Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    THE INFLUENCE OF RETURN ON EQUITY, SALES GROWTH AND DEBT TO EQUITY RATIO ON STOCK PRICES IN PHARMACY COMPANIES LISTED ON THE INDONESIAN STOCK EXCHANGE DURING THE PANDEMIC PERIOD 2019-2021

    Get PDF
    This research is entitled the effect of Return On Equity, Sales Growth and Debt to Equity Ratio, on share prices in pharmaceutical companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) during the pandemic period 2019-2021. There are 7 samples with the research sampling method using purposive sampling technique. This research analysis uses the Static Package for the Social Sciences (SPSS 26) program. The results of this research partially show that Return On Equity and Debt to Equity Ratio have a significant effect on stock prices, while Sales Growth does not have a significant effect on stock prices. Simultaneously, the results of Return On Equity, Sales Growth and Debt to Equity Ratio simultaneously and significantly influence stock prices

    The Effectiveness of the Results of the Security Council's Decision Regarding North Korea's Ceasefire Violations South Korea Sovereignty

    Get PDF
    This research focuses on examining the North Korean government's ambitions to expand its influence beyond the borders of other nations. Specifically, in this study, the President of South Korea responded quickly and efficiently to the protests lodged by him against the highest leader of the North Korean authorities, urging for an immediate meeting or dialogue regarding the recent violations of the armistice agreement by North Korea over the integral territory of South Korea, which is increasingly volatile at several strategic guard posts along the 248-kilometer border known as the Military Demarcation Line, cutting across the waist of the Korean Peninsula and following the Korean Demilitarized Zone that serves as the de facto border between the North and South

    Implementasi Metode Pembelajaran Problem Solving Dalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Kelas VII SMP Al Amal Surabaya

    No full text
    Kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VII SMP Al Amal Surabaya masih rendah. Hal tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu kegiatan pembelajaran yang belum optimal. Dengan kondisi tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan menerapkan metode Problem Solving di kelas VII SMP Al Amal Surabaya dalam mengikuti mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI) karena kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas tersebut masih rendah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research), yang dibagi ke dalam dua siklus, dan tiap-tiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Terdapat empat tahapan dalam tiap siklusnya yaitu, perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Subjek penelitian merupakan peserta didik kelas VII SMP Al Amal Surabaya yang terdiri dari 38 anak. Perhatian peneliti ditekankan pada kemampuan berpikir kritis peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, catatan lapangan, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Kriteria keberhasilan yang ditetapkan apabila rata-rata persentase indikator kemampuan berpikir kritis mencapai 75% dan apabila 75% peserta didik dari kelas VIII A memiliki nilai minimal 77 pada mata pelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan adaya peningkatan pada tiap indikator kemampuan berpikir kritis peserta didik, yaitu (1) mengidentifikasi masalah naik sebesar 10%, (2) menemukan sebab kejadian peristiwa, sebesar 18%, (3) menilai dampak kejadian peristiwa, sebesar 25%, (4) memprediksi dampak lanjut, sebesar 26%, dan (5) merancang sebuah solusi berdasarkan masalah, sebesar 26%. Peningkatan tertinggi pada aspek memprediksi dampak lanjut dan merancang sebuah solusi berdasrkan masalah. Dengan meningkatnya kemampuan berpikir kritis peserta didik disetiap indikatornya, maka secara umum terjadi pula peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VII SMP AL AMAL Surabaya.Kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VII SMP Al Amal Surabaya masih rendah. Hal tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu kegiatan pembelajaran yang belum optimal. Dengan kondisi tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan menerapkan metode Problem Solving di kelas VII SMP Al Amal Surabaya dalam mengikuti mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI) karena kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas tersebut masih rendah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research), yang dibagi ke dalam dua siklus, dan tiap-tiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Terdapat empat tahapan dalam tiap siklusnya yaitu, perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Subjek penelitian merupakan peserta didik kelas VII SMP Al Amal Surabaya yang terdiri dari 38 anak. Perhatian peneliti ditekankan pada kemampuan berpikir kritis peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, catatan lapangan, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Kriteria keberhasilan yang ditetapkan apabila rata-rata persentase indikator kemampuan berpikir kritis mencapai 75% dan apabila 75% peserta didik dari kelas VIII A memiliki nilai minimal 77 pada mata pelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan adaya peningkatan pada tiap indikator kemampuan berpikir kritis peserta didik, yaitu (1) mengidentifikasi masalah naik sebesar 10%, (2) menemukan sebab kejadian peristiwa, sebesar 18%, (3) menilai dampak kejadian peristiwa, sebesar 25%, (4) memprediksi dampak lanjut, sebesar 26%, dan (5) merancang sebuah solusi berdasarkan masalah, sebesar 26%. Peningkatan tertinggi pada aspek memprediksi dampak lanjut dan merancang sebuah solusi berdasrkan masalah. Dengan meningkatnya kemampuan berpikir kritis peserta didik disetiap indikatornya, maka secara umum terjadi pula peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VII SMP AL AMAL Surabaya

    Pembentukan Karakter Islami Siswa Kelas VI Dalam Hal Pendidikan Agama Islam Di SD Hang Tuah 6 Surabaya

    No full text
    Indonesia sekarang ini sedang menghadapi dua tantangan besar adalah desentralisasi atau otonomi daerah yang saat ini sudah dimulai dan era globalisasi yang terjadi pada tahun 2020. Kedua tantangan tersebut merupakan ujian berat yang harus dilalui dan dipersiapkan oleh seluruh bangsa Indonesia. Indonesia yang handal dan berbudaya. Peran lembaga pendidikan di dalam terdapat guru dan kurikulum dengan nilai karakter yang dimiliki sebagai alternatif yang bersifat preventif karena pendidikan membangun generasi baru bangsa yang lebih baik. Jenis penelitian menggunakan kualitatif dan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer yang diperoleh dari informasi langsung tentang pelaksanaan Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dilaksanakan di SD Hang Tuah 6 Surabaya. Sedangkan Data sekunder diperoleh dari sumber bacaan lain untuk mendukung laporan penelitian. Seperti dokumen resmi, hasil akademik, dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Hang Tuah 6 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakter yang dimiliki siswa kelas VI di SD Hang Tuah 6 Surabaya secara umum dapat dikatakan baik atau positif meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda. Dapat dikatakan bahwa perilaku anak-anak di sekolah sangat baik, seperti sikap saat bertemu guru dengan menyapa, berjabat tangan, bahkan mengucapkan salam. Dan Upaya pembentukan karakteristik islami kelas VI Dalam Hal Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Hang Tuah 6 Surabaya dapat dilihat melaui karakter yang ditunjukan dalam kehidupan sehari-hari siswa di sekolah. Seperti Amanah, Amal saleh, Bertanggung jawab, Disiplin, Beriman dan Bertaqwa, Bersemangat, Kreatif, Mandiri, Rajin, Rasa Percaya Diri, baik dalam proses pembelajaran maupun ritual keagamaan.Indonesia sekarang ini sedang menghadapi dua tantangan besar adalah desentralisasi atau otonomi daerah yang saat ini sudah dimulai dan era globalisasi yang terjadi pada tahun 2020. Kedua tantangan tersebut merupakan ujian berat yang harus dilalui dan dipersiapkan oleh seluruh bangsa Indonesia. Indonesia yang handal dan berbudaya. Peran lembaga pendidikan di dalam terdapat guru dan kurikulum dengan nilai karakter yang dimiliki sebagai alternatif yang bersifat preventif karena pendidikan membangun generasi baru bangsa yang lebih baik. Jenis penelitian menggunakan kualitatif dan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer yang diperoleh dari informasi langsung tentang pelaksanaan Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dilaksanakan di SD Hang Tuah 6 Surabaya. Sedangkan Data sekunder diperoleh dari sumber bacaan lain untuk mendukung laporan penelitian. Seperti dokumen resmi, hasil akademik, dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Hang Tuah 6 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakter yang dimiliki siswa kelas VI di SD Hang Tuah 6 Surabaya secara umum dapat dikatakan baik atau positif meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda. Dapat dikatakan bahwa perilaku anak-anak di sekolah sangat baik, seperti sikap saat bertemu guru dengan menyapa, berjabat tangan, bahkan mengucapkan salam. Dan Upaya pembentukan karakteristik islami kelas VI Dalam Hal Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Hang Tuah 6 Surabaya dapat dilihat melaui karakter yang ditunjukan dalam kehidupan sehari-hari siswa di sekolah. Seperti Amanah, Amal saleh, Bertanggung jawab, Disiplin, Beriman dan Bertaqwa, Bersemangat, Kreatif, Mandiri, Rajin, Rasa Percaya Diri, baik dalam proses pembelajaran maupun ritual keagamaan

    Pengaruh Penggunaan Baja Ringan Hollow Berisi Mortar Sebagai Pengganti Baja Tulangan Terhadap Kuat Lentur Balok

    Get PDF
    The significant development in Indonesia has led to an increase in the demand for construction materials. One crucial material in building structures is reinforced concrete. Reinforced concrete is a composite material of concrete and steel reinforcement. Steel reinforcement plays a vital role in resisting tensile forces. However, reinforced concrete has a primary weakness, namely, its low tensile strength, which affects the weight of concrete and the overall strength of the building structure. To address this issue, several studies have been conducted to develop lightweight reinforced concrete without compromising its functionality and strength. One innovation introduced is the use of lightweight steel as a replacement for conventional steel reinforcement due to its lower weight. This research aims to investigate the effect of using lightweight steel filled with mortar as a substitute for conventional steel reinforcement on flexural strength. The testing method involves two-point loading and measuring deflection using LVDT on the test specimens. The results of the study show that the comparison between experimental and theoretical nominal moments indicates a minor difference. The experimental nominal moment of lightweight steel reinforced beams increases by 1.84 kNm or 18.91% compared to conventional steel reinforced beams. However, the maximum deflection in lightweight steel reinforced beams is smaller by 23% or 5.9 mm. These results suggest that using lightweight steel can increase the nominal moment while producing smaller deflections.Pembangunan yang meningkat secara signikan di Indonesia mengakibatkan peningkatan kebutuhan bahan material. Salah satu bahan material yang penting dalam struktur bangunan adalah beton bertulang. Beton bertulangan merupakan material komposit antara beton dan tulangan baja. Tulangan baja memiliki peran penting dalam menahan gaya tarik. Namun, beton bertulang memiliki kelemahan utama yaitu kekuatan persatuan beton yang rendah, yang berdampak pada berat beton dan kekuatan struktur bangunan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan beberapa penelitian pengembangan beton bertulang yang lebih ringan tanpa mengurangi fungsi dan kekuatannya. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah menggunakan baja ringan sebagai pengganti baja tulangan karena memiliki berat yang lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan baja ringan berisi mortar sebagai pengganti baja tulangan terhadap kekuatan lentur. Metode pengujian menggunakan beban dua titik dan pengukuran lendutan menggunakan LVDT pada benda sampel. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa perbandingan antara momen nominal eksperimen dan teoritis menunjukkan perbedaan yang kecil. Momen nominal eksperimen balok bertulang baja ringan meningkat sebesar 1,84 kNm atau 18,91% dibandingkan dengan balok bertulang baja. Namun lendutan maksimum pada balok bertulang baja ringan lebih kecil sebesar 23% atau 5,9 mm. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa balok menggunakan baja ringan dapat meningkatkan momen nominal, namun menghasilkan lendutan yang lebih kecil

    Kinerja Lapis Pondasi Semen Komposit Tanah Dengan Bahan Tambah Matos Soil Stabilizer Pada Ruas Entikong – Rasau 2

    No full text
    The challenge of implementing a soil cement composite foundation layer (LFSKT) in Indonesia is the availability of soil crushing and soil cement mixing equipment as well as compaction equipment following SKh-2.5.4. especially in remote areas, and quarry soil with a grain content passing sieve no. 200 of less than 35% which met the required UCS value with a maximum cement stabilization of 8%, so additives were needed to achieve the required strength. This paper presents an evaluation of the performance of LFSKT with the addition of Matos soil stabilizer on the Entikong – Rasau 2 Sta. 75 + 000 up to Sta. 90+000. Laboratory mix design to determine the composition of the LFSKT material by carrying out free compression tests of soil-cement and soil-cement-matos mixture specimens. The stages of implementing LFSKT work in the field are carried out following S.Kh. 2.5.4. Free compressive strength tests of field mix, sand cone, and Dynamic Cone Penetrometer, DCP using the Scala Penetrometer were carried out to control the strength and homogeneity of LFSKT. The composition of LFSKT resulting from a laboratory mix design is 8% cement and 2% mate. Based on the UCS value of the field mixture, relative density, SPR and CBR determine the minimum effective thickness limit for LFSKT to meet the strength requirements according to SKh-2.5.4.Tantangan penerapan lapis fondasi semen komposit tanah (LFSKT)  di Indonesia adalah ketersediaan alat penghancur tanah dan pencampur tanah semen serta alat pemadatan sesuai SKh-2.5.4. terutama di wilayah terpencil, dan  menemukan tanah quary dengan kandungan butiran lolos saringan no.200 kurang dari 35 % yang memenuhi nilai UCS yang dipersyaratkan dengan stabilisasi semen maksimal 8%, sehingga diperlukan bahan tambah (additive)  untuk mencapai kekuatan yang dipersyaratkan. Makalah ini menyajikan evaluasi kinerja LFSKT dengan bahan tambah Matos soil stabilizer di Ruas Jalan Entikong – Rasau 2 Sta. 75 + 000 sampai dengan Sta. 90+000. Rancangan campuran laboratorium untuk menentukan komposisi bahan LFSKT dengan cara melakukan uji tekan bebas benda uji campuran soil-cement dan soil-cement-matos. Tahapan pelakanaan pekerjaan LFSKT di lapangan dilakukan sesuai S.Kh. 2.5.4. Uji kuat tekan bebas campuran lapangan, sand cone, dan Dynamic Cone Penetrometer, DCP menggunakan Scala Penetrometer dilakukan untuk tujuan pengendalian kekuatan dan homogenitas LFSKT.  Komposisi LFSKT hasil rancangan campuran laboratorium adalah kadar semen 8 % dan matos 2 %. Berdasarkan nilai UCS campuran lapangan, kepadatan relatif, SPR dan CBR yang menentukan batas minimum tebal efektif LFSKT memenuhi syarat kekuatan sesuai SKh-2.5.4

    Pemanfaatan Limbah Karbit Pada Campuran Beton Ringan Sebagai Bahan Tambah

    Get PDF
    Lightweight concrete is a rapidly developing technology. It is utilized for a variety of applications, including construction walls, insulation, roofing, and foundation fillers. Because of its low density and energy consumption, lightweight concrete may replace traditional concrete materials, encouraging low-carbon growth. The purpose of this study is to determine the effect of adding carbide waste to the concrete mix composition, as well as to discover the concrete mix that produces the best outcomes. The method is carried out in the form of determining the materials and composition of the mixture to be used, variations in the composition of the mixture with a percentage of 0-35 porsen carbide waste with a ratio of 1Pc: 6Sand, and one variation will be made three test objects and inspected at the age of 7, 14, and 28 days. Making samples involves creating lightweight concrete test items with predetermined composition changes. test items in the shape of 5x5x5 cm cubes. The results showed that the average compressive strength of concrete from a mixture of 0%, 15%, 20%, 25%, 30%, and 35% variation of carbide waste at the age of 28 days was 6.35 MPa, 5.50 Mpa, 5.45 Mpa, 5.32 Mpa, and 4.78 Mpa, and the content weight was 1872.12 kg/m3, 1865.76 kg/m3, 1862.31 kg/m3, 1853.42 kg/m3, 1840. 24 kg/m3, and 1808. 26 kg/m3. The optimal compressive strength of 28-day-old concrete with 15% carbide waste was 5.50 MPa when using a 1Pc:6Psr concrete mix.Perkembangan beton ringan merupakan suatu teknologi yang sedang mengalami perkembangan pesat, Beton ringan digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk dinding bangunan, insulasi, atap, dan pengisi pondasi. Karena kepadatannya yang rendah, konsumsi energi yang rendah, beton ringan dapat menggantikan material beton asli, sehingga mendorong pengembangan rendah karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak dari penambahan limbah karbit pada komposisi campuran beton, serta untuk menemukan campuran beton yang memberikan hasil yang optimal. Metode yang dilakukan berupa penentuan bahan dan komposisi campuran yang akan digunakan, variasi komposisi campuran dengan persentase limbah karbit 0-35 porsen dengan perbandingan 1Pc : 6Pasir dan satu variasi akan dibuatkan 3 benda uji serta pada umur 7, 14, 28 hari dilakukan pemeriksaan. Pembuatan sampel dengan membuat benda uji beton ringan dengan variasi komposisi yang telah ditentukan. benda uji berupa kubus 5x5x5 cm. Hasil penelitian nenunjukan bahwa kuat tekan rerata beton dari campuran limbah karbit variasi 0%,15%, 20%, 25%, 30% dan 35% pada umur 28 hari berturut-turut adalah sebesar 6.35 MPa, 5.50  Mpa, 5.45 Mpa, 5.32 Mpa, 4.78 Mpa.dan berat isi berturut-turut sebesar 1872.12 kg/m3, 1865.76 kg/m3, 1862.31 kg/m3, 1853.42 kg/m3, 1840. 24 kg/m3, dan 1808. 26 kg/m3. Campuran beton dari komposisi 1Pc: 6Psr dengan penambahan limbah karbit menunjukkan bahwa kuat tekan optimal beton berumur 28 hari dengan 15% limbah karbida sebesar 5.50 MPa)

    Analisis Kinerja Simpang Tidak Bersinyal Jalan Menganti – Jalan Sepat – Jalan Wisma Lidah Kulon Kota Surabaya Menggunakan Metode PKJI 2023

    Get PDF
    Persimpangan Jalan Menganti – Jalan Sepat – Jalan Wisma Lidah Kulon memiliki tiga lengan yang masing-masing memiliki volume kendaraan yang padat sehingga berpotensi terjadi penumpukan kendaraan karena kurangnya sistem pengaturan sinyal. Maka perlu dilakukan analisis kinerja simpang dengan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 untuk mengetahui seberapa besar nilai dari kinerja lalu lintas pada persimpangan. Pada kondisi eksisting (tidak bersinyal) didapatkan hasil perhitungan yang maksimum pada hari Senin, 13 Mei 2024 jam puncak pagi (06.00-07.00) dengan nilai Derajat Kejenuhan (DJ) sebesar 1,195. Sedangkan, pada kondisi rencana (bersinyal) didapatkan hasil perhitungan yang maksimum pada hari Jumat, jam puncak sore (16.30-17.30) pada lengan pendekat B (Jalan Wisma Lidah Kulon) dengan nilai Derajat Kejenuhan (DJ) sebesar 0,848. Kinerja simpang rencana menunjukkan bahwa hasil perhitungan pada kondisi rencana memberikan hasil yang memenuhi karena berada di bawah batas standar (DJ ≤ 0,85), maka alternatif masalah dengan perencanaan simpang bersinyal dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan kinerja simpang

    Korelasi Penyerapan Air dan Kuat Tekan Bata Semen Menggunakan Bottom Ash PLTU Pulang Pisau, Kalimantan Tengah

    Get PDF
    Bottom ash merupakan limbah hasil pembakaran batu bara yang volumenya terus meningkat setiap tahunnya. Penanganan limbah bottom ash di PLTU Pulang Pisau saat ini digunakan untuk stabilisasi tanah dan ada juga yang masih ditimbun di lahan kosong sehingga masih kurang efektif karena sewaktu-waktu dapat berbahaya bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan inovasi pemanfaatan limbah batu bara sebagai pengganti pasir. Pengujian dilakukan dengan membuat benda uji berupa batako yang bertujuan untuk mendapatkan campuran yang menghasilkan kuat tekan yang optimal, sehingga menghasilkan batako yang efisien. Penelitian ini berfokus pada korelasi antara daya serap air dan kuat tekan batu bata dengan menggunakan metode eksperimen. Pada penelitian ini, komposisi substitusi bottom ash terhadap berat pasir adalah 0%, 10%, 20%, dan 40%, dengan pengujian yang dilakukan adalah pengujian serapan air dan pengujian kuat tekan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, nilai penyerapan air terendah pada persentase 10% yaitu 0,15209% dan nilai penyerapan air tertinggi pada persentase 40% yaitu 0,30418%. Pada pengujian kuat tekan diperoleh hasil tertinggi pada persentase 10% yaitu 156,67 Kg/cm2 dan nilai kuat tekan terendah pada persentase 40% yaitu 146,67 Kg/cm2. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan bottom ash menyebabkan peningkatan persentase penyerapan air pada batako sehingga hasil uji kuat tekan batako mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh bentuk ukuran butiran bottom ash yang lebih besar dari pasir, sehingga mengakibatkan banyaknya pori-pori pada batak

    Edukasi Risiko Seks Bebas Tingkatkan Pengetahuan Remaja di SMAN 3 Ciamis Jawa Barat

    Get PDF
    Masa remaja adalah masa transisi dari anak-anak ke dewasa. Salah satu permasalahan remaja saat ini adalah banyaknya terjadi perilaku seks bebas pada remaja. Berdasarkan survei SDKI tahun 2017 diantara remaja yang telah melakukan hubungan seksual dilaporkan sekitar 12% wanita mengalami kehamilan tidak diinginkan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya seks bebas. Pelaksanaan edukasi menggunakan media leaflet dan power poin. Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 3 Ciamis dengan sasarannya adalah para siswa dan siswi sebagai remaja sebanyak 29 siswa. Pengetahuan remaja dinilai dengan melakukan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan, hasil pre-test rata-rata berpengetahuan kurang 74,4% dan setelah penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan menjadi baik sebesar 75,9%. Diharapkan para remaja dapat menjauhi tindakan-tindakan yang dapat mendorong terjadinya seks bebas

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇