Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Perilaku Konsumen terhadap Keputusan Pembelian Ulang Produk Simpanan Hari Raya
This study aims to test and analyze the influence of consumer behavior on the decision to repurchase holiday savings products abbreviated as Sahara. Consumer behavior itself consists of cultural factors, social factors, personal factors and psychological factors. The population in this study is members of KSPPS BMT Bahtera Pekalongan branch, and sampling is done using a simple random sampling technique. A sample of 90 members was obtained. To test the influence of the indepent variable on the dependent variable using multiple linear regression analysis on the SPSS program. The test results found that cultural and social factors had a positive and significant effect on the decision to repurchase Sahara products, personal factors had a negative and insignificant effect, and psychological factors had a positive and insignificant effect on the decision to repurchase Sahara products
Kesejahteraan Masyarakat Akibat Aktivitas Ekonomi terhadap di Kawasan Kalangan Kabupaten Tapanuli Tengah
Dalam artikel ini, dampak kegiatan ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat di Kalangan dibahas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana kesejahteraan masyarakat di Kalangan dipengaruhi oleh ekonomi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif. Peneliti melihat apa yang dilakukan oleh orang-orang di Jalan Kalangan saat mengumpulkan data melalui metode observasi. Dimulai dengan pertanyaan tentang masalah ekonomi yang memengaruhi kesejahteraan masyarakat, dan diikuti dengan pengumpulan dokumentasi, di mana peneliti mengumpulkan data tentang aktivitas ekonomi pedagan di Kalangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi telah meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakatdan pengumpulan informasi melalui studi dokumentasi di mana peneliti mengumpulkan data tentang aktivitas ekonomi pedagan di Kalangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi telah meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Kawasan Kalangan sangat ramai dan menarik karena berada di dekat Sekolah Tinggi Agama Islam Swasta Kabupaten Tapanuli Tengah. Sebaliknya, keramaian juga memiliki efek negatif, seperti kemacetan dan risiko kecelakan lalu lintas.
Pengaruh Discipline Preventif dan Work Environment Conditions terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Medan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh discipline preventif dan work environment terhadap kinerja karyawan di PT Perkebunan Nusantara IV Regional I Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan kinerja karyawan yang ditunjukkan melalui kurangnya tanggung jawab, keterlambatan pekerjaan, dan ketidaksesuaian antara pekerjaan dengan keterampilan karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan populasi sebanyak 65 karyawan di bagian Sumber Daya Manusia dan Sistem Manajemen, dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa kedua variabel independen, yaitu discipline preventif dan work environment, secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,890 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 89% dari variansi kinerja karyawan, sementara sisanya dijelaskan oleh faktor lain. Temuan ini mengindikasikan pentingnya meningkatkan kedisiplinan preventif dan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman untuk mendorong produktivitas karyawan. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan untuk memperkuat aturan disiplin dan memperbaiki fasilitas kerja guna meningkatkan kinerja karyawan
Pengaruh Islamic Product Quality, Islamic Promotion dan Islamic Branding terhadap Minat Beli Konsumen pada Produk Sambal Mr. Crispy di Shop Tokopedia
The purpose of this research is to determine whether Islamic product quality, Islamic promotion, and Islamic branding have an effect on consumer purchasing interest for Mr. Crispy products on Tokopedia. This study employs a quantitative method, with data collected through a questionnaire from 97 respondents, followed by multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that Islamic product quality has a negative and significant effect on consumer purchasing interest with a t-value of (-4.583) > t-table value (1.661). Islamic promotion has a positive and significant effect on consumer purchasing interest with a t-value of (2.394) > t-table value (1.661), and Islamic branding has a positive and significant effect on consumer purchasing interest with a t-value of (6.909) > t-table value (1.661). Furthermore, Islamic product quality, Islamic promotion, and Islamic branding collectively have an effect on consumer purchasing interest with an f-value of (38.875) > f-table value (2.70)
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING
This research was conducted with the aim of knowing student learning outcomes using the Problem Based Learning model. This research uses a classroom action research (PTK) and quantitative descriptive model. This PTK step consists of 2 cycles, each cycle is completed during one week. The research subjects were students in class 4 of the first semester of the 2023/2024 academic year. The instruments applied in the activities are written tests, documentation and observation, while the evaluation focuses on test and non-test based processes and results. The research results show that the use of Problem Based Learning (PBL) and concrete object media can improve student learning outcomes. This can be seen in the formative value which increased sharply, from 80% in cycle I and increased to 93% in cycle II. The cycle ends when learning completeness reaches more than 85% in cycle II
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS II SD
This research was conducted with the aim of improving student learning outcomes. This research uses a classroom action research (PTK) and quantitative descriptive model. This PTK step consists of 2 cycles. Each cycle is completed in time. The research subjects are class II students in the first semester of the 2023/2024 academic year. The instruments applied in the activity are written tests, documentation and observation, while the evaluation focuses on the process, results and outcomes. test and non-test based. The results of the research show that the use of STAD type cooperatives is able to improve students' abilities. This can be seen in the sharp increase in Indonesian language scores, cycle I (number 2080, average of 77, absorption capacity of 70%, learning completeness of 70%) and cycle II (number 2650, average 98, absorption capacity 903%, learning completeness 93%). There was an increase in learning outcomes between cycle I and cycle II, showing an average increase in absorption capacity of 8% and learning completion an increase of 23%. Conclusion: The implementation of STAD type cooperatives in class 2 students at SD Negeri Kertajaya v/ 211 semester I of the 2023/2024 academic year can improve Indonesian language learning outcome
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS II-A PADA MATERI KATA TANYA DI SDIT AL-FATHIMIYYAH SURABAYA
This research aims to improve the learning outcomes of class II-A students at SDIT Al-Fathimiyyah through the application of the Problem Based Learning model to question word material. The type of research used is quasi-experimental research. The research design is a post-test only control group design. The research subjects were 29 class II-A students at SDIT Al-Fathimiyyah in the 2023-2024 school year. Data collection techniques are by means of observation and tests. The research instruments used learning implementation observation sheets, cognitive test sheets, and attitude and skills observation sheets. Data analysis was carried out using descriptive and qualitative statistics. The results of this research show that all stages of Problem Based Learning were carried out well, the results of observations of students' attitudes showed that 90% met classical completeness, student learning results showed that 90% met the KKTP, the results of students' skills in presentations showed that 93% met classical completeness. The results of the reflection showed that all students felt happy and could understand the material being taught. The conclusion of this research is that the application of the Problem Based Learning model is effective in improving student learning outcomes
PENGARUH PEMBERIAN DYNAMIC NEUROMUSCULAR STABILIZATION TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA LANSIA DENGAN LOW BACK PAIN KONDISI MUSKULOSKELETAL DI RUMAH SAKIT PKU JATINOM KLATEN
Low back pain merupakan nyeri di area punggung bagian bawah yang terjadi akibat ada gangguan atau kelainan unsur-unsur otot dan tendon tanpa diikuti gangguan neurologis. DNS merupakan pelatihan berkesinambungan mengaktivasi berbagai otot tubuh secara keseluruhan yang kerjanya mengalami ketidakseimbangan, hal ini terjadi karena salah satu kelompok otot yang lemah sedangkan kelompok otot lainnya kerjanya berlebihan, sehingga terjadi kompensasi berlebihan hingga timbul fiksasi yang mengakibatkan kekakuan. DNS dapat digunakan untuk berbagai keluhan pada tubuh.
PERBEDAAN PENGARUH TABATA TRAINING DAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN DAN PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA REMAJA
Latar Belakang : Pola makan yang tidak teratur dan kurangnya aktivitas fisik menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan antara masuknya energi dan pengeluaran energi, hal ini yang akan membuat penumpukkan lemak dan berakibat terjadinya peningkatan berat badan. Tujuan : Mengetahui perbedaan pengaruh tabata training dan circuit training terhadap penurunan berat badan pada remaja. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental pre test dan post test two group design. Jumlah sampel yang digunakan 24 remaja dengan randomize sampling. Kelompok I diberikan tabata training dilakukan selama 3 kali seminggu selama 4 minggu dan kelompok II diberikan circuit training dilakukan selama 3 kali seminggu selama 4 minggu. Alat ukur menggunakan timbangan. Hasil : Hasil hipotesis I menggunakan Paired Sample T-Test diperoleh nilai p = 0,000 (p<0,05) dan hasil hipotesis II menggunakan Paired Sample T-Test diperoleh nilai p = 0,000 (p<0,05) yang berarti ada pengaru tabata training dan circuit training terhadap penurunan berat badan pada remaja. Hasil hipotesis III menggunakan Independent Sample Test diperoleh nilai p = 0,810 (p>0,05) yang berarti tidak ada perbedaan pengaruh tabata training dan circuit training terhadap penurunan berat badan pada remaja. Kesimpulan : Tidak ada perbedaan pengaruh tabata training dan circuit training terhadap penurunan berat badan pada remaja. Saran : Diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan kajian dan informasi dalam melakukan penelitian selanjutnya
PROGRAM FISIOTERAPI PADA KASUS CEREBAL PALSY SPASTIC HEMIPLEGI
Latar Belakang: Cerebral Palsy merupakan suatu penyakit kronik yang mengenai pusat pengendalian pergerakan dengan manifestasi klinis yang tampak pada beberapa tahun pertama dan secara umum tidak akan bertambah memburuk pada usia selanjutnya. Prevalensi di Jawa Timur yang terdiri dari (6,5%) pada usia 5-17 tahun, (2,5%) pad a usia 18-59 tahun dan (1,6%) pada usia lansia >60 tahun (Riskesdas, 2018). Pada Cerebral palsy Spastic Hemiplegi umumnya mengalami berbagai gangguan motorik dan sensorik seperti kelemahan otot, kelenturan, gerakan abnormal, disfungsi sensorik, dan anak-anak menunjukkan kecacatan pada sebagian ekstremitas baik kanan maupun kiri. Tujuan: Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui efektifitas metode Bobath pada anak dengan Cerebral palsy Spastic Hemiplegi. Metode: Artikel ini bersifat studi kasus, mengangkat kasus pasien dan mengumpulkan data melalui proses Fisioterapi. Intervensi yang diberikan berupa metode Bobath. Hasil: Setelah dilakukan terapi sebanyak 4 kali terapi didapatkan hasil dari T1 sampai T4 dengan pengukuran GMFM diperoleh nilai 61,5% pada kemampuan fungsional dan spastisitas belum ada peningkatan yang signifikan. Kesimpulan: Belum ada peningkatan yang signifikan pada spastisitas dan kemampuan fungsional