Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    Menunda Pernikahan Karena Karier: Analisis Fikih Kontemporer Dan Maqashid Syari’ah

    Get PDF
    Kajian ini menunjukkan hukum mengadakan pernikahan karena pekerjaan dari sudut pandang fikih modern dengan mengutamakan perubahan sosial yang berdampak pada kecenderungan wanita muslim muda untuk menunda pernikahan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan metode kepustakaan. Adapun hasil dari penelitian ini ialah menunjukkan bahwa pernikahan masih dianggap sebagai mitsaqan ghalizan dalam pandangan fikih modern, tetapi untuk melaksanakannya diperlukan persiapan fisik, psikologis, material, dan moral. Penundaan pernikahan karena pekerjaan dianggap sebagai ikhitiar untuk mencapai keuntungan yang lebih besar, asalkan memiliki alasan yang jelas dan tidak melanggar prinsip-prinsip syariat. Selain itu, Pernikahan yang tertunda karena pekerjaan atau pendidikan tidak bertentangan dengan maqasid al-syariah, sebaliknya itu sejalan dengan lima tujuan utama: hifz al-mal, hifz al-nafs, hifz al-'aql, hifz al-nasl, dan hifz al-'ird. Wanita yang menunda pernikahan karena alasan karier harus mematuhi etika kerja Islam dengan menjaga kehormatan diri dan memilih pekerjaan yang sesuai dengan kaidah Islam. Oleh karena itu, keseimbangan antara kewajiban karier dan pernikahan dapat dicapai melalui pertimbangan kemampuan, komitmen, prinsip-prinsip Islam, dan persiapan yang cermat. Secara akademis penelitian ini diharapkan mampu menjadi dasar dalam pengembangan kebijakan syariah hukum islam yang lebih berorientasi pada wanita yang ingin berkarier dan menunda pernikahan analisis fikih kontemporer dan maqashid syari’ah.    Kata Kunci: Menunda Pernikahan, Fikih Kontemporer, Karier, Maqashid Syari’ah, Pernikahan

    Pendampingan Digitalisasi Al-Qur'an dalam Meningkatkan Literasi Membaca Dan Literasi Digital Pada Santri Tahfidz Al-Qur'an

    No full text
    Pengabdian ini berfokus pada digitalisasi Al-Qur'an untuk meningkatkan membaca dan literasi digital di kalangan santri tahfidz di Kecamatan Senori, kegiatan pengabdian masyarakat selama kurang lebih enam bulan. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 30 santri melalui pelatihan digitalisasi Al-Qur'an untuk meningkatkan membaca dan literasi digital menggunakan aplikasi Memo Qur'an. Metode implementasi termasuk sosialisasi melalui pembelajaran dan diskusi untuk meningkatkan pengetahuan peserta, pelatihan praktis menggunakan simulasi untuk meningkatkan keterampilan aplikasi, dan implementasi teknologi untuk membantu santri menerapkan Al-Qur'an digital dalam proses pembelajaran mereka. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan penerapan Al-Qur'an digital. Skor pra-tes, awalnya antara 50% dan 55%, menunjukkan pemahaman awal yang terbatas. Namun, skor pasca-tes naik menjadi 80% -90%, Keberhasilan ini menyoroti efektivitas program dalam memfasilitasi transfer pengetahuan, pengembangan keterampilan, dan internalisasi nilai terkait penggunaan aplikasi Memo Qur'an untuk digitalisasi Al-Qur'an . Pendekatan pesantren digital berfungsi sebagai langkah penting dalam meningkatkan membaca dan literasi digital di antara santri. Sehingga program ini berhasil mengintegrasikan teknologi digital ke dalam menghafal Al-Qur'an, secara signifikan meningkatkan keterampilan membaca dan literasi digital santri tahfidz Al-Qur’an melalui pelatihan praktis dan bimbingan berkelanjutan

    Pemberdayaan UMKM Syariah Binaan PINBAS Yogyakarta melalui Digitalisasi Model Bisnis dan Strategi Berkelanjutan

    No full text
    Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan transformasi digital pada UMKM binaan PINBAS Yogyakarta melalui pendekatan participatory action research. Kegiatan dilaksanakan selama tujuh minggu dengan melibatkan 15 UMKM dari sektor kuliner, kerajinan, dan fashion muslim. Metode intervensi mencakup lima tahapan: assessment, perencanaan strategis, implementasi, monitoring, dan keberlanjutan. Program berfokus pada optimalisasi website, pelatihan manajemen keuangan, penyusunan Business Model Canvas (BMC), dan pembangunan ekosistem digital terintegrasi. Hasil menunjukkan peningkatan traffic website rata-rata 45%, 53% mitra mengalami kenaikan omzet 15-30%, 100% mitra mampu mengelola website secara mandiri, dan 73% mitra konsisten menggunakan sistem pencatatan keuangan. Terbentuknya komunitas belajar "PINBAS Digital" menjadi tulang punggung keberlanjutan program. Program ini membuktikan bahwa pendekatan co-creation yang mengintegrasikan hard technology (website, template digital) dan soft technology (pelatihan, pendampingan) efektif dalam menciptakan transformasi digital yang berkelanjutan bagi UMKM

    Penetapan Tanah Hak Guna Bangunan Sebagai Objek Penertiban Tanah Terlantar Perspektif Maslahah Mursalah

    Get PDF
    Tanah merupakan sumber utama dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia mulai dari tempat tinggal hingga kegiatan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Namun, banyak tanah HGB yang sengaja dibiarkan terlantar untuk kepentingan spekulatif, sehingga menghambat fungsi sosial atas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum positif mengenai penetapan tanah HGB sebagai objek penertiban tanah terlantar serta menilai kebijakan tersebut melalui perspektif Maslahah Mursalah. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, menggunakan bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan bahan hukum sekunder berupa literatur hukum agraria serta Maslahah Mursalah, teknik analisis data dilakukan secara deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan penetapan tanah HGB sebagai objek penertiban tanah terlantar berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2021 tentang Penertiban Kawasan dan Tanah Terlantar didasarkan pada kriteria tidak diusahakan, tidak dipergunakan, tidak dimanfaatkan, atau tidak dipelihara, serta tahapan penetapan mulai dari evaluasi, pemberian peringatan, hingga penetapan administratif. Kebijakan ini dibenarkan secara syar’i karena mencegah kemudaratan sosial akibat penelantaran aset produktif dan mendukung Maqashid Syariah untuk menjaga harta (Hifz Al-Mal) dan keberlangsungan hidup masyarakat (Hifz Al-Nafs).Penelitian ini berkontribusi dengan mengintegrasikan analisis hukum agraria positif dan perspektif Maslahah Mursalah sebagai kerangka normatif-etis dalam menilai kebijakan penertiban tanah terlantar, yang belum banyak dikaji dalam penelitian sebelumnya. Kata Kunci: Penetapan; Tanah; Hak Guna Bangunan; Terlantar; Maslahah Mursalah

    Pengaruh Intensitas Game Online Dan Dinamika Komunikasi Rumah Tangga Pasangan Generasi Z Dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam

    Get PDF
    Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi dalam kehidupan rumah tangga, termasuk pada pasangan suami istri Generasi Z yang memiliki kedekatan tinggi dengan media digital. Salah satu fenomena yang menonjol adalah meningkatnya intensitas penggunaan game online yang berpotensi memengaruhi kualitas komunikasi dan keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intensitas game online dalam kehidupan rumah tangga pasangan Generasi Z, dinamika komunikasi suami istri yang terbentuk, serta relevansinya dengan prinsip-prinsip hukum keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap pasangan suami istri Generasi Z yang aktif bermain game online dan didukung oleh studi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game online memiliki sifat ambivalen, yaitu berfungsi sebagai sarana hiburan dan etika etika, namun dapat menurunkan kualitas komunikasi etika tidak dikelola secara proporsional. Temuan juga menunjukkan bahwa komunikasi dialogis, kesepakatan bersama, dan pengelolaan waktu menjadi faktor kunci dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Dalam perspektif hukum keluarga Islam, pengelolaan aktivitas digital yang selaras dengan prinsip mu‘asyarah bil ma‘ruf relevan untuk mempertahankan keseimbangan relasi suami istri di era digital.   Kata Kunci: Game Online, Komunikasi Rumah Tangga, Hukum Keluarga Islam

    Paradoks Inklusi Digital dan Literasi Syariah pada Investor Ritel Muda di Pasar Modal Indonesia

    Get PDF
    AbstrakSektor pasar modal syariah di Indonesia menunjukkan eskalasi pertumbuhan investor ritel yang signifikan, terutama dari kelompok generasi muda. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Desember 2024 mencatat jumlah Single Investor Identification (SID) mencapai 14.871.306, dengan 79,31% di antaranya berasal dari investor berusia di bawah 40 tahun. Meskipun peningkatan partisipasi investor berlangsung pesat, fenomena tersebut belum diimbangi oleh tingkat literasi keuangan syariah yang memadai. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024 menunjukkan bahwa indeks inklusi keuangan syariah masih berada pada level 12,88%, yang mengindikasikan adanya kesenjangan antara kemudahan akses digital dan pemahaman fundamental terhadap prinsip-prinsip keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi keterkaitan antara literasi keuangan syariah, persepsi risiko, dan perilaku investasi investor ritel. Hasil penelitian mengungkapkan adanya paradoks antara tingginya inklusi digital dan rendahnya literasi keuangan syariah, di mana partisipasi investor lebih banyak dipengaruhi oleh dorongan digitalisasi dibandingkan pemahaman mendalam mengenai struktur akad serta strategi mitigasi risiko. Temuan ini menegaskan pentingnya reposisi strategi edukasi dan kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada perluasan akses, tetapi juga pada peningkatan kualitas literasi guna mendukung keberlanjutan ekosistem pasar modal syariah yang kredibel. Kata kunci: pasar modal syariah, literasi keuangan syariah, investor ritel, inklusi digital, perilaku investasi AbstractThe Islamic capital market in Indonesia shows significants retail investor participation, particularly among younger generations. Central Securities Depository (KSEI) data as of December 2024 records 14,871,306 Single Investor Identifications (SID), with 79.31% aged under 40. Despite the rapid growth in investor participation, this expansion has not been accompanied by an adequate level of Islamic financial literacy. The 2024 National Survey on Financial Literacy and Inclusion (SNLIK) reports that the Islamic financial inclusion index remains relatively low at 12.88%, highlighting a gap between the expansion of digital access and investors’ fundamental understanding of Islamic financial principles. This study employs a descriptive qualitative approach to explore the relationship between Islamic financial literacy, risk perception, and retail investment behavior. The findings reveal a paradox between high digital inclusion and low Islamic financial literacy, whereby investor participation is primarily driven by digitalization enthusiasm rather than a comprehensive understanding of contractual structures and risk mitigation strategies. The study emphasizes the need to reposition educational strategies and policy frameworks by prioritizing the quality of financial literacy to ensure the development of a credible and sustainable Islamic capital market ecosystem. Keywords: Islamic capital market, Islamic financial literacy, retail investors, digital inclusion, investment behavior &nbsp

    Basa-Basi dalam Sapaan: Studi Pragmatik terhadap Kesantunan Berkomunikasi Masyarakat Indonesia

    Get PDF
    Small talk in greetings is an integral part of polite communication in Indonesian society, rooted in cultural and social values. This study aims to identify and analyze forms of small talk in Indonesian greetings through Geoffrey Leech’s politeness principles. This research employs a descriptive qualitative approach with a pragmatic discourse analysis method. The data source consists of utterances found in Indonesian-language vlog videos produced by the researchers and uploaded to the Plurikultural Indonesia YouTube channel. Data were collected using observation, participation, and note-taking techniques, and analyzed based on Leech’s politeness maxims: tact, generosity, approbation, modesty, agreement, and sympathy. The findings reveal that small talk expressions in greetings reflect pragmatic strategies to maintain harmony and communication ethics. Each maxim emerges in varied contexts depending on the situation and relationship between speakers. These findings highlight the significance of politeness in daily interaction and have implications for the development of contextual BIPA teaching materials and intercultural education rooted in local values.  ABSTRAK Basa-basi dalam sapaan merupakan bagian integral dari komunikasi santun masyarakat Indonesia yang berakar pada nilai-nilai budaya dan sosial, seperti menanyakan kabar lawan tutur sebagai strategi menjaga keakraban dan keharmonisan sosial. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis bentuk basa-basi dalam sapaan masyarakat Indonesia menggunakan prinsip kesantunan Geoffrey Leech. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data berupa tuturan dalam video vlog berbahasa Indonesia yang diproduksi oleh peneliti dan diunggah ke kanal YouTube Plurikultural Indonesia. Data dikumpulkan dengan teknik simak, libat, dan catat, serta dianalisis menggunakan teori maksim kesantunan Leech: kearifan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, kesetujuan, dan simpati. Hasil penelitian menunjukkan tuturan basa-basi dalam sapaan mencerminkan strategi pragmatik yang berfungsi menjaga keharmonisan dan etika komunikasi. Setiap maksim muncul dalam konteks yang berbeda-beda sesuai situasi dan hubungan antarpenutur. Temuan ini menegaskan bahwa basa-basi dalam sapaan berfungsi sebagai strategi pragmatik yang merepresentasikan nilai kesantunan dan menjaga keharmonisan interaksi sosial masyarakat Indonesia.   ABSTRACT Small talk in greetings is an integral part of polite communication in Indonesian society, rooted in cultural and social values, such as asking how the other person is as a strategy to maintain familiarity and social harmony. This study aims to identify and analyze the forms of small talk in greetings in Indonesian society using Geoffrey Leech's politeness principles. This study uses a qualitative descriptive method with a pragmatic approach. The data source is speech in Indonesian-language vlog videos produced by the researcher and uploaded to the Plurikultural Indonesia YouTube channel. Data were collected using the listening, engaging, and note-taking technique, and analyzed using Leech's politeness maxims theory: wisdom, generosity, praise, humility, agreement, and sympathy. The results show that small talk in greetings reflects a pragmatic strategy that functions to maintain harmony and communication ethics. Each maxim appears in different contexts according to the situation and relationship between speakers. This finding confirms that small talk in greetings functions as a pragmatic strategy that represents politeness values ​​and maintains harmonious social interactions in Indonesian society

    Rekonstruksi Konsep Wali Nikah Dalam Praktik Pernikahan Online di Kota Padang Perspektif Maqāṣid al-syarī‘ah

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah merekonstruksi konsep wali nikah dalam praktik pernikahan digital berdasarkan kaidah maqāṣid al-syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, karena fenomena pernikahan daring belum banyak diteliti secara empiris dari masyarakat. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan lima narasumber, yaitu dosen Hukum Keluarga Islam, Kepala KUA Kota Padang, pasangan GR dan NR, serta wali nikah, sedangkan data sekunder berasal dari penelitian terdahulu yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui purposive sampling, dan analisis dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk menginterpretasikan data dengan konsep maqāṣid al-syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan virtual GR dan NR mampu memenuhi tujuan syariah secara menyeluruh. Pertama, hifz al-din, nilai agama tetap terjaga karena wali hadir melalui video call dan saksi lengkap. Kedua, hifz al-nasl, legitimasi nasab dan kepastian keluarga terjamin, Ketiga, hifz al-nafs, keselamatan dan kenyamanan peserta tercapai karena tidak ada risiko perjalanan jauh. Keempat, hifz al-aql, proses dilakukan secara rasional, pengawasan identitas dan saksi dijalankan dengan tertib. Kelima, hifz al-mal, hak finansial pasangan, termasuk mahar dan nafkah, tetap terlindungi melalui pencatatan resmi dan dokumentasi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa pernikahan daring dapat dijadikan alternatif yang efektif, aman, dan sah secara syariah, terutama dalam situasi darurat atau keterbatasan mobilitas. Kata Kunci: Wali Nikah, Maqasid Syariah, Nikah Online

    Transformation of the Chemical Industry Sector in Indonesia to Enhance Corporate Value

    Get PDF
    This study aims to analyze the transformation of the chemical industry sector in Indonesia in increasing company value. The independent variables include the Debt-to-Equity Ratio (DER) and stock price, with company size as a moderating variable. The study focused on 60 chemical industry companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2019–2023. The analytical method used was panel data regression. The results of the Chow and Hausman tests indicate that the Random Effect model is more appropriate, whereas the Lagrange Multiplier test supports the Fixed Effect model. The test results show that DER has no significant effect on company value, as measured by Price-to-Book Value (PBV). Meanwhile, stock price and company size have a negative and significant effect on PBV. In addition, company size cannot moderate the effect of DER on PBV, whereas it has been shown to moderate the effect of stock price on PBV. This study provides practical implications for chemical industry companies in increasing company value through effective management of capital structure, stock price movements, and company scaleThis study aims to analyze the transformation of the chemical industry sector in Indonesia in increasing company value. The independent variables include the Debt-to-Equity Ratio (DER) and stock price, with company size as a moderating variable. The study focused on 60 chemical industry companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2019–2023. The analytical method used was panel data regression. The results of the Chow and Hausman tests indicate that the Random Effect model is more appropriate, whereas the Lagrange Multiplier test supports the Fixed Effect model. The test results show that DER has no significant effect on company value, as measured by Price-to-Book Value (PBV). Meanwhile, stock price and company size have a negative and significant effect on PBV. In addition, company size cannot moderate the effect of DER on PBV, whereas it has been shown to moderate the effect of stock price on PBV. This study provides practical implications for chemical industry companies in increasing company value through effective management of capital structure, stock price movements, and company scal

    IoT-Based Temperature and Humidity Monitoring System with Real-Time Data Transmission and Automatic Alert Mechanism

    Get PDF
    This study presents the design and implementation of an Internet of Things (IoT)-based system for real-time monitoring of room temperature and humidity. The system integrates a DHT11 sensor with an ESP32-C3-WROOM-2 microcontroller to measure environmental parameters within ranges of 0–50°C and 20–90% relative humidity, achieving accuracies of ±2°C and ±5% RH, respectively. Measurement data are displayed on a 20×4 I2C LCD and transmitted wirelessly via Wi-Fi to Google Sheets for cloud-based storage and analysis. The system features an automatic notification mechanism that sends alerts through WhatsApp when environmental conditions exceed predefined thresholds. Calibration testing against the HTC-2 reference standard device demonstrated a total average measurement error of 1.594%, confirming compliance with the DHT11 sensors specified tolerance limits. Consistency tests conducted in both air-conditioned and non-air-conditioned environments revealed that the system effectively captures genuine environmental variations, with higher variability observed in mechanically controlled spaces due to HVAC operational cycles. The developed prototype successfully addresses limitations of conventional monitoring methods by eliminating manual intervention requirements, enabling continuous real-time surveillance, and facilitating rapid preventive actions. Results indicate that the system provides sufficient measurement accuracy and stability for practical applications in residential, commercial, and industrial environmental monitoring, while offering a cost-effective and accessible solution for IoT-based climate control systems

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇