkan estimasi posisi dari AUV Segorogeni ITS menggunakan metode atau algoritma Ensemble Kalman Filter (EnKF) karena EnKF mampu mengestimasi persoalan berbentuk model sistem non linier dimana persamaan gerak dari AUV berbentuk non linear. Estimasi posisi dilakukan pada lintasan atau trayektori 3 dimensi (3D) yang dibangun dengan bantuan program Octave. Simulasi menampilkan hasil estimasi posisi AUV menggunakan algoritma EnKF dengan beberapa jumlah ensemble yang berbeda yaitu 50, 100, 200 dan 300 ensemble. Akurasi dari estimasi tersebut diukur dari nilai error hasil estimasi yaitu nilai RMSE (Root Mean Square Error). Hasil simulasi menunjukan rata-rata error estimasi yaitu 0.4 m posisi-x, 0.46 m posisi-y, 0.08 m posisi-z dan 0.1 m error sudut.AUV (Autonomous Underwater Vehicle) merupakan kapal selam tanpa awak yang sistem geraknya dikemudikan (dikendalikan) oleh perangkat komputer. Sistem gerak dari AUV membutuhkan sebuah navigasi dan guidance control yang mampu mengarahkan gerak AUV, sehingga dibutuhkan sebuah estimasi posisi AUV sesuai dengan lintasan yang diberikan. Penelitian ini mengembangkan estimasi posisi dari AUV Segorogeni ITS menggunakan metode atau algoritma Ensemble Kalman Filter (EnKF) karena EnKF mampu mengestimasi persoalan berbentuk model sistem non linier dimana persamaan gerak dari AUV berbentuk non linear. Estimasi posisi dilakukan pada lintasan atau trayektori 3 dimensi (3D) yang dibangun dengan bantuan program Octave. Simulasi menampilkan hasil estimasi posisi AUV menggunakan algoritma EnKF dengan beberapa jumlah ensemble yang berbeda yaitu 50, 100, 200 dan 300 ensemble. Akurasi dari estimasi tersebut diukur dari nilai error hasil estimasi yaitu nilai RMSE (Root Mean Square Error). Hasil simulasi menunjukan rata-rata error estimasi yaitu 0.4 m posisi-x, 0.46 m posisi-y, 0.08 m posisi-z dan 0.1 m error sudut

    Robot Auto Pointing Sebagai Media Pencarian Sinyal Terbaik Pada Instalasi Radio Wireless Menggunakan Mikrokontroler Arduino Uno

    Get PDF
    Perangkat wireless merupakan salah satu media komunikasi data melalui sinyal radio atau yang dikenal dengan Radio Frequency. Kuat sinyal sangat mempengaruhi terhadap beban data yang akan dikirim dari satu titik ke titik lain. Proses pemasangan radio wirelessclient dengan cara memanjat tower pada ketinggian yang sudah ditetapkan. Teknisi jaringan dituntut untuk melakukan proses pointing. Proses pointing umumnya membutuhkan waktu yang lama hingga mendapatkan sinyal terbaik dari pancaran radio wirelessBase Transceiver Station (BTS). Belum lagi resiko yang mengancam nyawa seperti kram, tower yang roboh dan lain sebagainya bisa saja terjadi meskipun sudah menggunakan peralatan keamanan yang lengkap. Robot auto pointing di nilai salah satu cara untuk mengurangi resiko tersebut. Apabila terjadi pergeseran sinyal yang diakibatkan oleh faktor cuaca, robot auto pointing dapat menyesuaikan arah antenna sampai kondisi sinyal maksimal. Pengaturan arah ditentukan oleh kuat sinyal yang diterima dan dikendalikan oleh mikrokontroler arduino un

    Penyusunan Itinerary Otomatis Tempat Wisata Jatim Menggunakan Google Maps Dan Multitransportasi

    Get PDF
    Salah satu kegiatan yang paling sering dilakukan pada saat liburan adalah pergi berwisata, baik pergi di dalam kota maupun luar kota. Dalam melakukan wisata, wajib bagi kita membuat penyusunan itinerary (rencana perjalanan). Penyusunan itinerary biasanya dibuat secara manual, satu per satu, mulai dari menentukan tempat wisata, hingga kendaraan yang akan dinaiki seringkali kurang efektif. Penelitian proyek akhir ini bertujuan untuk membuat penyusuan itinerary/rencana perjalanan tempat wisata jawa timur secara otomatis. Memberikan pilihan kendaraan ingin dinaiki, sesuai dengan rute terdekat dan efisien. Memberikan kemudahan kepada wisatawan dalam melakukan kegiatan berwisata, melalui penjadwalan yang dibuat. Pada proyek akhir ini menggunakan Google Maps untuk mengakses rute yang dilalui dan pembuatan estimasi waktu perjalanan, sehingga lebih realtime dan spesifik. Penentuan wisata yang akan dilalui terlebih dahulu dengan menggunakan algoritma Distance route - Nearest Neighbour dan Eucludean distance Nearest Neighbour , kedua algoritma ini akan dibandingkan mana yang lebih baik. Hasil yang didapat kedua algoritma mencapai tingkat akurasi yang tinggi untuk mendapatkan rute yang optimal. Kedua Algoritma ini juga cocok digunakan untuk menentukan jarak terdekat yang akan dilalui dalam berwisata, dengan masing-masing kelebihan dan kekurangannya

    Battery Management System (BMS) Dengan State Of Charge (SOC) Metode Modified Coulomb Counting

    No full text
    Baterai merupakan media penyimpanan energi listrik dalam bentuk energi kimia yang dapat dikonversikan menjadi daya. Dalam kasus yang ditemukan baterai mudah mengalami kerusakan dan memiliki life time yang pendek. Kerusakan pada baterai disebabkan karena penggunaan yang tidak ideal dan baterai tidak dilengkapi sistem proteksi dan monitoring, sehingga baterai tetap beroperasi meskipun dalam kondisi over-voltage, over-current dan over-heat saat charging dan ditambah mengalami under-voltage pada saat discharging. Pada jurnal ini disampaikan perancangan sistem BMS (Battery Management System) untuk 2 jenis baterai yaitu Lead Acid 12V 7Ah dan Li-ion 12V 4Ah. BMS memiliki tiga fungsi, yaitu computation , monitoring ,dan protection. Sensor tegangan, sensor arus ACS 712 dan sensor suhu DHT22 digunakan untuk mengirimkan informasi mengenai kondisi baterai ke mikrokontroler Arduino Mega 2560 sebagai pusat kendali. Akurasi pengukuran State Of Charge (SOC) mempunyai aspek yang penting dalam perancangan Battery Management System. Pengukuran  SOC secara tepat dapat menghindarkan baterai dari kondisi  overcharge dan undercharge.  Dari  hasil  pengujian diharapkan bahwa BMS mampu membaca nilai tegangan, arus, suhu, SOC, AH, dan WH. Hasil pembacaan parameter dapat tersimpan pada SD Card. Sistem proteksi pada BMS akan aktif ketika baterai dalam kondisi tidak ideal sehingga baterai tidak mudah rusak dan dapat menekan penurunan life time

    DATA AKUISISI FOTOELEKTROKATALIS PADA SENSOR CHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) BERBASIS TiO2

    Get PDF
    Model sistem data akuisisi fotoelektrokatalis untuk aplikasi sensor COD (Chemical Oxygen Demand) telah berhasil dikembangkan. Model sistem data akuisisi terdiri dari 3 bagian utama yaitu voltametry, rangkaian potensiostat, dan unit perhitungan nilai COD. Sebuah model dibuat dalam aristektur Lavenberg-Marquardt dengan 10 neuron, digunakan sebagai simulator sistem fotoelektrokatalis dengan karakteristik yang mirip dengan photo-current yang dibangkitkan pada lapisan tipis TiO2. Parameter pada model sistem data akuisisi menggunakan parameter hardware National Instruments (NI) myDAQ dan Op-Amp CA3140. Pengujian sistem data akuisisi menggunakan model sistem fotoelektrokatalis dilakukan dengan LSV (Linear Scan Voltametry) yang memiliki range 0.10-0.11V dan scan-rate 0.5V/jam. Hasil pengamatan pada plotting data photo-current untuk 10 level konsentrasi sample uji (mewakili 1-500uM) menunjukkan bahwa sistem akuisisi data dapat membaca perubahan nilai-nilai data photo-current selama eksperimen dijalankan.  Unit perhitungan nilai COD telah mampu mengitung nilai QNET yang dapat digunakan untuk penentuan nilai COD, untuk 10 jenis sample uji yang digunakan. Model yang dikembangkan ini dapat digunakan untuk menentukan parameter yang sesuai pada sistem data akuisisi fotoelektrokatalis yang akan diimplementasikan pada hardware seperti modul DAQ maupun perangkat embedded controller yang berbasis low speed processor

    EDITORIAL BOARD, TABLE OF CONTENTS

    No full text

    TINGKAT KEPUASAN NASABAH DITINJAU DARI FAKTOR PELAYANAN PADA PT. PEGADAIAN UNIT PELAYANAN CABANG BENGKALIS

    Get PDF
    The purpose of this research is to know the factors that affect customer satisfaction in terms of service factors in PT. Pegadaian UPC Bengkalis, The most dominant factor influencing the level of customer satisfaction in terms of service factors in PT. Pegadaian UPC Bengkalis and the smallest factor affecting the level of customer satisfaction in terms of service factors in PT. Pegadaian UPC Bengkalis. The population in this research was all customers who have never been become customers at PT. Pegadaian UPC Bengkalis and the sample were 100 respondents. The sampling technique used was purposive sampling. This type of research is associative research. The survey results revealed that the factors affecting the measurement of the level of satisfaction in terms of service factors in PT. Pegadaian UPC Bengkalis namely reliability, responsiveness, assurance, empathy and intangible. The most dominant influencing factor is Responsiveness and the smallest factor influencing that Empathy

    ANALISIS BUDAYA ORGANISASI PADA PERUSAHAAN APM OTOMOTIF DI INDONESIA (STUDI KASUS PADA PT. XYZ)

    Get PDF
    This study aims to understand the organizational culture in one of the automotive companies in Indonesia as well as to study the level of readiness of the company in the application of organizational culture to face the highly competitive automotive business in Indonesia. Organizational culture that represents a set of value, trust and shared meaning that is applied intensively and institutionalizes will provide collective benefits that can make the organizational culture strong which will give of success to the company where success of organization depend on organizational culture because organizational culture is the most important construct in building and maintaining a company's success.This study discusses the mapping of organizational culture in one of the automotive companies in Indonesia based on the Denison cultural organization model that has four dimensions, namely mission, consistency, involvement and adaptability. The sample of 174 aimed at employees in all divisions and in all hierarchy in the company.The results of the study show that the company has a strong culture in each division of work and hierarchical companies. The company has a model that fits the four-dimensional model of Denison's Corporate culture, making the company consider having capabilities that are in line with competition in the automotive industry in Indonesia

    Pembentukan Loyalitas Pelanggan: Intensi Hubungan dan Kualitas Hubungan (Studi kasus di Industri Ritel Pakaian, Kota Bandung)

    Get PDF
    Dalam membangun loyalitas pelanggan, pemasar perlu untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dengan pelanggan. Namun, upaya ini tidak selalu efektif karena kegiatan kemitraan dengan retailer ritel pakaian tidak ditanggapi oleh semua pelanggan. Oleh karena itu, intensi pelanggan untuk terlibat dalam hubungan dengan retailer harus menjadi titik awal untuk membangun loyalitas pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi apakah kualitas hubungan pelanggan dan intensi hubungan mempengaruhi loyalitas mereka kepada retailer pakaian. Data dikumpulkan dari 327 responden yang berada di 13 kecamatan, Kota Bandung. Berdasarkan hasil penelitian menemukan bahwa intensi hubungan secara individu berpengaruh signifikan terhadap loyalitas dan secara bersama-sama intensi hubungan dan kualitas hubungan berpengaruh terhadap loyalitas

    1,253

    full texts

    1,494

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal E-Journal Politeknik Negeri Bengkalis
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇