Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    Mr S.H.: Perlindungan Hukum Negara Republik Indonesia bagi Kehidupan Layak Pengungsi Rohingya

    No full text
    Legal protection provided by the Republic of Indonesia to Rohingya refugees aims to ensure a decent standard of living despite Indonesia not being a party to the 1951 Refugee Convention and its 1967 Protocol. The study applies a normative juridical method by examining national legislation, Philipus M. Hadjon’s theory of legal protection, and international refugee law principles, particularly Non-Refoulement and Non-Discrimination. Findings indicate that legal protection remains confined to Presidential Regulation No. 125 of 2016, which regulates the discovery, sheltering, security measures, and immigration supervision of refugees. However, the absence of specific regulations establishing minimum standards for temporary accommodation results in suboptimal preventive and repressive protection by the government. The study concludes that clear and comprehensive regulations on temporary accommodation standards are required as part of the state’s responsibility to ensure adequate legal protection for Rohingya refugees within its jurisdiction.Perlindungan hukum yang diberikan oleh Negara Republik Indonesia kepada pengungsi Rohingya guna menjamin kehidupan yang layak, meskipun Indonesia bukan pihak Konvensi 1951 dan Protokol 1967. Metode yang digunakan adalah penelitian Yuridis Normatif dengan mengkaji peraturan Perundang-Undangan Nasional, teori perlindungan hukum Philipus M. Hadjon, serta prinsip-prinsip internasional pengungsi, khususnya Non-Refoulement dan Non-Diskriminasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum yang ada masih terbatas melalui Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016 yang mengatur penemuan, penampungan, pengamanan, dan pengawasan keimigrasian. Namun, belum terdapat pengaturan khusus mengenai standar kelayakan akomodasi sementara bagi pengungsi yang tidak mendapatkan tempat penampungan, sehingga perlindungan preventif dan represif yang diberikan pemerintah belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan pembentukan regulasi yang jelas dan sesuai dengan standar kelayakan akomodasi sementara sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan hukum yang memadai bagi pengungsi Rohingya selama berada dalam yurisdiksi Indonesia

    IMPLEMENTASI NILAI-NILAI ETIKA DALAM PROSES KOMUNIKASI ANAK USIA DINI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana nilai-nilai etika dalam proses komunikasi anak usia dini di lingkungan PAUD. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif library research dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai etika seperti kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, rasa hormat, dan empati ditanamkan melalui komunikasi yang dibangun secara sadar oleh guru, baik melalui teladan, cerita, bermain peran, maupun pembiasaan sehari-hari. Komunikasi tidak hanya menjadi sarana pertukaran informasi, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter anak. Faktor pendukung dalam implementasi nilai-nilai etika meliputi pendekatan guru yang positif dan lingkungan pembelajaran yang kondusif, sementara hambatan utamanya berasal dari latar belakang keluarga dan keterbatasan waktu. Temuan ini memperkuat pentingnya komunikasi etis sebagai fondasi pembentukan karakter anak sejak usia dini

    Krisis Manajemen Pelayanan Hotel Syariah: Analisis Maqasid Syariah Atas Kasus Pengusiran Tamu di Pekalongan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis pengelolaan layanan di hotel Syariah melalui pendekatan maqashid syariah. Khususnya pada kasus pengusiran tamu di Hotel Indonesia Syariah, seorang konsumen yang bernama Rama Sahid melakukan pemesanan kamar melalui aplikasi Traveloka sebesar Rp 130.000 permalam. Namun setibanya di lokasi hotel pada malam hari, yang terjadi diluar dugaannya, pihak hotel menyampaikan bahwa terdapat tambahan sebesar Rp 10.224. karna uang tambahan tersebut Rama Sahid menolak untuk membayarnya yang tidak disebutkan sebelumnya. Maka dari itu komunikasi antara dua pihak tidak menemukan titik terangnya, pada akhirnya pihak hotel meminta Rama untuk meninggalkan hotel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif fokus pada studi kasus spesifik (Rama Sahid) guna menganalisis pelayanan, prosedur operasional standar (SOP), jenis penelitian yang digunakan yuridis normatif dengan pendekatan kontekstual dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan dari pihak hotel terhadap tambahan itu karena harga yang dibayarkan melalui aplikasi dianggap lebih rendah dari tarif yang berlaku berlaku di hotel Rp 150.000 per malam, kebijakan tarif minimal tersebut telah lama diterapkan secara internal alasannya untuk menjaga keseimbangan harga dengan platfroom daring lainnya. Kemudian pihak hotel juga menanggap bahwa promo atau diskon dari pihak OTA tidak seharusnya menurunkan tarif di bawah batas tersebut. Oleh karna itu persfektif maqashid syariah menunjukkan bahwa prinsip maqashid syariah memiliki peran penting dalam mengkaji dan mengembangkan industry perhotelan syariah sesuai dengan nilai Islam dan kemaslahatan umat, Ibnu Ashur menegaskan bahwa inti dari hukum Islam bukan sekedar menjalankan aturan secara kaku, tetapi untuk mewujudkan kemaslahatan umum, yaitu tercipta moral dan etika terhadap pelayanan hotel yang sesuai dengan prinsip syariah   Kata Kunci: Hotel Syariah, Pariwisata Halal, Maqashid Syariah, Prinsip Syariah

    Konstruksi Tanggung Jawab Hukum Orang Tua Terhadap Anak Usia Dini Dalam Penyerahan Ke Pesantren Perspektif Maqāṣid Shari‘ah: (Studi Kasus Pondok Pesantren Al-Huda Pamijahan Kabupaten Cirebon)

    No full text
    Penyerahan anak usia dini ke pesantren merupakan fenomena sosial-keagamaan yang semakin berkembang di Indonesia dan menimbulkan persoalan hukum terkait batas tanggung jawab orang tua serta perlindungan anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi tanggung jawab hukum orang tua setelah penyerahan anak, menilai kesesuaian praktik pengasuhan dengan prinsip best interest of the child, serta mengevaluasinya dalam perspektif maqasid al-syari‘ah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Pondok Pesantren Al-Huda Pamijahan, Kabupaten Cirebon, melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap empat informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab orang tua dalam praktik penyerahan anak terbagi menjadi dua pola: tanggung jawab substantif yang ditandai komunikasi aktif dan pemantauan rutin, serta tanggung jawab simbolik yang hanya berhenti pada persetujuan administratif tanpa pengawasan berkelanjutan. Praktik pengasuhan di pesantren telah menunjukkan pendekatan ramah anak, namun prinsip kepentingan terbaik anak belum terlembagakan secara sistematis dalam kebijakan. Dalam perspektif maqasid al-syari‘ah, praktik ini hanya legitim apabila menjaga keseimbangan antara pemeliharaan agama, perlindungan jiwa, dan perkembangan akal anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif yang menempatkan orang tua sebagai subjek hukum utama dalam praktik penyerahan anak. Temuan ini berimplikasi pada perlunya penguatan standar pengasuhan berbasis perlindungan anak dan keterlibatan orang tua secara berkelanjutan dalam pendidikan pesantren.   Kata Kunci: Anak Usia Dini; Pesantren; Maqasid Al-Syari’ah

    Pencegahan Kekerasan Seksual Bagi Anak Tunagrahita melalui Board Game Bentengsuro Terintegrasi Virtual Reality

    No full text
    Siswa tunagrahita memiliki kerentanan tinggi terhadap kekerasan seksual akibat keterbatasan dalam memahami konsep perlindungan diri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kewaspadaan kekerasan seksual melalui implementasi Boardgame BentengSuro terintegrasi Virtual Reality. Metode yang digunakan adalah desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test pada 10 siswa tunagrahita. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman berbasis gambar dan lembar observasi keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator materi. Rata-rata persentase ketuntasan siswa meningkat dari 34% pada pre-test menjadi 84% pada post-test, dengan rata-rata peningkatan sebesar 50%. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator kemampuan membedakan sentuhan aman dan tidak aman (20% menjadi 90%). Media pembelajaran berbasis permainan dan teknologi imersif memberikan pengalaman belajar konkret, visual, dan interaktif yang sesuai dengan karakteristik siswa tunagrahita, sehingga mampu meningkatkan perhatian, fokus, serta pemahaman konseptual. Dengan demikian, Boardgame BentengSuro terintegrasi Virtual Reality efektif sebagai media preventif berbasis pendidikan karakter dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap kekerasan seksual pada siswa tunagrahita

    Green Sukuk dan Green Waqf sebagai Instrumen Keuangan Syariah dalam Mendukung Sustainable Development Goals

    No full text
    Isu perubahan iklim yang kian mendesak telah menuntut dunia untuk melakukan transisi menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan. Namun, proses transisi ini masih menghadapi hambatan besar berupa kesenjangan pendanaan yang signifikan, di mana kebutuhan dana untuk proyek ramah lingkungan jauh melebihi ketersediaan sumber pembiayaan global. Dalam konteks ini, keuangan syariah hadir dengan menawarkan solusi inovatif melalui instrumen Green Sukuk  dan Green Waqf . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi serta sinergi antara kedua instrumen tersebut sebagai model pembiayaan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis berbasis studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa Green Sukuk  berperan dalam memobilisasi investasi berskala besar, terutama dari investor institusional maupun ritel, sedangkan Green Waqf  mengumpulkan modal sosial melalui kontribusi filantropi masyarakat. Kombinasi keduanya menciptakan ekosistem pembiayaan yang lebih kokoh: Green Waqf  dapat menjadi sumber awal pendanaan proyek sosial-lingkungan, sementara Green Sukuk  memperluasnya ke skala yang lebih besar. Meskipun implementasinya masih menghadapi tantangan, terutama terkait regulasi dan literasi publik, bukti empiris menunjukkan bahwa Green Sukuk  dan Green Waqf  telah berkontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs, khususnya SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 13 (Aksi Iklim), serta SDG 15 (Ekosistem Daratan). Dengan demikian, sinergi keduanya menawarkan model pembiayaan yang kuat, etis, dan relevan untuk mendukung agenda pembangunan berkelanjutan globa

    Pengaruh Kejujuran Transparansi dan Kualitas Pelayanan terhadap Repeat Order pada Grabfood Kota Bengkulu

    No full text
    The development of app-based food delivery services is driving increasingly fierce competition, requiring companies to maintain customer trust and satisfaction to increase repeat orders. This study aims to reveal the influence of honesty, transparency, and service quality on repeat orders among GrabFood users in Bengkulu City. The research method used was a quantitative approach with a survey design. Data were collected through questionnaires distributed to GrabFood users in Bengkulu City and then analyzed using multiple linear regression analysis. The results showed an R-Square value of 0.359, indicating that 35.9% of the Repeat Order variable on GrabFood (Y) is influenced by Honesty (X1), Transparency (X2), and Service Quality (X3), while the remainder is influenced by other factors. In conclusion, honesty, transparency and service quality simultaneously have a positive and significant influence on repeat orders on GrabFood because it has a significance value of 0.000 which is smaller than 0.05, but partially only service quality is significant. It is recommended that future research examine other factors that may influence repeat orders, such as price, promotions, or customer satisfaction, which were not examined in this study

    Peranan Nasyiatul Aisyiyah Untuk Mewujudkan Masyarakat Yang Bersimbol “Padi”

    No full text
    Nasyiatul 'Aisyiyah (NA) is an autonomous women's organization within Muhammadiyah that was founded in 1931 to encourage Muslim women to become pioneers of social, religious, and educational change through preaching, education, and social activities, with the symbol of rice representing humility and usefulness for religion, nation, and country. This study aims to analyze NA's role in realizing a society symbolized by “rice,” namely producing knowledgeable and useful women, using a literature review method on historical documents and organizational programs. NA's role has evolved from a focus on moral guidance to broad involvement in organizations, science, and social advocacy, including the Nasyiatul Aisyiyah Young Family Program (KMTNA) for healthy families, as well as addressing issues of violence against women, gender equality, and religious pluralism through skills training, victim assistance, health services, and encouraging public participation. Overall, NA has become a symbol of the evolving spirit of Islam to shape a civilized and productive society.Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA) merupakan organisasi perempuan otonom dalam Muhammadiyah yang berdiri sejak 1931 untuk mendorong perempuan Muslim menjadi pelopor perubahan sosial, keagamaan, dan pendidikan melalui dakwah, pendidikan, serta kegiatan sosial, dengan simbol padi yang melambangkan sikap rendah hati dan kemanfaatan bagi agama, bangsa, dan negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis peranan NA dalam mewujudkan masyarakat yang bersimbol “padi”, yaitu mencetak perempuan berilmu dan berguna, menggunakan metode kajian pustaka terhadap dokumen sejarah dan program organisasi. Peranan NA berkembang dari fokus pembinaan moral menjadi keterlibatan luas dalam organisasi, ilmu pengetahuan, dan advokasi sosial, termasuk program Keluarga Muda Tangguh Nasyiatul Aisyiyah (KMTNA) untuk keluarga sehat, serta penanganan isu kekerasan terhadap perempuan, kesetaraan gender, dan pluralisme agama melalui pelatihan keterampilan, bantuan korban, layanan kesehatan, serta dorongan partisipasi publik. Secara keseluruhan, NA menjadi simbol semangat Islam yang berkembang untuk membentuk masyarakat beradab dan produktif

    Penerapan Metode Running Test dalam Sistem Perawatan Genset C32 PT. Surya Toto

    Full text link
    Kontinuitas operasional industri manufaktur sangat bergantung pada keandalan sistem pembangkit listrik cadangan. Kajian ini menganalisis efektivitas penerapan metode running test dalam pemeliharaan preventif genset Caterpillar C32 berkapasitas 1000 kVA yang digunakan di PT. Surya Toto Indonesia. Pendekatan penelitian melibatkan observasi langsung di lapangan, wawancara mendalam dengan teknisi, serta analisis komprehensif terhadap data operasional yang mencakup running hours, tegangan keluaran, frekuensi, tekanan oli, dan temperatur sistem pendingin. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa keseluruhan parameter operasional berada dalam rentang normal dengan tegangan berkisar 390-393 volt, frekuensi stabil pada 50 Hz, kecepatan putaran mesin 1500 rpm, dan tekanan oli mencapai 492-500 kPa. Metode running test terbukti mampu mendeteksi potensi gangguan secara dini dan meningkatkan tingkat keandalan genset hingga mencapai 99,7%. Hasil kajian merekomendasikan penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) yang berbasis data operasional aktual serta implementasi sistem pencatatan digital untuk mendukung strategi pemeliharaan prediktif yang lebih akurat dan terukur

    Rancang Bangun Magnetic Stirrer Dual Position dengan Kontrol Kecepatan dan Waktu Independen Berbasis Mikrokontroler yang Terintregrasi IoT

    Full text link
    Kebutuhan pengadukan lebih dari satu sampel secara bersamaan dalam kegiatan laboratorium menuntut adanya alat yang efisien dan fleksibel. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun magnetic stirrer dual position dengan kontrol kecepatan dan waktu pengadukan yang dapat diatur secara independen serta terintegrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT). Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama, dengan lima tingkat kecepatan pengadukan, yaitu 1500 RPM, 2000 RPM, 2500 RPM, 3000 RPM, dan 3500 RPM. Pengaturan parameter dilakukan melalui keypad 4×4, sedangkan pemantauan informasi sistem ditampilkan pada LCD. Setiap posisi pengadukan dilengkapi sensor magnetic Hall effect untuk membaca kecepatan putar secara real-time. Selain itu, sistem terintegrasi dengan aplikasi Blynk sehingga memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh melalui smartphone. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengendalikan dua posisi pengadukan secara independen dengan persentase kesalahan kecepatan dibawah 5%. Pengujian sensor RPM menunjukkan nilai error di bawah 0,20% pada seluruh setpoint, yang menandakan akurasi dan kestabilan sensor yang tinggi. Dengan demikian, magnetic stirrer dual position yang dikembangkan dinilai layak digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas proses pengadukan di laboratorium

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇