Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
Pengaruh Thought Stopping Therapy Terhadap Tingkat Kecemasan Remaja
Adolescents represent an age group highly susceptible to anxiety due to academic pressures, social dynamics, and complex psychological changes. If left unmanaged, anxiety can negatively impact mental health and academic performance. This study aims to investigate the effect of thought stopping therapy on anxiety levels among adolescents at SMPN 1 Lamongan.
A pre-experimental research design was employed using a one-group pre-test and post-test approach. A total of 35 adolescents were selected through purposive sampling based on specific inclusion criteria from a population of 350 students. Data were collected using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire and analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test.Prior to the intervention, all participants (100.0%) exhibited moderate anxiety levels. Following the therapy, nearly all participants (97.1%) showed no symptoms of anxiety. The Wilcoxon test yielded a Z-score of -5.169 with a significance level of p = 0.001, indicating a statistically significant difference in anxiety levels before and after the intervention. These results demonstrate that thought stopping therapy has a significant effect on reducing anxiety among adolescents. It proves to be an effective method for helping individuals manage anxiety independently.Therefore, thought stopping therapy is recommended as a psychological support strategy within school environments. Adolescents are encouraged to continue practicing this technique independently in their daily lives—especially when confronted with anxiety-triggering situations—so it may become an integral part of their coping mechanisms.Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami kecemasan akibat tekanan akademik, sosial, dan perubahan psikologis yang kompleks. Tingkat kecemasan yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada kesehatan mental dan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh thought stopping therapy terhadap tingkat kecemasan remaja di SMPN 1 Lamongan.
Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-post test desain. Dipilih melalui teknik purposive sampling dan memenuhi kriteria inklusi dengan populasi sebanyak 350 remaja dengan sampel berjumlah 35 remaja. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat kecemasan HARS dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon.
Sebelum dilakukan terapi seluruh remaja berada pada tingkat kecemasan sedang (100.0%), Dan setelah pemberian terapi hampir seluruh remaja berada pada tingkat kecemasan tidak ada gejala (97.1%). Didapatkan hasil Z=-5.169 dan menunjukan signifikansi p = 0,001 yang menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi. Hal ini menunjukkan ada pengaruh thought stopping therapy terhadap tingkat kecemasan remaja di SMPN 1 Lamongan.
Thought stopping therapy efektif dalam membantu individu mengurangi kecemasan secara mandiri. Dengan demikian, thought stopping therapy direkomendasikan sebagai salah satu metode pendampingan psikologis di lingkungan sekolah. Remaja diharapkan terus melatih thought stopping therapy secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat menghadapi situasi yang memicu kecemasan, agar keterampilan ini menjadi bagian dari mekanisme koping yang efektif.
 
PEMANFAATAN YOUTUBE SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS 2 DI SD MUHAMMADIYAH GKB 2 GRESIK
This study examines the use of YouTube as a learning resource in Islamic Religious Education (PAI) learning for grade 2 students of SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik. The research problem focuses on the lack of variation in learning media used, so that students tend to get bored and are less motivated in understanding PAI material. The main objective of this study is to comprehensively describe the implementation of YouTube as a PAI learning medium and analyze the impact on students' interests and understanding. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis. The results showed that the use of YouTube significantly increased students' interest, motivation, and understanding of PAI material. Visual and interactive content on YouTube helps students understand abstract concepts more concretely, and encourages the development of critical thinking skills and digital literacy. However, there are several obstacles such as time constraints and lack of digital literacy among teachers and students. This study recommends the need for digital literacy training for teachers, provision of supporting facilities, and supervision in content selection so that the use of YouTube can run optimally. The results of the study are expected to be a reference in developing innovative PAI learning strategies that are relevant to technological developments.Penelitian ini mengkaji pemanfaatan YouTube sebagai sumber belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada siswa kelas 2 SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik. Masalah penelitian berpusat pada kurangnya variasi media pembelajaran yang digunakan, sehingga siswa cenderung bosan dan kurang termotivasi dalam memahami materi PAI. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara komprehensif implementasi YouTube sebagai media pembelajaran PAI dan menganalisis dampak terhadap minat serta pemahaman siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan YouTube secara signifikan meningkatkan minat, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap materi PAI. Konten visual dan interaktif pada YouTube membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak secara lebih konkret, serta mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis dan literasi digital. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan waktu dan kurangnya literasi digital di kalangan guru dan siswa. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan literasi digital bagi guru, penyediaan fasilitas pendukung, serta pengawasan dalam pemilihan konten agar pemanfaatan YouTube dapat berjalan optimal. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan strategi pembelajaran PAI yang inovatif dan relevan dengan perkembangan teknologi.
This study examines the use of YouTube as a learning resource in Islamic Religious Education (PAI) learning for grade 2 students of SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik. The research problem focuses on the lack of variation in learning media used, so that students tend to get bored and are less motivated in understanding PAI material. The main objective of this study is to comprehensively describe the implementation of YouTube as a PAI learning medium and analyze the impact on students' interests and understanding. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis. The results showed that the use of YouTube significantly increased students' interest, motivation, and understanding of PAI material. Visual and interactive content on YouTube helps students understand abstract concepts more concretely, and encourages the development of critical thinking skills and digital literacy. However, there are several obstacles such as time constraints and lack of digital literacy among teachers and students. This study recommends the need for digital literacy training for teachers, provision of supporting facilities, and supervision in content selection so that the use of YouTube can run optimally. The results of the study are expected to be a reference in developing innovative PAI learning strategies that are relevant to technological development
Pengaruh Harga Tiket dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Pengunjung Event Medan X Beauty 2024
Event Medan X Beauty sebagai pameran kecantikan terbesar di Kota Medan menunjukkan peningkatan pengunjung signifikan dari 22.393 (2022) menjadi 29.126 (2024). Peningkatan ini menuntut penyelenggara untuk memenuhi harapan pengunjung, khususnya mengenai harga tiket dan fasilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kepuasan pengunjung pada Medan X Beauty 2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 pengunjung yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda, yang didahului dengan uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, harga tiket dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung (Sig. 0,000) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,427. Secara parsial, kedua variabel juga memiliki pengaruh positif dan signifikan, dengan fasilitas sebagai variabel paling dominan (koefisien beta = 0,608). Disimpulkan bahwa persepsi pengunjung terhadap kelayakan harga tiket dan kualitas fasilitas merupakan faktor kunci dalam membentuk kepuasan mereka selama acara
Pengaruh Aksesibilitas dan Fasilitas Terhadap Keputusan Konsumen dalam Memilih Adora Convention Hall Sebagai Venue Kegiatan Event di Medan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aksesibilitas dan fasilitas terhadap keputusan konsumen dalam memilih Adora Convention Hall di Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 80 orang responden yang pernah menggunakan jasa venue tersebut, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, baik aksesibilitas maupun fasilitas memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi untuk variabel aksesibilitas sebesar 0,043 (< 0,05) dan untuk variabel fasilitas sebesar 0,001 (< 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan pada aspek aksesibilitas (seperti jalan dan parkir) dan kualitas fasilitas akan secara signifikan meningkatkan minat konsumen dalam memilih Adora Convention Hall sebagai tempat penyelenggaraan acara
Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Universitas Negeri Medan
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh literasi keuangan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Universitas Negeri Medan. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat berwirausaha mahasiswa, meskipun memiliki pengetahuan akademik yang memadai. Literasi keuangan diyakini berperan penting dalam membentuk kemampuan mahasiswa untuk membuat keputusan keuangan yang rasional, mengelola modal, dan menghadapi risiko secara efektif. Namun, data OJK (2021) menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan di Indonesia masih rendah, yaitu 38,03%, yang menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman keuangan di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 50 mahasiswa aktif di Universitas Negeri Medan. Data kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan SPSS versi 25. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model regresi memenuhi semua asumsi klasik, meliputi normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Analisis regresi menghasilkan persamaan = 29,886 + 0,068 dengan nilai signifikansi 0,711 (>0,05) dan nilai R-kuadrat 0,003. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan tidak secara langsung mendorong mahasiswa untuk memulai usaha. Faktor-faktor lain seperti efikasi diri, motivasi intrinsik, pengalaman, dan dukungan lingkungan kemungkinan memiliki pengaruh yang lebih besar dalam membentuk minat berwirausaha. Oleh karena itu, perguruan tinggi disarankan untuk memadukan pendidikan literasi keuangan dengan pelatihan kewirausahaan praktis, agar mahasiswa tidak hanya memahami aspek teoritis saja, tetapi juga memiliki kesiapan dan keberanian untuk menjadi wirausahawan
Analisis Efektivitas Pengelolaan Aset Kemitraan di Divisi Sarana dan Prasarana Perum Perhutani Divre Jawa Timur
This analysis aims to evaluate the effectiveness of partnership asset management within Perum Perhutani Divre East Java using the Plan–Do–Check–Act (PDCA) framework. Public asset management plays a strategic role in enhancing operational efficiency and generating economic value, yet its implementation still faces challenges related to data accuracy, asset conditions, marketing limitations, and regulatory rigidity. The findings indicate that the optimization process begins with identifying and verifying underutilized assets, followed by offering them to potential partners and preparing cooperation agreements grounded in accountability and transparency. Monthly evaluations are conducted to monitor revenue realization, asset utilization, and partner compliance, although effectiveness remains constrained by informal marketing practices, variations in asset potential, and misalignment between revenue targets and actual field conditions. Through PDCA implementation, improvement efforts focus on strengthening asset information systems, enhancing cross-unit coordination, modernizing asset marketing strategies, and revising regulations to be more adaptive to partner needs. This analysis emphasizes that transparent governance, adequate human resource capacity, and continuous evaluation are essential elements in achieving productive and sustainable partnership asset managemen
COMPARATIVE ANALYSIS OF SELECTION OF SHARIA PUBLIC SAVINGS AND QURBAN SAVINGS PRODUCTS IN KOPSYAH MUI JATIM BRANCH SEKAPUK
This study presents a comparative analysis of the selection of Sharia General Savings and Qurban Savings at KOPSYAH MUI East Java, Sekapuk Branch, with a case study on members of Bolo Village, Ujungpangkah. The objective is to identify the factors influencing members' preferences for both products. The research employed a qualitative comparative approach with descriptive-analytical methods, and data validity was ensured through triangulation techniques. The findings reveal that the factors influencing product selection include: (1) internal factors such as family, motivation, involvement, and age groups that shape social influence; (2) external factors such as product quality, profit-sharing system, location, and service, including a door-to-door service that facilitates transactions. This study presents a comparative analysis of the selection of Sharia General Savings and Qurban Savings at KOPSYAH MUI East Java, Sekapuk Branch, with a case study on members of Bolo Village, Ujungpangkah. The objective is to identify the factors influencing members' preferences for both products. The research employed a qualitative comparative approach with descriptive-analytical methods, and data validity was ensured through triangulation techniques. The findings reveal that the factors influencing product selection include: (1) internal factors such as family, motivation, involvement, and age groups that shape social influence; (2) external factors such as product quality, profit-sharing system, location, and service, including a door-to-door service that facilitates transactions.This study presents a comparative analysis of the selection of Sharia General Savings and Qurban Savings at KOPSYAH MUI East Java, Sekapuk Branch, with a case study on members of Bolo Village, Ujungpangkah. The objective is to identify the factors influencing members' preferences for both products. The research employed a qualitative comparative approach with descriptive-analytical methods, and data validity was ensured through triangulation techniques. The findings reveal that the factors influencing product selection include: (1) internal factors such as family, motivation, involvement, and age groups that shape social influence; (2) external factors such as product quality, profit-sharing system, location, and service, including a door-to-door service that facilitates transactions. This study presents a comparative analysis of the selection of Sharia General Savings and Qurban Savings at KOPSYAH MUI East Java, Sekapuk Branch, with a case study on members of Bolo Village, Ujungpangkah. The objective is to identify the factors influencing members' preferences for both products. The research employed a qualitative comparative approach with descriptive-analytical methods, and data validity was ensured through triangulation techniques. The findings reveal that the factors influencing product selection include: (1) internal factors such as family, motivation, involvement, and age groups that shape social influence; (2) external factors such as product quality, profit-sharing system, location, and service, including a door-to-door service that facilitates transactions
MENINGKATKAN KEPUASAN HIDUP UNTUK MENGURANGI KELELAHAN KERJA : STUDI KASUS PADA TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS KRATON PASURUAN
This study aims to determine the relationship between life satisfaction and job burnout among health workers at the Kraton Pasuruan Community Health Center. This study uses a quantitative method. The population in this study were health workers at the Kraton Pasuruan Community Health Center, with a research sample of 45 people obtained using a purposive sampling technique. Data were collected using a Likert scale model questionnaire with four answer choices. The data analysis technique was carried out using the Pearson Product Moment correlation method. The results of the hypothesis test indicate that there is a relationship between life satisfaction and job burnout among health workers at the Kraton Pasuruan Community Health Center, as indicated by the results of the hypothesis test that the correlation coefficient r value is -0.843 with a significance value of 0.000, p less than 0.01. This indicates that there is a very strong, significant, and negative relationship between life satisfaction and burnout. In other words, the higher the life satisfaction, the lower the burnout, and vice versa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepuasan hidup dengan kelelahan kerja pada tenaga kesehatan Puskesmas Kraton Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan di Puskesmas Kraton Pasuruan, dengan sampel penelitian sejumlah 45 orang yang diperoleh menggunakan teknik pengambilan sampel purposif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner model skala Likert dengan empat pilihan jawaban. Teknik analisis data dilakukan dengan metode korelasi Product Moment dari Pearson. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa ada hubungan antara kepuasan hidup dengan kelelahan kerja pada tenaga kesehatan di Puskesmas Kraton Pasuruan, yang ditunjukkan dari hasil uji hipotesis bahwa nilai koefisien korelasi r sebesar - 0,843 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, p lebih kecil dari 0,01. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat, signifikan, dan negatif antara life satisfaction dengan burnout. Dengan kata lain, semakin tinggi kepuasan hidup maka semakin rendah burnout, dan demikian pula sebaliknya
Pengaruh Kepemilikan Manajerial dan Debt To Asset Ratio Terhadap Nilai Perusahaan dengan Return On Equity Sebagai Variabel Moderasi
This study aims to analyze the effect of Managerial Ownership and Debt to Asset Ratio (DAR) on Firm Value, and to examine the role of Return on Equity (ROE) as a moderating variable. The objects of this research are consumer goods industry companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period from 2019 to 2023. The sample consists of 46 companies, selected using purposive sampling, totalling 230 observational data points. Data analysis was conducted using panel data regression and Moderated Regression Analysis (MRA) with EViews 12 software. The results show that, partially, managerial ownership does not have a significant effect on firm value, while DAR has a significant effect on firm value. Furthermore, ROE is not proven to moderate the effect of managerial ownership on firm value, but it does significantly moderate the relationship between DAR and firm value in a negative direction. The coefficient of determination (R²) is 0.1935, indicating that 19.35% of the variation in firm value can be explained by the variables in this model.
Keywords:Managerial Ownership, Debt to Asset Ratio, Return On Equity, Firm Value, Moderated Regression Analysis.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kepemilikan Manajerial dan Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap Nilai Perusahaan, serta menguji peran Return On Equity (ROE) sebagai variabel moderasi. Objek penelitian adalah Perusahaan Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Sampel penelitian sebanyak 46 perusahaan dengan metode purposive sampling total 230 data observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan alat pengujian EViews12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan DAR berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Selain itu, ROE terbukti tidak dapat memoderasi pengaruh kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan, tetapi dapat memoderasi secara signifikan hubungan antara DAR dan nilai perusahaan dengan arah negatif. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,1935 yang mengindikasikan bahwa 19,35% nilai perusahaan dapat dijelakan oleh variabel-variabel dalam model ini.
Kata kunci : Kepemilikan Manajerial, Debt to Asset Ratio, Return On Equity, Nilai Perusahaan, Moderated Regression Analysis
Perencanaan Persediaan Bahan Baku Kaos Direct to Fabric (DTF) di UMKM Lentera Asa Genteng Banyuwangi
Lentera Asa is a Micro, Small and Medium Enterprise (MSME) that focuses on the production of DTF (Direct to Fabric) t-shirt screen printing, where to use the DTF screen printing technique itself requires a press machine with a temperature range of 160-1730 C. Due to the type of screen printing that is in demand by several groups, while the production process is quite complicated and takes a long time, resulting in delays in making DTF t-shirts. Method Material Requirement Planning (MRP) functions to explore and analyze the planning and control stages of management to fulfill demand, through the data that has been obtained. This research is aimed at obtaining optimum values, using the MRP method. By comparing the use of methods Lot for Lot (LOL) with Economic Order Quantity (EOQ) in industrial processes. From the research results, it is known that the LOL method shows optimal results, namely IDR 1,650,000. And the EOQ method produces a cost of IDR 826,928.Lentera Asa merupakan sebuah Usaha Mikro Kecil dan Mengenah (UMKM) yang berfokus mengenai produksi sablon kaos DTF (Direct to Fabric), dimana dalam penggunakan teknik sablon DTF sendiri dibutuhkan yang namanya mesin pres dengan sekala suhu 160-1730 C. Disebabkan dalam jenis sablonan yang diminati oleh beberapa kalangan, sementara proses produksi yang cukup rumit dan memakan waktu lama, sehingga terjadilah keterlambatang mengenai pembuatan kaos DTF. Metode Material Requirement Planning (MRP) difungsikan untuk mendalami dan menganalisa mengenai perencanaan, dan pengendalian tahap manajemen terhadap memenuhi permintaa, melalui data-data yang sudah didapatkan. Penelitian ini ditujukan dalam memperoleh nilai optimum, dengan menggunakan metode MRP. Dengan membandingkan penggunaan metode Lot for Lot (LOL) dengan Economic Order Quantity (EOQ) dalam proses industri. Dari hasil penelitian diketahui jika dengan metode LOL menunjukan hasil yang optimal, yakni Rp1.650.000. Dan untuk metode EOQ menghasilkan biaya sebesar Rp826.928