Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    Mitigasi Total Harmonic Distortion pada Beban Residensial Menggunakan Active Low Pass Filter Berbasis Multisim

    Get PDF
    Beban listrik nonlinier menyebabkan timbulnya distorsi harmonik, faktor daya rendah, dan harmonik arus dan tegangan pada beban listrik residensial. Studi ini meneliti kualitas daya listrik residensial. Studi ini mencakup faktor daya, THD, TDD, arus dan tegangan harmonik. Berdasarkan hasil pengukuran, diperoleh THDv sebesar 1,91%, masih dalam batas 8% IEEE-519 2022. Juga diperoleh, dominan THDi orde ke-5 sebesar 7,7% dan THDi orde ke-3 sebesar 6,6%, yang melebihi batas 4% standar IEEE-519 2022. Juga, diperoleh nilai TDD sebesar 10,7%, yang lebih tinggi dari batas standar 5%. Dari hasil simulasi, diperoleh nilai TDD 3,586 %, masih dalam batas standar 5%, dan THDi orde ke-5 sebesar 1,990 % dan THDi orde ke-3 sebesar 2,946%, yang memenuhi batas 4% standar. Berdasarkan nilai THDv dan nilai TDD hasil pengukuran, maka diperoleh faktor daya sebenarnya 0,822. Namun, setelah simulasi, terjadi kenaikan faktor daya sebenarnya menjadi 0,921. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi melalui simulasi mampu menurunkan distorsi harmonik arus hingga memenuhi standar IEEE-519 2022 sekaligus meningkatkan efisiensi faktor daya sistem

    Knowledge and Antibiotic Adherence in Acute Respiratory Infection Patients at Karang Intan 1 Clinic

    Get PDF
    Acute Respiratory Infection (ARI) is a bacterial infection affecting the respiratory tract, from the nasal cavity to the lungs, and contributes to nearly 4 million deaths globally each year. Knowledge refers to the information acquired and retained by individuals, while compliance indicates the extent to which patients adhere to medication instructions provided by healthcare professionals. This study aimed to assess the level of knowledge regarding antibiotics and patients’ compliance with antibiotic use. A prospective observational quantitative approach was employed from January to April 2025 at the Karang Intan 1 Health Center. The study used a cross-sectional design and included 80 ARI patients selected through total sampling. Data were collected using structured questionnaires over a two-month period. Results showed that the most frequently used antibiotic was cefadroxil, a first-generation cephalosporin, used by 52 respondents (65%). The knowledge assessment revealed that 76 respondents (95%) had good knowledge, while 4 respondents (5%) had poor knowledge. In terms of compliance, 65 respondents (81.25%) were compliant, 10 respondents (12.5%) were fairly compliant, and 5 respondents (6.25%) were less compliant. Statistical analysis using the Chi-square test demonstrated a significant relationship between knowledge level and antibiotic compliance (p < 0.000). This indicates that higher knowledge levels are associated with better compliance in antibiotic use among ARI patients at Karang Intan 1 Health Cente

    Standardisasi Simplisia dan Ekstrak Etanol Kulit Pule (Alstonia Scholaris (L.) R. Br.) Melalui Metode Digesti

    Get PDF
    Obat Herbal Terstandar untuk kesehatan manusia adalah sediaan berbahan alami yang telah dibuktikan keamanan dan efektivitasnya melalui uji praklinik, menggunakan bahan baku yang terstandardisasi. Penelitian ini bertujuan untuk standardisasi simplisia dan ekstrak etanol 70% kulit pule (Alstonia scholaris (L.) R. Br.) dengan metode digesti pada suhu ≤ 45°C dan tekanan < 1 atm sebagai Bahan Baku Obat Bahan Alam. Studi eksperimental ini menetapkan parameter spesifik dan non-spesifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter spesifik simplisia berdasarkan uji organoleptis kulit pule sesuai dengan standar Farmakope Herbal Indonesia (FHI). Identifikasi kristal Ca-oksalat dan sel batu dilakukan secara mikroskopis. Kadar sari larut air dan etanol masing-masing 14,53 ± 0,28% dan 9,40 ± 0,48%. Parameter non-spesifik susut pengeringan, kadar abu total dan tidak larut asam masing-masing 9,36 ± 0,21%, 1,053 ± 0,011%, dan 1,037 ± 0,012%. Rendemen hasil ekstraksi dengan metode digesti 15,305%, kadar alkaloid 2,62 ± 0,0495%, LOD ekstrak 2,80 ± 0,22%, kadar abu total dan tidak larut asam masing-masing 2,90% dan 0,02%, Angka lempeng total 50 cfu/g, Angka kapang khamir <10 cfu/g, Escherichia coli <3 cfu/g, Enterobacteriaceae <10 cfu/g, serta Salmonella dan Shigella negatif. Simplisia dan ekstrak etanol pule pandak memenuhi persyaratan

    Sebuah PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENULIS “NOVEL SEMESTA” (ALTERNATIF TERHADAP TINDAKAN PLAGIARISME MELALUI PLATFORM “X” MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014): PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENULIS NOVEL SEMESTA ALTERNATIF

    No full text
    This research aims to identify the elements of plagiarism, analyze the legal protection for alternative universe novel writers who are victims of plagiarism, and find out the legal consequences for the perpetrators and the application of the law in practice. The method used is normative and empirical juridical with doctrinal legal research specifications. Data is collected through literature studies and online platforms, then analyzed narratively. The results of the study show that plagiarism in AU novels can be seen from the similarity of plot, dialogue, characterization, and story structure. Legal protection is regulated in Article 1 of Law No. 28 of 2014 concerning Copyright, including moral rights and economic rights regulated by Article 5 and Article 9, and the term of copyright protection is regulated by Article 58. The author can file civil and criminal lawsuits in accordance with Article 113 of the UUHC. For digital plagiarism, Law No. 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions (UUITE) also provides protection regulated in Article 35. In practice, dispute resolution is more often carried out through non-litigation channels such as mediation and negotiation on digital platforms. In addition, publishers play an important role in helping authors protect their copyrightsPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi unsur-unsur plagiarisme, menganalisis perlindungan hukum bagi penulis novel semesta alternatif yang menjadi korban plagiarisme, serta mengetahui konsekuensi hukum bagi pelaku dan penerapan hukum dalam praktiknya. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dan empiris dengan spesifikasi penelitian hukum doktrinal. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan platform online, lalu dianalisis secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa plagiarisme dalam novel AU terlihat dari kesamaan plot, dialog, penokohan, dan struktur cerita. Perlindungan hukum diatur dalam Pasal 1 UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, meliputi hak moral dan hak ekonomi diatur oleh Pasal 5 dan Pasal 9, serta jangka waktu perlindungan hak cipta diatur oleh Pasal 58. Penulis dapat mengajukan gugatan perdata dan pidana sesuai Pasal 113 UUHC. Untuk plagiarisme digital, UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE) juga memberikan perlindungan yang diatur dalam Pasal 35. Dalam praktiknya, penyelesaian sengketa lebih sering dilakukan melalui jalur non-litigasi seperti mediasi dan negosiasi pada platform digital. Selain itu, penerbit berperan penting dalam membantu penulis melindungi hak cipta mereka. &nbsp

    D Studi Deskriptif: Karakteristik Perilaku Pencarian Informasi Pengguna Layanan Poli Ortopedi Rumah Sakit Islam Surabaya A. Yani Tahun 2023: Karakteristik Perilaku Pencarian Informasi Pengguna Layanan Poli Ortopedi Rumah Sakit Islam Surabaya A. Yani Tahun 2023

    No full text
    When making decisions about disease screening, prevention, and treatment, seeking health information is essential. Access to and methods of obtaining health information are impacted by digital transformation, including in the orthopedics sector. This study aimed to determine the sources of information used by patients at Surabaya Islamic Hospital (RSI) and how patients choose media related to orthopedic services. This study is a quantitative, descriptive, observational study involving 102 respondents and conducted in June 2024. Primary data were collected through a questionnaire covering 25 questions about treatment choices, media exposure, media satisfaction, and social demographics, which will later be analyzed using Microsoft Excel and SPSS. In this study, most respondents (279 vs. 228) sought orthopedic information through contemporary media. The most common sources of conventional and contemporary media were Instagram (47,1%) and family (55,9%), respectively. Conventional media accounted for the longest media usage duration (≤ 1 hour per day; 69,7% vs 62,0%). Conventional media were used more frequently (76,8% vs 74,2%) - two to four times a day. Conventional media use was more frequent among respondents (57,9% vs 50,9%). Conventional media were found to be more satisfactory in terms of education, ease of interaction, and information search. In conclusion, Contemporary media offers higher satisfaction levels when seeking orthopedic information, despite conventional media being used more frequently. These findings emphasize the importance of considering both forms of media when marketing.Latar Belakang: Perilaku mencari informasi kesehatan penting untuk pengambilan keputusan terkait skrining, pencegahan, dan pengobatan penyakit. Transformasi digital memengaruhi akses dan cara mencari informasi kesehatan, termasuk dalam bidang ortopedi. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sumber informasi yang digunakan pasien dan karakteristik perilaku mereka dalam memilih media informasi terkait pelayanan ortopedi di Rumah Sakit Islam Surabaya. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional-deskriptif dengan desain survei cross-sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2024 dengan melibatkan 102 responden. Kuesioner mencakup 25 pertanyaan tentang sosio-demografi, paparan media, gratifikasi media, dan keputusan berobat. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan SPSS dan Microsoft Excel. Hasil: Mayoritas responden menggunakan media modern untuk mencari informasi ortopedi (279 vs 228). Instagram (47,1%) dan keluarga (55,9%) adalah sumber informasi paling populer untuk media modern dan konvensional. Durasi penggunaan ≤ 1 jam per hari lebih dominan di media konvensional (69,7% vs 62,0%). Frekuensi penggunaan 2-4 kali per hari lebih tinggi pada media konvensional (76,8% vs 74,2%). Responden lebih konsisten menggunakan media konvensional (57,9% vs 50,9%). Tingkat kepuasan tinggi lebih banyak ditemukan pada media konvensional dalam hal pencarian informasi, kemudahan interaksi, dan edukasi. Kesimpulan: Meskipun media modern lebih sering digunakan, media konvensional memberikan tingkat kepuasan yang lebih tinggi dalam mencari informasi seputar ortopedi

    Profile and Clinical Outcome Lateral Condyle Humerus Fracture in Children’s Patients in National Orthopedic Hospital (2022-2024)

    Get PDF
    The lateral condyle fracture is the second most prevalent elbow fracture in pediatric populations. Fractures of the distal humerus present challenges regarding diagnosis, treatment, and associated complications. This study aimed to describe the demographic characteristics, treatment modalities, and radiologic outcomes of pediatric lateral condyle humerus fractures managed at Prof. Soeharso Hospital between January 2022 to July 2024. This was a descriptive, retrospective study of pediatric patients diagnosed with lateral condylar humerus fractures during the study period. Patients were classified according to sex, age, treatment method, and outcomes. Data were obtained from hospital medical records and analyzed using Microsoft Excel. Between January 2022 and July 2024, 23 pediatric patients were identified, consisting of 15 boys and 8 girls. The majority of patients (n = 12, 52.2%) were aged 6–10 years. Most patients (n = 21) underwent surgical treatment, while two were treated conservatively. All surgical cases were managed with open reduction and internal fixation (ORIF): 20 patients with 2–3 Kirschner wires and one with a screw. Follow-up radiographs at 6–12 months postoperatively showed bone union in 15 patients, malunion in five, and nonunion in one. Among the conservatively treated patients, one developed a malunion and one a nonunion. In conclusion, pediatric patients treated at Prof. Dr. R. Soeharso Orthopaedic Hospital with open reduction and internal fixation achieved satisfactory union rates and remain the preferred technique for managing displaced lateral condyle fractures in children.Latar Belakang: Fraktur kondilus lateral merupakan fraktur siku kedua yang paling sering terjadi pada anak. Fraktur pada humerus distal ini dapat menimbulkan kesulitan dalam hal diagnosis, penanganan, dan komplikasi. Tujuan: Mendeskripsikan profil pasien anak dengan fraktur kondilus lateral yang ditangani di Rumah Sakit Orthopedi Nasional Prof. Soeharso. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif retrospektif. Pasien anak dengan fraktur kondilus humerus lateral di Prof. Soeharso Hospital antara Januari 2022 hingga Juli 2024 diklasifikasikan berdasarkan jenis kelamin, usia, metode penanganan, dan hasil. Semua data dicatat dan dianalisis menggunakan Microsoft Excel. Hasil: Dari Januari 2022 hingga Juli 2024, terdapat 23 pasien anak, terdiri dari 15 laki-laki dan 8 perempuan. Mayoritas pasien (n = 12) berusia 6–10 tahun. Sebagian besar pasien (n = 21) menjalani penanganan bedah, sedangkan 2 pasien mendapat perawatan konservatif. Semua kasus bedah dilakukan dengan reduksi terbuka dan fiksasi internal (ORIF): 20 pasien menggunakan 2–3 kawat Kirschner dan 1 pasien menggunakan sekrup. Pemeriksaan radiografi tindak lanjut 6–12 bulan pascaoperasi menunjukkan penyatuan tulang pada sebagian besar kasus, malunion pada 5 kasus, dan nonunion pada 1 kasus. Kesimpulan: ORIF tetap menjadi pilihan utama, terutama pada fraktur dengan perpindahan. Sebagian besar kasus yang ditangani secara bedah di Prof. Soeharso Hospital mencapai penyatuan tulang

    Peningkatan Efisiensi Distribusi Air Bersih melalui TirtaDesa: Digitalisasi PAMSIMAS untuk Desa Berkelanjutan

    No full text
    Tata kelola air bersih di BUMDes Berkah Maju Bersama Desa Rempoah menghadapi kendala inefisiensi operasional akibat sistem administrasi manual yang menyebabkan lambatnya proses penagihan dan kerentanan data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan transformasi digital melalui penerapan sistem Tirta Desa guna meningkatkan akurasi data, efisiensi waktu, dan kompetensi pengelola. Metode pelaksanaan dilakukan selama empat bulan dengan pendekatan partisipatif yang mencakup tahapan sosialisasi, konfigurasi perangkat lunak, migrasi data pelanggan, pelatihan intensif bagi petugas, serta pendampingan teknis berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan migrasi 542 data pelanggan ke dalam sistem digital tanpa kehilangan informasi. Secara kuantitatif, implementasi sistem terbukti memangkas waktu pemrosesan tagihan bulanan secara signifikan dari sembilan jam menjadi 1,5 jam, serta meningkatkan kompetensi enam petugas operasional dengan kenaikan skor evaluasi dari 57,4 menjadi 82,1. Selain itu, tersedianya dashboard berbasis web dan integrasi kode QRCode telah mempermudah pemantauan transaksi secara transparan. Dapat disimpulkan bahwa digitalisasi tata kelola air merupakan solusi efektif untuk optimalisasi layanan BUMDes, di mana keberlanjutan program didukung oleh penyusunan standar operasional prosedur dan rencana pengembangan fitur sinkronisasi data luring

    Efektivitas Program “Muslim” Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri dalam Optimalisasi Pengelolaan Zakat

    No full text
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program “Muslim” Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat. UPZ merupakan perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun dan mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah muzaki dari sekitar 700 menjadi lebih dari 1.200 orang mencerminkan keberhasilan strategi penghimpunan zakat yang sistematis. Dalam aspek pendistribusian, Program “Muslim” yang meliputi Muslim Peduli, Muslim Cerdas, Muslim Sehat, dan Muslim Mandiri telah mengintegrasikan pola bantuan konsumtif dan produktif. Bantuan sosial, beasiswa, dukungan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi melalui modal usaha dan gerobak jualan menunjukkan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan mustahik. Meskipun demikian, aspek sosialisasi dan publikasi program masih perlu diperkuat agar keberadaan UPZ lebih dikenal oleh masyarakat luas. Secara keseluruhan, Program “Muslim” dinilai efektif dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat secara terstruktur dan berkelanjutan. Kata kunci: efektivitas, UPZ, pengelolaan zakat, pendistribusian zakat, pemberdayaan mustahi

    Tinjauan Literatur Sistematis: Interferensi Fonetik Arab dalam Bahasa Lain

    Get PDF
    Bahasa Arab merupakan bahasa Semitik yang memiliki sistem fonetik kompleks dengan sejumlah fonem khas seperti bunyi faringal, glottal, dan konsonan emphatic yang tidak lazim ditemukan dalam bahasa non-Semitik. Keunikan fonetik ini menimbulkan tantangan signifikan bagi penutur bahasa lain, khususnya konteks pembelajaran bahasa Arab sebagai bahasa kedua. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi dan menganalisis 21 artikel yang membahas fenomena interferensi fonetik bahasa Arab dalam bahasa lain. Hasil kajian menunjukkan kesulitan fonetik terutama disebabkan oleh ketiadapadanan fonem dalam bahasa ibu, serta dipengaruhi oleh variasi dialek Arab yang memperumit proses pembelajaran dan pengembangan teknologi linguistik. Strategi pembelajaran yang adaptif dan berbasis teknologi direkomendasikan untuk meningkatkan akurasi pelafalan. Selain itu, kajian fonetik memiliki implikasi luas dalam bidang pendidikan, penerjemahan, dokumentasi budaya, dan pengembangan aplikasi pembelajaran bahasa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kurikulum bahasa Arab yang lebih inklusif dan membuka ruang bagi kolaborasi interdisipliner antara linguistik, pedagogi, dan teknologi.   ABSTRACT Arabic is a Semitic language with a complex phonetic system, with a number of distinctive phonemes, such as pharyngeal, glottal, and emphatic consonants, that are not commonly found in non-Semitic languages. This phonetic uniqueness poses significant challenges for speakers of other languages, particularly in the context of learning Arabic as a second language. This study uses a Systematic Literature Review (SLR) approach to identify and analyze 21 articles discussing the phenomenon of Arabic phonetic interference in other languages. The results indicate that phonetic difficulties are primarily caused by the lack of phoneme equivalents in the mother tongue, and are influenced by variations in Arabic dialects, which complicate the learning process and the development of linguistic technology. Adaptive and technology-based learning strategies are recommended to improve pronunciation accuracy. Furthermore, phonetic studies have broad implications for education, translation, cultural documentation, and the development of language learning applications. This research contributes to the development of a more inclusive Arabic language curriculum and opens up space for interdisciplinary collaboration between linguistics, pedagogy, and technology

    Konflik Sosial pada Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna (Perspektif Konflik Sosial Ralf Dahrendorf)

    Get PDF
    This study aims to describe the social conflicts found in Brian Khrisna's novel Sisi Tergelap Surga (The Darkest Side of Heaven) based on Ralf Dahrendorf's conflict theory. This study uses a descriptive qualitative method with a literary sociology approach. The data source used is the novel Sisi Tergelap Surga by Brian Khrisna. The data presented in this study are in the form of sentences, paragraph excerpts, and dialogue quotations that contain two faces of society (conflict and consensus), power and authority, conflicting groups, and conflict control. The results of this study show the existence of (1) conflict and consensus, with conflict taking the form of violence, threats, and sexual harassment, while consensus takes the form of agreements and consent formed to achieve peace, (2) power and authority, with power demonstrated through the actions of the village head towards his citizens and authority held by Tomi, (3) opposing groups in the form of pseudo-groups consisting of residents who gather situationally and interest groups consisting of public schools established by Erlin, (4) conflict control in the form of arbitration.ABSTRAK Tujuan penelitian ini, yaitu mengambarkann konflik sosial yang terdapat dalam novel Sisi Tergelap Surga  karya Brian Khrisna berlandaskan teori konflik Ralf Dahrendorf. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data yang digunakan adalah novel Sisi Tergelap Surga  karya Brian Khrisna. Data yang disajikan pada penelitian ini berupa kalimat, penggalan paragraf, dan kutipan dialog yang memuat adanya dua wajah masyarakat (konflik dan konsensus), kekuasaan dan wewenang, kelompok yang bertentangan, dan pengendalian konflik. Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya (1) konflik dan konsensus, konflik yang berbentuk kekerasan, ancaman, dan pelecehan seksual, sedangkan konsensus berbentuk kesepakatan dan persetujuan yang terbentuk untuk mewujudkan perdamaian, (2) kekuasaan dan wewenang, kekuasaan ditunjukan melalui tindakan Pak Lurah kepada warganya adapun wewenang dipegang oleh Tomi, (3) kelompok yang bertentangan berupa kelompok semu yang terdiri dari warga yang berkerumun secara situasioanal dan kelompok kepentingan terdiri dari sekolah umum yang didirikan Erlin, (4) pengendalian konflik berbentuk arbritasi.   ABSTRACT The purpose of this study is to describe the social conflicts found in Brian Khrisna's novel Sisi Tergelap Surga  (The Darkest Side of Heaven) based on Ralf Dahrendorf's conflict theory. This study uses a descriptive qualitative method with a literary sociology approach. The data source used is the novel Sisi Tergelap Surga  by Brian Khrisna. The data presented in this study are in the form of sentences, paragraph excerpts, and dialogue quotations that contain two faces of society (conflict and consensus), power and authority, conflicting groups, and conflict control. The results of this study reveal the existence of (1) conflict and consensus, with conflict taking the form of violence, threats, and sexual harassment, while consensus takes the form of agreements and consent formed to achieve peace, (2) power and authority, with power demonstrated through the actions of the village head towards his citizens and authority held by Tomi, (3) opposing groups in the form of pseudo-groups consisting of residents who gather situationally and interest groups consisting of public schools established by Erlin, (4) conflict control in the form of arbitration

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇