Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
Analisis Penggunaan Kata Baku pada Spanduk di Sekolah Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir
The purpose of this study is to identify and describe errors in the use of standard words on banners in schools in Pedamaran District, Ogan Komering Ilir Regency. The method used is a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through interviews and documentation of banners in schools that were the research samples. The data analysis techniques used by the researcher were data reduction, data collection and drawing conclusions. The results of the study found 8 banners or information boards containing non-standard words from 31 educational units or schools. The number of errors in standard words on these banners or information boards amounted to 18 non-standard words. The results of this study are expected to provide information and awareness to the public about the importance of using standard Indonesian in public communication, as well as being a reference for schools to improve the quality of Indonesian language use in various forms of communication.
Keywords: Standard Words, Banners, Information Boards, Schools, Pedamaran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kesalahan penggunaan kata baku pada spanduk dibsekolah-sekolah Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir . Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi spanduk di sekolah-sekolah yang menjadi sampel penelitian. Teknik analisis data yang dilakukan oleh peneliti ialah reduksi data, pengumpulan data, dan penarikan kesimpulan. hasil dari penelitian yang dilakukan peneliti menemukan 11 spanduk dan papan informasi yang terdapat kata tidak baku dari 31 satuan pendidikan atau sekolah. Contoh kesalahan kata baku pada spanduk atau papan informsi ini seperti presepsi, bertaqwa, Jln, Sumatra, dll. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan kesadaran bagi masyarakat tentang pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baku dalam komunikasi publik, serta menjadi acuan bagi sekolah-sekolah untuk meningkatkan kualitas penggunaan bahasa Indonesia dalam berbagai bentuk komunikasi.
Kata Kunci: Kata Baku, Spanduk, Papan Informasi, Sekolah, Pedamaran.
Abstract
This study aims to identify and describe errors in the use of standard words on banners in schools in Pedamaran District, Ogan Komering Ilir Regency. The research method used is a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through interviews and documentation of banners in schools that were the research samples. The data analysis techniques used by the researcher were data reduction, data collection and drawing conclusions. The results of the research conducted by the researcher found 11 banners or information boards containing non-standard words from 31 educational units or schools. The number of errors in standard words on these banners or information boards amounted to 22 non-standard words. The results of this study are expected to provide information and awareness to the public about the importance of using standard Indonesian in public communication, as well as being a reference for schools to improve the quality of Indonesian language use in various forms of communication.
Keywords: Standard words, banners, information boards
Analisis Makrostruktur dan Mikrostruktur Kamus Pelajar Eka Bahasa: Kajian terhadap Kamus Bahasa Indonesia untuk Pelajar, Cambridge School Dictionary, dan Mu‘Jam Al-Muhīṭ
ABSTRAK
Penelitian ini menganalisis makrostruktur dan mikrostruktur dari tiga kamus pelajar ekabahasa, yaitu Kamus Bahasa Indonesia untuk Pelajar, Cambridge School Dictionary, dan Mu’Jam Al-Muḥiid. Efektivitas kamus tidak hanya ditentukan oleh entri leksikal, tetapi juga kejelasan dan kelengkapan desain strukturnya. Makrostruktur mencakup organisasi keseluruhan entri, seperti urutan alfabetis, sistem pengindeksan, jenis lema, dan unsur lainnya. Sementara itu, mikrostruktur meliputi informasi detail setiap entri, seperti pelafalan, kelas kata, definisi, contoh kalimat, etimologi, sinonim, antonim, dan label gaya bahasa. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi persamaan dan perbedaan struktur kamus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cambridge School Dictionary memiliki fitur makro dan mikro yang sistematis dan komprehensif sehingga efektif untuk pembelajar bahasa Inggris. Kamus Bahasa Indonesia untuk Pelajar cukup membantu, namun terbatas ketiadaan sinonim dan antonim. Mu’Jam Al-Muḥiid sebagai kamus klasik bahasa Arab unggul kedalaman makna dan kekayaan etimologi, tetapi belum memiliki fitur modern yang ramah pengguna, seperti label sosial dan contoh penggunaan kontekstual.
ABSTRACT
This study analyzes the macrostructure and microstructure of three monolingual student dictionaries: the Indonesian Dictionary for Students, the Cambridge School Dictionary, and Mu’Jam Al-Muḥiid. The effectiveness of a dictionary is determined not only by its lexical entries but also by the clarity and completeness of its structural design. Macrostructure encompasses the overall organization of entries, such as alphabetical order, indexing system, types of entries, and other elements. Meanwhile, microstructure encompasses detailed information about each entry, such as pronunciation, word class, definition, example sentences, etymology, synonyms, antonyms, and stylistic labels. Using a descriptive qualitative approach, this study identifies similarities and differences in dictionary structure. The results show that the Cambridge School Dictionary has systematic and comprehensive macro and micro features, making it effective for English learners. The Indonesian Dictionary for Students is quite helpful, but is limited by the lack of synonyms and antonyms. Mu’Jam Al-Muḥiid, as a classical Arabic dictionary, excels in its depth of meaning and richness of etymology, but lacks modern, user-friendly features, such as social labels and contextual usage examples
Bentuk, Makna, dan Nilai-Nilai Umpasa dalam Mangadati Pernikahan Batak Toba di Cipinang Besar Kecamatan Jatinegara Kota Jakarta Timur
The richness of oral literature found throughout Indonesia consists of various forms, one of which is folk poetry. Folk poetry is an oral form of poetry that develops within traditional societies. One type of folk poetry among the Batak Toba people is called umpasa. One of the uses of umpasa is in the mangadati tradition. The mangadati tradition in Batak Toba weddings presents umpasa, which contains deep meanings and values. This study aims to describe the forms, meanings, and values of umpasa in Batak Toba weddings in Cipinang Besar, East Jakarta. The research method used is qualitative with an ethnographic approach. Data were collected through participatory observation, interviews, and documentation. Data analysis began with data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Eleven umpasa used in Batak Toba weddings were found. The forms found in the umpasa are divided into text, co-text, and context, which are rich in meaning and contain values such as personal values, family values, material values, spiritual values, sociocultural values, and moral values.ABSTRAK
Kekayaan sastra lisan yang tersebar di Indonesia memiliki beragam jenis, salah satunya adalah puisi rakyat. Puisi rakyat merupakan sastra lisan berbentuk puisi yang berkembang dalam masyarakat tradisional. Salah satu bentuk puisi rakyat yang dimiliki oleh suku Batak Toba disebut umpasa. Penggunaan umpasa terdapat dalam tradisi mangadati, yaitu upacara pernikahan adat Batak Toba yang mengandung makna dan nilai kehidupan yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan nilai-nilai umpasa dalam pernikahan Batak Toba di Cipinang Besar, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan teori bentuk Sibarani (2024), teori makna Nurgiyantoro (2018), dan teori nilai-nilai Liliweri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi menurut Manan (2021:90). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatoris, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan sebelas umpasa yang terbagi menjadi teks, ko-teks, dan konteks yang mengandung nilai pribadi, keluarga, material, spiritual, sosial budaya, dan moral.
ABSTRACT
The richness of Indonesia’s oral literature encompasses various forms, one of which is folk poetry. Folk poetry is a form of oral literature that has developed within traditional communities. One type of folk poetry belonging to the Batak Toba ethnic group is called umpasa. The use of umpasa appears in the mangadati tradition, a Batak Toba wedding ceremony that carries profound meanings and life values. This study aims to describe the forms, meanings, and values of umpasa in Batak Toba wedding ceremonies held in Cipinang Besar, East Jakarta. The research applies the theory of form by Sibarani (2024), the theory of meaning by Nurgiyantoro (2018), and the theory of values by Liliweri. The study employs a qualitative method with an ethnographic approach according to Manan (2021:90). Data were collected through participant observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal eleven umpasa categorized into text, co-text, and context, each containing personal, familial, material, spiritual, sociocultural, and moral values
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN MEDIA KONVENSIONAL DAN MEDIA BERBASIS DEEP LEARNING
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar anak usia dini yang mengikuti pembelajaran menggunakan media konvensional dengan media berbasis deep learning. Latar belakang penelitian ini didasari oleh perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang memungkinkan pengembangan media pembelajaran interaktif dan adaptif sesuai kemampuan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas 40 anak usia 5-6 tahun yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan berbasis deep learning dan kelompok kontrol yang menggunakan media konvensional. Data hasil belajar anak dikumpulkan melalui tes kognitif yang disesuaikan dengan indikator perkembangan anak usia dini. Analisis data menggunakan uji-t independen menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p < 0,05) antara kedua kelompok, dimana kelompok yang menggunakan media berbasis deep learning memiliki rata-rata hasil belajar lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok media konvensional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media berbasis deep learning dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran anak usia dini dibandingkan dengan media konvensional.  
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK ANAK USIA DINI DI TK SANDHI KUMARA: IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK ANAK USIA DINI DI TK SANDHI KUMARA
Pendidikan Anak Usia Dini memiliki peran yang sangat penting sebagai fondasi utama dalam membangun keterampilan kognitif, sosial, emosional, serta spiritual anak pada masa golden age. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan saintifik anak usia dini di TK Sandhi Kumara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di TK Sandhi Kumara. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan saintifik efektif dan relevan diterapkan pada anak usia dini di TK Sandhi Kumara. Hal ini terlihat dari keterlibatan aktif anak dalam setiap tahap pembelajaran, mulai dari mengamati, menanya, mencoba, menalar, hingga mengomunikasikan hasil pengamatan mereka. Anak menunjukkan antusiasme tinggi, rasa ingin tahu yang kuat, serta keberanian untuk mencoba dan mengeksplorasi hal-hal baru melalui kegiatan pencampuran warna, praktik menanam kecambah, dan berbagai aktivitas eksploratif lainnya. Oleh karena itu, pendekatan saintifik perlu dirancang secara fleksibel, bervariasi, dan berbasis bermain agar selaras dengan karakteristik anak usia dini, sehingga dapat diintegrasikan secara berkelanjutan dalam praktik pembelajaran di taman kanak-kanak
Analysis of Passive Line Impedance Stabilization Network Filter to Reduce Harmonics at DC- DC Converter
The study aimed to develop a passive LISN filter capable of reducing total harmonic distortion of current (THDi) and voltage (THDv) in a DC-DC converter system, and to evaluate its effectiveness in improving overall system efficiency. The focus of this review is to assess the methodology, results, strengths, and weaknesses of the study in the context of recent literature on harmonic mitigation and EMI/EMC techniques in power electronic systems. Additional literature is also reviewed concerning input filter design, LISN characteristics, and EMI mitigation in power converters. Through an experimental approach, the study demonstrated a reduction of THDi by 25–30% and THDv by about 0.5%, although the results did not fully meet the IEEE 519-1992 harmonic standards. This review compares those findings with recent works on input filter design, harmonic mitigation methods, and LISN applications for electromagnetic compatibility (EMC). The analysis concludes that a passive LISN filter is effective as an initial stage for harmonic mitigation but requires a more complex (multi-stage or hybrid active-passive) design for optimal attenuation and better stability against variations in grid impedance
Alat Ukur Jarak dan Sudut Kemiringan Konstruksi Tangga Bangunan Berdasarkan Aspek Ergonomi Berbasis Arduino
This Arduino-based stair construction distance and inclination angle measuring tool is designed to meet the need for accurate, fast, and ergonomic measurements in building construction processes. By utilizing the US-100 ultrasonic sensor and the MPU-6050 accelerometer sensor, this tool can measure vertical and horizontal distances and the inclination angle of stairs in real-time, then display the results digitally on an LCD screen. The design of this tool aims to overcome the limitations of manual measuring tools that are prone to human errors, such as reading inaccuracies or improper tool placement. In the context of ergonomics, this tool ensures that stair construction meets comfort and safety standards, such as an ideal inclination angle between 25°–42°, a stair riser height of 14–20 cm, and a tread width of 22.5–30 cm. The tool's operation process starts from sensor initialization, conversion of raw data into measurable values, data validation, to the display of results on the LCD, with a loop system that allows repeated measurements without manual reset. Furthermore, this tool is also designed to facilitate use by construction workers, inspectors, or even people with disabilities, with a clear, ergonomic, and responsive display. By integrating digital technology and ergonomic principles, this tool not only improves measurement accuracy but also time efficiency, work safety, and user comfort, thereby contributing to the development of a more inclusive and sustainable infrastructure.Alat ukur jarak dan sudut kemiringan konstruksi tangga berbasis Arduino ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengukuran yang akurat, cepat, dan ergonomis dalam proses konstruksi bangunan. Dengan memanfaatkan sensor ultrasonik US-100 dan sensor accelerometer MPU-6050, alat ini mampu mengukur jarak vertikal dan horizontal serta sudut kemiringan tangga secara real-time, kemudian menampilkan hasilnya secara digital di layar LCD. Desain alat ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan alat ukur manual yang rentan terhadap kesalahan manusia, seperti ketidakakuratan pembacaan atau ketidaktepatan penempatan alat. Dalam konteks ergonomi, alat ini memastikan bahwa konstruksi tangga memenuhi standar kenyamanan dan keselamatan, seperti sudut kemiringan ideal antara 25°–42°, tinggi anak tangga 14–20 cm, dan lebar pijakan 22,5–30 cm. Proses kerja alat dimulai dari inisialisasi sensor, konversi data mentah menjadi nilai terukur, validasi data, hingga penampilan hasil di LCD, dengan sistem loop yang memungkinkan pengukuran berulang tanpa perlu reset manual. Selain itu, alat ini juga dirancang untuk memudahkan penggunaan oleh pekerja konstruksi, inspektur, atau bahkan penyandang disabilitas, dengan tampilan yang jelas, ergonomis, dan responsif. Dengan integrasi teknologi digital dan prinsip ergonomi, alat ini tidak hanya meningkatkan akurasi pengukuran, tetapi juga efisiensi waktu, keamanan kerja, dan kenyamanan pengguna, sehingga berkontribusi pada pembangunan infrastruktur yang lebih inklusif dan berkelanjutan
Analisis Literasi Keuangan Syariah dan Dampak Inflasi Terhadap Daya Beli Mahasiswa Baru Ekonomi Syariah UIN Palangka Raya
Penelitian ini bertujuan menganalisis literasi keuangan syariah dan dampak inflasi terhadap daya beli mahasiswa baru Program Studi Ekonomi Syariah UIN Palangka Raya. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggali pemahaman, pengalaman, dan adaptasi strategi mahasiswa dalam mengelola keuangan di tengah kenaikan harga kebutuhan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman konsep yang cukup baik mengenai literasi keuangan syariah, khususnya prinsip moderasi konsumsi, pengelolaan harta, dan penghindaran israf dan tabdzir. Namun penerapannya masih bervariasi dan belum sepenuhnya konsisten dalam praktik harian. Inflasi terbukti menekan kemampuan pelajar memenuhi kebutuhan pokok, sehingga memaksa mereka menyesuaikan pola konsumsi melalui pengurangan belanja non-esensial, substitusi barang, dan penentuan prioritas kebutuhan. Daya beli mahasiswa secara umum mengalami penurunan, namun mahasiswa dengan literasi keuangan syariah yang lebih baik menunjukkan ketahanan finansial yang lebih stabil. Temuan ini menegaskan bahwa literasi keuangan syariah berperan penting dalam membantu mahasiswa menghadapi tekanan inflas
Pengaruh Literasi Zakat dan Kualitas Pelayanan Terhadap Minat Membayar Zakat di BAZNAS Provinsi Banten dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Intervening
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi zakat dan kualitas pelayanan terhadap minat membayar zakat dengan kepercayaan sebagai variabel intervensi pada generasi milenial di Provinsi Banten. Jenis penelitian menggunakan kausalitas kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode Purposive sampling dengan sampel sebanyak 100 responden. Metode pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan metode PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Literasi zakat tidak memiliki pengaruh terhadap minat membayar zakat. Kualitas pelayanan dan Kepercayaan memiliki pengaruh terhadap minat membayar zakat. Literasi zakat dan kualitas pelayanan memiliki pengaruh terhadap kepercayaan. Literasi zakat dan minat membayar zakat tidak dapat dimediasi oleh kepercayaan. Sedangkan kualitas dan minat membayar zakat dapat dimediasi oleh kepercayaan
Perbandingan Konsentrasi RNA SARS CoV-2 dari Hasil Ekstraksi Menggunakan Metode Spin Column Manual dan Magnetic Beads Otomatis
Kasus Covid-19 telah menurun, namun tetap ada permintaan pemeriksaan Covid-19 dalam jumlah kecil. Metode ekstraksi RNA SARS CoV-2 telah banyak dikembangkan, mulai dari yang bersifat manual hingga otomatisasi. Metode otomatisasi lebih cepat dan efisien karena dapat melakukan ekstraksi banyak sampel per sekali pemeriksaan, namun biaya operasional alat cukup mahal. Jumlah permintaan pemeriksaan yang tidak banyak menyebabkan metode otomatisasi ini tidak efisien dalam hal biaya, sehingga perlu ditempuh usaha alternatif menggunakan metode manual. Perbedaan metode ekstraksi dapat memengaruhi konsentrasi RNA, sehingga pemilihan metode ekstraksi RNA yang tepat menjadi penting supaya didapatkan diagnosis yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan konsentrasi RNA SARS CoV-2 dari hasil ekstraksi menggunakan metode spin column manual dan magnetic beads otomatis. Jenis penelitian ini adalah analitis numerik tidak berpasangan yang dilaksanakan di GSI Lab pada bulan April sampai Juni 2024. Penelitian ini menggunakan 30 sampel positif Covid-19 yang dilakukan ekstraksi dengan metode spin column manual dan magnetic beads otomatis. Hasil penelitian ini diuji dengan Mann Whitney. Konsentrasi RNA pada metode ekstraksi spin column manual dan magnetic beads otomatis berturut-turut adalah 3,9 (1,68 – 36,17) ng/µL dan 7,96 (2,28 – 113,59) ng/µL. Hasil uji Mann Whitney adalah 0,00 (nilai p< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara hasil ekstraksi RNA dengan metode spin column manual dan magnetic beads otomatis. Keterbatasan penelitian ini adalah tidak mengkonfirmasi hasilnya dengan real time PCR