Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    ANALISIS PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI BERMAIN LOMPAT ANGKA DI RA AZZAHRA WALANTAKA

    Get PDF
    Low understanding of students' cognitive abilities so that it has an impact on the learning outcomes obtained. This study aims to determine the process of teachers teaching numbers to children using number jumping games in developing cognitive abilities about recognizing symbols of numbers 1-10. Qualitative research method descriptive approach about the use of number jumping games used in kindergarten(RA) Azzahra Walantaka using data collection techniques observation, interviews and documentation. The results of research on the use of number jumping games can make it easier for teachers to introduce number symbols 1-10 and can develop children's cognitive abilities. Indicators developed in the number jumping game are students recognize numbers both orally and in writing, students are able to mention the sequence of numbers 1-10, students are able to make a sequence of numbers 1-10 by jumping numbers and students can understand the concept of 1 by 1 correspondence, namely the word one represents one object. The indicator was chosen because it adapts to the symbolic thinking development stage of children aged 4-5, namely recognizing numbers 1-10. In this study it can be concluded that children's cognitive will develop optimally by using number jumping games that are used continuously and teachers provide support and guidance to students.Rendahnya pemahaman kemampuan kognitif siswa sehingga berdampak pada hasil belajar yang diperoleh Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses guru mengajarkan angka pada anak-anak menggunakan permainan lompat angka dalam mengembangkan kemampuan kognitif tentang mengenal simbol lambang bilangan 1-10. Metode penelitian kualitatif pendekatan deskriptif tentang penggunaan permainan lompat angka yang digunakan di RA (Raudhatul Athfal) Azzahra Walantaka dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian penggunaan permainan lompat angka dapat mempermudah guru dalam mengenalkan lambang bilangan angka 1- 10 dan dapat mengembangkan kemampuan kognitif anak. Indikator yang dikembangkan dalam permainan lompat angka yaitu siswa mengenal angka baik secara lisan maupun tulisan, siswa mampu menyebutkan urutan angka 1-10, siswa mampu membuat urutan bilangan 1-10 dengan lompat angka dan siswa dapat memahami konsep korespodensi 1 per 1, yaitu kata satu mewaliki satu benda. Indikator tersebut dipilih karena menyesuaikan dengan tahap perkembangan berfikir simbolik anak usia 4-5 yaitu mengenal angka 1-10. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kognitif anak akan berkembang secara optimal dengan menggunakan permainan lompat angka yang dipakai secara terus menerus dan guru memberi dukungan dan bimbingan kepada sisw

    PEMODELAN RISIKO KERUGIAN AKIBAT GEMPA BUMI: STUDI KASUS WILAYAH M7 MEGATHRUST INDONESIA

    Get PDF
    Indonesia faces a high risk of earthquakes due to its location in the megathrust zone, including the M7 Sunda Strait segment, which has the potential for high-magnitude earthquakes. This study aims to model and estimate potential financial losses caused by earthquakes using the Earthquake Catastrophe Model, which consists of four main modules: hazard, inventory, vulnerability, and loss. Earthquake data obtained from the official USGS website were processed using the declustering method to extract mainshock events. The Generalized Pareto Distribution was then applied to model earthquake magnitudes, while spectral acceleration values were calculated using the attenuation function of Zhao et al. (2006). A Monte Carlo simulation was conducted to generate stochastic earthquake events and to simulate total aggregate loss (S), which was subsequently modeled using the Bernoulli-Lognormal Two-Part Model. The results indicate that, with a 95% confidence level, the estimated financial loss due to an earthquake in the M7 megathrust zone of the Sunda Strait will not exceed IDR 298 billion. These findings are expected to serve as a foundation for disaster risk mitigation planning and insurance financing schemes for local governments and the financial sector in Indonesia.Indonesia memiliki risiko tinggi terhadap gempa bumi akibat lokasinya yang berada di zona megathrust, termasuk di wilayah M7 Selat Sunda Banten yang berpotensi mengalami gempa berkekuatan besar. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan mengestimasi potensi kerugian finansial akibat gempa bumi menggunakan Earthquake Catastrophe Model yang terdiri dari empat modul utama: hazard, inventory, vulnerability, dan loss. Data gempa bumi yang diperoleh dari situs resmi USGS dipisahkan (declustering) untuk memperoleh data gempa bumi mainshock. Selanjutnya, distribusi Generalized Pareto digunakan untuk memodelkan magnitudo gempa bumi, sementara nilai spectral acceleration dihitung menggunakan fungsi atenuasi Zhao dkk. (2006). Simulasi Monte-Carlo dilakukan untuk membangkitkan kejadian stokastik gempa bumi, serta untuk membangkitkan total aggregate loss ( ), yang kemudian dimodelkan menggunakan Bernoulli-Lognormal Two-Part Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan tingkat kepercayaan 95%, estimasi kerugian finansial akibat gempa bumi di zona megathrustM7 Selat Sunda Banten tidak akan melebihi Rp298 miliar. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan strategi mitigasi risiko bencana serta skema pembiayaan asuransi bagi pemerintah daerah dan sektor keuangan di Indonesia

    PREDIKSI LIVABILITY KOTA SURABAYA BERDASARKAN KEPADATAN POPULASI MENGGUNAKAN MODEL LOGISTIK DAN HIRARKI KLASTER

    Get PDF
    This study aims to predict the population of Surabaya City in 2035 using the logistic model and to classify the livability level of each district based on population density. Secondary data were obtained from Badan Pusat Statistik (BPS) for the years 2010–2023. The population projection was conducted using logistic differential equations, while classification was carried out through agglomerative hierarchical clustering analysis using SPSS. The results indicate that districts with high population density, such as Sawahan, Bubutan, and Simokerto, fall into the low livability category. In contrast, districts like Rungkut, Sambikerep, and Gunung Anyar are categorized as highly livable due to their lower density. These findings suggest an inverse relationship between demographic pressure and livability. The classification output, visualized through maps, provides spatial insight to support urban spatial planning and policy-making. The study recommends equitable infrastructure development, population growth control, and service improvement in less livable areas to enhance the overall quality of life in Surabaya.Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah penduduk Kota Surabaya pada tahun 2035 menggunakan model logistik serta mengklasifikasikan tingkat kelayakan huni tiap kecamatan berdasarkan kepadatan penduduk. Data sekunder diperoleh dari BPS Surabaya tahun 2010–2023. Prediksi dilakukan dengan menerapkan persamaan diferensial logistik, sementara klasterisasi dilakukan menggunakan analisis agglomerative hierarchical clustering berbantuan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa kecamatan dengan kepadatan tinggi, seperti Sawahan, Bubutan, dan Simokerto, masuk kategori kurang layak huni. Sementara kecamatan seperti Rungkut, Sambikerep, dan Gunung Anyar tergolong sangat layak huni karena memiliki kepadatan rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa tekanan demografis berbanding terbalik dengan tingkat livability. Dengan visualisasi dalam bentuk peta, distribusi klaster membantu memberikan gambaran spasial untuk mendukung pengambilan kebijakan tata ruang. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pemerataan pembangunan, penguatan pengendalian pertumbuhan penduduk, serta peningkatan infrastruktur di wilayah dengan kelayakan rendah agar kualitas hidup warga Kota Surabaya dapat ditingkatkan secara merata

    ANALISIS PEMAHAMAN MATEMATIKA DASAR MAHASISWA PGSD

    Get PDF
    This research is research conducted to measure the extent to which students of the Primary School Teacher Education Study Program as prospective teachers are able to understand the basics of mathematics. These basic mathematics skills support career development as a teacher in the future. This research is a type of descriptive research with qualitative analysis. By giving a basic mathematics skills test at the start of learning, lecturers can find out which material requires in-depth study. The instrument used is a test instrument consisting of forty questions. The questions cover four main subjects, namely addition and subtraction, multiplication and division, LCM and FPB, and fractional numbers. The results of the tests given showed that the basic mathematics abilities of 36 students were seven students in the good category, 17 students in the sufficient category, and 12 students in the poor category. The material that is least mastered is the KPK and FPB material and fractional numbers. Based on these results, material strengthening can be focused on these two material categories. This research also includes a diagnostic test to create more ideal learning conditions because it can be adjusted to suit needs.Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengukur sejauh mana kemampuan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar sebagai calon guru dalam memahami dasar-dasar matematika. Kemampuan dasar matematika tersebut mendukung pengembangan karir sebagai guru di masa depan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif. Melalui pemberian tes kemampuan dasar matematika pada awal pembelajaran dosen dapat mengetahui materi mana yang memerlukan pendalaman. Instrumen yang digunakan merupakan instrumen tes yang terdiri dari empat puluh soal. Soal tersebut dari empat pokok materi yaitu penjumlahan dan pengurangan, perkalian dan pembagian, KPK dan FPB, serta bilangan pecahan. Hasil dari tes yang diberikan menunjukkan bahwa kemampuan dasar matematika dari 36 mahasiswa adalah 7 mahasiswa kategori baik, 17 mahasiswa kategori cukup, dan 12 mahasiswa memperoleh kategori kurang. Materi yang paling tidak dikuasai adalah materi KPK dan FPB serta bilangan pecahan. Berdasarkan hasil ini, maka penguatan materi dapat difokuskan pada kedua kategori materi tersebut. Penelitian ini juga termasuk salah satu tes diagnostik untuk menciptakan kondisi pembelajaran yang lebih ideal karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan

    Pemanfaatan Aplikasi Phyphox Sebagai Alat Peraga Edukasi Gerak Harmonik Sederhana untuk Guru Ilmu Pengetahuan Alam

    Get PDF
    Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Tangerang, kami menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada penggunaan aplikasi Phyphox sebagai alat bantu pembelajaran materi gerak harmonik sederhana (GHS). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru IPA di Tangerang menggunakan aplikasi Phyphox untuk percobaan gerak harmonik sederhana. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru IPA di Tangerang. Kegiatan pengabdian dikemas dalam bentuk pelatihan yang melibatkan Guru dalam pelatihan intensif dan mendalam tentang penggunaan aplikasi Phyphox sebagai alat bantu pembelajaran, sementara siswa diharapkan berpartisipasi aktif dalam percobaan menggunakan aplikasi Phyphox untuk memahami konsep gerak harmonik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan tepat sasaran dan materi telah tersampaikan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan 74% peserta tidak menemukan kesulitan dalam membaca petunjuk kerja di buku saku percobaan berbasis aplikasi Phyphox. Hal ini juga memperkuat 67% peserta mengatakan bahwa Phyphox sangat membantu dalam pengumpulan data secara akurat. Kemudian 68% peserta lebih suka menggunakan Phyphox dalam kegiatan praktikum dibandingkan dengan instrumen laboratorium konvensional. Kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi serta profesionalisme guru dalam mengajar, sehingga kualitas pembelajaran gerak harmonik sederhana di kelas semakin optimal. Pelatihan ini juga diharapkan dapat berlanjut secara berkesinambungan dengan melibatkan lebih banyak mitra pendidik

    Pemanfaatan Limbah Kulit Jeruk menjadi Eco-enzyme di Dusun Selokerto Kabupaten Malang

    Get PDF
    Penggunaan pupuk sintesis berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan yang diakibatkan endapan residu bahan kimia di dalam tanah dan aliran air. Hal ini menyebabkan dampak negatif berkelanjutan bagi keseimbangan ekosistem sekitar wilayah pertanian. Oleh karena itu, diperlukan sebuah solusi alternatif sebagai pengganti penggunaan pupuk kimia. Solusi alternatif tersebut, ialah pemanfaatan cairan Eco-Enzyme berbasis kulit jeruk sebagai pupuk organik. Pemanfaatan limbah kulit jeruk sebagai bahan dasar cairan Eco-Enzyme berpotensi sebagai katalisator pertumbuhan tanaman yang optimal. Dusun Selokerto, Desa Selorejo merupakan wilayah dengan tingkat budidaya dan produksi jeruk yang besar. Namun, hal ini juga selaras dengan penumpukan limbah kulit jeruk yang kian menggunung, terutama ketika musim panen tiba. Terjadinya penumpukan limbah kulit jeruk di Dusun Selokerto menunjukkan kurangnya upaya pengelolaan limbah oleh masyarakat Dusun tersebut. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi warga Dusun Selokerto dalam mengolah limbah kulit jeruk menjadi cairan Eco-Enzyme yang dapat digunakan sebagai pupuk organik. Rangkaian kegiatan ini meliputi, edukasi dan demonstrasi pemanfaatan limbah kulit jeruk menjadi cairan Eco-Enzyme. Melalui kegiatan ini, terlihat adanya peningkatan pengetahuan warga Dusun Selokerto terhadap upaya pemanfaatan limbah kulit jeruk. Hal ini dibuktikan dengan hasil pre test dan post test yang menunjukkan peningkatan nilai rata-rata sebesar pada post test 13,04 dan persentase kenaikan sebesar 31,05%

    Hubungan Faktor Kesadaran, Kemampuan Dan Keterampilan Perawat Dengan Kualitas Pelayanan Perawatan Anak Di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Babat Lamongan

    No full text
    The quality of healthcare services significantly affects patient satisfaction and care effectiveness, especially in pediatric nursing. Quality nursing care depends on nurses' awareness, abilities, and skills in performing their duties. This study analyzes the relationship between nurses' awareness, abilities, and skills with the quality of pediatric nursing services at Muhammadiyah Babat General Hospital. This research employs a correlational analytic design with a cross-sectional approach. The sample consists of nurses working in pediatric care units, selected using a total sampling technique. Data were collected through a structured questionnaire tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using Spearman’s Rho test to determine the relationship between the independent variables (awareness, abilities, skills) and the dependent variable (quality of pediatric nursing services). The results indicate a significant relationship between nurses' awareness and the quality of pediatric nursing services (p < 0.05). Additionally, nurses' abilities and skills also show a significant correlation with care quality. Awareness helps nurses understand patients' needs, while their abilities and skills determine the effectiveness of nursing interventions. In conclusion, improving nurses' awareness, abilities, and skills can enhance the quality of pediatric nursing care. Therefore, continuous training and competency development programs are essential to ensure optimal nursing services.Kualitas layanan kesehatan sangat berpengaruh terhadap kepuasan pasien dan efektivitas perawatan, terutama dalam keperawatan pediatrik. Kualitas layanan keperawatan bergantung pada kesadaran, kemampuan, dan keterampilan perawat dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini menganalisis hubungan antara kesadaran, kemampuan, dan keterampilan perawat dengan kualitas layanan keperawatan pediatrik di RSU Muhammadiyah Babat. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari perawat di unit perawatan anak yang dipilih dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Spearman’s Rho untuk menentukan hubungan antara variabel independen (kesadaran, kemampuan, keterampilan) dan variabel dependen (kualitas layanan keperawatan pediatrik). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kesadaran perawat dan kualitas layanan keperawatan pediatrik (p < 0,05). Kemampuan dan keterampilan perawat juga memiliki korelasi signifikan dengan kualitas perawatan. Kesadaran perawat berkontribusi pada pemahaman kebutuhan pasien, sedangkan kemampuan dan keterampilan menentukan efektivitas intervensi keperawatan. Kesimpulannya, peningkatan kesadaran, kemampuan, dan keterampilan perawat dapat meningkatkan kualitas layanan keperawatan pediatrik. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan dan pengembangan kompetensi berkelanjutan untuk memastikan layanan keperawatan yang optimal

    Pengaruh Kombinasi Kompres Dingin dan Mindfulness Spiritual Islami (MSI) Terhadap Penurunan Nyeri Post Operasi Pada Pasien Fraktur di Instalasi Rawat Inap (Post Bedah) RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro

    No full text
    Introduction: Pain is a prevalent clinical issue among postoperative fracture patients, significantly impacting their overall quality of life. Effective pain management is therefore essential and may encompass both pharmacological and non-pharmacological interventions. One non-pharmacological approach that has demonstrated therapeutic potential is the combination of cold compress application and Islamic Spiritual Mindfulness (MSI). This study aims to evaluate the impact of integrating cold compress therapy with Islamic Spiritual Mindfulness on postoperative pain alleviation in fracture patients treated at Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Regional General Hospital, Bojonegoro. Method: The research employed a pre-experimental design using a one-group pre-posttest approach, with a total population of 92 patients and a sample size of 38 respondents, selected through consecutive sampling. The study utilized the Numeric Rating Scale (NRS) and Standard Operating Procedures (SOP) as research instruments. A normality test indicates p < 0.05, signifying non-normal data distribution, necessitating hypothesis testing via the Wilcoxon signed-rank test. Results: The findings revealed that, prior to intervention, 100% of patients experienced severe pain. Following the intervention, the majority of respondents (79.2%) reported a reduction in pain intensity to a moderate level. Analyse: The Wilcoxon test results indicate statistical significance (p = 0.000), confirming the effectiveness of the combined cold compress and Islamic Spiritual Mindfulness therapy in mitigating postoperative pain severity in fracture patients at Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Regional General Hospital, Bojonegoro. Conclusion: These findings suggest that incorporating cold compress therapy and Islamic Spiritual Mindfulness may serve as a viable complementary strategy for postoperative fracture pain management.Latar Belakang: Nyeri merupakan masalah yang umum terjadi pada pasien post op fraktur. Nyeri dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien, sehingga perlu diberikan penatalaksanaan secara farmakologis maupun non-farmakologis. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat diberikan yaitu kombinasi kompres dingin dan mindfulness spiritual islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi kompres dingin dan mindfulness spiritual islami terhadap penurunan nyeri pada pasien post op fraktur di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Metode: Desain penelitian menggunakan Pra-Eksperimental dengan pendekatan One- Groupe Pre-Posttest. Populasi penelitian ini sebanyak 92 pasien dengan sampel sebanyak 38 responden. Teknik sampling menggunakan consecutive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan SOP. Hasil uji normalitas didapatkan p<0,05, artinya distribusi data tidak normal, sehingga analisis hipotesis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan, tingkat nyeri sebelum diberikan intervensi seluruhnya (100%) tergolong nyeri berat. Setelah pemberian intervensi hampir seluruh responden merasakan nyeri menurun menjadi sedang (79,2%). Analisis : Berdasarkan hasil uji Wilcoxon didapatkan hasil signifikansi p=0,000. Artinya ada pengaruh terapi kombinasi kompres dingin dan mindfulness spiritual islami terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post op fraktur di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Kesimpulan: Terapi kombinasi kompres dingin dan mindfulness spiritual islami (MSI) terbukti efektif dalam mengurangi rasa nyeri pada pasien post op fraktu

    Efektivitas terapi kelompok Dialectical Behavior Therapy (DBT) dan hipnotis 5 jari terhadap kualitas hidup pasien dengan gangguan stres pasca trauma (PTSD) Di Yayasan Griya Cinta Kasih - LKS Disabilitas Mental Jombang

    Get PDF
    Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) is a psychological condition that can negatively impact an individual’s quality of life. Non-pharmacological interventions such as Dialectical Behavior Therapy (DBT) and Five-Finger Hypnosis are increasingly used to help patients manage PTSD symptoms. This study aims to evaluate and compare the effectiveness of DBT and Five-Finger Hypnosis in improving the quality of life of PTSD patients.  The study employed a quasi-experimental design with a pre-test and post-test approach in two intervention groups, each consisting of 30 respondents selected through purposive sampling. The instrument used for assessment is WHOQOL-BREF, and data analysis was conducted using the Wilcoxon Signed Rank Test and Mann-Whitney U Test. The results indicated that both interventions significantly improved the quality of life of PTSD patients (p < 0.05). However, Five-Finger Hypnosis demonstrated greater effectiveness compared to DBT, with a significance value of p = 0.000. Based on these findings, it can be concluded that Five-Finger Hypnosis is more effective in enhancing the quality of life for PTSD patients due to its deep relaxation technique, which significantly reduces anxiety and stress levels. Therefore, Five-Finger Hypnosis should be considered as an effective non-pharmacological alternative therapy for PTSD treatment.  Gangguan Stres Pasca Trauma (PTSD) merupakan kondisi psikologis yang dapat berdampak negatif terhadap kualitas hidup individu. Intervensi non-farmakologi seperti Dialectical Behavior Therapy (DBT) dan Hipnotis 5 Jari mulai banyak digunakan untuk membantu pasien mengelola gejala PTSD. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan efektivitas DBT dan Hipnotis 5 Jari dalam meningkatkan kualitas hidup pasien PTSD. Desain penelitian ini menggunakan quasi-eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test pada dua kelompok intervensi, masing-masing terdiri dari 30 responden, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah WHOQOL-BREF, dan analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test serta Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua intervensi secara signifikan meningkatkan kualitas hidup pasien PTSD (p < 0,05). Namun, Hipnotis 5 Jari menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan DBT dengan nilai signifikansi p = 0,000. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Hipnotis 5 Jari lebih efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien PTSD karena teknik relaksasi mendalam yang mampu menurunkan kecemasan dan stres secara signifikan. Oleh karena itu, Hipnotis 5 Jari layak dipertimbangkan sebagai alternatif terapi non-farmakologi yang efektif dalam penanganan PTSD. &nbsp

    HUBUNGAN VERBAL BULLYING DENGAN TINGKAT HARGA DIRI PADA SISWA REMAJA DI MADRASAH TSANAWIYAH NAHDLATUL ULAMA PAKIS MALANG

    Get PDF
    Masa remaja merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan baik fisik, psikis maupun intelektual. Remaja mempunyai risiko tinggi terjadinya kenakalan maupun kekerasan, hal ini didasari oleh banyaknya permasalahan yang dihadapi remaja dalam hubungan sosial di sekolah, salah satunya Verbal bullying yaitu perilaku yang dapat berupa pemanggilan nama yang tidak sesuai baik hinaan, fitnah, kritikan kejam, makian, dan sebagainya. Dampak dari perilaku ini menyebabkan korbannya kehilangan rasa percaya diri, namun dampak yang paling besar menurunnya harga diri korban. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan verbal bullying dengan tingkat harga diri. Desain penelitian ini kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 105 remaja. Besar sampling adalah 83 remaja yang didapatkan menggunakan proportionate stratified random sampling. Penelitian menggunakan kuisioner verbal bullying dan harga diri. Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah sebanyak 39 (47%) mengalami verbal bullying sedang, dan 54 (65,1%) memiliki tingkat harga diri sedang. Hasil uji statistik bivariat dengan menggunakan uji Sperman Rank di dapatkan nilai p = 0,000 dan r = -0,552 sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang negatif sedang antara verbal bullying dengan tingkat harga diri pada remaja di MTs NU Pakis Malang. Remaja yang mendapatkan verbal bullying berpotensi memiliki tingkat asertif yang rendah sehingga akan berpengaruh terhadap tingkat harga diri. Verbal Bullying dapat dicegah dengan meningkatkan pengetahuan remaja tentang verbal bullying dan dukungan sekolah dalam mencegah verbal bullyin

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇