Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
Pengaruh Penggunaan Qris BSI Terhadap Keamanan Bertransaksi Nontunai Bagi Pelaku UMKM Pamekasan
Seiring dengan perkembangan digitalisasi di sektor perbankan, Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) menciptakan inovasi pembayaran nontunai berupa QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). QRIS memberikan kemudahan bagi pengguna dalam melakukan transaksi digital secara cepat dan aman, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan QRIS BSI terhadap keamanan bertransaksi nontunai bagi pelaku UMKM di Pamekasan. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini mengambil sampel sebanyak 76 merchant dari total populasi 327 pengguna QRIS di Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Pamekasan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan penyebaran angket, kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier sederhana dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS BSI memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keamanan transaksi nontunai bagi pelaku UMKM. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 93,1%, yang berarti sebagian besar variabel keamanan transaksi dapat dijelaskan oleh penggunaan QRIS BSI. Selain itu, hasil uji t menunjukkan bahwa penggunaan QRIS secara signifikan meningkatkan perlindungan terhadap risiko transaksi, seperti penipuan dan pemalsuan uang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan QRIS BSI berkontribusi besar dalam meningkatkan keamanan transaksi bagi pelaku UMKM di Pamekasan
Pengaruh Earning Per Share (EPS), Return on Equity (ROE) dan Price Earning Ratio (PER) Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2017-2023
Tujuan dari studi ini adalah untuk meneliti bagaimana pengaruh Earning per Share (EPS), Return on Equity (ROE) dan Price Earning Ratio (PER) terhadap harga saham perusahaan sektor perbankan yang terdaftar pada website BEI tahun 2017-2023. Jenis studi ini adalah asosiatif kuantitatif untuk menentukan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua saham perusahaan sektor perbankan yang terdaftar pada website BEI selama periode 2017-2023 yaitu sebanyak 47 perusahaan, kemudian teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah teknik purposive sampling dan hasilnya adalah 15 perusahaan untuk diteliti. Hasil penelitian ini adalah Earning Per Share dan Return On Equity berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap harga saham, sedangkan Price Earning Ratio berpengaruh secara negatif dan tidak signifikan terhadap harga saham. Secara simultan Earning Per Share, Return On Equity dan Price Earning Ratio berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen
Pengaruh Kinerja Zakat, Gini Rasio dan Angkatan Kerja Terhadap Kemiskinan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sebagai Variabel Mediasi
The purpose of this study is to analyze and determine the influence of zakat performance, Gini ratio, and labor force on poverty with the Human Development Index as a mediating variable during the period 2019-2024. This study uses a quantitative method with secondary data obtained through literature and documentation studies. The sample in this study consists of 34 provinces in Indonesia selected using purposive sampling. Data analysis was conducted using panel data regression with the assistance of E-Views software. The results of this study indicate that zakat performance, Gini ratio, and labor force have a negative and significant effect on the Human Development Index (HDI), and the Human Development Index (HDI) has a negative and significant effect on poverty. Zakat performance has a negative but insignificant effect on poverty, while the Gini coefficient and labor force have a positive but insignificant effect on poverty. The Human Development Index (HDI) is able to mediate the influence of zakat performance, the Gini coefficient, and the labor force on poverty.
Keyword: Zakat performance, Gini ratio, Labor force, Human Development Index (HDI) and povert
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Materi Indonesiaku Kaya Hayatinya Kelas V di SD
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Suharsimi Arikunto. Dilaksanakan di kelas V SDN Sawahan I/340 Surabaya dengan 31 peserta didik, terdiri dari 17 perempuan dan 13 laki-laki. Data dikumpulkan melalui observasi, dan tes pilihan ganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebelum menggunakan PBL, hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) masih rendah, dengan hanya 29% peserta didik mencapai ketuntasan belajar di atas KKM 70. Pada siklus I, meskipun terjadi peningkatan, hanya 64,5% peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar. Namun, pada siklus II, terjadi peningkatan signifikan, dengan 87% peserta didik mencapai ketuntasan belajar. Penerapan PBL efektif meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) memicu keterlibatan aktif, interaksi, dan pengembangan kemampuan pemecahan masalah peserta didik, sehingga meningkatkan pemahaman dan kinerja peserta didik dalam mata pelajaran tersebut. Kesimpulannya, penerapan model pembelajaran PBL berhasil meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) peserta didik kelas V SDN Sawahan I/340 Surabaya dari rendah menjadi tinggi pada siklus terakhir, yaitu siklus II
IMPROVING STUDENTS’ DESCRIPTIVE WRITING ABILITY AND MOTIVATION THROUGH GAME BASED LEARNING
Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan permainan Ular Tangga (Snakes and Ladders) dalam meningkatkan kemampuan menulis teks deskriptif serta motivasi belajar siswa kelas tujuh sekolah menengah pertama dalam konteks pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Keterampilan menulis, khususnya menulis teks deskriptif, merupakan salah satu tantangan utama bagi pembelajar EFL karena keterbatasan kosakata, struktur kalimat yang lemah, serta motivasi belajar yang rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, strategi pembelajaran berbasis permainan diterapkan selama satu siklus PTK, melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed-methods), yaitu pengumpulan data kuantitatif melalui pre-test dan post-test, serta data kualitatif melalui observasi kelas, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan menulis siswa, dengan nilai rata-rata yang meningkat dari 51,76 pada pre-test menjadi 83,3 pada post-test. Selain itu, partisipasi siswa dalam pembelajaran juga meningkat dari 51,5% menjadi 87%, menandakan adanya peningkatan motivasi dan keterlibatan aktif dalam kegiatan kelas. Permainan Ular Tangga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif, memperkuat penguasaan kosakata, membantu siswa dalam membangkitkan ide, serta mendorong praktik menulis secara kolaboratif. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis permainan dapat menjadi strategi yang efektif dan memotivasi dalam pembelajaran menulis, khususnya untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskriptif di kelas EFL tingkat SMP
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS 3
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media interaktif pada siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan media interaktif mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata nilai dari 75,3 pada siklus I menjadi 85,5 pada siklus II, serta peningkatan persentase ketuntasan dari 61,5% menjadi 92,3%. Penggunaan media interaktif mendukung proses pembelajaran dengan membantu siswa memahami masalah secara visual dan meningkatkan partisipasi aktif dalam diskusi kelompok. Dengan demikian, model PBL berbantuan media interaktif efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa
Penggunaan Media Flipbook untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Materi Keanekaragaman Suku Bangsa Kelas III
Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila materi keanekaragaman suku bangsa pada peserta didik kelas III di SDN Sawahan 1/340 Surabaya melalui penerapan media flipbook. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas III SDN Sawahan 1/340 Surabaya dengan jumlah 18 peserta didik. ada tahap pra-siklus, tingkat ketuntasan belajar hanya mencapai 11%. Setelah penerapan media flipbook, ketuntasan belajar meningkat menjadi 56% pada siklus I dan mencapai 83% pada siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media flipbook dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran melalui tampilan visual yang menarik dan interaktif. Media flipbook mempermudah guru dalam menyampaikan materi dan mendorong partisipasi aktif peserta didik selama proses pembelajaran. Dengan demikian, media flipbook terbukti efektif sebagai alternatif media pembelajaran yang mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila
PENERAPAN MEDIA KONKRIT UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN MOTIVASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS 4 SD MATERI LUAS BANGUN DATAR
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil dan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika kelas 4 SD dengan materi luas bangun datar. Peneliti melibatkan 28 peserta didik kelas 4 SDN Kedung Cowek 1/253, Surabaya sebagai subjek penelitian. Penelitian tindakan kelas atau PTK merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian tindakan kelas dilakukan sesuai dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 2 siklus, yang melalui proses rencana (planning), tindakan (action), pengamatan (observation), refleksi (reflection) pada setiap siklusnya. Tes tulis, observasi, dan angket menjadi teknik pengumpulan data pada penelitian tindakan kelas. Tes tulis dan angket sebagai alat untuk memperoleh data hasil dan motivasi belajar pada setiap siklus. Berdasarkan hasil data yang telah dianalisis, menunjukkan adanya peningkatan hasil dan motivasi belajar pada siklus 2. Semula pada siklus 1 persentase ketuntasan klasikal hasil dan motivasi belajar hanya 64,28% dan 42,85%, setelah diterapkan media konkrit dn kuis pemahaman melalui game pada siklus 2 hasil dan motivasi belajar peserta didik meningkat dengan persentase ketuntasan sebanyak 89,28% dan 85,71%. Hal ini membuktikan bahwa penerapan media konkrit dengan kuis game efektif dan berhasil membuat persentase hasil dan motivasi belajar mengalami peningkatan. 
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING MELALUI PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI DAN KREATIVITAS SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL DI KELAS III C SDN KEDUNG COWEK 1/253 SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan kreativitas siswa melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran IPAS di kelas III SDN Kedung Cowek 1/253 Surabaya. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam bekerja sama dan berpikir kreatif berdasarkan hasil observasi awal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian keterampilan kolaborasi dan kreativitas menggunakan instrumen lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari pra-siklus ke siklus II. Rata-rata keterampilan kolaborasi meningkat dari 50% menjadi 86%, sedangkan kreativitas meningkat dari 45% menjadi 83,6%. Peningkatan ini dicapai melalui proyek pembuatan diorama yang berbasis pada pengalaman langsung dan budaya lokal siswa, yang mendorong kepemimpinan, refleksi, komunikasi, dan pengembangan ide. Dengan demikian, penerapan PjBL yang terintegrasi dengan pendekatan CRT terbukti efektif dalam meningkatkan kolaborasi dan kreativitas siswa sekolah dasar secara menyeluruh dan kontekstual
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 2 MATERI PENGUKURAN WAKTU DENGAN MEDIA JAM DINDING SIMULATIF
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi pengukuran waktu melalui penggunaan media konkret berupa jam analog dengan pendekatan Problem-Based Learning dan Teaching at the Right Level (TaRL). Subjek penelitian adalah 28 peserta didik kelas II A SDN Kapasan III Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data meliputi tes tertulis, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam hasil belajar kognitif peserta didik. Pada pra siklus, rata-rata nilai peserta didik adalah 67 dengan tingkat ketuntasan 36%. Setelah tindakan pada siklus I, rata-rata meningkat menjadi 78 dengan ketuntasan 61%. Pada siklus II, rata-rata nilai mencapai 86 dengan tingkat ketuntasan 89%, melampaui standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media jam analog efektif dalam membantu peserta didik memahami konsep waktu secara lebih konkret dan meningkatkan partisipasi serta pemahaman dalam pembelajaran matematika. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan media konkret dan strategi pembelajaran aktif dalam proses pendidikan, khususnya pada materi yang bersifat abstrak seperti pengukuran waktu