Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
Implementasi Tahsinul Kitabah untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Bahasa Arab di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Ibrah Gresik
Pengajaran Bahasa Arab, terutama di sekolah dasar berbasis islami, memainkan peran penting dalam membantu siswa memahami ajaran Islam dari teks aslinya. Meskipun pembelajaran bahasa Arab umumnya lebih fokus pada membaca dan menghafal, keterampilan menulis, atau Kitabah, sering kali terabaikan, yang mengakibatkan banyak siswa mengalami kesulitan dalam menulis huruf Arab dengan tepat. Penelitian ini menyoroti pentingnya penerapan metode Tahsinul Kitabah untuk mengatasi kendala ini. Metode ini melibatkan berbagai tahapan pembelajaran yang berfokus pada latihan penulisan huruf Arab dengan benar, serta penyertaan alat bantu seperti media digital dan kegiatan mewarnai untuk meningkatkan motivasi siswa. Pengamatan di SDIT Al Ibrah Gresik menunjukkan bahwa siswa yang berlatih secara teratur mengalami kemajuan, meskipun beberapa masih memerlukan arahan tambahan dari guru. Meski penerapan metode ini sudah berjalan baik, tantangan seperti kurangnya dukungan orang tua dan waktu belajar yang terbatas masih mempengaruhi hasil pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Tahsinul Kitabah menjadi solusi potensial untuk meningkatkan keterampilan menulis bahasa Arab dan merekomendasikan kegiatan tambahan di luar jam sekolah untuk memperkuat pembelajaran
Analisis Komparatif Faktor Penyebab Terjadinya Perceraian Di Negara-Negara Muslim
This study aims to analyze the factors causing divorce in various Islamic countries, considering social, cultural, economic, and Islamic legal aspects. The approach used is qualitative library research, where data is obtained from various scientific literature, reports from international institutions, and legal documents related to divorce in countries such as Indonesia, Pakistan, India, Egypt, Kuwait, Jordan, Qatar, Turkey, and Malaysia. The analysis is conducted using content analysis and comparative case studies to uncover the different patterns of divorce causes in each Muslim country. The results of this study indicate that the main causes of divorce in Muslim countries include persistent disorder and conflict, economic problems, domestic violence, infidelity, as well as the influence of social media and changing gender roles. In countries with traditional social systems such as Pakistan and Egypt, divorce is more often triggered by gender inequality and domestic violence, while in modern countries such as Turkey and Malaysia, divorce is influenced by individualism and the use of digital technology. Indonesia and India, on the other hand, exhibit a combination of traditional and modern factors. The implication of this research is that social policies and family education based on Islamic values are needed that are contextual to modern social dynamics, including strengthening premarital education, family counseling, and ethical use of digital media to strengthen the resilience of Muslim families.
Keywords: Divorce, Muslim Countries, Social Factors, Economy, Social Media, Gender.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya perceraian di berbagai negara Muslim dengan mempertimbangkan aspek sosial, budaya, ekonomi, dan hukum Islam. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), di mana data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah, laporan lembaga internasional, serta dokumen hukum terkait perceraian di negara-nagara seperti Indonesia, Pakistan, India, Mesir, Kuwait, Yordania, Qatar, Turki, dan Malaysia. Analisis dilakukan melalui metode analisis isi (content anlysis) dan studi kasus komparatif untuk menemukan pola-pola penyebab perceraian yang berbeda di masing-masing negara Muslim. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab utama perceraian di negara-negara Muslim meliputi perselisihan dan pertengkaran terus-menerus, masalah ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan, serta pengaruh media sosial dan perubahan peran gender. Di negara-negara dengan sistem sosial tradisional seperti Pakistan dan Mesir, perceraian lebih banyak dipicu oleh ketimpangan gender dan kekerasan dalam rumah tangga, sementara di negara modern seperti Turki dan Malaysia, perceraian dipengaruhi oleh individualisme dan penggunaan teknologi digital. Adapun Indonesia dan India menunjukkan kombinasi faktor tradisional dan modern. Implikasi dari penelitian ini yaitu diperlukan kebijakan sosial dan pendidikan keluarga berbasis nilai Islam yang kontekstual terhadap dinamika sosial modern, termasuk penguatan pendidikan pranikah, konseling keluarga, serta etika penggunaan media digital guna memperkuat ketahanan keluarga Muslim.
Kata Kunci: Perceraian, Negara Muslim, Faktor Sosial, Ekonomi, Media Sosial, Gender
Efektivitas Program Bimbingan Pra-Nikah Sebagai Pondasi Keharmonisan Dalam Rumah Tangga Dalam Perspektif Teori Digital Native (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Praya Barat Kabupatean Lombok Tengah)
Pernikahan dalam Islam memerlukan kesiapan lahir dan batin agar pasangan mampu membangun rumah tangga yang harmonis dan tanggung jawab. Dalam konteks perubahan sosial dan perkembangan generasi digital, program bimbingan pranikah menjadi sarana penting untuk membekali calon pengantin secara mental, spiritual, dan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelaksanaan bimbingan pranikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Praya Barat dalam membentuk ketahanan keluarga di era digital. Pendekatan yang digunakan ialah yuridis-empiris dengan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan belum optimal akibat rendahnya partisipasi peserta, kurang menariknya metode fasilitator, keterbatasan sarana pendukung, dan ketiadaan kebijakan remedial. Selain itu, karakter generasi Z sebagai digital natives menuntut inovasi dalam metode dan media pembelajaran. Optimalisasi program dapat dilakukan melalui peningkatan kompetensi fasilitator, pemanfaatan media digital, dan penguatan strategi penyampaian agar bimbingan lebih adaptif terhadap kebutuhan generasi muda.
Kata Kunci: Efektivitas , Bimbingan Pranikah, Keharmonisan Rumah Tangga
PERBANDINGAN K-MEANS DAN K-MEDOIDS DALAM PENGELOMPOKKAN KOMODITAS EKSPOR INDUSTRI DI INDONESIA
International trade plays a crucial role in Indonesia's economic growth, particularly through industrial commodity exports. However, its heavy dependence on a few key commodities makes it vulnerable to global market fluctuations. This study aims to explore trends in industrial commodity export values and compare the performance of cluster methods in grouping commodities based on their value patterns. The research data used are monthly export values from 2022 to mid-2025, sourced from the Central Statistics Agency (BPS). The analytical methods used include trend exploration and cluster analysis with K-Means and K-Medoids using Dynamic Time Warping (DTW) distance. The results of the export value trend exploration indicate that palm oil dominates industrial export value, while other commodities tend to have stable patterns at medium to low values. Evaluation of clustering results using K-Means and K-Medoids each obtained 3 clusters indicating that K-Medoids provided the best performance by obtaining a Silhouette Score of 0.1577 and a Davies-Bouldin Index (DBI) of 1.7990. This value is better than K-Means which obtained a Silhouette Score of 0.1493 and a DBI of 2.3037 indicating that the method is less than optimal in separating clusters. This finding explains that K-Medoids is more robust against outliers and is able to provide more representative groupings. So it can provide a deeper understanding of commodity grouping patterns and contribute to providing export policy recommendations to reduce dependence on primary commodities and increase the export competitiveness of Indonesian industrial products.Perdagangan internasional berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya melalui ekspor komoditas hasil industri. Namun, ketergantungan yang tinggi pada beberapa komoditas utama menimbulkan kerentanan terhadap fluktuasi pasar global. Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi tren nilai ekspor komoditas industri serta membandingkan metode clustering yaitu K-Means dan K-Medoids dengan menggunakan jarak Dynamic Time Warping (DTW) dalam mengelompokkan komoditas hasil industri Indonesia. Data yang digunakan berupa nilai ekspor bulanan tahun 2022 sampai pertengahan tahun 2025 dari BPS. Hasil dari eskplorasi tren nilai ekspor menunjukkan bahwa komoditas minyak kelapa sawit mendominasi nilai ekspor hasil industri, sedangkan komoditas lain cenderung memiliki pola yang stabil pada nilai menengah hingga rendah. Hasil clustering dengan menggunakan jumlah k optimal yaitu 3 klaster komoditas dengan menggunakan K-Means dan K-Medoids diperoleh Evaluasi hasil klaster memperlihatkan bahwa K-Medoids lebih baik dalam mengelompokkan komoditas dengan memperoleh Silhoutte Score sebesar 0.1577 dan DBI sebesar 1.7990 dibandingkan dengan K-Means yang kurang optimal dalam pemisahan klaster dengan memperoleh Silhoutte Score sebesar 0.1493. dan DBI sebesar 2.3037. Temuan ini menjelaskan bahwa K-Medoids lebih robust terhadap outlier dan mampu memberikan pengelompokkan yang lebih representatif. Sehingga dapat berkontribusi dalam memberikan rekomendasi kebijakan ekspor untuk mengurangi ketergantuan pada komoditas utama dan meningkatkan daya saing ekspor hasil industri Indonesia
Augmentasi GPT-4o dan Fine-Tuning IndoBERT untuk Analisis Sentimen Publik pada Isu Reshuffle Menteri Keuangan
Reshuffle Menteri Keuangan pada tahun 2025 memicu perhatian publik luas dan menghasilkan dinamika opini di media sosial, khususnya X. Opini publik yang terekam dalam bentuk teks bersifat masif, real-time, dan tidak terstruktur, sehingga menghadirkan tantangan analisis karena penggunaan bahasa informal serta distribusi kelas sentimen yang tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sentimen publik terkait reshuffle Menteri Keuangan dengan memanfaatkan integrasi GPT-4o dan IndoBERT. GPT-4o digunakan sebagai instrumen augmentasi data untuk memperkaya kelas minoritas, sedangkan IndoBERT berperan sebagai model klasifikasi sentimen yang dioptimalkan untuk bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan kualitas representasi data dan stabilitas klasifikasi. Model IndoBERT yang dilatih dengan data hasil augmentasi mencapai akurasi 86% dan macro-F1 sebesar 0,86, dengan performa terbaik pada kelas negatif (F1=0,88), disusul positif (F1=0,86) dan netral (F1=0,83). Temuan ini menegaskan bahwa integrasi GPT-4o dan IndoBERT efektif dalam mengatasi imbalanced data serta meningkatkan keandalan analisis sentimen berbahasa Indonesia. Penelitian ini tidak hanya memperkaya literatur analisis teks di Indonesia, tetapi juga memberikan kontribusi praktis bagi pembuat kebijakan dan media dalam memahami opini publik secara lebih proporsional.Reshuffle Menteri Keuangan pada tahun 2025 memicu perhatian publik luas dan menghasilkan dinamika opini di media sosial, khususnya X. Opini publik yang terekam dalam bentuk teks bersifat masif, real-time, dan tidak terstruktur, sehingga menghadirkan tantangan analisis karena penggunaan bahasa informal serta distribusi kelas sentimen yang tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sentimen publik terkait reshuffle Menteri Keuangan dengan memanfaatkan integrasi GPT-4o dan IndoBERT. GPT-4o digunakan sebagai instrumen augmentasi data untuk memperkaya kelas minoritas, sedangkan IndoBERT berperan sebagai model klasifikasi sentimen yang dioptimalkan untuk bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan kualitas representasi data dan stabilitas klasifikasi. Model IndoBERT yang dilatih dengan data hasil augmentasi mencapai akurasi 86% dan macro-F1 sebesar 0,86, dengan performa terbaik pada kelas negatif (F1=0,88), disusul positif (F1=0,86) dan netral (F1=0,83). Temuan ini menegaskan bahwa integrasi GPT-4o dan IndoBERT efektif dalam mengatasi imbalanced data serta meningkatkan keandalan analisis sentimen berbahasa Indonesia. Penelitian ini tidak hanya memperkaya literatur analisis teks di Indonesia, tetapi juga memberikan kontribusi praktis bagi pembuat kebijakan dan media dalam memahami opini publik secara lebih proporsional
Analisis Keterkaitan Nilai Dynamic Cone Penetrometer (DCP) Terhadap Tingkat Kerusakan Perkerasan Dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) Pada Ruas Jalan Bajuin
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara nilai California Bearing Ratio (CBR) hasil uji Dynamic Cone Penetrometer (DCP) dengan tingkat kerusakan perkerasan jalan yang dinilai menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Lokasi penelitian berada di ruas Jalan Bajuin sepanjang 900 meter dengan 18 titik pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai CBR berkisar antara 5,9 hingga 37,7, sedangkan nilai PCI menggambarkan kondisi perkerasan yang bervariasi dari gagal hingga baik. Analisis korelasi antara nilai CBR dan PCI menghasilkan koefisien sebesar -0,23202 yang tergolong sangat lemah dan tidak signifikan karena lebih kecil dari nilai r tabel (0,468). Temuan ini mengindikasikan bahwa kondisi tanah dasar yang direpresentasikan oleh nilai DCP bukan merupakan faktor penyebab utama kerusakan jalan pada ruas tersebut. Faktor lain seperti beban lalu lintas yang tinggi dan kondisi struktur perkerasan yang kurang optimal memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap tingkat kerusakan yang terjad
Evaluasi Kinerja Biaya dan Waktu Pelaksanaan Proyek dengan Metode Erned Value Management (Studi Kasus : Pembangunan Rusun Polda Kaltim Kabupaten Penajamn Paser Utara)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja biaya dan waktu pelaksanaan proyek pembangunan Gedung Rusun Polda Kaltim Kabupaten Penajam Paser Utara menggunakan metode Earned Value Management (EVM). Konsep manajemen proyek, metode Earned Value Management, serta indikator kinerja seperti Schedule Variance (SV), Cost Variance (CV), Schedule Performance Index (SPI), dan Cost Performance Index (CPI). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data sekunder berupa Rencana Anggaran Biaya (RAB), jadwal pelaksanaan proyek, biaya aktual, dan laporan kemajuan proyek yang selanjutnya dianalisis menggunakan metode EVM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek mengalami keterlambatan jadwal dengan nilai SV negatif pada mayoritas periode pengamatan, serta pemborosan biaya yang terlihat dari nilai CV negatif selama pelaksanaan. Indeks kinerja jadwal (SPI) dan indeks kinerja biaya (CPI) juga menunjukkan nilai di bawah satu, mengindikasikan kinerja proyek yang kurang efisien. Perkiraan biaya penyelesaian proyek (Estimate at Complete/EAC) sebesar Rp. 15.458.703.603,00 dan estimasi waktu penyelesaian proyek selama 31 minggu, terlambat satu minggu dari rencana awal. Hasil Penelitian disimpulkan bahwa pemantauan dan pengendalian kinerja proyek secara berkala menggunakan metode EVM sangat penting untuk mencegah keterlambatan dan pembengkakan biaya. Rekomendasi diberikan kepada pihak pengawas dan kontraktor untuk melakukan percepatan dan pengelolaan biaya secara ketat agar target proyek tercapai sesuai jadwal dan anggaran. Studi ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam manajemen proyek serupa untuk meningkatkan efektivitas pengendalian biaya dan wakt
Transformasi Pembelajaran Berbasis STEAM dengan Media Loose Part bagi Guru PAUD
Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting dalam mengembangkan landasan kognitif dan kreativitas anak. Namun, pembelajaran di PAUD masih didominasi oleh pendekatan tradisional yang kurang menumbuhkan daya imajinasi dan rasa ingin tahu anak. Kendala tersebut diatasi melalui program pengabdian kepada masyarakat melalui metode pembelajaran berbasis STEAM (Sains, Teknologi, Rekayasa, Seni, dan Matematika) bagi siswa PAUD. Pendekatan metode ini menggunakan media loose part yang fleksibel, aplikatif, dan menyenangkan. Inisiatif ini bertujuan untuk melibatkan guru-guru PAUD Tunas Bangsa Manyaran di Kota Semarang. Strategi pelaksanaannya meliputi pengadaan materi loose part, pemasangan film pembelajaran pada perangkat digital, pemberian pelatihan intensif kepada lima orang guru, dan pendampingan praktik di kelas. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan kompetensi instruktur dalam merancang pembelajaran integratif berbasis STEAM. Guru dapat memadukan teknologi informasi dan perangkat lunak lepas untuk menumbuhkan lingkungan belajar yang dinamis dan kreatif. Kegiatan ini juga merangsang keinginan anak-anak untuk lebih terlibat dalam menemukan dan mengembangkan makna pembelajaran melalui kegiatan terstruktur. Singkatnya, strategi ini efektif dan dapat ditiru di sekolah PAUD lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan berbasis lingkungan dan teknologi
Pemberdayaan Komunitas Thailand melalui Eksperimen Qur’ani-Sains: Program Pengabdian Masyarakat Internasional UINSA (UICE) di Thailand
Program Qur’anic-Scientific Experiment yang dilaksanakan melalui UINSA International Community Engagement (UICE) di Institut Al-Abdia, Thailand, menawarkan pendekatan pedagogis inovatif yang mengintegrasikan ayat-ayat AlQur’an dengan eksperimen sains untuk memperkuat kemampuan multibahasa dan literasi ilmiah siswa. Menggunakan kerangka Asset-Based Community Development (ABCD), kegiatan ini memanfaatkan potensi lokal, termasuk kemampuan dasar tahfidz dan pembelajaran bahasa, untuk mengembangkan model pembelajaran kontekstual yang interaktif. Dua eksperimen utama, yakni Two Immiscible Liquids yang merujuk QS. Al-Rahman 55:19–20 dan Fingerprint Analysis yang dikaitkan dengan QS. Al-Qiyamah 75:3–4 membuktikan bahwa visualisasi fenomena ilmiah mampu memperdalam pemahaman tafsir, mendorong penalaran ilmiah, serta meningkatkan penguasaan kosakata Arab dan Inggris. Temuan menunjukkan meningkatnya kemampuan siswa menjelaskan konsep ilmiah secara bilingual, berkembangnya pola pikir inkuiri, dan meningkatnya motivasi belajar. Integrasi empiris-tekstual ini menggeser pembelajaran dari sekadar hafalan menuju pemahaman reflektif dan analitis
Peran Edukasi BIM dalam Meningkatkan Minat dan Kesiapan Karir Siswa SMA Bidang Teknik Sipil Digital
Transformasi digital dalam industri konstruksi mendorong adopsi Building Information Modelling (BIM) sebagai teknologi kunci dalam perencanaan, desain, dan pelaksanaan proyek modern. Namun, pemahaman siswa sekolah menengah atas terhadap teknologi konstruksi digital masih sangat terbatas, disertai kurangnya fasilitas pendukung dan minimnya kolaborasi antara sekolah dan dunia industri. Kondisi ini menciptakan kesenjangan kompetensi awal yang perlu dipersiapkan sejak jenjang pendidikan menengah. Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di SMAN 3 dan SMAN 78 Jakarta dengan tujuan meningkatkan literasi teknologi serta memperkenalkan konsep dasar BIM kepada siswa sebagai langkah awal mengenalkan bidang Teknik Sipil digital. Metode pelaksanaan meliputi presentasi interaktif, visualisasi konsep, penyajian studi kasus, dan demonstrasi perangkat lunak BIM, yang dipadukan dengan sesi diskusi untuk memperkuat pemahaman. Dampak program dievaluasi melalui penyebaran kuesioner pasca kegiatan yang menilai peningkatan pengetahuan dan minat siswa. Hasil evaluasi menunjukkan capaian yang signifikan, di mana 94,7% siswa melaporkan peningkatan pemahaman terhadap materi yang disampaikan, 94,8% menyatakan ketertarikan yang lebih besar terhadap bidang Teknik Sipil, dan 65,8% menunjukkan minat untuk mempelajari BIM secara lebih mendalam. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis demonstrasi visual dan interaksi langsung efektif dalam membangun kesiapan awal siswa menghadapi perkembangan teknologi konstruksi. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan literasi digital dan ketertarikan siswa terhadap teknik sipil, serta memiliki potensi berkelanjutan melalui pengembangan pelatihan lanjutan, kolaborasi industri serta sekolah, dan integrasi materi BIM dalam kurikulum pendidikan menengah