Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    Eksplorasi Fungsi Bahasa dalam Ritual Adat Suku Osing: Studi Pragmatik pada Anak Usia 5-7 Tahun

    Get PDF
    This study aims to explore the function of language in traditional rituals and 5-7 year olds' pragmatic understanding of language use. The study used a qualitative approach with communication ethnography method, involving participant observation and in-depth interviews of 20 children aged 5-7 years who participated in traditional rituals in the Osing tribal community, Banyuwangi. Data were collected through audio-visual recordings of children's interactions during traditional rituals, field notes, and interviews with children and traditional leaders. Data were analyzed using the pragmatics theoretical framework. The results showed that children were able to identify and interpret various language functions in traditional rituals, such as declarative (ritualistic), expressive (social identity), and directive (instructional and educational) functions. Children's understanding of pragmatics is reflected in their ability to respond appropriately to ritual expressions and adjust language use according to the customary context. The research findings also reveal the existence of a scaffolding process by adults in facilitating children's understanding of the pragmatic aspects of ritual language. This research contributes to a deeper understanding of the role of traditional rituals in early childhood pragmatic development and highlights the importance of preserving local wisdom as a rich source of language learning. The practical implications of this research include recommendations for integrating elements of indigenous rituals in early childhood education curricula to support the development of their pragmatic competence.ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi fungsi bahasa dalam ritual adat suku Osing. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi serta teknik observasi partisipan dan wawancara mendalam terhadap 20 anak dan tokoh adat. Data dikumpulkan melalui rekaman audiovisual interaksi anak selama ritual adat, catatan lapangan, dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan kerangka teori pragmatik Searle (1969). Hasil penelitian menunjukkan anak-anak mampu mengidentifikasi dan menginterpretasikan berbagai fungsi bahasa dalam ritual adat, seperti fungsi deklaratif, ekspresif, dan direktif. Temuan lain mengungkapkan adanya proses scaffolding oleh orang dewasa dalam memfasilitasi pemahaman anak terhadap aspek pragmatik bahasa ritual. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman mendalam tentang peran ritual adat dalam perkembangan pragmatik anak usia dini dan menyoroti pentingnya pelestarian kearifan lokal sebagai sumber belajar bahasa yang kaya. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup rekomendasi untuk mengintegrasikan elemen ritual adat dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan kompetensi pragmatik mereka. Kata kunci: Fungsi bahasa, suku Osing, pragmatik   ABSTRACT This study aims to explore the function of language in the traditional rituals of the Osing tribe. This study used a qualitative approach with ethnographic communication methods, participant observation techniques, and in-depth interviews with 20 children and traditional leaders. Data were collected through audiovisual recordings of children's interactions during traditional rituals, field notes, and interviews. Data analysis was conducted using Searle's (1969) pragmatic theory framework. The results showed that children were able to identify and interpret various language functions in traditional rituals, such as declarative, expressive, and directive functions. Other findings revealed a scaffolding process by adults in facilitating children's understanding of the pragmatic aspects of ritual language. This study contributes to an in-depth understanding of the role of traditional rituals in the pragmatic development of early childhood and highlights the importance of preserving local wisdom as a rich source of language learning. Practical implications of this study include recommendations for integrating elements of traditional rituals into early childhood education curricula to support the development of their pragmatic competence. Keyword: Language function, Osing tribe, pragmatic

    COOKING CLASS SEBAGAI MEDIA INOVATIF DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BAHASA RESEPTIF DAN EKSPRESIF PADA ANAK USIA DINI

    Get PDF
    Kemampuan berbahasa merupakan aspek penting dalam perkembangan Anak Usia Dini, yang perlu ditumbuhkan melalui pengalaman nyata dan bermakma. Salah satu kegiatan yang dapat menunjang pengembangan bahasa anak adalah melalui kegiatan Cooking Class atau memasak bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas  kegiatan Cooking Claas sebagai media inovatif dalam mengembangkan keterampilan bahasa reseptif dan ekspresif pada Anak Usia Dini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di TK ABA Karangasem 01 Paciran Lamomgan, dengan melibatkan 31 anak kelompok A (usai 4-5 tahun). Anak di bagi dalam 4 kelompok dengan tugas yang berbeda-beda dalam memasak sayur Sop, mengupas dan mencuci sayur, memotong sayur, menyiapkan bumbu dan menghaluskanya dengan menggunakan alat tradisional (cobek dan ulekan), dan menumis serta memasak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data  dalam penelitian ini menggunakan  model Milles dan Huberman, yang terdiri dari tiga tahap, reduksi data, penyajian data dalam bentuk narasi, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi untuk memastikan keakuratan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cooking Class memberi peluang anak untuk memahami instruksi verbal (bahasa reseptif),  dan mengekspresikan ide serta perasaannya (bahasa ekspresif) secara alami dalam konteks  sosial yang menyenangkan. Dengan demikian, Cooking Class dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan bahasa Anak Usia Dini

    Kepastian Hukum Perlindungan Anak Angkat Studi Kasus Gugatan Pembatalan Akta Lahir

    Get PDF
    Pengangkatan anak merupakan proses hukum yang memindahkan hak asuh dari orang tua kandung kepada orang tua angkat. Di Indonesia, prosedur ini diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007. Namun, masih banyak pengangkatan anak dilakukan tanpa penetapan pengadilan, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum, terutama terkait status anak, hak waris, dan hubungan hukum dengan orang tua angkat. Penelitian ini berfokus pada studi kasus gugatan pembatalan akta kelahiran anak angkat yang diajukan di Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Yogyakarta. Sengketa ini bermula dari pencatatan akta kelahiran yang tidak sesuai prosedur, di mana anak angkat didaftarkan sebagai anak kandung tanpa melalui mekanisme hukum yangsah. Akibatnya, terjadi permasalahan hukum terkait status anak, pembagian warisan, dan hubungankeluarga yang kemudian berujung pada gugatan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatanakta lahir tanpa penetapan pengadilan berpotensi menimbulkan sengketa hukum di kemudian hari.Pembatalan akta lahir tidak hanya mempengaruhi status anak, tetapi juga dapat berdampak hukum bagi orang tua angkat, termasuk kemungkinan tuntutan pidana atas pemalsuan identitas dan penelantaran anak. Kepastian hukum dalam pengangkatan anak sangat diperlukan untuk memberikan perlindungan bagi anak serta mencegah permasalahan hukum di masa depan. Penelitian ini memberikan gambaran tentang dinamika dan tantangan dalam proses prosedural pengangkatan anak serta implikasinya terhadap hak dan status hukum anak. Diharapkan, hasil studi ini dapat menjadi referensi bagi peningkatan regulasi dan praktik hukum dalam perlindungan anak angkat di Indonesia. Kata Kunci: Kepastian Hukum, Anak Angkat, Regulasi Hukum, Akta Kelahiran, Sengketa Hukum,Perlindungan Anak

    Perlindungan Hukum Terhadap Nasabah Dalam Praktik Pembiayaan Murabahah Pada Lembaga Keuangan Syariah Di Indonesia

    Get PDF
    This article attempts to uncover and analyze the problematic legal protection for customers in the implementation of murabahah financing contracts by Islamic financial institutions in Indonesia. Although the murabahah contract is normatively one of the main instruments in the Islamic financing system based on the principles of openness and justice, empirical reality shows that there is still an imbalance in the legal relationship between customers and Islamic financial institutions. This imbalance is reflected in the application of unilateral standard clauses, disproportionate collateral execution mechanisms, and minimal transparency regarding cost components and profit margins in the financing structure. Therefore, the main objective of this study is to examine in depth the form of legal protection for customers in murabahah practices, while at the same time assessing its compliance with the principles of justice, balance, and transparency as mandated in national laws and regulations and Islamic legal principles. This study uses a normative legal approach with a descriptive analysis method that examines positive legal norms, including Law Number 21 of 2008 concerning Islamic Banking, Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, and the Fatwa of the National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council (DSN-MUI) as a reference for substantive law. The findings indicate a legal vacuum and implementation weaknesses in the aspect of protecting customer rights, especially regarding the position of customers as the weak party in contractual relations. This article offers an update in the form of an ideal model formulation of legal protection based on integration between Islamic law and the national legal system, in order to ensure normative balance and legal certainty for all parties involved. Thus, this article is expected to provide theoretical and practical contributions in strengthening the Islamic economic legal system that is oriented towards justice and welfare. Keywords: Legal Protection, Sharia Banking Customers, Sharia Financial Institutions, Legal Certainty in ContractsArtikel ini berupaya mengungkap dan menganalisis problematika perlindungan hukum terhadap nasabah dalam pelaksanaan akad pembiayaan murabahah oleh lembaga keuangan syariah di Indonesia. Meskipun akad murabahah secara normatif merupakan salah satu instrumen utama dalam sistem pembiayaan syariah yang berbasis prinsip keterbukaan dan keadilan, realitas empiris menunjukkan masih adanya ketimpangan relasi hukum antara nasabah dan lembaga keuangan syariah. Ketimpangan tersebut tercermin dalam penerapan klausul baku yang bersifat sepihak, mekanisme eksekusi jaminan yang tidak proporsional, serta minimnya transparansi terkait komponen biaya dan margin keuntungan dalam struktur pembiayaan. Oleh karena itu, tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menelaah secara mendalam bentuk perlindungan hukum terhadap nasabah dalam praktik murabahah, sekaligus menilai kesesuaiannya dengan asas-asas keadilan, keseimbangan, dan transparansi sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan nasional dan prinsip hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode analisis deskriptif yang mengkaji norma hukum positif, antara lain Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) sebagai acuan hukum substantif. Hasil temuan menunjukkan adanya kekosongan norma (legal vacuum) dan kelemahan implementatif dalam aspek perlindungan terhadap hak-hak nasabah, khususnya terkait kedudukan nasabah sebagai pihak yang lemah dalam relasi kontraktual. Artikel ini menawarkan pembaruan berupa formulasi model ideal perlindungan hukum berbasis integratif antara hukum Islam dan sistem hukum nasional, guna menjamin adanya keseimbangan normatif dan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat. Dengan demikian, artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam penguatan sistem hukum ekonomi syariah yang berorientasi pada keadilan dan kemaslahatan. Kata Kunci: Perlindungan Hukum; Nasabah Perbankan Syariah; Murabahah; Lembaga Keuangan Syariah

    Penerapan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat Terhadap Pelaku Minum Khamr Perspektif Hukum Pidana Islam

    Get PDF
    Alcoholic beverages are considered as one form of sin in Islam that has the potential to damage individual morals and the social order of society. The circulation of alcoholic beverages is an important issue, especially in areas that implement Islamic law, such as Aceh. Aceh is the only region in Indonesia that formally implements Islamic law, which is reflected in Aceh Qanun Number 6 of 2014 concerning Jinayat Law. This study aims to analyze and evaluate the implementation of Aceh Qanun Number 6 of 2014 concerning Jinayat Law against perpetrators of drinking alcohol from the perspective of Islamic criminal law. This study uses a normative research method, using a normative juridical approach, namely research that focuses on the analysis and interpretation of legal norms using qualitative data types and library research data collection techniques. The results of this study are that Aceh Qanun Number 6 of 2014 punishes perpetrators of drinking alcohol with caning as a deterrent. The effectiveness of this qanun can be seen from the changes in the perpetrators' behavior, although ongoing evaluation and guidance are still needed so that the objectives of the law are achieved in a complete, balanced, and humane manner.   Keywords: Alcoholic drinks, Aceh Qanun Number 6 of 2014, Caning punishment  Minuman keras dianggap sebagai salah satu bentuk maksiat dalam agama Islam yang sangat berpotensi merusak moral individu serta tatanan sosial masyarakat. Peredaran minuman keras merupakan salah satu isu penting, terutama di daerah yang menerapkan Syariat Islam, seperti Aceh. Aceh adalah satu-satunya daerah di Indonesia yang menerapkan Syariat Islam secara formal, yang tercermin dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengevaluasi penerapan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat terhadap pelaku minum khamr perspektif hukum pidana Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif, dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif yaitu penelitian yang berfokus pada analisis dan interpretasi norma-norma hukum dengan menggunakan jenis data kualitatif dan teknik pengumpulan data library research (studi pustaka). Hasil pembahasan penelitian ini adalah Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 menindak pelaku minum khamr dengan hukuman cambuk untuk memberi efek jera, Efektivitas qanun ini terlihat dari adanya perubahan perilaku pelaku, meskipun masih diperlukan evaluasi dan pembinaan berkelanjutan agar tujuan hukum tercapai secara utuh, berimbang, dan manusiawi. Kata kunci: Minuman Keras; Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014; Hukuman Cambuk

    Strategi Keberhasilan Mediator Dalam Menangani Kasus Perceraian Di Pengadilan Agama Kota Malang

    Get PDF
    The strategy of mediators in handling divorce cases at the Religious Court of Malang City is crucial due to the increasing number of divorce cases in the region. This research is an empirical legal study conducted at the Religious Court of Malang City, using a socio-legal approach. Data were collected through interviews with several judge-mediators and non-judge mediators. The findings show that the success rate of mediation in divorce cases at the Religious Court remains relatively low. However, there are still some cases where mediation has been successful—either fully resolved, partially resolved based on mutual agreements, or unsuccessful altogether. The results also reveal that the strategies employed by mediators include providing religious guidance and moral education to the disputing parties. In addition, mediators encourage self-reflection by helping the parties recognize the value of family harmony and consider the long-term consequences of divorce, particularly its impact on family members. These strategies aim to raise awareness among divorcing couples so that they can make more thoughtful decisions regarding their marital disputes. Overall, the role of the mediator is not only to facilitate agreement but also to foster reconciliation and prevent further family breakdown whenever possible.Strategi mediator dalam menangani kasus perceraian di Pengadilan Agama Kota Malang ini penting dilakukan karena angka perceraian di Kota Malang semakin naik jumlahnya. Penelitian ini dilakukan secara Hukum empiris yang berlokasi di Pengadilan Agama Kota Malang, dengan menggunakan pendekatan Sosiologi hukum. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara melalui beberapa mediator hakim maupun mediator non hakim. Dari penelitian yang dilakukan, angka keberhasilan dalam memediasi para pihak yang bercerai di Pengadilan Agama Kota Malang cukup meningkat dari tahun sebelumnya. Adapun hasil dari mediasi tersebut ada yang berhasil penuh, berhasil sebagian berdasarkan kesepakatan-kesepakatan, dan tidak berhasil sama sekali, secara data memang angka ketidak berhasilan dari mediasi cukup mendominasi di banding keberhasilan yang berada di bawahnya, akan tetapi hasil dari penelitian menunjukkan bahwa angka keberhasilanya cukup meningkat di banding dengan tahun sebelumnya. Mengingat bahwa tujuan utama klien datang ke pengadilan adalah untuk bercerai bukan berdamai dan perselisihan yang di alaminya bukanlah yang masih baru melainkan sudah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. karena itu, angka keberhasilan di anggap cukup meningkat oleh para mediator meskipun dengan data yang di ambil menunjukan keberhasilan lebih sedikit. Adapun berbagai strategi yang digunakan oleh para mediator pada penelitian ini dalam menangani kasus perceraian di Pengadilan Agama Kota Malang adalah dengan memberikan wawasan dan pendidikan keagamaan, selain itu mediator juga melakukan dan merefleksi para pihak akan kesadaran diri akan pentingnya mengingat kembali keharmonisan keluarga untuk mengingat dan memandang kedepan jika para anggota keluarganya terjadi perceraian, sehingga para pihak dapat mengevaluasi kembali supaya bisa rukun kembali menjadi rumah tangga yang harmonis. Kata Kunci: Strategi Mediator; Keberhasilan; Perceraian

    KAJIAN STILISTIKA DALAM LIRIK LAGU ALBUM MENGUDARA KARYA IDGITAF DAN PEMANFAATANYA SEBAGAI MATERI AJAR SASTRA DI SMA

    Get PDF
    This research aims to describe and explain the use of diction, language style, and imagery in the lyrics of the album Mengudara by Idgitaf and its use as literary teaching material in high school. This research is a qualitative research with a stylistic approach and utilizes data collection techniques, namely document analysis and interviews. This research can be used by using the results of the study as literature teaching material in high school. Theoretical triangulation and source triangulation were used as a test of data validity. The results of this study identified that in the lyrics of the album song Mengudara by Idgitaf there is the use of connotative diction, concrete diction, typical greeting diction, and diction with natural reality objects with the most use, namely typical greeting diction. The language styles used are personification, allegory, assonance, anaphora, alliteration, hyperbole, satire, and sinedoke with the most widely used language style, namely the assonance language style. The imagery used is visual, hearing, movement, and touch imagery with the most widely used imagery being visual imagery. The analysis of the use of diction, language style, and imagery in the lyrics of the album song Mengudara by Idgitaf can be used as literary teaching material in poetry learning in grade X of Senior High School because it is in accordance with the learning objectives. The conclusion of this study can be found that the most widely used diction is typical greeting diction, the most widely used language style is the assonance language style, and the most widely used imagery is visual imagery, and the results of the analysis can be used as literary teaching material in high school.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan penggunaan diksi, gaya bahasa, dan citraan pada lirik lagu album Mengudara karya Idgitaf serta pemanfaatannya sebagai materi ajar sastra di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan stilistika dan memanfaatkan teknik pengumpulan data yaitu analisis dokumen dan wawancara. Penelitian ini dapat dimanfaatkan dengan menggunakan hasil kajian sebagai materi ajar sastra di Sekolah Menengah Atas. Triangulasi teori dan triangulasi sumber digunakan sebagai uji validitas data. Hasil penelitian ini mengidentifikasi bahwa dalam lirik lagu album Mengudara karya Idgitaf terdapat penggunaan diksi konotatif, diksi konkret, diksi sapaan khas, dan diksi dengan objek realitas alam dengan penggunaan paling banyak yaitu diksi sapaan khas. Gaya bahasa yang digunakan yaitu personifikasi, alegori, asonansi, anafora, aliterasi, hiperbola, satire, dan sinedoke dengan gaya bahasa yang paling banyak digunakan yaitu gaya bahasa asonansi. Citraan yang digunakaan yaitu citraan penglihatan, pendengaran, gerak, dan perabaan dengan citraan yang paling banyak digunakan adalah citraan penglihatan. Analisis penggunaan diksi, gaya bahasa, dan citraan pada lirik lagu album Mengudara karya Idgitaf dapat dimaanfaatkan sebagai materi ajar sastra pada pembelajaran puisi di kelas X Sekolah Menengah Atas karena sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini dapat diketahui bahwa diksi yang paling banyak digunakan adalah diksi sapaan khas, gaya bahasa yang paling banyak digunakan adalah gaya bahasa asonansi, dan citraan yang paling banyak digunakan adalah citraan penglihatan, serta hasil analisis dapat dimanfaatkan sebagai materi ajar sastra di Sekolah Menengah Atas

    Application of Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Method in Forecasting Chicken Egg Prices in Indonesia

    Get PDF
    Chicken eggs are one of the widely known food commodities and are routinely used for daily food menus. Therefore, the price often fluctuates. So that the forecasting of chicken egg prices in Indonesia is very necessary so that the government can monitor price stability and plan future steps. The method that is suitable for this forecast is the Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA). The results of data analysis using the SARIMA method show that the best model used for forecasting is SARIMA (2,1,3)(0,1,1)12. This model has a Mean Square Error value of 815267 and a Mean Absolute Percentage Error of 4% so it is good for forecasting. From this model, it is estimated that the price of broiler chicken eggs will tend to fluctuate and increase in the next 24 months, namely from January 2025 to December 2026. Keywords: price, chiken eggs, forcasting, sarima method

    PENERAPAN TERAPI RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP PENINGKATAN PERFUSI PERIFER PADA PENDERITA HIPERTENSI

    No full text
    Objective: to identify description of the results of the practice of the Nursing Profession with the Application of Gerontic Nursing Care with the Application of Finger-Grasping Relaxation Therapy to Increase Peripheral Perfusion in Hypertension Patients. Methods: This article the method used in the implementation of nursing interventions is the provision of Finger Grasp Relaxation therapy in elderly people with hypertension. The implementation was carried out for 7 consecutive days for 10 minutes. The subjects in this application were 2 elderly people. Results: The results of this case study after 7 days of subjects applying finger grip relaxation therapy showed that on average after being given there was a significant difference in the success of the elderly in the recommended activities before and after being given finger grip relaxation and there was a change in systolic and diastolic blood pressure in the elderly with hypertension. Conclusion: The advantage of this finger holding relaxation therapy is that it balances the energy in the body to control emotions which allows the body to relaxTujuan: untuk mengidentifikasi gambaran hasil praktik Profesi Keperawatan dengan Penerapan Asuhan Keperawatan Gerontik dengan Penerapan Terapi Relaksasi Genggam Jari untuk Meningkatkan Perfusi Perifer pada Pasien Hipertensi. Metode: Artikel ini metode yang digunakan dalam pelaksanaan intervensi keperawatan adalah pemberian terapi Relaksasi Genggam Jari pada lansia dengan hipertensi. Pelaksanaan dilakukan selama 7 hari berturut-turut selama 10 menit. Subjek dalam penerapan ini sebanyak 2 orang lansia. Hasil: Hasil studi kasus ini setelah 7 hari subjek menerapkan terapi relaksasi genggam jari menunjukkan bahwa rata-rata setelah diberikan terdapat perbedaan yang signifikan keberhasilan lansia pada aktivitas yang dianjurkan sebelum dan sesudah diberikan relaksasi genggam jari serta terdapat perubahan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia dengan hipertensi. Kesimpulan: Kelebihan terapi relaksasi genggam jari ini adalah menyeimbangkan energi dalam tubuh untuk mengendalikan emosi yang memungkinkan tubuh menjadi rileks

    Hubungan suhu tubuh dengan derajat Dangue Haemorragic Fever di Instalasi Gawat Darurat

    Get PDF
    Objective: The severity of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) can be influenced by various clinical factors, including platelet count, body temperature, and duration of fever. Early identification of these factors is crucial to prevent severe complications such as bleeding and shock. This study aims to examine the relationship between platelet count, fever duration, and body temperature and the severity level of DHF in patients treated at the Emergency Department of Muhammadiyah Islamic Hospital, Sumberrejo.   Methods: This research used a retrospective analytic design based on secondary data from patient medical records. A total of 216 DHF patients were selected using consecutive sampling.   Result: Data were analyzed using the Spearman correlation test. The results showed that 92.6% of patients had a platelet count of <100,000/mm³, 49.1% experienced fever for 4–5 days, and 76.4% had a body temperature above 39°C. Most patients (57.9%) were classified as having DHF Grade 3.   Conclusion: Statistical analysis revealed a significant correlation between all variables (p = 0.000), with correlation coefficients of -0.436 for platelet count, 0.401 for fever duration, and 0.482 for temperature. These results indicate a moderate correlation between each variable and the severity level of DHF. Specifically, lower platelet counts, higher body temperature, and longer fever duration are associated with more severe DHF grades.Tujuan: Derajat keparahan DHF dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor klinis, seperti kadar trombosit, suhu tubuh dan durasi demam. Identifikasi dini terhadap faktor-faktor ini penting untuk mencegah komplikasi berat seperti perdarahan dan syok. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kadar trombosit, durasi demam, suhu dengan derajat DHF pada pasien yang dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Islam Muhammadiyah Sumberrejo.   Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik retrospektif berdasarkan data skunder dari rekam medis pasien. Sampel sebanyak 216 pasien DHF yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling.   Hasil: Data dianalisis menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan 92,6% memiliki kadar trombosit <100.00/mm³, sebanyak 49,1% durasi demam 4-5 hari, 76,4% suhu tubuh sebagian besar >39°C, dan derajat DHF sebagian besar yaitu derajat 3 sebanyak 57,9%.   Kesimpulan: Hasil uji statistik pada korelasi semua variabel memiliki p=0,000,  dengan nilai coeffecient -0,436 untuk trombosit, 0,401 untuk durasi demam dan 0,482 untuk suhu. Ini menunjukkan bahwa ketiga variabel memiliki hubungan yang signifikan dengan derajat DHF, dengan korelasi sedang. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa semakin rendah kadar trombosit, semakin tinggi suhu tubuh, dan semakin lama pasien mengalami demam, maka derajat DHF cenderung lebih berat. Sedangkan kekuatan korelasi antara derajat DHF dengan trombosit adalah -0,436 (sedang), durasi demam 0,401 (sedang) dan suhu 0,482 (sedang). Pemantauan kadar trombosit, suhu, dan durasi demam dapat membantu detekdi dini dan penanganan cepat guna mencegah komplikasi berat pada pasien DHF

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇