Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
The Prevalence and Cost Implications of Bloodstream Infection Producing Extended-Spectrum Beta-Lactamase (ESBL) in Adult Patients at Dr. Soetomo General Academic Hospital
Bloodstream infections (BSIs) caused by extended-spectrum beta-lactamase (ESBL)-producing Enterobacteriaceae represent a growing concern in healthcare settings, particularly in tertiary hospitals. These infections are associated with limited therapeutic options, increased mortality, and rising healthcare costs. This study aimed to describe the clinical, microbiological, and economic characteristics of adult inpatients diagnosed with hospital-acquired (HA) BSIs due to ESBL-producing Enterobacteriaceae at Dr. Soetomo General Academic Hospital from January 1 to December 31, 2024. A cross-sectional study was conducted using retrospective data from adult inpatients (≥18 years) with confirmed HA-BSIs caused by ESBL-producing Escherichia coli, Klebsiella pneumoniae, or Proteus mirabilis. Only the first positive blood culture per patient was analyzed. Community-acquired infections and non-Enterobacteriaceae organisms were excluded. The most frequent pathogen was Escherichia coli ESBL, especially among patients from medical wards. BSIs occurred predominantly in medical and intensive care units. Notably, microbiological confirmation of ESBL-producing organisms led to higher claim reimbursements through the national health insurance system, yielding a positive cost margin despite longer hospital stays and expensive treatment regimens. In conclusion, ESBL-producing Enterobacteriaceae remain a major challenge in managing HA-BSIs at Dr. Soetomo General Academic Hospital. While clinically burdensome, accurate microbiological diagnosis also supports optimal resource utilization and insurance claim efficiency in the hospital setting
The Effect of Participative Leadership Style and Workload on Employee Satisfaction in the Hospital
Employee job satisfaction is a crucial aspect in the health sector, which directly impacts the quality of patient care. In hospitals, job satisfaction is often affected by key factors such as leadership style and workload. According to data from the Central Statistics Agency of 2021, job satisfaction in the health sector is lower than in other sectors, with only 65% employees expressing satisfaction with their work. This study aims to analyze the effect of participative leadership style and workload on employee job satisfaction in the outpatient unit of Gresik Petrokimia Hospital. This current research employed a quantitative method with a cross-sectional design. Data were collected using a questionnaire distributed to 41 respondents, and then analyzed using multivariate multiple linear regression with SPSS version 25. The findings revealed that the participative leadership style had no significant effect on job satisfaction. However, workload partially had a significant effect. When assessed together, both participative leadership style and workload demonstrate a statistically significant influence on job satisfaction
Urgensi Sumber Daya Alam dalam Perspektif Ekonomi Islam
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi sumber daya alam (SDA) dalam perspektif ekonomi Islam melalui pendekatan deskriptif-analitis dan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dari literatur-literatur yang relevan, kemudian dianalisis secara deduktif dan induktif untuk merumuskan konsep-konsep utama pengelolaan SDA dalam kerangka ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam ekonomi Islam, sumber daya alam bukan sekadar aset ekonomi, tetapi merupakan amanah yang harus dikelola secara adil, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Pembahasan menekankan bahwa prinsip kepemilikan dalam Islam bersifat terbatas dan kolektif; oleh karena itu, eksploitasi SDA harus memperhatikan nilai keadilan sosial, perlindungan lingkungan, dan keseimbangan antar-generasi. Prinsip maqashid syariah menjadi dasar penting dalam pengelolaan SDA untuk menjamin keberlangsungan hidup manusia dan ekosistem. Penelitian ini memperkuat kajian-kajian sebelumnya bahwa paradigma ekonomi Islam menawarkan alternatif etis dan berkeadilan dalam pengelolaan sumber daya alam di tengah krisis ekologi dan ketimpangan distribusi
Mitigasi Risiko dan Efektivitas Prinsip 5C dalam Pemberian Pembiayaan Murabahah di KSPPS BMT NU Jawa Timur Cabang Rubaru
Lembaga keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong perekonomian masyarakat, terutama melalui penyaluran pembiayaan berbasis syariah seperti akad Murabahah. Namun, dalam pelaksanaannya, lembaga seperti KSPPS BMT NU Jawa Timur Cabang Rubaru tetap menghadapi potensi risiko pembiayaan, salah satunya adalah risiko gagal bayar. Untuk mengatasi hal ini, penerapan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition) dianggap sebagai langkah penting dalam proses analisis pembiayaan guna meminimalisir risiko tersebut. Namun demikian, efektivitas prinsip ini masih perlu dikaji lebih lanjut, terutama karena masih ditemukan kasus pembiayaan bermasalah meskipun prinsip 5C telah diterapkan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini difokuskan pada dua hal utama: pertama, bagaimana penerapan mitigasi risiko melalui prinsip 5C dalam pembiayaan Murabahah di KSPPS BMT NU Cabang Rubaru; dan kedua, bagaimana efektivitas prinsip 5C dalam mendukung kelancaran pembiayaan agar terhindar dari non-performing financing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap proses pembiayaan yang dilakukan di BMT NU Cabang Rubaru. Peneliti mewawancarai pihak manajemen dan nasabah yang terlibat dalam proses pembiayaan Murabahah untuk memperoleh gambaran yang komprehensif terkait penerapan prinsip 5C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip 5C secara umum telah menjadi standar dalam analisis pembiayaan di BMT NU Cabang Rubaru. Prinsip ini cukup efektif dalam mengurangi risiko pembiayaan, dibuktikan dengan rendahnya tingkat pembiayaan bermasalah. Namun, keterbatasan dalam sumber daya manusia dan ketergantungan pada informasi dari nasabah masih menjadi kendala. Oleh karena itu, meskipun prinsip 5C membantu dalam meningkatkan kualitas pembiayaan, dibutuhkan perbaikan dalam implementasinya agar lebih optimal
Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tanah dalam Penentuan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebagai Pengenaan PBB di Kota Sukabumi: Studi Kasus pada Kecamatan Gunungpuyuh
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi nilai tanah dalam penentuan Nilai Jual Pajak (NJOP) sebagai dasar pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. Variabel bebas dalam penelitian ini meliputi Peruntukan Lahan, Aksesibilitas, dan Kondisi Lingkungan, sedangkan variabel terikatnya adalah NJOP dan PBB. Metode Penelitian yang digunakan adalah pendektan kuantitatif dengan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS). jumlah sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan rumus slovin.Hasil penelitian menunjukan bahwa peruntukan lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap NJOP dan PBB. Aksesibilitas berpengaruh signifikan negatif terhadap NJOP, namun berpengaruh signifikan positif terhadap PBB. Sementara itu, kondisi lingkungan berpengaruh positif signifikan terhadap NJOP, tetapi tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap PBB, meskipun berpengaruh tidak langsung melalui NJOP sebagai variabel mediasi. Secara simultan, peruntukan lahan, aksesibilitas, dan kondisi lingkungan berpengaruh signifikan terhadap NJOP dan PBB, dengan nilai R² NJOP sebesar 0,309 dan R² PBB sebesar 0,569. Temuan ini menegaskan bahwa penetapan NJOP dan PBB di Kecamatan Gunungpuyuh perlu mempertimbangkan secara menyeluruh faktor peruntukan lahan, aksesibilitas, dan kondisi lingkungan agar sistem pajak daerah menjadi lebih adil dan sesuai kondisi nyata di lapanga
Implementasi Akuntabilitas dalam Sistem Penggajian ASN di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akuntabilitas dalam sistem penggajian ASN serta menilai kompetensi pengelola keuangan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penggajian telah mengacu pada prinsip akuntabilitas publik melalui dimensi program, proses, hukum, dan kebijakan. Pemanfaatan aplikasi SIPKD dan SIPD mendukung akuntabilitas secara sistematis dan transparan. Kompetensi pengelola keuangan dinilai memadai dengan dasar teori UTAUT dan kerangka kompetensi IFAC yang menekankan sinergi antara teknologi dan sumber daya manusia
Analisis Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2018-2023
Abstract
This study aims to examine the influence of internal and external factors on the profitability of Islamic Commercial Banks in Indonesia during the 2018–2023 period. The variables analyzed include Operating Expenses to Operating Income (BOPO), Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Gross Domestic Product (GDP), and Global Economic Policy Uncertainty (GEPU). A quantitative approach was applied using secondary data obtained through literature review and documentation. The sample consists of 8 Islamic commercial banks selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using panel data regression with the assistance of E-Views software. The results show that BOPO has a significant negative effect on Return on Assets (ROA), while GDP has a significant positive effect. Meanwhile, CAR, NPF, FDR, and GEPU do not have a significant impact on ROA. These findings indicate that operational efficiency and macroeconomic conditions are important factors influencing the profitability of Islamic commercial banks.
Keywords: Profitability, ROA, BOPO, GDP, Global Economic Policy Uncertainty (GEPU).
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia selama periode 2018–2023. Variabel yang dianalisis meliputi Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Produk Domestik Bruto (PDB), dan Global Economic Policy Uncertainty (GEPU). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka dan dokumentasi. Sampel terdiri dari 8 bank umum syariah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi data panel menggunakan bantuan software E-Views. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BOPO berpengaruh negatif signifikan terhadap Return on Asset (ROA), sedangkan PDB berpengaruh positif signifikan. Sementara itu, variabel CAR, NPF, FDR, dan GEPU tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi operasional dan kondisi ekonomi makro merupakan faktor penting dalam mempengaruhi profitabilitas bank umum syariah.
Kata kunci: Profitabilitas, ROA, BOPO, PDB, Global Economic Policy Uncertainty (GEPU
Factors Affecting Capital Buffer in Indonesia Islamic Banking by Panel Regression Approach
This study is driven by the essential role of the capital buffer in ensuring the financial stability and sustainability of banks. While a high capital buffer enhances stakeholder confidence, it may reduce profit potential due to underutilized funds. Conversely, a low capital buffer may signal higher risk, especially during economic downturns. Thus, analyzing internal factors influencing capital buffer levels in Islamic Commercial Banks is crucial. This research adopts a quantitative method with an associative design. It utilizes secondary data sourced from the annual financial statements of 10 Islamic Commercial Banks in Indonesia covering the years 2019 to 2023, selected through purposive sampling. The data is analyzed using panel data regression, with the common effects model chosen as the most appropriate. The findings indicate that ROA, NPF, and bank size collectively exert a significant influence on the capital buffer. Individually, ROA has a significant positive impact, whereas both NPF and bank size show significant negative impacts. The study concludes that these three factors ROA, NPF, and bank size play a vital role in shaping the capital buffer. These findings highlight the importance for banks to maintain profitability and manage credit risk effectively to support regulatory compliance and stakeholder trust
Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Kas dalam Meningkatkan Sistem Pengendalian Internal pada Umkm Rumah Tempe Azaki Padang
Setiap transaksi penjualan suatu perusahaan selalu di barengi degan penerimaan kas bagi perusahaan. Manajemen harus mampu mengelola setiap transaksi penerimaan kas untuk menghindari kecurangan dan kesalahan baik yang sengaja ataupun tidak sengaja. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah kualitatif deskriptif, dengan data yang diperoleh dari hasil wawancara dan obesrvasi yang dianalisis secara kualitatif. Penerapan Sistem informasi penerimaan kas UMKM Rumah Tempe Azaki sudah baik hanya saja belum semua sektor terkomputerisasi hal ini meningkatkan pengendalian internal perusahaan. Namun, UMKM Rumah Tempe Azaki perlu memperhatikan pengendalian internal terkait struktur organisasi, yang dimana masih terjadi rangkap jabatan dan beberapa tidak sesuai dengan tupoksinya
Pengaruh Pemahaman Akuntansi, Sistem Pengendalian Internal, dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Koperasi TNI di Wilayah Sukabumi
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemahaman akuntansi, sistem pengendalian internal, dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan koperasi TNI di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 46 pengurus koperasi dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kualitas laporan keuangan. Temuan ini mendukung teori stewardship, yang menekankan pentingnya tanggung jawab pengelola dalam menjaga kepentingan organisasi melalui pelaporan keuangan yang andal