Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
The body mass index profiles in chronic pulmonary aspergillosis: trend and variability in post tuberculosis patients
Tuberculosis (TB) is the main risk factor for chronic pulmonary aspergillosis, especially in patients with residual cavitary lesions after completion of TB therapy. The body mass index (BMI) is one of the established markers in predicting the mortality of CPA. However, the data regarding BMI profiles of CPA patients in Indonesia is still limited. We evaluated the BMI profiles of CPA patients among post-TB patients. Patients diagnosed as CPA based on clinical, radiology and the Aspergillus IgG test. 50 patients were included with a mean age of 35 years; 13 patients met the criteria of CPA. The overall median of BMI in these patients was 21. The median BMI in the CPA group was 19,3. The lowest (19,8) median BMI value was observed in the positive Aspergillus IgG group (11,5 – 30 mg/L) with a minimum BMI of 14,7 and a maximum BMI of 29,2. The differences in median BMI across CPA and non CPA groups and Aspergillus IgG level were not statistically significant. However, there is a trend that lower BMI were distributed among patients with positive Aspergillus IgG. More than one third of CPA patients in this study were classified as underweight. Future study is necessary to better depict the BMI profiles in larger scale of populations of CPA in Indonesia in order to achieve better diagnosis and management of CPA
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AL-ISLAM DI SMA MUHAMMADIYAH 2 SIDOARJO
This research was conducted as an analysis of the gaps that occur in Al-Islam Education. The label of religion that can become a dogma in society about behavior that good and bad activities be so as to encourage people to behave well, in fact no longer works. The increasingly widespread moral degradation is taken seriously by the government with the existence of differentiated learning in the Merdeka Curriculum which can build a pleasant and meaningful learning atmosphere so that the values of Islamic teachings can be conveyed completely. This study used qualitative research with primary data through interviews with Al-Islam Education teachers at SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Data processing and analysis techniques gradually through data reduction, data presentation and conclusions. This research shows that the implementation of differentiated learning in Al-Islam Education at SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo is carried out well and systematically through 3 stages, namely planning, learning, implementing learning, and evaluating learning. The planning stage is carried out training related to learning, diagnostic assessment, formulation of learning outcomes, learning objectives, Learning Objectives Flow (ATP), and teaching modules. The implementation stage is a means for teachers, students, and learning resources to interact with the principle of independence so that teachers organize learning based on the needs of students. The last stage is evaluation, both formative carried out during learning and summative contained at the end of learning aimed at assessing and improving the learning that has been carried out.Penelitian ini dilakukan sebagai analisis terhadap kesenjangan yang terjadi pada Pendidikan Al-Islam. Label agama yang dapat menjadi dogma di tengah masyarakat akan perilaku yang boleh dan tidak sehingga mendorong masyarakat berperilaku baik, nyatanya sudah tidak mempan lagi. Degradasi moral yang semakin marak tersebut ditanggapi serius oleh pemerintah dengan adanya pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka yang dapat membangun suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna sehingga nilai-nilai ajaran Islam dapat tersampaikan dengan purna. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan data primer melalui wawancara kepada guru Pendidikan Al-Islam di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Teknik pengolahan dan analisis data secara bertahap melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Pendidikan Al-Islam di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo dilaksanakan dengan baik dan sistematis melalui 3 tahapan, yaitu perencanaan, pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Tahap perencanaan dilaksanakan pelatihan terkait pembelajaran, assessment diagnostic, perumusan capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan modul ajar. Tahap pelaksanaan merupakan sarana guru, peserta didik, dan sumber belajar berinteraksi dengan prinsip kemerdekaan sehingga guru menyelenggarakan pembelajaran dengan berlandaskan kebutuhan peserta didik. Tahap terkahir yaitu evaluasi, baik formatif yang dilakukan selama pembelajaran dan sumatif yang terdapat pada akhir pembelajaran bertujuan untuk menilai dan memperbaiki pembelajaran yang telah dilaksanakan
Madzhab Shahabi: Eksplorasi Fatwa Sahabat dalam Persoalan Muamalah
Madzhab Shahabi menggambarkan pandangan sahabat Nabi dalam hukum Islam yang tidak secara tegas dijelaskan dalam Al-Quran dan Sunnah. Fenomena ini cukum mengganggu praktik ekonomi dan kehidupan umat Muslim saat ini. Keberhasilan Madzhab Shahabi dalam memberikan landasan hukum sangat penting dalam dinamika kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki konsistensi pandangan sahabat, argumentasi yang mereka gunakan, dan implikasi kontemporer dari perdebatan Madzhab Shahabi dalam menangani persoalan hukum Islam yang tidak tegas dijelaskan dalam sumber-sumber utama Islam. Metode penelitian ini mengusung pendekatan studi literatur dan perbandingan untuk melakukan analisis deskriptif yang mendalam. Hasil penelitian menegaskan pentingnya pandangan para sahabat dalam menetapkan hukum Islam di luar ijtihad, dengan ulama dari keempat madzhab cenderung mengikuti Mazhab Shahabi jika sumber lain tidak memberikan jawaban. Implementasi Mazhab Shahabi dalam muamalah kontemporer, seperti transaksi jual beli kredit, zakat atas perhiasan, dan ganti rugi atas cedera hewan ternak, mempengaruhi banyak aspek dalam hukum ekonomi syariah, tetapi perbedaan pandangan antar-ulama menciptakan keragaman interpretasi dan penerapan hukum dalam kehidupan sehari-hari. Implikasi kontemporer dari perdebatan Mazhab Shahabi mendorong penafsiran yang adaptif dan responsif, menekankan pentingnya ijtihad, dan mengakui keragaman pandangan hukum dalam Islam untuk menyusun hukum yang relevan dengan konteks modern sambil mempertahankan keterkaitan dengan warisan sahabat Nabi
Peran Literasi Teknologi Dalam Meningkatkan Efektivitas Manajemen
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Peran Literasi Teknologi dalam Meningkatkan Efektivitas Manajemen. Literasi teknologi memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan efektivitas manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuateing, Controling). Dalam konteks manajemen POAC, literasi teknologi memungkinkan manajemen untuk memanfaatkan teknologi dengan cara yang optimal dalam segala aspek pengelolaan organisasi. Penelitian ini menggunakan metode literature review sebagai pendekatan dalam mengumpulkan data dan informasi. Dengan literasi teknologi, manajemen dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Literasi teknologi memungkinkan manajemen untuk memahami dan memilih alat dan aplikasi teknologi yang paling cocok untuk memenuhi kebutuhan organisasi. Dalam fase perencanaan, literasi teknologi membantu manajemen dalam memanfaatkan alat perencanaan dan analisis, seperti perangkat lunak perencanaan sumber daya atau perangkat lunak analisis risiko, untuk membuat rencana yang lebih efektif dan terukur
Mengukur Learning agility, Person Organization-Fit Dan Kinerja Pengelola Destinasi Wisata Pulau Madura
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana learning agility dan person organization-fit berpengaruh terhadap kinerja pengelola destinasi wisata di beberapa di kawasan wisata pesisir Madura. Dikaitkan dengan learning agility dan person organization-fit,learning agility dan person organization-fit di kembangkan dalam penelitian ini karena dalam sebuah usaha di utamakan kesesuaian dalam bekerja dan kelincahan pekerja. Damal kajian konsep MSDM, learning agility dan person orgaization-fit menjadi salah satu pertimbangan yang digunakan oleh pengelola dalam mejalankan usaha.Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian dikembangkan menggunakan pendekatan deskriptif dan verifikatif.Kinerja karyawan menjadi salah satu tolak ukur dari keberhasilan sebuah perusahaan. Kinerja karyawan dapat di angkat melalui learning agility. Semakin tinggi learning agility yang dimiliki ,maka semakin tinggi kinerja tersebut. Selain learning agility, person organization-fit juga mampu meningkatkan kinerja karyawan,sehingga perusahaan perlu memperhatikan ini utnuk menghasilkan kinerja karyawan secara maksimal
Strategi Pemasaran Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Padang Bulan dalam Memasarkan Produk Pembiayaan Cicilan Kendaraan Kepada Nasabahnya
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami strategi pemasaran keuangan yang terus berkembang yang dilakukan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Padang Bulan. Pendekatan empiris yang dipadukan dengan metodologi deskriptif kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan.berdasarkan pengamatan dari penelitian,mekanisme dan tatacara pembiayaan kendaraan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Padang Bulan dimulai dari penyampaian proposal atau berkas,dilanjutkan dengan penelusuran berkas,persetujuan pembiayaan,dan penandatanganan perjanjian pembiayaan.Selanjutnya bank menerbitkan purchaseorder (PO) kepada dealer atau showroom dengan spesifikasi sesuai keinginan nasabah, menyiapkan segala dokumen yang diperlukan bank untuk menyalurkan pembiayaan,dan mengatur pembayaran angsuran sesuai kesepakatan.Bauran pemasaran yang terdiri dari produk,penetapan harga,distribusi atau tempat,dan promosi merupakan pendekatan pemasaran yang digunakan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Padang Bulan dalam meningkatkan pembiayaan kendaraan bermotor (promosi). Hasil analisis SWOT kelebihannya antara lain jangka waktu angsuran diperpanjang,tidak ada biaya penalti, uang muka rendah, margin rendah, uang muka rendah, dan pelaksanaan sesuai syariah, kecuali lokasi strategis. Salah satu kelemahannya adalah kurangnya kesadaran masyarakat.Peluang yang ada mencakup keinginan kuat individu untuk memiliki mobil dan meningkatnya jumlah yang mendukung Islam dan keyakinannya. ancaman (threats), khususnya pertumbuhan lembaga pembiayaan,termasuk leasing,yang focus pada pembelian mobil dan mendorong individu untuk mengajukan pinjaman
Analisis Kinerja Marketing dalam Menawarkan Produk Pembiayaan Mudharabah di BMT Raudhah
Mengenai Baitul Mal wat-Tamwil (BMT), salah satu lembaga keuangan syariah yang sedang berkembang di Indonesia. Secara etimologi (secara bahasa) adalah Bait yang berarti rumah, Mal yang berarti harta, dan Tamwil artinya kelimpahan. Secara terminologi, Baitul Mal wat-Tamwil (BMT) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kegiatan manufaktur dan investasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas perekonomian skala mikro dan kecil, serta mendorong kegiatan tabungan dan mendukung pembiayaan perekonomian. Dan juga sebagai pusat bisnis mandiri yang mengembangkan kegiatan usaha. Selain itu, BMT juga mencanangkan program penerimaan simpanan Zakat, Infaq, dan Sedekah serta disalurkan sesuai ketentuan dan kewajibannya. Berdirinya BMT (Baitul Mal wat-Tamwil) di Pondok Pesantren Raudhatul Hasanah sangat mendukung kami dan BMT telah memengaruhi sistem perekonomian warga dan santri di lingkungan Pondok Pesantren ada yang bisa diberikan pengetahuan. Umat Islam tidak hanya menjadi penyedia jasa keuangan, namun juga menyebarkan ilmu agama. Jenis pembiayaan yang umum di BMT adalah akad mudharabah. Mudharabah adalah akad jual-beli yang mana pihak Bank sebagai penjual, dan nasabah sebagai pembeli
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum Regional dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Jumlah Penduduk Miskin Banten
The study was carried out with the objective of analyzing the effect of Human Development Index, Regional Minimum Wage and Unemployment on the Poverty in Banten Province in the Perspective of Islamic Economics in 2017-2021. This research utilizes secondary data sources by Central Statistics Agency (BPS) and other related sources. The study employed panel data regression as its research method, with the Eviews9 program being used for analysis. Based on the findings of this study, it can be concluded that: (1) Human Development Index have negative and insignificant effect to povety; (2) Regional Minimum Wage have positive and significant effect to poverty; (3) Unemployment have positive and significant effect to poverty; (4) Independent variables exert a simultaneous influence on the dependent variable. This research aims to help the government to prioritize poverty alleviation programs to reduce poverty rates in Banten Province.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum Regional dan Pengangguran terhadap Kemiskinan di Provinsi Banten dalam Perspektif Ekonomi Islam pada tahun 2017-2021. Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sumber-sumber terkait lainnya. Penelitian ini menggunakan regresi data panel sebagai metode penelitiannya, dengan menggunakan program Eviews12 sebagai alat analisis. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: (1) Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penduduk miskin; (2) Upah Minimum Regional berpengaruh positif dan signifikan terhadap penduduk miskin; (3) Pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap penduduk miskin; (4) Variabel-variabel independen memberikan pengaruh secara simultan terhadap variabel dependen. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam memprioritaskan program-program pengentasan kemiskinan untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Provinsi Banten
Optimasi Pelayanan Nasabah Bank Syariah Indonesia Melalui Penggunaan Kecerdasan Buatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan nasabah pada Bank Syariah Indonesia dengan memanfaatkan kecerdasan buatan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengeksplor efektivitas kecerdasan buatan terhadap kinerja layanan di Bank Syariah Indonesia. Isu penelitian ini menyoroti bagaimana kecerdasan buatan dapat meningkatkan kualitas layanan nasabah berbasis teknologi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 18 responden yang merupakan nasabah Bank Syariah Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen terkait implementasi kecerdasan buatan dalam sistem layanan bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kecerdasan buatan efektif memangkas proses yang tidak efisien, serta mengurangi peran Customer Service (CS) dalam beberapa aspek. Penemuan ini menegaskan bahwa kecerdasan buatan dapat meningkatkan efisiensi layanan nasabah, memberikan pengalaman yang lebih baik, dan secara keseluruhan memperbaiki kualitas layanan di Bank Syariah Indonesia. Implikasi praktis penelitian ini memberikan pandangan yang berharga bagi lembaga keuangan yang ingin meningkatkan pelayanan nasabah mereka melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan
Pengaruh Komunikasi dan Motivasi Kerja terhadap Disiplin Kerja Pegawai pada Kantor Kecamatan Bontang Utara
This study aims to determine how the work discipline of employees at the North Bontang District Office is influenced by motivation and communication. The subjects of this study were 59 workers in the North Bontang sub-district office who could provide related data for analysis. With SPSS 16.0, correlation analysis is used to collect data. This study used a quantitative approach, data collection through questionnaires, interviews, documentation, literature studies, and observations. The data were analyzed using multiple linear regression tests, hypothesis testing, data quality tests, and classical assumption tests. The results showed, partially work discipline (Y) was significantly influenced by the communication variable (X1) and significantly influenced by the work motivation variable (X2). Simultaneously, employee discipline (Y) at the North Bontang sub-district office is positively and significantly influenced by work motivation (X2) and communication (X1). Thus, the results of this study show that communication and work motivation between employees at the North Bontang sub-district office have an effect on improving work discipline